Tips

Muak dengan Pekerjaanmu Tapi Tak Bisa Resign? Coba Tempuh ‘Jalan Damai’

Setiap bangun tidur, rasanya malas sekali untuk bergerak dan bersiap-siap ke kantor. Rasanya sudah terbayang, beban berat yang akan menggelayuti sepanjang hari di balik meja kantormu. Selama di kantor, kamu juga merasa tidak betah dan yang terpikir hanya ingin cepat-cepat pulang.

Ya, itu tandanya kamu tidak menyukai pekerjaanmu. Penyebabnya bisa macam-macam. Beban kerja yang terlalu berat, bidang pekerjaan yang ternyata tidak sesuai dengan minat, gaji terlalu kecil, rekan kerja yang menyebalkan atau bos yang tidak menyenangkan. Apakah ada salah satu di antaranya yang kamu rasakan sekarang?

Meskipun tidak suka, tapi kamu tidak mengundurkan diri. Pertama, kamu sudah terikat kontrak. Kedua, belum ada tawaran pekerjaan yang lebih baik. Ketiga, kamu takut mengambil risiko dan terjebak lagi di pekerjaan baru. Keempat, ada tanggungan yang membuatmu berpikir seribu kali sebelum resign. 

Jika ini kondisi yang sedang kamu alami sekarang, tenang saja. Kamu tidak sendiri. Menurut sebuah survei, 30% kalangan pekerja mengalami hal yang sama. Jadi daripada kamu menjalani pekerjaanmu dengan setengah hati dan penuh beban, cobalah tempuh ‘jalan damai’.

Ya, selain dengan orang, kamu juga bisa berdamai dengan pekerjaan yang tidak kamu sukai. Ini caranya.

Tetap Bersikap Profesional, Kamu Akan Lebih Bernilai Tinggi

suit-portrait-preparation-wedding

Meski tidak suka, sebaiknya jangan perlihatkan ketidaksukaanmu itu dengan jelas. Tunjukkan kepada rekan kerja dan atasan bahwa kamu adalah individu yang profesional. Jangan malah mengacaukan segalanya dengan bertingkah seenak hati.

Jika kamu mampu menjaga profesionalitas, maka dirimu akan lebih bernilai di mata orang lain. Rekan kerja dan atasan akan lebih menghargai kamu. Jika dari dalam dirimu sendiri sudah memancarkan aura positif, suasana kantor juga bisa terasa sedikit lebih menyenangkan.

Ada Masalah Ya Dihadapi, Jangan Dihindari atau Malah Dikubur Dalam-dalam

girl-1302360_640
Banyak orang yang tipenya cenderung menghindar ketika ada masalah. Sayangnya, bersikap cuek apa lagi justru menyimpan masalah dalam hati saja itu tidak bisa menyelesaikan masalah. Misalnya kamu tidak puas dengan kompensasi yang ada di kantor saat ini. Banyak lembur dengan jam kerja panjang tapi tidak ada tambahan.

Atau kamu merasa beban pekerjaanmu sudah terlalu berat untuk ditanggung sendiri. Padahal jika bisa menambah SDM lagi, akan lebih baik. Tapi semua keluhanmu ini tidak disampaikan dan hanya disimpan dalam hati. Yang ada, kamu stres sendiri.

Segera selesaikan masalah ini. Coba temui atasan atau rekan kerja yang lebih senior untuk berdiskusi. Masalah yang kamu hadapi pasti ada jalan keluarnya. Kalau hati tenang, pekerjaan juga jadi menyenangkan.

Buat Daftar Target atau Tujuan yang Ingin Kamu Capai

list-372766_640
Masa-masa awal kerja biasanya orang masih bersemangat tinggi. Tapi seiring berjalannya waktu, sewajarnya manusia akan merasa bosan atau jenuh. Antusiasme kerja berkurang, bahkan ada yang jadi tidak menyukai pekerjaannya. Kalau hal ini yang terjadi pada dirimu, ayo berbenah dan usir rasa bosan itu.

Cobalah menantang diri sendiri dengan menetapkan target atau tujuan tertentu. Misalnya, harus bisa mengumpulkan uang Rp 30 juta untuk jalan-jalan ke luar negeri. Atau harus bisa punya mobil sendiri akhir tahun ini. Target semacam ini akan melecut semangat kerja kita yang sempat padam.

Cobalah Menghargai Dirimu Sendiri karena Kalau Tidak, Siapa Lagi?
pexels-photo-60219
Bekerja terus menerus tidak hanya membuat lelah tubuh, tapi juga pikiran. Apalagi kalau pekerjaannya tidak kamu sukai. Pasti dobel lelahnya. Siasati hal itu dengan meluangkan waktu untuk pergi traveling atau melakukan hal-hal yang menyenangkan. Janjikan pada diri sendiri bahwa setelah bekerja keras, kamu berhak mendapatkan kesenangan di akhir pekan atau waktu yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, kamu akan menganggap bahwa perlu bekerja dulu untuk mendapatkan hadiah yang menyenangkan.

Pasang “Kacamata Positif”, Cari yang Baik-baiknya Dulu dan Ingat dalam Hati

pexels-photo-58021

Percaya atau tidak, kunci hidup bahagia adalah pikiran yang positif. Demikian juga di tempat kerja. Meski tidak menyenangkan, tapi setidaknya pasti ada satu hal yang baik. Coba dipikir-pikir. Apakah mungkin ada bonus besar, desain interior kantor yang homy atau ada pedagang makanan yang sangat kamu sukai di depan kantor.

Hal-hal sesederhana itu bisa menjadi ‘doping’ energi positif untukmu di kantor. Sehingga meskipun pekerjaanmu tidak menyenangkan, tapi dengan mengingat poin positif itu, ada sesuatu yang membuatmu merasa layak bertahan di tempat kerja sekarang.

Satu Hal yang Kerap Dilupakan Manusia, Bersyukur!

beautiful-young-girl-women
Mencari pekerjaan tidaklah mudah. Seharusnya kita senang karena telah mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Cobalah sekali-kali tengok ke bawah, banyak orang yang bekerja lebih keras dan penghasilan yang lebih sedikit. Ada pula yang tidak bekerja karena kondisi tertentu, padahal sangat membutuhkan. Bersyukurlah pada hal-hal baik yang ada pada diri kita. Tidak menutup kemungkinan banyak orang yang ternyata menginginkan pekerjaan sepertimu. Rasa syukur yang besar membuat hati menjadi lebih tenang.

Terus-terusan larut dalam rasa tidak suka hanya akan merugikan diri sendiri. Berusahalah untuk melepaskan diri dari berbagai energi negatif di kantor dengan saran-saran di atas. Tidak perlu melakukan semuanya, cobalah dari yang paling mudah. Secara tidak sadar kamu akan mulai menikmati pekerjaanmu sekarang.

1 Comment

1 Comment

  1. Liza

    October 28, 2016 at 12:27 pm

    Pas banget nih tipsnya untukku. Mau resign tapi kok gimana gitu. Ya, sebaiknya aku menempuh jalan damai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Lewat 5 Usaha Sampingan Ini, Ibu Rumah Tangga Juga Bisa Mandiri Secara Finansial

Saat ini sudah nggak jaman ada ibu rumah tangga yang hanya menganggur dan menggantungkan diri pada jatah bulanan dari suami. Ditambah lagi saat ini jaman sudah modern, dan peluang untuk bekerja sambilan sangatlah terbuka lebar bagi kamu yang memang berniat mendapatkan uang tambahan.

Nah, ini dia 5 usaha sampingan yang bisa kamu lakukan sebagai seorang ibu rumah tangga.

1. Usaha Kerajinan Tangan

Jika kamu adalah orang yang kreatif dalam menghasilkan suatu barang, mungkin usaha ini cocok untuk kamu jadikan usaha sampinganmu sebagai ibu rumah tangga. Hasil kerajinan tangan yang kamu buat bisa kamu jual dengan harga yang menurutmu pantas untuk hasil kerajinan tanganmi.

2. Usaha Katering

Biasanya ibu-ibu pandai dalam hal memasak. Kamu bisa mulai usaha katering kecil-kecilan dulu. Jika nanti kamu sudah punya nama dan cukup modal, pasti usahamu bisa berkembang dengan sendirinya.

3. Usaha Online Shop

Daripada mandengin media sosial untuk bergosip saja, nggak ada salahnya kamu mencoba usaha yang satu ini. Tinggal unggah produk yang ingin kamu jual, siapa tahu temanmu di media sosial ada yang berminat untuk membelinya.

4. Usaha Rias Kecantikan

Jika kamu punya kemampuan merias wajah dan suka bermain make-up. Kamu bisa mencoba usaha rias untuk pengantin atau untuk acara tertentu. Nah kalau kamu ingin menggali kemampuanmu lebih dalam, kamu bisa mengikuti kursus kecantikan terlebih dahulu.

5. Membuka Jasa Bimbingan Belajar

Pengetahuan yang sudah kamu miliki akan lebih baiknya jika kamu salurkan dengan membuka jasa bimbingan belajar untuk anak-anak tetangga terdekatmu. Apalagi jika kamu adalah seorang sarjana. Meskipun nggak bisa jadi pengajar sepenuhnya, setidaknya kamu tidak membiarkan ilmumu sia-sia begitu saja.

1 Comment

1 Comment

  1. Liza

    October 28, 2016 at 12:27 pm

    Pas banget nih tipsnya untukku. Mau resign tapi kok gimana gitu. Ya, sebaiknya aku menempuh jalan damai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Hari Tuamu Nanti, Ini 5 Investasi yang Kamu Butuhkan

Setiap orang bekerja untuk memiliki masa depan yang baik tentunya. Namun bagaimana jika kamu sudah pensiun nantinya, sedangkan kamu hanya pegawai swasta yang tidak menerima uang pensiunan setelah kamu berhenti bekerja.

Nah mungkin 7 investasi ini bisa kamu coba mulai sejak dini agar kehidupan masa tuamu terjamin nantinya.

1. Desposito

Kamu bisa mendepositokan dana bebasmu. Kamu bisa menambah jumlah uang yang akan kamu investasikan untuk jangka waktu tertentu. Hal ini karena bunga tabungan deposito terhitung lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan biasa.

2. Emas

Harga emas setiap tahunnya biasanya semakin meningkat. Kamu bisa memanfaatkan keadaan ini untuk melakukan sebuah investasi. Kamu bisa menyesuaikan emas yang akan kamu beli dengan jumlah uang yang kamu miliki.

3. Saham

Saat ini investasi berupa saham sedang banyak diminati oleh para kaum muda. Kamu juga bisa mencobanya. Kamu bisa membeli saham dalam jumlah tertentu, artinya kamu akan menjadi seorang pemilik saham dari perusahaan yang kamu jadikan pilihan untuk berinvestasi.

4. Pendidikan

Investasi yang satu ini merupakan investasi yang sangat penting. Kamu bisa memanfaatkan dana bebasmu untuk mendaftar kelas yang mengasah kemampuanmu seperti kursus memasak, bisnis, atau kursus bahasa asing.

5. Properti

Kamu bisa melakukan investasi dengan membeli sebuah apartemen di kota besar. Saat ini lahan di kota-kota besar sudah sangatlah minim, sehingga banyak orang kesulitan untuk mendapatkan lahan guna dijadikan tempat tinggal. Karenanya kamu bisa memanfaatkan apartemen yang kamu miliki untuk disewakan.

1 Comment

1 Comment

  1. Liza

    October 28, 2016 at 12:27 pm

    Pas banget nih tipsnya untukku. Mau resign tapi kok gimana gitu. Ya, sebaiknya aku menempuh jalan damai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Khawatir, Keuanganmu Aman Jika Kamu Punya 6 Kebiasaan Ini!

Tidak semua orang pandai dalam hal mengatur keuangan. Nah bagi mereka yang tak pandai mengatur keuangannya sendiri, pasti mereka akan lebih sering merasakan sulitnya hidup di tanggal tua alias di akhir bulan dimana uang gaji sudah mulai menipis.

Jadi kamu harus lebih hati-hati dalam mengatur keuangan. Tapi tenang saja, jika kamu punya 7 kebiasaan ini, kemungkinan besar keuanganmu akan tetap aman sampai tanggal gajian berikutnya.

1. Menyisihkan Uang Setiap Kali Habis Gajian

Menabung adalah hal yang wajib kamu lakukan. Tentu kamu ingin memiliki masa depan yang terjamin bukan? Kamu bisa mengakalinya dengan menyisihkan beberapa uang dari jumlah gajimu keseluruhan. Misalnya kamu bisa menyisihkan minimal 20% dari gajimu dalam sebulan.

2. Prioritaskan yang Menjadi Kebutuhan, Bukan Keinginan

Jika kamu menuruti segala keinginanmu, hal itu tak akan ada habisnya. Seberapa besar pun gajimu, itu tak akan cukup untuk memenuhi semua keinginanmu. Untuk itu kamu perlu memprioritaskan kebutuhanmu di atas keinginanmu.

3. Membuat List Skala Prioritas

Agar kamu tak terlalu bingung dalam menentukan mana yang harus didahulukan, kamu bisa membuat list skala prioritasmu. Misalnya kamu perlu menyisihkan uang untuk membayar kost, kemudian membayar tagihan listrik dan internet, baru kemudian membeli keperluan bulananmu.

4. Menggunakan Aplikasi  untuk Mengatur Keuangan

Jika kamu masih seorang pemula, kamu bisa menggunakan bantuan aplikasi yang bisa membantumu untuk mengatur pemasukan dan pengeluaranmu setiap bulan. Tapi akan lebih baik lagi jika kamu melakukannya dengan caramu sendiri tanpa bantuan aplikasi atau pun orang lain.

5. Cari Jalur Alternatif untuk Menekan Pengeluaran

Jika kamu adalah orang yang suka travelling, cobalah untuk pergi ke tempat-tempat wisata yang low budget, atau kalau bisa yang nggak ada tiket masuknya alias gratis. Jika kamu suka menonton film di bioskop, kamu bisa menggunakan alternative dengan berlangganan jasa TV kabel atau streaming video yang tak terlalu banyak memakan biaya.

6. Jangan Terlalu Menyediakan Banyak Uang Cash di dalam Dompet

Jika kamu adalah orang yang sangat doyan belanja, usahakan untuk tidak menaruh banyak uang di dompet dan jangan membawa kartu debit maupun kartu kredit. Atau kamu bisa menyembunyikan kartumu di sela dompet yang tak terlihat oleh matamu agar kamu tak lupa diri dalam hal belanja.

1 Comment

1 Comment

  1. Liza

    October 28, 2016 at 12:27 pm

    Pas banget nih tipsnya untukku. Mau resign tapi kok gimana gitu. Ya, sebaiknya aku menempuh jalan damai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top