Feature

Muncak Teropong Laut, Tak Cuma Tempat Yang Instagramable

Sejak Instagram marak, memang banyak muncul tempat yang dianggap layak untuk muncul di lini masa sosial media tersebut. Namun apa iya, hidupmu cuma sekedar urusan berinstagram saja? Fenomenanya saat ini memang seperti itu.

Orang pergi ke suatu lokasi, datang berfoto, kemudian upload di sosmed dan menunggu komentar dari follower datang. Satu dua kali mungkin seru, tapi lama kelamaan tentu membosankan.

Buat kamu yang sudah jengah dengan rutinitas macam itu, kamu bisa coba pergi ke Muncak Teropong Laut yang berlokasi di Lampung. Perjalanan ke objek wisata Muncak Teropong Laut ini dapat ditempuh dari Kota Bandar Lampung melewati ruas jalan menuju kawasan pantai hingga Lempasing yang mendekati perbatasan Kabupaten Pesawaran.

Lokasi Muncak Teropong Laut ditempuh sekitar 1,5 km dari Dusun Tataan, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandarlampung dari jalan masuk di depan kawasan wisata Pantai Tirtayasa.

Sebelum sampai lokasi, kamu sebenernya sudah akan mendapatkan sensasi yang tidak biasa. Karena jalan menuju ke lokasi teropong laut ini tidak terlalu jelek, namun tidak juga bisa dikatakan mulus. Kalau kamu mengendarai mobil, jantungmu akan dibuat sedikit terpompa karena jalan yang hanya satu lajur dengan kombinasi aspal dan batuan. Di kiri kanan kamu akan menemui Jurang dan tebing, pemandangan tak biasa buat kamu yang biasa hidup di kota besar. Lalu setelah tiba ada apa disana?

Disebut Teropong Laut Karena Kamu Akan Melihat Keindahan Laut Dari Ketinggian

Sudah pernah ke Lodge Maribaya, Lembang, Bandung? Muncak ini serupa, tapi nilai plusnya selain pemandangan bukit, mata kita juga akan dimanjakan keindahan laut. Letaknya di ketinggian itu dijamin akan membuatmu menemukan sensasi yang berbeda menatap lautan nan luas.

Satu Lokasi Menawarkan Banyak Spot, Harganya? Gilanya Cuma 5000 rupiah

Yup, kamu memang tidak salah membaca. Coba bayangkan dimana lagi kamu bisa pergi berwisata dengan hanya membayar “tiket masuk” 5000 rupiah. Dengan merogoh kocek senilai itu kamu sudah bisa berfoto di sepuluh lokasi.

Nampaknya lokasi ini memang belum tersentuh kaum urban. Parkir pun dikenakan tarif rasional 5000 dengan tanpa ada batasan waktu. Toiletnya sangat bersih, dan terawat dan kalau kamu mau menggunakannya tak lagi dikenakan biaya tambahan.

Mau Berburu Keindahan? Siap-Siap Pacu Adrenaline

Mungkin banyak tempat lain yang menawarkan objek foto di ketinggian macam di Muncak Teropong Laut ini. Biasanya lokasi foto tersebut aslinya tak terlalu tinggi, tapi dengan sudut foto tertentu kamu akan terlihat seperti berada di ketinggian.

Namun tidak demikian dengan Muncak ini. Karena tempat berfoto yang ditawarkan itu memang nyata adanya sangat tinggi. Dibuat dari kayu dan juga bambu, paltform itu digantungkan di tebing atau di ikat kuat ke pohon. Jadi buatmu yang bernyali kecil, jangan harap bisa menikmatinya.

Amankah? Nah, untuk masing-masing tempat, pastikan membaca pentujuk yang tersedia. Mulai dari lama berdiri di satu spot sampai maksimal jumlah orang yang bisa ditampung. Ada yang satu, dua, tiga hingga maksimal lima orang. Jangan memaksakan melebihi kapasitas, disana sudah banyak rambu yang menyebut “utamakan keselamatan ya kawan-kawan”.

Muncak Itu Bukan Cuma Tempat Foto 5 Menit Lalu Pulang

Nah, ini juga yang membedakannya dibanding tempat sejenis. Di sini ketika berpindah-pindah lokasi disediakan bangku-bangku panjang dari bambu untuk duduk. Kamu bisa menunggu sambil menikmati angin semilir dan pemandangan yang luar biasa itu.

Kalau sudah bosan berfoto, kamu juga bisa beristirahat di tempat yang mirip rumah dengan area terbuka menghadap laut. Menikmati cemilan ringan dan minuman pelepas dahaga. Harga untuk jajanan di tempat ini juga tergolong rasional, sama sekali tak mahal. Dijamin sedikitnya kamu akan menghabiskan waktu minimal satu jam di lokasi ini.

Yang Seru Itu Pergi Ke Muncak Sama Sahabat (Atau Si Dia)

Dengan kombinasi macam itu, tentunya tempat ini tak untuk dihabiskan sendiri. Coa pergi bersama sahabat-sahabat terbaikmu ke lokasi ini. Atau mungkin kamu memilih pergi berdua si dia. Kalian akan banyak menghabiskan waktu relaksasi menikmati pemandangan sambil mengobrol santai, tanpa perlu diburu waktu macam di tempat wisata lain.

Tapi tentunya semua cerita itu adalah kini. Saat muncak masih seperti sekarang. Belum tersentuh kaum urban yang hanya gila berfoto untuk instagram saja. Semua masih nyaman, dengan kepadatan pengunjung yang kerap terjaga. Entah kalau nanti Muncak lebih dikenal dan banyak dikunjungi orang. Mungkin situasinya akan berubah. Makanya, rasanya ini saat yang tepat buatmu untuk pergi ke Muncak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Menurut Global Peace Index, Ini Negara yang Paling Aman untuk Dikunjungi

Setiap orang, pasti punya keinginan jika suatu saat akan menjejakan kaki di luar negeri. Tapi sebelum pergi dan melangkahkan kaki ke sana, ada persiapan yang tentu harus kita lakukan. Mulai dari mencari destinasi tujuan, memahami budaya di negara tersebut, bahkan ke status keamanan untuk orang pendatang.
Nah, untuk mengurangi rasa was-was jika ingin berplesiran ke luar negeri. Global Peace Index memberikan daftar negara paling aman di dunia untuk dikunjungi. Dan berikut ini adalah empat negara yang paling aman untukmu yang ingin jalan-jalan.

1. Islandia

Islandia telah menduduki peringkat pertama selama 11 tahun berturut-turut sebagai negara paling aman untuk dikunjungi. Negara ini memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, bahkan setiap tahun hanya ada 1,8 persen kasus pembunuhan. Menariknya lagi, negara nordik ini tidak memiliki anggota militer. Saking amannya, hanya ada polisi yang tidak dilengkapi dengan senjata.

2. New Zealand

Dikenal dengan keindahan alam pengunungannya, Negara paling aman di posisi kedua ada Selandia Baru. Negara yang berdekatan dengan Australia ini terkenal aman bagi para turis, baik laki-laki atau perempuan. Karena Selandia Baru memiliki tingkat kejahatan yang rendah, akan tetapi tingkat keamanan dan kesehatannya amat sangat baik.

3. Austria

Sebenarnya, negara ini adalah negara kecil yang terletak di tengah Benua Eropa. Kawasannya berbatasan langsung dengan Jerman dan Ceko di bagian utara. Beberapa destinasi wisata yang populer di negara ini adalah Istana Schonbrunn, Hofburg, Belvedere, dan Prater. Dan beberapa tahun belakangan, berhasil menduduki negara peringkat ketiga paling aman untuk dikunjungi.

4. Portugal

Orang-orang Portugal dikenal jadi manusia dengan tingkat stress yang sangat rendah. Senantiasa bahagia karena tingkat kejahatan disana terbilang cukup baik bahkan dikategorikan rendah.

Jadi tak heran, jika negara kelahiran Christiano Ronaldo ini termasuk negara paling aman untuk para turis. Apalagi untuk mereka yang memang cinta pada dunia golf, negara ini adalah surga untuk mereka.

Nah, karena sudah tahu negara mana yang paling aman di dunia. Kamu mungkin sudah bisa menentukan, negara mana yang akan jadi tujuan jika hendak pergi travelling ke luar negeri

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Aturan Baru yang Lebih Syariah, Pendaki Lelaki dan Perempuan di Rinjani Akan Dipisah

Digagas oleh BTNGR, rencananya Gunung Rinjani akan menerapkan aturan baru yang berdasarkan syariah. Tentang keputusan untuk para pendaki laki-laki dan perempuan yang konon akan dipisah.

Hal ini dituturkan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani BTNGR Sudiyono dalam sambungan telepon sebagaimana dilansir dari detik.com, Rabu (19/6/2019), dimana adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan wisatawan ketika naik ke Rinjani. Seperti ketika mereka mendaki ke bukit di sekitar Sembalun, ke Bukit Pergasingan misalnya.

“Konsep kita bahwa kita nggak tahu pendaki ini yang berpasang-pasangan itu sudah resmi atau belum. Kemudian yang kedua adanya dugaan wisatawan ke destinasi di sekitar Rinjani itu kurang baguslah,” imbuh beliau.

Nah, berbalik ke belakang tentang bagaimana konsep ini akhirnya dicetuskan. Pemisahan ini terdengar selaras dengan ‘wisata halal’ yang diusung oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk membedakan daerahnya dengan Bali. Namun di sisi lain, hal tersebut lahir dikarenaka sikap dan penyimpangan yang memang ditunjukkan para wisatawan. Ya, Sudiyono mengaku adanya penyimpangan wisatawan laki-laki dan perempuan yang mendaki bukit-bukit di sekitar Sembalun. Namun jika mendaki ke Gunung Rinjani akan lebih kecil potensi terjadi penyimpangan.

“Iya ada penyimpangan. Tapi saya kira pendakian ke Gunung Rinjani akan berbeda. Karena mendaki Gunung Rinjani ini cukup memakan energi,” jelas Sudiyono.

“Berbeda dengan ke bukit di sekitar Sembalun. Sehingga ke Gunung Rinjani dan berbuat macam-macam ya kecil. Secara logika begitu,” tambahnya lagi. 

Akan tetapi, konsep pemisahan yang dimaksudkan hanya akan berlaku ketika para pendaki atau wisatawan akan tidur. Jadi tempat camp untuk laki-laki akan dibuat berjarak dengan tempat camp untuk perempuan. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dibuka 20 Juni, Pameran Instalasi Seni Kelas Dunia Hadir di Jakarta

Setelah sukses dengan dua pamerannya di Kota Tokyo, Jepang tahun lalu. Kali ini, pameran seni kelas dunia, ‘teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’ akan hadir di Jakarta.

Bertempat di Mall Gandaria City Lantai 2, Jakarta Selatan, pameran ini akan berlangsung di area seluas 2.000 meter persegi, dengan 5 karya instalasi interaktif. Dan Teknologi digital yang digunakan dengan usungan konsep kreasi kolaborasi atau co-creation, akan jadi sesuatu yang baru bagi pengunjung yang akan datang ke sana. Sorak Gemilang Entertainment (SGE) Live jadi pihak yang berperan untuk membawa teamLab asal Jepang ke Ibu kota dalam skala yang lebih besar.

Melalui CEO SGE Live, Mervi Sumali, Ia bercerita tentang apa yang kemudian memicunya untuk membawa teamlab hadir di Jakarta.

 

“Saya jatuh cinta dengan artwork dari teamLab, padahal untuk melihatnya harus berkunjung ke negara tetangga. Saya lihat, semua orang harus berinteraksi dengan artwork-nya, melihat itu tuh saya jadi amaze. Takjub,” katanya dalam pagelaran jumpa pers ‘teamLab Future Park’ di Gandaria City, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Lebih lanjut, ia juga berharap jika kehadiran teamlab ini bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi para pengunjung. Baik anak-anak atau pun orang-orang dewasa. Bahkan Mervi juga meyakini jika instalasi karya seni ini akan sangat disukai para milenial yang konon dekat dengan instagram dan visual art.

“Generasi muda kan suka sekali instagram, tapi sejauh ini visual art yang ada belum bisa berinteraksi. Dan saya pikir orang Indonesia sudah sangat siap untuk sesuatu yang seperti ini. Karena ketika saya melihat pameran yang tahun lalu berlangsung di Jepang, banyak juga orang Indonesia yang sengaja datang”. Tutur Mervi.

Selain itu, CEO teamLab Kids, Akitae Matsumoto, yang juga hadir menuturkan jika project ‘Future Park’ yang sudah dimulai 5 tahun yang lalu ini, memiliki 2 konsep.  

“Kreativitas dan bermain, ada co-creation konsep di pameran ini. Kamu dapat menikmati karya seni kami sendirian, tapi nggak akan seru. Di saat bersamaan kamu juga harus bermain dengan orang lain dan itu akan lebih fun. Itulah konsepnya,” tukasnya.

Menghadirkan 5 karya instalasi digital, yakni Animal Flowers, Symbiotic Lives, Graffti Nature: Lost, Immersed and Reborn, Sliding through the Fruit Field, Sketch Aquarium, dan Light Ball Orchestra. Akitae menuturkan, setidaknya ada sekitar 600 orang lebih yang turut serta untuk membuat konsep dari teamlab ini.

Akan dibuka mulai tanggal 20 Juni hingga 20 Desember 2019 mendatang, kamu bisa mendapatkan tiket masuk dengan mengakses website resmi atau mengunjungi ticket boothnya langsung di Gandaria City. Akan dibagi pada 8 slot, demi kenyamanan pengunjung dalam menikmati instalasi tersebut jumlah pengunjung akan dibatasi 200-300 orang per hari.

Sebagai bentuk resmi dari pembukaannya, pameran seni kelas dunia ‘teamLab Future Park’ tersebut akan dibuka nanti malam oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top