Trending

Mulai dari Pamer Harta Hingga Perang Komen di Kolom Komentar, Hari Ini 14 Tahun Facebook Didirikan

Coba sebutkan hal baik yang kamu rasakan dari jejaring sosial Facebook? Menemukan teman lama, bertemu kawan baru, jadi ajang untuk mencari pasangan, hingga jadi tempat diskusi berbagai hal.

Tak terbatas ruang dan waktu, aplikasi biru besutan Mark Zuckerberg ini memang jadi jejaring nomor satu yang paling digilai. Dengan pengguna hampir 1,94 miliar orang, Facebook terus berkembang.

Sosial Media hadir sebagai bagian dari kehidupan, dengan turut serta membawa perubahan yang juga berdampak pada kehidupan. Maka kali ini kami ingin coba rangkumkan, hal-hal apa saja yang sudah kita dapatkan dari Facebook yang juga jadi jejaring sosial miliaran umat manusia.

Facebook Jadi Saksi Bagaimana Kita Tumbuh Jadi Remaja Alay, Hingga Dewasa Seperti Sekarang Ini

Tak usah menggerutu jika saat ini kita mungkin akan menemukan beberapa postingan status dengan nada yang terlalu dilebih-lebihkan. Karena dulu dirimu juga pernah demikian. Mengunggah status dengan tulisan yang divariasikan, hingga penggunaan nama akun Facebook yang kerap diasing-asingkan.

“Nieeanaa Xayank Kamoeh Slalue”, misalnya.

Dan saat ini beberapa dari kita yang sedang membaca ini, mungkin tersenyum tipis sembari mengingat masa lampau. Empat belas tahun jelas bukanlah sebentar, jika dulu masih sering memposting foto galau dengan mata hampir melotot keluar. Hari ini mungkin sudah diganti dengan quote-quote pilihan yang lebih enak dibaca dan dipandang.

Mempertemukan Kita dengan Kawan Lama Sampai Orang Baru yang Seketika Jadi Lawan Hanya Karena Perbedaan Pendapat Saja

Teknologi sosial media memang jadi promotor yang merubah banyak aspek kehidupan. Seorang teman yang sudah lama tidak terlihat, tiba-tiba berkirim pesan. Saling menyampaikan kerinduan hingga berbicara banyak hal lewat kolom pesan. Manis memang, Facebook membuat semuanya menjadi dekat bahkan dia yang tak pernah terlihat.

Tapi disamping hal-hal positif yang katanya berdampak baik, ada berbagai macam kericuhan yang juga bisa terjadi. Politik dan isu sara sepertinya jadi pembahasan paling banyak yang jadi sumber masalah. Jadi jangan heran, jika akan ada pemandangan berbalas komen dengan sumpah serapah dan segala bahasa kotor bisa tiba-tiba melintas di timeline sosial media kita.

Jembatan Penghubung Untuk Tahu Si Dia yang Kita Suka, Hingga Mencari Teman Untuk Menikah

Yap benar sekali, ada banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan dan salah satunya mencari pacar. Dan tak perlu dijelaskan lagi, ada banyak bukti nyata yang bisa kita saksikan bersama, tentang bagaimana seseorang bisa bertemu dengan orang yang ia suka hanya dari perkenalan tak sengaja di dunia maya.

Dan untuk mereka yang mungkin pernah mengalaminya, jelas akan merasa ini jadi hal baik yang patut disyukuri. Tapi jangan terlalu mudah terlena, sebab angka dari kasus penipuan dengan modus pacaran pun cukup banyak ditemukan. Maka untuk itu bersikap bijaklah saat berkenalan di media sosial.

Berbagai Informasi, Tempat Curhat, Termasuk Untuk Memamerkan Segala Harta Kepunyaan

Untuk poin ini para ibu rumah tangga mungkin jadi pihak yang paling banyak dibuat bersyukur. Mengingat Facebook juga bisa dijadikan sebagai media menyimpan data, ada berbagai macam informasi yang bisa kita dapatkan. Mulai dari konten-konten kreatif, informasi yang baik, hingga pada resep masakan yang selalu dibagikan banyak perempuan.

Berbeda dengan kita yang mungkin lebih suka berbagai informasi yang menarik saja, pasti ada saja salah satu teman yang justru memakai Facebook sebagai buku hariannya. Bercerita akan segala keluh kesah hingga kerap galau meski tak tahu apa sebabnya. Wadah ini memang jadi platform yang cukup besar, jika wajar akan ada berbagai jenis sikap orang yang akan kita temukan.

Lumbung Penghasil Rupiah Bagi Mereka yang Kerap Promosi Di Setiap Kolom Komentar

Bagi kita yang tak suka, jelas ini jadi sesuatu yang mengganggu. Promosi di kolom komentar, mengirim postingan dengan menandai teman sembarangan, hingga kerap mengirim pesan meski tak pernah dibalas. Bagi mereka yang memang memiliki tujuan untuk jualan dan ingin meraup keuntungan, jelas ini jadi sesuatu yang memudahkan. Tapi bukan untuk kita yang mungkin tak suka.

Merasa terganggu dan risih atas apa yang kadang mereka lakukan tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Mengganggu Kesehatan Hingga Membuat Kecanduan

Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berselancar di media sosial memang bukanlah sesuatu yang baik untuk kesehatan. Telat makan, hingga merenggut waktu istirahat barangkali jadi salah satu efek buruk yang juga akan kita terima.

Tapi dengan berbagai alasan kesehatan yang tetap harus dijaga, sebaiknya tetap lakukan kegiatan ini sesuai porsinya. Jangan berlebihan, sebab ini akan berdampak pada kesehatan.

Bahkan Sering Disalahgunakan Demi Meraup Keuntungan

Masih lekat di ingatan, beberapa kasus prostitusi online yang pernah menggegerkan. Betapa teknologi datang tak selalu dengan kebaikan, sebab ada saja pihak-pihak yang menyalahgunakan.

Beberapa pihak yang dengan sengaja membuat group atau page yang berbau pornografi dan hal-hal lain yang beraroma sex.

Dan pada hari ini, 4 Februari 2004 lalu, Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa Universitas Harvard, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes, untuk pertama kalinya meluncurkan Facebook.

Keanggotaan situs web ini awalnya terbatas untuk mahasiswa Harvard saja, kemudian diperluas ke perguruan lain di Boston, Ivy League dan Universitas Stanford. Perlahan situs ini membuka diri untuk mahasiswa di universitas lain, sebelum dibuka untuk siswa sekolah menengah atas dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun, hingga berkembang sebesar ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top