Feature

Mungkin Ini Alasan Orang Barat Lebih Suka Tidur Tanpa Piyama

Kalau kamu nonton film, di beberapa adegan pasti tak sengaja melihat orang Barat terutama kelompok pria memilih tidur tanpa piyama. Pun dengan perempuan, ada beberapa yang memang masih memakai tanktop, tapi tak sedikit yang lebih suka menanggalkan pakaian bila sudah waktunya untuk tidur.  Kondisi ini berbeda dengan budaya kita, dimana sebagian besar orang memilih tidur pakai piyama, atau kaos santai. Kamu sendiri mungkin termasuk yang masih sungkan untuk tidur tanpa piyama, kan? Sekalipun di kamar sendiri?

Kenapa demikian? Faktornya mungkin lantaran perbedaan budaya dan kebiasaan. Tapi pernah tidak tebersit di kepalamu, kenapa orang Barat lebih suka tidur tanpa busana? Ternyata kalau ditilik dari sisi kesehatan, kebiasaan ini banyak manfaatnya. Mungkin sekali seumur hidup, setidaknya kamu perlu mencobanya.

Saat Sudah Waktunya Bangun, Kamu Tak Akan Terdorong untuk Berlama-lama di Kasur

Kamu boleh coba, tidur tanpa busana biasanya akan membuat seseorang lebih sigap di keesokan harinya. Saat mereka sudah memiliki jam tidur cukup dan bangun di keesokan paginya, seperti ada dorongan untuk segera mandi dan melanjutkan aktivitas dibanding berlama-lama di kasur. Ini berbeda kalau kamu pakai piyama. Biasanya hawa untuk berlama-lama malah semakin besar dan akhirnya kamu memilih menunda melakukan sesuatu dibanding berusaha produktif.

Tidur dengan Melepaskan Baju atau Piyama Akan Membuatmu Merasa Lebih Bebas dan Bahagia

Terkhusus perempuan, bayangkan kamu berada di atas kasur tanpa perlu pakai baju, pakaian dalam, bahkan bra yang biasa ‘mengekang’mu setiap harinya. Cukup selimut dan bantal yang menemanimu sepanjang malam. Kamu seperti merasakan dunia milikmu sendiri sehingga ada rasa lebih bebas dari biasanya. Di lain sisi, kamu juga merasa lega dan bahagia yang muncul saat bisa melakukan hal itu. Di awal-awal mungkin terasa kaku karena belum biasa. Tapi beberapa kali setelahnya, pasti kamu bisa merasakan dampaknya.

Terkhusus untuk yang Sudah Menikah, Pasti Lebih Menyenangkan Kalau Terbiasa Tidur Tanpa Piyama

Bila sudah menikah, keintiman itu perlu. Rasanya pasti jauh lebih membahagiakan bila bisa memeluk pasangan tanpa ada yang menghalangi, dalam hal ini tentunya piyama yang mungkin biasa kamu kenakan setiap hari. Kontak kulit-ke-kulit antara kamu dan pasangan dipercaya bisa menambah kemesraan, lho. Karenanya, biasanya pasangan yang sudah menikah dianjurkan untuk melepas pakaiannya kalau memang sudah seranjang. Selain membangkitkan gairah, tubuh pun akan melepaskan hormon oksitosin yang membuat suasana hati seseorang jadi lebih bahagia.

Tidur dengan Menanggalkan Busana Dipercaya Membuatmu Nyenyak dan Lebih Rileks Saat Bangun

Berangkat dari rasa bebas dan lega yang kamu dapatkan, kamu pun kemudian jadi lebih rileks saat mencoba tidur. Bersyukurlah, rasa rileks tersebut pun berlanjut sampai kamu terlelap yang membuat tidurmu jadi nyaman. Setelahnya, kamu pun bangun pagi jadi lebih ceria. Sesekali, cobalah pengalaman semacam ini dan buktikan benar tidaknya. Tapi pastikan kunci kamarmu rapat-rapat, ya!

Bahkan Dipercaya Bagus untuk Kesehatan Kulitmu Juga

Coba ingat lagi. Kalau kamu  terus-terusan menutup permukaan kulit dengan pakaian yang kamu kenakan sehari-hari, lantas kapan bagian-bagian privat seperti kulit ketiak, sela paha, serta punggungmu bisa bernapas? Sesekali perlu lho membiarkan seluruh permukaan kulit mendapatkan paparan udara secara merata. Kebiasaan semacam ini perlu dilakukan demi mengantisipasi risiko penyakit kulit. Tentu kamu maunya kulitmu selalu sehat, ‘kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Kesalahan Konstruksi Jadi Penyebab Amblasnya Jalan Raya Gubeng di Surabaya

Insiden amblasnya Jalan Raya Gubeng di Surabaya, jadi sesuatu yang cukup mengejutkan warga sekitar. Dilaporkan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa malam, 18 Desember 2018. Jalanan yang tadinya tampak mulus tersebut, mendadak amblas sedalam 8 meter dengan panjang 25 meter.

Eddy Christijanto selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya, membenarkan kejadian tersebut dan ingin memastikan apakah ada korban jiwa dalam insiden tersebut atau tidak.

Sumber : https://twitter.com/Sutopo_PN

“Benar ada jalan ambles di sekitar RS Siloam, kami masih ngecek pemicunya,” katanya.

Sealnjutnya, beliau juga menduga jika penyebabnya adalah dikarenakan ada pembangunan di dekat jalan tersebut. “Ada pembuatan bastmen. Kemungkinan cara mengeruknya dengan menggunakan semprotan air sampai ke dalam, sehingga membuat jalan ambles,” kata Eddy sebagaimmana dikutip dari Antaranews.com. 

Selain itu, Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, juga memberi keterangan pada laman Twitter pribadinya dan menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh kontruksi jalan yang salah. “Amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng Surabaya lebih disebabkan kesalahan konstruksi. Dinding penahan jalan (retaining wall) tidak mampu menahan beban. Apalagi saat musim hujan begini sehingga ambles. Jadi tidak ada kaitan dengan sesar gempa atau patahan Surabaya dan Waru”, begitu cuit beliau.

Sumber : https://twitter.com/Sutopo_PN

Selanjutnya, beliau juga memberikan dua gambaran perbandingan antara kondisi jalan sebelum dan sesudah amblas. Dimana, perbandingan tersebut semakin menguatkan jika penyebab amblasnya jalan memang terletak pada dinding galian yang tak kuat menahan beban bagian dinding yang berada di dekat jalan. Sampai ini dituliskan, belum ada laporan korban jiwa untuk insiden tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Trik Untuk Menghemat Kuota, Buat Kamu yang Ingin Liburan Tahun Baru ke Luar Negeri

Plesiran sudah menjadi agenda umum di akhir tahun. Merasakan lembutnya pasir pantai, atau terpaan angin gunung yang merasuk ke tulang, menjadi nuansa liburan yang tak bisa dilupakan. Apalagi saat peliknya dunia kantor atau kuliah, memang paling enak membayangkan saat bersantai atau plesiran. Selain itu ada nuansa lain dalam berlibur yang tak bisa dilupakan, yakni kuota internet. Untuk berlibur ke luar kota sih kuota internet tidak masalah, tapi bagaimana kalau ke luar negeri.

Komunikasi menjadi perihal yang penting terutama untuk berkabar dengan kawan sampai rekan bisnis. Untuk itu kamu perlu mengetahui cara menghemat kuota selama di luar negeri. Jangan sampai keasikan liburan, membuat kuota internet terkuras untuk update di sosmed. Terlebih internet di luar negeri memiliki harga yang relatif mahal.

Penting Mengetahui Tarif Roaming

Tarif roaming, menjadi tips pertama yang perlu kamu ketahui untuk mengehmat kuota selama berada di luar negeri. Tarif roaming menjadikan tarif menelpon, SMS dan internet di luar negeri lebih mahal. Perbedaan harganya pun jauh berkali-kali lipat. Alasan kenapa tarif roaming mahal? karena keterbatasan infrastruktur jaringan yang dimiliki operator Indonesia saat kamu berada di luar negeri.

Sehingga operator Indonesia harus menyewa atau bekerja sama bersama dengan operator lokal berbagai negara untuk menghandirkan layanan di sana. Makanya penting untuk mengetahui harga roaming dari berbagai operator dalam negeri untuk dijadikan pilihan.

Coba Gunakan Kartu SIM dengan Operator Luar Negeri

Cara hemat lainnya adalah menggunakan kartu SIM lokal negara tujuan. Nah, beli lah kartu SIM pre-paid supaya kamu bisa perkirakan berapa dana yang dipakai saat menggunakan. Sambangi toko seluler atau outlet-outler yang berada di bandara, karena mendapatkan SIM lokal tidaklah sulit.

Mengoptimalkan Fitur Chatting Dalam Mengirim Pesan

Optimalkan aplikasi chatting yang berada di gawaimu. Seperti WhatsApp sampai Line untuk berkomunikasi dengan kolega sampai rekan di Indonesia. Dibandingkan SMS atau telfon, fitur chatting memiliki banyak keunggulan yang sudah dioptimalkan seharusnya oleh beberapa orang. Jadi kalau bisa chatting jangan paksakan telfon atau SMS.

Kurangi Memakai Paket Data, Gunakanlah WiFi Di mana pun Kamu Berada

Cara lain yang bisa kamu bisa gunakan adalah memanfaatkan akses WiFi. Nampaknya cara ini sudah kamu gunakan tidak hanya berada di luar negeri, tapi di mana tempat memiliki akses WiFi di dalam negeri pun pasti kamu coba tanyakan demi menghemat paket data, kan? tapi selama di luar negeri kamu perlu berhati-hati karena fasilitas internet melalui akses WiFi publik bisa memberikan ancaman.

Namun, pastikan pula kamu berhati-hati saat mengakses berbagai situs dengan tetap menjaga kerahasiaan password terutama dari berbagai akun sosmed sampai akun perbankan.

Bisa Juga Kamu Manfaatkan WiFi Portabel yang Mudah Untuk Diakses

WiFi portabel bisa menjadi penyelamat kuota kamu selama berada di luar negeri. Modem berukuran mini ini memungkinkan untuk terhubung internet dari berbagai sinyal. Apalagi modem mini ini bisa dibagi bersama teman atau rombongan, otomatis sangat berguna kalau kamu ingin berjalan-jalan.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dari Hasil Studi, Si Pelupa Ternyata Jauh Lebih Cerdas dari yang Kamu Duga!

Tak perlu ditanya satu per satu lagi, sering lupa pasti jadi sesuatu yang menyebalkan. Bahkan, kadang kala kita anggap jadi sebuah kekurangan. Perasaan kunci mobil baru tadi dipegang, tapi 5 menit kemudian lupa dimana benda tersebut diletakkan. Dan akan semakin genting, jika barang tersebut sedang dibutuhkan.

Jangan mengumpati dirimu lagi, karena ternyata sering lupa jadi salah satu indikasi orang cerdas. Yap, pada salah satu penelitian terbaru yang terbit di jurnal kesehatan Neuron. Katanya melupakan hal-hal kecil itu hal yang normal, ini adalah tanda otakmu sehat dan bisa berarti tanda bahwa otakmu sedang menyisihkan ruang untuk informasi-informasi yang lebih berguna untuk ke depannya.

Bahkan kamu disebut juga sebagai orang yang lebih cerdas dari mereka yang mungkin tak sering lupa.

Pelupa dan Pikun Itu Berbeda, Kamu Tak Boleh Salah Kaprah

Tak boleh disamaratakan, gajal pikun disebabkan oleh adanya perubahan dalam saraf manusia, entah karena faktor usia, penakit, ataupun efek dari penggunaan obat-obatan kimia. Biasa, seseorang itu akan mudah lupa tentang hal-hal yang ada disekitarnya. Bahkan, lupa pada sesuatu yang ia lakukan pada beberapa menit sebelumnya.

Berbeda dengan pelupa, yang jika kiita kerucutkan adalah sebuah kebiasaan sepele yang terbilang lalai pada sesuatu yang sebenarnya tidaklah berat. Lupa menaruh ponsel, kunci mobil, remote tv dan hal remeh lainnya. Dimana ini disebabkan oleh adanya kerja otak khusus yang memillah informasi penting dan yang kurang penting.

Untuk informasi ringan yang tidak begitu penting, otak akan mengabaikannya sehingga ia mudah lupa. Akan tetapi kinerja otak seperti ini tidak dimiliki oleh semua orang loh.

Bahkan Para Ahli Mengemukakan Jika, Pelupa Memiliki Tingkat Kecerdasan Diatas Rata-rata

Bukan sembarang bicara, beberapa ahli juga membuktikan jika pelupa merupakan tanda kecerdasan. Mereka adalah para peneliti dari University of Toronto, Kanada. Menurut Blake Richards salah seorang yang tergabung dalam penelitian itu mengatakan, jika temuannya ini menghasilkan fakta menarik pada otak orang pelupa.

Menurutnya, pada orang-orang yang memiliki kebiasaan lupa dengan hal-hal kecil, di dalam otaknya ia memiliki ruangan tersendiri. Ruangan ini secara otomatis hanya digunakan untuk menyimpan informasi-informasi penting saja. Dengan kata lain, sebenarnya sesuatu yang ia lupakan bisa jadi adalah sesautu hal yang memang ia tak butuhkan.

Untuk Itu Jangan Berkecil Hati, Karena Sifat Pelupamu Bisa Jada Gambaran Atas Kecerdasan yang Kamu Miliki

Masih dari penelitian yang sama, temuan dari Blake Richards dan kawan-kawannya juga membuktikan, kalau orang yang mudah lupa ternyata lebih cerdas dengan orang yang mudah menghafalkan sesuatu.

Penelitian ini juga mengatakan bahwa seseorang yang pelupa lebih mementingkan bagaimana informasi tersebut ia tangkap dan dijadikan sebuah keputusan atau pemahaman. Dan sebaliknya, dia yang pandai dalam menghafal justru akan lebih fokus dengan apa yang sedang berusaha ia ingat dan hafalkan bukan bagaimana ia membuat keputusan dari sebuah informasi.

Masih menurut Blake Richards, otak seorang pelupa akan melakukan refresh secara rutin dengan hadirnya neuron-neuron baru di otak untuk kemudian menghapus informasi-informasi tidak penting. Inilah yang membuat mereka kadang lupa dengan hal-hal kecil. Sedangkan cara kerja otak yang suka menghafal bergerak seperti mesin untuk mencari sesuatu sesuai dengan yang diperintahkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top