Community

Mitos Liburan Luar Negeri yang Sebaiknya Kamu Tinggalkan

Liburan tentu menjadi momen yang disukai banyak orang. Salah satunya adalah liburan ke luar negeri. Kamu akan mengalami banyak pengalaman baru dan mendapat banyak pelajaran berharga dengan melakukan sebuah perjalanan. Saat ini masih banyak orang yang memercayai beberapa mitos tentang liburan ke luar negeri.

Padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Berikut adalah mitos yang harus kamu tinggalkan tentang liburan ke luar negeri.

1. Liburan yang Sangat Mahal

Kamu tetap bisa pergi ke luar negeri dengan biaya yang rendah kok. Biaya mahal atau tidka itu tergantung pada dirimu sendiri. Jika kamu ingin biaya yang lebih murah kamu bisa menyiasatinya dengan cara hidupmu di sana, dan juga pandai-pandailah dalam memanfaatkan momen, misalnya dengan membeli tiket promo.

2. Sulit Mendapatkan Paspor dan Visa

Saat ini masih banyak orang berpikiran bahwa mengurus paspor adalah hal yang ribet dan untuk mendapatkan visa sangatlah sulit. Kamu hanya perlu mencari info tentang prosedur pembuatannya. Jika kamu sudah memenuhi segala prosedur administrasinya, pasti kamu akan mendapatkan paspor dan visamu.

3. Wajib Memiliki Kemampuan Berbahasa Asing

Jangan berpikir kamu harus menguasai bahasa yang ada di negara tujuanmu. Cari tahu dulu apa negara yang kamu tuju. Jika bahasa Inggris digunakan di sana, setidaknya kamu bisa berlega hati. Jika tidak, kamu bisa mempelajari bahasa untuk komunikasi sedehana kok lewat kamus bahasa.

4. Harus Memiliki Kartu Kredit

Kamu tak harus memiliki kartu kredit kok untuk bisa bepergian ke luar negeri. Tidak memiliki kartu kredit bukanlah sebuah hal yang akan menghalangi liburanmu. Kamu bisa membayar dengan uang cash kalau memang  butuh melakukan pembayaran apapun.

5. Tak Aman Jika Bepergian Sendiri

Kamu akan tetap aman jika kamu menyiapkan segala sesuatunya dengan baik dan menaati peraturan yang berlaku di daerah tersebut. Jangan lagi beranggapan bahwa kamu tak akan aman jika bepergian ke luar negeri sendirian. Jika kamu masih saja kurang merasa aman, pastikan saja ponselmu tetap aktif. Dengan begitu kamu akan lebih mudah dihubungi dan menghubungi orang lain atau lembaga keamanan setempat.

6. Sulit Mencari Makanan yang Cocok

Lidah seseorang tentu sudah sangat familiar dengan makanan yang ada di tempat asalnya. Saat kamu pergi ke luar negeri, mungkin kamu berpikir nantinya kamu akan kesulitan dalam mencari makanan yang cocok. Namun sebenarnya tidak juga, ada banyak makanan yang bisa kamu pilih untuk menyesuaikan dengan lidahmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bayi Berusia 4 Bulan di Sumsel Meninggal Dunia, Karena Asap Kebakaran Hutan

Kabakaran lahan hutan yang mengakibatkan kabut asap di beberapa wilayah Sumatera Selatan kini menelan korban jiwa. Elsa Fitaloka, seorang bayi perempuan yang masih berusia 4 bulan asal Banyuasin, dinyatakan meninggal dunia akibat Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

“Ada bayi meninggal dunia sekitar pukul 18.35 WIB ketika dirawat di rumah sakit. Menurut analisa awal akibat ISPA,” ucap anggota BPD Dusun III, Talang Buluh, Banyuasin, Agus Darwanto, saat dikonfirmasi lewat telepon, Minggu (14/9/2019), sebagaimana dikutip dari laman detik.com. 

Lebih lanjut, Agus mengaku korban Elsa adalah warganya. Bayi tersebut adalah anak dari pasangan Nadirun dan Ita Septiana.

“Mulai sesak nafas kemarin malam dan masih di rawat di rumah. Tadi pagi lihat kondisinya semakin parah, dirujuklah ke rumah sakit Ar-Rasyid di Palembang dan meninggal,” kata Agus.

 

Dikatakan Agus, dari diagnosa awal Elsa disebut terkena serangan ISPA. Elsa pun sempat diminta dirujuk ke RS Muhamad Hoesin Palembang, namun saat itu tidak ada kamar kosong.

“Sempat dibawa ke bidan desa, kata ibu bidan sudah parah dan harus dibawa ke rumah sakit. Itulah kami bawa ke rumah sakit Ar-Rasyid untuk penanganan,” jelas Agus lebih lanjut.

“Diagnosa awal dokter bilang kena ISPA, Elsa juga kemarin memang sesak nafas. Itu bersamaan saat kabut asap kemarin tebal sekitar pukul 23.00 WIB,” sambung Agus lagi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, Hakim mengaku pihaknya sudah menurunkan tim ke rumah sakit Ar-Rasyid tempat korban awal dirawat.

“Kami sudah dapat info dan langsung diterjunkan tim ke sana sekarang juga. Kami turut berduka cita,” kata Hakim.

Beliau menyebutkan jika kondisi kabut asap yang tebal, dia sudah menghimbau agar masyarakat menggunakan masker. Termasuk menghimbau dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

“Keadaan asap tebal ini jangan keluar rumah kalau tidak penting. Sebaiknya memakai masker, di Dinas Kesehatan dan perangkat telah siap 24 Jam untuk melayani masyarakat,” pungkas Hakim.

*Featured Images : Ilustrasi/Pixabay

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top