Feature

Meskipun Terlihat Biasa, Ternyata Makan dan Minum Sambil Berdiri Berbahaya

Saat ada acara pertemuan seperti kondangan, gathering, atau pertemuan lainnya yang sistem jamuanya prasmanan tetapi tidak memberikan tempat untuk menikmati hidangan sambil duduk, membuat kebanyakan orang memutuskan untuk makan dan minum sambil berdiri. Meskipun tidak dipungkiri beberapa orang lebih suka melakukan itu sambil berdiri, salah satu alasannya mungkin bisa lebih fleksibel pada saat ingin mengambil makanan yang sama ataupun makanan yang berbeda, sehingga mereka tidak perlu repot untuk bangun dari tempat duduknya dan mencari tempat duduk yang baru. Hal yang sudah menjadi kebiasaan dan terasa wajar untuk semua manusia di belahan dunia ini, nyatanya ada efek samping yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.

 

Makan dan Minum Sambil Berdiri Memang Lebih Efisein, Tetapi Faktanya Bisa Menimbulkan Masalah untuk Kesehatan Lambungmu.

Minum sambil berdiri ternyata dapat menyebabkan asam lambung naik. Hal ini dikarenakan tekanan air yang diminum saat berdiri mengejutkan bagian saluran (sphincter) yang menuju lambung yang disebut juga dengan (Gastroesophageal Reflux Disease) GERD. Tidak jauh dengan aktivitas minum, makan sambil berdiri rentan menyebabkan asam lambung naik ke arah esofagus apalagi jika makanan tersebut mengandung cabai atau merica efek panas yang bisa memicu luka serta iritasi pada dinding esofagus.

Untuk kamu yang mempunyai riwayat penyakit maag sebaiknya hindari aktivitas makan sambil berdiri karena makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan tidak menjalani proses penggilingan dengan benar, sehingga bisa memicu maag kambuh yang berefek pada rasa mual atau bahkan muntah.

 

Ginjal kamu juga bisa bermasalah jika rutinitas makan dan minum sambil berdiri masih kamu jalani

Saat seseorang makan sambil berdiri bukan hanya bisa menganggu lambung, tetapi ternyata juga bisa merusak ginjalmu. Karena pada saat makan sambil berdiri bisa membuat proses penggilingan makanan dengan benar, bisa berimbas juga pada penyerapan nutrisi yang ikut terhambat dan mengakibatkan ginjal bekerja keras untuk mengolah air supaya dapat mendukung terjadinya proses penghancuran makanan tersebut. Dengan kondisi tersebut tidak menutup emungkinan ginjal bisa mengalami iritasi, kelelahan dan kinerjanya menjadi menurun sehingga kerusakan ginjal tidak bisa dihindari.

Tidak jauh berbeda bahayanya makan dan minum sambil berdiri. Ketika kamu minum sambil berdiri ginjal tidak akan mendapatkan penyaringan yang sempurna sehingga dapat merusak fungsi ginjal dalam bekerja. Tidak hanya dapat merusak ginjal kamu, tetapi juga bisa berpengaruh gangguan saluran kandungan kemih.

Meskipun Terlihat Sepele Nyatanya Makan Sambil Berdiri Bisa Memicu Kanker

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa makan sambil berdiri bisa mempengaruhi rusaknya dinding esofagus. Organ pencernaan yang mengalami luka akan memberikan efek nyeri yang sangat luar biasa. Dan yang paling menakutkan lagi apabila sel-sel kerongkongan mengalami iritasi dan infeksi. Hal itu bisa mempercepat pertumbuhan sel abnormal yang berpotensi menjadi sel kanker aktif pada saluran esofagus.

 

Minum Sambil Berdiri Seringkali Dilakukan, Tanpa Kita Sadari Ternyata itu Bisa Menyebabkan Arthritis

Pada saat kebiasaan minum sambil berdiri akan menimbulkan gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh yang tersalurkan sampai bagian sendi, dan dapat memicu peradangan pada sendi. Selain itu juga dapat menyebabkan arhtitis yaitu kondisi kaku pada sendi sehingga dapat terjadi pembengkakan. Dan tentu saja efek sampingnya adalah penderita tidak dapat lagi bergerak dengan leluasa.

 

Syaraf Kamu Bisa Bermasalah Jika Makan dan Minum Sambil Berdiri Masih Menjadi Kebiasaanmu

Saat kita berdiri sistem urat syaraf simpatis akan aktif untuk menahan semua otot dan menjaga keseimbangan tubuh, dan Jika pada saat kondisi seperti ini kita minum maka akan berimbas dengan ketegangan di bagian syaraf. Hal yang sama juga akan terjadi jika kita makan sambil berdiri, karena pada saat posisi berdiri dapat menyebabkan makanan yang masuk lewat kerongkongan akan langsung berjalan dengan kasar menuju pencernaan yang bisa menyebabkan disfungsi syaraf kronis pada syaraf otak ke sepuluh dan bisa memicu denyut jantung menjadi kacau.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kata Annisa Munaf : Sehat dan Langsing Itu Bukan Hanya Perkara Diet Makanan, Ini Alasannya!

Menjaga gaya hidup tetap sehat adalah salah satu investasi yang berharga untuk masa depan. Karenanya selagi masih muda, kamu harus membiasakan untuk hidup sehat. Terlebih untuk para cewek yang masih berpikir bahwa sehat dan langsing hanya soal diet makanan, lebih baik berpikirlah lebih jeli lagi. Coba baca dengan teliti cerita dari seorang instruktur zumba, Annisa Munaf, ini.

1. Awal Mula Annisa Memutuskan untuk Menjadi Instruktur Zumba

Annisa dulunya suka menari dan kakak sepupunya yang merupakan instruktur Zumba perempuan pertama di Indonesia mengajaknya untuk ambil sertifikasi agar punya teman. Saat itu usia Annisa masih 17 tahun dan mencoba memberanikan diri untuk ikut training dan ambil license jadi instruktur. Kebetulan setelah Annisa lulus, sepupunya buka studio, disitulah awal Annisa mulai full ngajar zumba.

2. Apakah dalam Zumba ada Level-levelnya?

Untuk zumba sebenarnya ngga ada levelnya sendiri, lebih condong pada varian saja. Seperti zumba toning, zumba kids, zumba gold dan sebagainya.

3. Olahraga Apa Saja yang Ditekuni oleh Annisa

Saat ini, Annisa tengah mengembangkan juga latihan U-Jam di Indonesia. Sebenarnya basicnya nggak jauh beda dengan zumba. Kalau Zumba lebih ke Latin, gerakannya fun dan easy to follow sedangkan U-Jam lebih ke hiphop. Dan sejauh ini Annisa adalah instruktur pertama U-Jam di Indonesia.

4. Yang Paling Efektif Membakar Kalori, Antara Zumba dan U-Jam

Zumba sangat efektif untuk membakar kalori. Sedangkan U-Jam termasuk efektif baik untuk membakar kalori ataupun membentuk tubuh.

5. Perubahan yang Paling Nampak Setelah Rutin Olahraga

Dulunya Annisa termasuk cewek yang cenderung kurus. Tapi sekarang setidaknya tubuh jadi lebih terbentuk karena sering workout.

6. Saran untuk Generasi Muda yang Ingin Memulai Olahraga

Pada salah satu wawancara, Annisa berpesan untuk “Always start from yourself. Jangan ikut-ikutan orang lain. Just follow your heart and intuition. If you think health is important, then tell yourself that you need to start to do it, with or without friends.” Pesan itu diungkapkan Annisa karena dia menganggap bahwa saat ini banyak orang yang mau olahraga kalau ada temannya, akhirnya cuma jadi wacana saja.

7. Olahraga yang Ideal

Untuk pemula, mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Olahraga bisa dilakukan dengan jenis olahraga apapun, seperti lari, berenang, yoga, atau olahraga lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Ceroboh dalam Menggunakan Softlens Jika Tak Ingin Matamu Terserang Bakteri Ganas

Saat ini banyak perempuan yang rela melakukan apa saja demi mempercantik penampilannya. Salah satunya adalah dengan menggunakan softlens. Ya tujuannya sih untuk membuat matanya lebih indah dan menarik saat dipandang.

Tapi sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan softlens, usahakan kamu memang memakai softlens dengan kualitas yang baik dan saat kamu memakainya, kondisi tangan dalam keadaan yang streril. Jika kamu ceroboh, dampaknya bisa sangat buruk, yaitu terjangkitnya matamu oleh bakteri berbahaya.

Ada Kisah yang Dialami oleh Seorang Perempuan, Yaitu @tisusilo yang Terserang Bakteri Ganas pada Mata Kirinya

Beberapa waktu lalu, perempuan ini mengakui kecerobohannya dan membagikan pengalamannya di laman istagramnya dengan mengunggah foto yang menunjukkan keadaan matanya saat itu. Dia mengaku kurang hati-hati dalam menggunakan softlens dan kurang menjaga higienitas mata. Sepertinya, Mbak Tisusilo ini juga kerap menggunakan softlens dalam kesehariannya sebelum terserang oleh bakteri ganas ini. Dokter yang menangani kasus ini mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat sulit untuk disembuhkan dan kemungkinan besar mata bak Tisusilo tidak akan bisa melihat lagi.

Ketahui Dahulu Kondisi Matamu Sebelum Menggunakan Softlens

Jangan asal dalam menggunakan softlens. Kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang lebih tahu masalah kesehatan matamu. Hal ini karena sebenarnya tidak semua mata orang cocok untuk menggunakan softlens. Ada beberapa jenis mata yang bisa alergi dengan bahan yang terkandung dalam softlens itu sendiri. Jadi hati-hati ya girls.

Jangan Tergiur dengan Softlens Murah, Utamakan Kualitas di Atas Segalanya

Saat ini memang abnyak dijual softlens dengan harga yang sangat terjangkau. Bahkan pilihannya pun ada beragam. Namun jangan mudah tergiur ya. Belum tentu softlens yang banyak dijual di pasaran dengan harga murah itu memiliki kualitas yang bagus.

Sebelum Memasang Softlens ke Matamu, Jangan Lupa Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Jaga kebersihan tanganmu ya. Usahakan untuk membersihkan tanganmu dulu sebelum memasang maupun melepas softlens dari matamu. Pastikan juga kukumu tidak panjang, karena kuku yang panjang seringkali dijadikan sarang kuman.

Pahami Dulu Cara Pemakaian Softlens yang Benar

Jangan lupa sikap disiplin, dan jangan teledor. Kamu harus paham bagaiamana cara penggunaan softlens yang benar. Lebih baik kamu konsultasikan dengan doktermu. Jika ada yang tidak kamu ketahui langsunglah bertanya untuk menghindari hal yang tidak kamu inginkan nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bahaya yang Muncul Jika Kamu Memaksa Tubuhmu Bekerja Lebih dari 8 Jam Sehari

Bekerja memang perlu, namun jangan sampai kamu mengabaikan kesehatan ya. Kesehatan lebih mahal dibanding apapun. Jadi sayangi dirimu sendiri dengan tak memaksakan tubuhmu untuk bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Kalau kamu tetap melakukannya, kamu bisa rasakan sendiri bahaya ini.

1. Nyeri Punggung

Hampir seharian beraktivitas bisa membuat punggungmu lelah loh. Apalagi jika pekerjaanmu menuntutmu untuk berada di depan komputer dalam waktu yang cukup lama. Bisa dipastikan punggung akan jadi korbannya. Hal ini karena adanya tekanan sebanyak 30 persen lebih besar yang dibebankan pada punggung saat kita hanya duduk di depan komputer.

2. Radang Sendi

Pekerjaan yang menuntutmu untuk melakukan banyak meeting tentu akan membuatmu harus duduk selama berjam-jam. Jika kamu tidak mengimbanginya dengan peregangan, risikonya adalah area sendimu bisa kaku hingga mengakibatkan radang sendi.

3. Sistem Imun Menurun

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Scott Cohen, staf University of Surrey, bekerja lebih dari 8 jam perhari bisa menyebabkan sistem imun menurun. Hal ini karena tubuh terkena paparan faktor luar seperti bakteri, debu, serta kotoran yang bisa menyerang kekebalan tubuh.

4. Obesitas

Jika kamu berpikir banyak bekerja bisa membuatmu kurus, jawabannya tentu salah besar. Faktanya, para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa di era modern ini, orang yang bekerja cenderung melakukan gaya hidup yang tak sehat, baik dari segi pemilihan makanan maupun jarangnya berolahraga. Akibatnya, risiko terkena obesitas pun semakin besar.

5. Gangguan Jantung

Jika pekerjaan yang kamu jalani menuntutmu untuk bekerja lebih dari 8 jam sehari, kamu harus lebih memperhatikan kesehatanmu. Hal ini karena terlalu banyak duduk ternyata bisa meningkatkan risiko penyumbatan jantung karena tekanan darah dan kolesterol yang terlalu tinggi. Jadi jangan lupa mengimbanginya dengan berolahraga ya, minimal satu kali dalam seminggu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top