Trending

Mpok Menor yang Viral Menyadarkan Kita, Sejauh Mana Hubungan Suami-Istri Bisa Dipublikasikan?

Lagi-lagi media sosial menunjukkan kekuatannya. Bagaimana tidak? Sebuah video keluh kesah dari seorang perempuan yang nampaknya sudah menikah ini, mendadak viral dan dibagikan oleh ribuan orang.

Lengkap dengan dandanan yang cetar dan membahana, perempuan ini menuturkan kesedihannya dengan wajah yang cukup memelas. Singkatnya, inti dari video yang ia buat adalah sebuah pengakuan akan tidak pekanya sang suami. Sudah lelah bekerja mengurus rumah dan anak seharian, ya sesekali ajaklah sang istri jalan-jalan.

Cerita ini membuat kita sadar, bahwa dunia digital memang mengubah segalanya. Bahkan merambat ke pola komunikasi antar suami-istri. Padahal bukan tidak mungkin, sang istri bisa bilang secara langsung. Tapi si Mpok justru memilih membuat video sebagai solusi tak pekanya sang laki-laki.

Tak bisa ditampik memang, sebab perkembangan zaman berubah begitu cepat. Lalu sebagai suami-istri zaman now, bagaimana kita harus menyikapi segala persoalan yang menghadang?

Banyak yang Pro Tapi Ada pula yang Kontra, Memang Dimana Letak Salahnya?

Usut punya usut, ternyata video tersebut dibuat oleh salah satu akun Facebook benama Niena Carolina. Dengan logat Betawi yang cukup kental, ia bercerita dan mengungkapkan kekesalannya.  

“Bener nih, kadang suami emang nggak peka. Sudah dandan cantik tapi eh nggak jadi pergi”, komentar seorang netizen mengungkapkan perasaan yang sama. Barangkali si Mpok yang ada di video memang sudah kehabisan cara, bingung ingin mengungkapkan kekesalan pada siapa. Hingga akhirnya bikin video sedih dengan muka yang memang cukup memelas.

Tapi tak semua netizen mengaku sepaham, sebab bagi sebagian orang, hal-hal semacam ini justru dinilai kurang menjaga privasi keluarga. Dan benar memang, hal ini jadi salah satu dampak negatif yang memang mungkin akan kita terima. Beruntungnya, Niena Carolina justru mendapat rejeki berkat video yang diunggahnya, menyebut Alfamart dalam videonya, konon manajemen dari perusahaan ritel tersebut menawarkan voucher belanja untuk dirinya.

Cek-cok Dalam Rumah Tangga Itu Biasa, Tapi Posting Status Menyindir Meski Tanpa Menampilkan Nama Jelas, Bolehkah?

Dari banyaknya status di sosial media, perihal perdebatan dalam rumah tangga memang sering dijadikan bahan postingan. Selama tak ada nama jelas, tentu tak akan jadi masalah. Mungkin begitu kita akan berkilah. Berpikir bahwa apa yang kita posting di sosial media bukanlah sesuatu yang salah, karena toh cuma menyindir secara halus. Tak berniat untuk mempermalukan dirinya di media sosial.

Baiklah, status tersebut mungkin memang tak menampilkan nama sosok yang mungkin sedang kita sindir. Tapi bahasa-bahasa bertema sindiran akan menimbulkan spekulasi baru bagi orang lain yang membaca. Dan ada atau tidak ada nama, biasanya netizen sudah bisa menyimpulkan untuk siapa status tersebut ditujukan.

Lagi Ingin Beli Barang Tapi Belum Punya Uang, Jadikan Status Atau Jangan?


Pernah tidak lihat status seorang teman, “Duh lagi pengen beli…, tapi belum ada uangnya,”.

Tak tahu apa latar belakangnya, sebagian besar kita memang menjadikan sosial media sebagai tempat menumpahkan segala hal yang sedang kita inginkan.

Mulai dari makan, mau bepergian, hendak ke luar rumah, hingga keinginan lain yang kadang sebenarnya tak perlu dibeberkan.

Sebagai seorang istri, kadang kala kita berpikir ini akan jadi sinyal menyala yang akan dimengerti oleh suami. Alih-alih membuat dia peka, justru bisa saja membuatnya marah. Apa lagi jika ternyata suami juga memiliki sosial media yang sama.

Disatu sisi, sebagai suami, ia jelas akan berusaha memberi yang terbaik. Namun keinginan yang terlalu dipaksakan hingga di-update di media sosial bisa jadi mengganggu jiwanya. Merasa malu oleh istrinya sendiri.

Lihat Keluarga Lain Jalan-jalan, Ingin Ikutan, Kata Suami Jangan

Yap, tak ada yang salah memang menjadikan orang lain sebagai role mode kehidupan berumah tangga. Tapi tak mesti semua yang meraka lakukan, cukup ambil yang baik-baiknya saja. Pasangan suami-istri lain mungkin bisa jalan-jalan setiap bulan ke luar kota, atau bahkan ke luar negeri. Tak bisa sama, bukan berarti harus sibuk posting status.
Bukankah menikah adalah respresentasi dari seni mengalah? Itu artinya ada waktu-waktu tertentu yang memang mewajibkan kita harus menurunkan sedikit ego, dan lebih memahami pasangan masing-masing.
Aktif di media sosial bukanlah sebuah kesalahan, namun posting sembarangan tentu jadi hal yang harus kita hentikan.

Posting Status dengan Cerita Sedih Memang Menarik Perhatian, Tapi…

Bukan berarti harus dilakukan, apa lagi sampai membeberkan semua perkara. Sebab pernikahan telah mengikat kita untuk tetap bersama dalam suka dan duka. Mengungkapkan kekesalan tentulah sesuatu yang baik, sebab itu adalah salah satu cara untuk komunikasi yang lebih terarah. Jika memang sekiranya ada hal-hal yang tidak disukai, cobalah menyampaikannya dengan perlahan. Tak perlu dengan pasang status di media sosial, toh kita bisa menyampaikan secara langsung kepadanya.

Tak hanya menghindarkan hubungan pernikahan dari spekulasi buruk mereka yang berteman dengan kita di dunia maya. Komunikasi yang dilakukan secara langsung biasanya jauh lebih mudah untuk menemukan titik temu.

Tanpa bermaksud untuk menggurui siapa saja, bukan pula melarang ibu-ibu untuk berselancar ria di media sosial miliknya. Tulisan ini dibuat untuk mengingatkan kita, meski sudah jadi pasangan suami-istri zaman now, ada batasan yang tetap harus dipegang, dan tak perlu dibeberkan di laman media sosial.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Mumpung Masih Libur, Kamu yang Saat Ini di Bali Coba Sambangi Tempat Ini

Kesibukan yang kamu jalani setiap harinya tentu akan sangat membosankan dan membuatmu butuh adanya refreshing bukan? Nah kamu perlu tahu, ada 5 tempat wisata di Bali yang patut untuk kamu kunjungi.

Karena tak hanya membuatmu terhibur saja, tempat-tempat ini juga terlihat seperti di luar negeri.

1. Pantai Atuh, Nusa Penida

Pantai Atuh berlokasi di Nusa Penida. Nusa Penida sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah Tenggara Pulau Bali. Di sana kamu bisa menikmati keindahan pantai yang sangat menawan. Hamparan pasir putih dengan batu-batu dan karang besar berbentuk unik berdiri tak jauh dari bibir pantai bisa kamu temui di sana.

2. Sundays Beach Club, Ungasan

Tempat ini merupakan salah satu tempat yang perlu kamu kunjungi di malam hari. Di sana kamu tak hanya bisa menemui restoran makan biasa. Tapi kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Ungasan dan api unggun di malam hari.

3. Desa Pinggan, Kintamani

Tempat yang satu ini sangat cocok untuk kamu jadikan spot menyaksikan matahari terbit. Datanglah ke Desa Pinggan yang terletak di Lembah Gunung Batur, Kintamani. Namun kamu harus sedikit berjuang untuk bisa menyaksikan sunrise di sana. Kamu perlu berjalan dini hari di jalan berbatu.

Namun semua itu akan terbayar saat kamu sudah sampai di sana. Udara yang sejuk akan menyambutmu, belum lagi dengan keindahan pemandangan matahari di atas kabut pagi yang menyelimuti desa.

4. Pulau Menjangan, Singaraja

Jika kamu ingin merasakan suasana bak di pulau pribadi, sepertinya tempat ini patut kamu jadikan pilihan. Di tempat ini kamu bisa menemui banyak menjangan yang hidup bebas di sepanjang pantai. Kamu juga bisa menemui pemandangan laut yang indah dengan keragaman biota laut yang sangat mengagumkan. Dang yang lebih menarik, kamu juga bisa melihat bangkai kapal Belanda di bawah laut.

5. Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Lambongan

Di tempat yang satu ini kamu bisa merasakan suasana layaknya di Maldives loh. Bahkan pulau ini memiliki julukan sebagai Maldives of Bali. Kamu bisa menikmati pemandangan laut yang biru kehijauan dengan kekayaan bawah laut. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati keasrian hutan bakai juga rumah bawah tanah Gala-gala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Rahasia Cewek yang Tak Banyak Diketahui Orang

Cewek dianggap sebagai manusia paling ribet di dunia. Namun dibalik keribetannya itu, ternyata ada hal terpendam yang tak banyak orang lain ketahui. Apa saja sih misalnya? Berikut adalah 10 gambarannya. Simak sendiri, kayaknya sebagai cewek kamu juga pernah melakukannya.

1. Pasang Alarm Satu Jam Sebelum Berangkat

Ini nih biasanya kebiasaan cewek malas. Berangkatnya harusnya jam 8, pasang alarm sudah dari jam 7. Jam 7 cuma bangun matiin alarm terus balik tidur lagi. Jam 8 baru siap-siap. Akhirnya jam setengah 9 baru berangkat. Jadi jangan heran kalau banyak dari mereka yang telat.

2. Belum Sempat Cuci Baju, Semprot Aja Biar Tetap Wangi

Siasat jitu nih! Kalau belum sempat nyuci, tapi pakaian sudah habis di lemari, alhasil ambil bajunya, semprot wangi-wangian sebanyak mungkin, terus di setrika deh. Biar tetap kelihatan rapi.

3. Susah Mengaitkan Kancing Celana Karena Kebanyakan Makan

Habis makan banyak, harus siap-siap berangkat ke suatu tempat. Akhirnya harus cepat-cepat ganti baju dan celana. Waktu mau ngancingin kancing celana, ternyata sudah susah banget gara-gara perut buncit kebanyakan makan.

4. Harus Makan Sehat, Tapi Besok Aja

Pemikiran untuk hidup sehat dengan makan makanan yang sehat memang ada. Namun pada kenyataannya selalu saja bilang “besok aja deh makan sehatnya”. Akhirnya gitu terus, sekedar wacana saja.

5. Sudah Habis Makanan Banyak, Baru Bilangnya Khilaf

Keseringan khilaf. Kalau sudah habis banyak makanan baru sadar. “Loh kok aku makan banyak? Duh khilaf nih”.

6. Suka Sama Bentuk Perut yang Rata di Pagi Hari, Tapi di Malam Hari?

Suka Berkaca dicermin waktu pagi hari. Sambil ngeliatin bentuk perut yang masih rata. Nah kalau sudah malam hari, beda lagi tuh bentuknya. Makin mengembang saja.

7. Pengen Berguru Sama Mereka yang Jago Pakai Eyeliner

Suka iri kalau lihat orang lain pinter banget dandan. Akhirnya tak jarang punya kepengenan berguru sama mereka yang jago dandan, terlebih dalam memakai pensil alis dan eyeliner.

8. Niatan Olahraga Ada, Tapi Kalau Udah Tiba Waktunya Cuma Tinggal Wacana

Niat tinggalah niat. Biasanya udah berniat besok mau olahraga. Tapi kalau sudah tiba waktunya, ya jadilah hanya jadi sebuah wacana.

9. Berjanji untuk Bangun Pagi, Eh Nyatanya Tetap Saja Kesiangan

“Besok harus mulai bangun pagi. Biar nggak telat lagi”. Tapi ujung-ujungnya tetap saja bangun kesiangan.

10. Masuk Kamar: Lepas Bra, Rambut Dikuncir Asal-asalan, Pakai Celana Ternyaman

Surganya para cewek itu kalau sudah masuk kamar. Tinggal ganti celana pakai celana ternyaman yang bentuknya sudah nggak karu-karuan. Terus lepas BH, rambut dikuncir asal-asalan deh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Gambaran Sarkastis Kehidupan Masa Kini, Kamu Setuju Tidak?

Ada orang bilang kalau jaman sekarang sudah benar-benar edan. Terkadang banyak orang kerapkali melakukan hal yang sebenarnya memang bukan suatu yang baik. Mungkin 7 gambaran kehidupan ini bisa menyentilmu sehingga kamu pun sadar akan keberadaan hal ini.

1. Apa yang Ada di Media Sosial Tak Sepenuhnya Nyata

Jangan mudah percaya dengan apa yang ada di media sosial. Seringkali apa yang ditunjukkan di media sosial hanyalah sekelumit dari kehidupan seseorang. Jadi bijaklah dalam menggunakan media sosial ya…

2. Kurang Bersyukur Akan Apa yang Ada

Bilangnya aku nggak punya baju. Padahal lemari penuh sama baju-baju yang menumpuk. Bilangnya kesepian, padahal di sekitarnya ada banyak orang. Inilah akibatnya kalau seseorang kurang mensyukuri apa yang ada.

3. Banyaknya Tren yang Menjerumuskan pada Hal yang Tak Baik

Tanpa disadari, sebenarnya sebagai masyarakat yang bijak harus mampu menyeleksi tren yang ada. Jangan lantas mengikutinya tanpa memperhitungkan baik dan buruknya terlebih dahulu. Karena pada dasarnya saat ini ada banyak tren yang hanya akan menjerumuskanmu pada hal yang tak baik.

4. Ada yang Berkelahi Bukannya Melerai Malah Ambil Gambar

Hebatnya orang jaman sekarang adalah, kalau ada orang yang berkelahi bukannya dilerai tapi malah ngambil smartphone lantas mengambil gambar. Kalau sudah ada yang mati baru ditangani.

5. Krisis Mental Mendera Banyak Orang

Krisis mental yang mendera banyak orang menjadi sebuah hal yang memang harus ditangani secepatnya. Mental para generasi muda perlu dibangun agar bisa menjadi lebih kuat, bukan malah loyo dan nggak punya semangat.

6. Teknologi Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh

Perkembangan teknologi memang memiliki sisi positif dan negatifnya. Sehingga sebagai pengguna, haruslah lebih pandai dalam memanfaatkan teknologi saat ini. Tapi kenyataannya kebanyakan teknologi malah sukses menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Bener nggak?

7. Ramai di Grup Media Sosial, Sepi Saat Ketemuan

Hayo pernah nggak nih ngerasain hal ini? Kamu dan teman-temanmu sangat sering mengobrol di media sosial, namun saat ketemu? Semua sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Sibuk foto, upload. Tujuannya ketemu bukan buat ngobrol kayaknya, tapi cuma buat ngambil gambar aja terus bubar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top