Tips

Minum Kopi Bagus Buat Kesehatan Liver Tapi Ada Caranya, Begini Menurut Penelitian

Kopi memang menyimpan sejuta cerita. Dari awal ditemukannya, kopi sudah punya kisah menarik. Berabad lalu di dataran eutiopia, paraa penggembala menemukan sejumlah kambing yan terlihat penuh energi. Setelah mereka perhatikan lebih lanjut, ditemukan bahwa kelompok kambing yang riang gembira itu adalah yang memakan biji kopi. Dari sinilah kemudian para penggembala itu mulai ikut memakan biji kopi.

Dimakan? Iya, dahulu kopi hanya dmakan. Sementara sebagai minuman, kopi justru baru dipopulerkan pada abad 15. Tepatnya di Yaman tanah arab dimana kopi dijadikan salah satu produk perdangangan. Kala itu juga mulai berdiri, tempat-tempat menikmati secangkir kopi sambil melakukan perbincangan santai. Dengan banyaknya orang yang beribadah haji dari seluruh penjuru dunia, kopi pun semakin tersebar kepopulerannya.

Dari saat itu Kopi semakin dikenal sebagai minuman pengusir rasa kantuk yang ampuh. Namun sesungguhnya tak hanya itu manfaat kopi, selain nikmat kopi juga memiliki manfaat lain yang tersembunyi terutama untuk kesehatan organ hati.

Para peneliti dari Universitas Southampton mengumumkan bahwa minum kopi sebanyak dua cangkir setiap hari dapat berdampak baik pada penurunan risiko penyakit liver sirosis dan mengobati kerusakan yang ditimbulkan akibat sering mengonsumsi alkohol.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam sebuah jurnal bernama Alimentary Pharmacology and Therapeutics menemukan bahwa minum kopi sebanyak dua cangkir per hari dapat mengurangi setengah dari dampak risiko terkena penyakit liver sirosis.

Apa sih penyakit liver sirosis itu? Berbahayakah buat kesehatan? Yup, penyakit tersebut sudah tergolong berbahaya bagi kesehatan kamu, bukan hanya bikin menderita juga bisa sampai menyebabkan kematian!

Liver Sirosis Berbahaya Jika Didiamkan Terus-Menerus, Kamu Bisa Kehilangan Masa Muda Kamu Jika Sudah Didiagnosa Sirosis

Sirosis sendiri merupakan suatu kerusakan yang terjadi pada hati manusia yang telah terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama atau kronis yang akhirnya menyebabkan luka pada organ hati. Perkembangan penyakit yang perlahan-lahan tapi pasti menyebabkan jaringan sehat diganti oleh jaringan yang rusak, akhirnya hati tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Untuk diketahui, organ hati sendiri memiliki fungsi untuk memproses nutrisi, hormon, obat dan racun yang diproduksi oleh tubuh. Jika hati terganggu, semua pekerjaan yang biasa dilakukan oleh hati akan terhambat termasuk dalam memproduksi protein yang sangat penting untuk tubuh.

Gejala-Gejala Sirosis Agar Kamu Bisa Cegah Sedini Mungkin

Seperti kebanyakan penyakit pada umumnya, penyait liver sirosis juga memiliki gejala yang patut kamu waspadai, jika kamu mengalami hal-hal seperti di bawah ini sebaiknya kamu cepat-cepat ke dokter deh..

  • Kamu akan kehilangan selera makan
  • Kekurangan energi
  • Terjadi pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Memar
  • Mulai sakit kuning
  • Muntah darah
  • Kulit gatal-gatal

Umumnya penyebab timbulnya penyakit ini dikarenakan virus hepatitis B, hepatitis C, konsumsi minuman keras berlebihan, dan kebiasaan-kebiasaan buruk yang menyebabkan racun merusak hati. Musisi Jimi Hendrix sang legenda pun diketahui wafat karena sirosis. Faktanya, penyakit ini menjadi penyebab jutaan orang meninggal tiap tahunnya.

Beruntung Bagi Kamu Para Penikmat Kopi, Kopi Berdampak Positif Terhadap Kesehatan Hati

Nah, para peneliti dari Universitas Southampthon melakukan peninjauan terhadap sembilan studi jangka panjang yang bersangkutan dengan liver sirosis yang ada di enam negara dan melibatkan sebanyak 500 ribu partisipan wanita dan pria. Hasil dari peinjauan tersebut menghasilkan simpulan bahwa kopi memiliki dampak yang positif pada organ hati.

“Sirosis dapat berpotensi fatal dan tidak ada obatnya. Oleh karena itu, penting bahwa pengembangan risiko sirosis dapat dikurangi dengan meminum kopi,” terang Dr. Oliver Kennedy, salah satu peneliti dari Universitas Southampthon.

Faktanya, mengonsumsi kopi secara reguler (dua cangkir dalam satu hari) dapat menurunkan risiko terkena penyakit sirosis sebanyak 44 persen. Kopi lebih efektif dibandingkan dengan obat-obatan, sebut saja statin yang hanya mengurangi risiko sirosis hanya sebesar 25 persen saja.

Bagi Pria Penikmat Kopi Ada Kabar Gembira Buat Kamu

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di PLOS One pada Mei 2015 yang lalu, menemukan bahwa minum dua hingga tiga cangkir kopi per hari dapat mengurangi kerusakan disfungsi ereksi pada pria, termasuk orang yang menderita obesitas dan punya hipertensi (kedua kondisi yang biasa dikaitkan dengan disfungsi ereksi).

Kopi Membantu Menjaga Ingatan Jangka Panjang

Masih seputar penelitian yang dilakukan belum lama ini yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Neurosciences menemukan hasil bahwa kafein dapat menjaga formasi memori jangka panjang tetap baik.

Selain itu kafein juga baik untuk pengusir radikal bebas yang selalu kita terima dalam kehidupan sehari-hari. Radikal bebas dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh, membuat tubuh mudah sakit jika sistem imun sedang tidak baik sehingga tubuh dengan mudah terserang berbagai penyakit yang merugikan.

Kopi selama ini dianggap sebagai minuman yang buruk bagi kesehatan. Asal tidak berlebihan dan dikonsumsi masih dalam batas yang wajar yakni dua cangkir kopi sehari tanpa gula tidak akan membahayakan kesehatan kamu.

Selamat minum kopi !

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kata Annisa Munaf : Sehat dan Langsing Itu Bukan Hanya Perkara Diet Makanan, Ini Alasannya!

Menjaga gaya hidup tetap sehat adalah salah satu investasi yang berharga untuk masa depan. Karenanya selagi masih muda, kamu harus membiasakan untuk hidup sehat. Terlebih untuk para cewek yang masih berpikir bahwa sehat dan langsing hanya soal diet makanan, lebih baik berpikirlah lebih jeli lagi. Coba baca dengan teliti cerita dari seorang instruktur zumba, Annisa Munaf, ini.

1. Awal Mula Annisa Memutuskan untuk Menjadi Instruktur Zumba

Annisa dulunya suka menari dan kakak sepupunya yang merupakan instruktur Zumba perempuan pertama di Indonesia mengajaknya untuk ambil sertifikasi agar punya teman. Saat itu usia Annisa masih 17 tahun dan mencoba memberanikan diri untuk ikut training dan ambil license jadi instruktur. Kebetulan setelah Annisa lulus, sepupunya buka studio, disitulah awal Annisa mulai full ngajar zumba.

2. Apakah dalam Zumba ada Level-levelnya?

Untuk zumba sebenarnya ngga ada levelnya sendiri, lebih condong pada varian saja. Seperti zumba toning, zumba kids, zumba gold dan sebagainya.

3. Olahraga Apa Saja yang Ditekuni oleh Annisa

Saat ini, Annisa tengah mengembangkan juga latihan U-Jam di Indonesia. Sebenarnya basicnya nggak jauh beda dengan zumba. Kalau Zumba lebih ke Latin, gerakannya fun dan easy to follow sedangkan U-Jam lebih ke hiphop. Dan sejauh ini Annisa adalah instruktur pertama U-Jam di Indonesia.

4. Yang Paling Efektif Membakar Kalori, Antara Zumba dan U-Jam

Zumba sangat efektif untuk membakar kalori. Sedangkan U-Jam termasuk efektif baik untuk membakar kalori ataupun membentuk tubuh.

5. Perubahan yang Paling Nampak Setelah Rutin Olahraga

Dulunya Annisa termasuk cewek yang cenderung kurus. Tapi sekarang setidaknya tubuh jadi lebih terbentuk karena sering workout.

6. Saran untuk Generasi Muda yang Ingin Memulai Olahraga

Pada salah satu wawancara, Annisa berpesan untuk “Always start from yourself. Jangan ikut-ikutan orang lain. Just follow your heart and intuition. If you think health is important, then tell yourself that you need to start to do it, with or without friends.” Pesan itu diungkapkan Annisa karena dia menganggap bahwa saat ini banyak orang yang mau olahraga kalau ada temannya, akhirnya cuma jadi wacana saja.

7. Olahraga yang Ideal

Untuk pemula, mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Olahraga bisa dilakukan dengan jenis olahraga apapun, seperti lari, berenang, yoga, atau olahraga lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Ceroboh dalam Menggunakan Softlens Jika Tak Ingin Matamu Terserang Bakteri Ganas

Saat ini banyak perempuan yang rela melakukan apa saja demi mempercantik penampilannya. Salah satunya adalah dengan menggunakan softlens. Ya tujuannya sih untuk membuat matanya lebih indah dan menarik saat dipandang.

Tapi sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan softlens, usahakan kamu memang memakai softlens dengan kualitas yang baik dan saat kamu memakainya, kondisi tangan dalam keadaan yang streril. Jika kamu ceroboh, dampaknya bisa sangat buruk, yaitu terjangkitnya matamu oleh bakteri berbahaya.

Ada Kisah yang Dialami oleh Seorang Perempuan, Yaitu @tisusilo yang Terserang Bakteri Ganas pada Mata Kirinya

Beberapa waktu lalu, perempuan ini mengakui kecerobohannya dan membagikan pengalamannya di laman istagramnya dengan mengunggah foto yang menunjukkan keadaan matanya saat itu. Dia mengaku kurang hati-hati dalam menggunakan softlens dan kurang menjaga higienitas mata. Sepertinya, Mbak Tisusilo ini juga kerap menggunakan softlens dalam kesehariannya sebelum terserang oleh bakteri ganas ini. Dokter yang menangani kasus ini mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat sulit untuk disembuhkan dan kemungkinan besar mata bak Tisusilo tidak akan bisa melihat lagi.

Ketahui Dahulu Kondisi Matamu Sebelum Menggunakan Softlens

Jangan asal dalam menggunakan softlens. Kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang lebih tahu masalah kesehatan matamu. Hal ini karena sebenarnya tidak semua mata orang cocok untuk menggunakan softlens. Ada beberapa jenis mata yang bisa alergi dengan bahan yang terkandung dalam softlens itu sendiri. Jadi hati-hati ya girls.

Jangan Tergiur dengan Softlens Murah, Utamakan Kualitas di Atas Segalanya

Saat ini memang abnyak dijual softlens dengan harga yang sangat terjangkau. Bahkan pilihannya pun ada beragam. Namun jangan mudah tergiur ya. Belum tentu softlens yang banyak dijual di pasaran dengan harga murah itu memiliki kualitas yang bagus.

Sebelum Memasang Softlens ke Matamu, Jangan Lupa Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Jaga kebersihan tanganmu ya. Usahakan untuk membersihkan tanganmu dulu sebelum memasang maupun melepas softlens dari matamu. Pastikan juga kukumu tidak panjang, karena kuku yang panjang seringkali dijadikan sarang kuman.

Pahami Dulu Cara Pemakaian Softlens yang Benar

Jangan lupa sikap disiplin, dan jangan teledor. Kamu harus paham bagaiamana cara penggunaan softlens yang benar. Lebih baik kamu konsultasikan dengan doktermu. Jika ada yang tidak kamu ketahui langsunglah bertanya untuk menghindari hal yang tidak kamu inginkan nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bahaya yang Muncul Jika Kamu Memaksa Tubuhmu Bekerja Lebih dari 8 Jam Sehari

Bekerja memang perlu, namun jangan sampai kamu mengabaikan kesehatan ya. Kesehatan lebih mahal dibanding apapun. Jadi sayangi dirimu sendiri dengan tak memaksakan tubuhmu untuk bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Kalau kamu tetap melakukannya, kamu bisa rasakan sendiri bahaya ini.

1. Nyeri Punggung

Hampir seharian beraktivitas bisa membuat punggungmu lelah loh. Apalagi jika pekerjaanmu menuntutmu untuk berada di depan komputer dalam waktu yang cukup lama. Bisa dipastikan punggung akan jadi korbannya. Hal ini karena adanya tekanan sebanyak 30 persen lebih besar yang dibebankan pada punggung saat kita hanya duduk di depan komputer.

2. Radang Sendi

Pekerjaan yang menuntutmu untuk melakukan banyak meeting tentu akan membuatmu harus duduk selama berjam-jam. Jika kamu tidak mengimbanginya dengan peregangan, risikonya adalah area sendimu bisa kaku hingga mengakibatkan radang sendi.

3. Sistem Imun Menurun

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Scott Cohen, staf University of Surrey, bekerja lebih dari 8 jam perhari bisa menyebabkan sistem imun menurun. Hal ini karena tubuh terkena paparan faktor luar seperti bakteri, debu, serta kotoran yang bisa menyerang kekebalan tubuh.

4. Obesitas

Jika kamu berpikir banyak bekerja bisa membuatmu kurus, jawabannya tentu salah besar. Faktanya, para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa di era modern ini, orang yang bekerja cenderung melakukan gaya hidup yang tak sehat, baik dari segi pemilihan makanan maupun jarangnya berolahraga. Akibatnya, risiko terkena obesitas pun semakin besar.

5. Gangguan Jantung

Jika pekerjaan yang kamu jalani menuntutmu untuk bekerja lebih dari 8 jam sehari, kamu harus lebih memperhatikan kesehatanmu. Hal ini karena terlalu banyak duduk ternyata bisa meningkatkan risiko penyumbatan jantung karena tekanan darah dan kolesterol yang terlalu tinggi. Jadi jangan lupa mengimbanginya dengan berolahraga ya, minimal satu kali dalam seminggu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top