Feature

Meski Urakan dan Kamarku Berantakan, Katanya Itu Ciri Orang Pandai

Kebiasaan-kebiasan buruk yang serampangan memang tak bisa diterima oleh semua orang. Tapi tunggu dulu, sebab hal itu tak selalu buruk. Karena faktanya kebiasaan-kebiasaan yang menurut orang lain buruk tersebut, justru jadi salah satu bukti bahwa kita ini adalah orang cerdas.

Lupakan dulu orang rapi yang katanya adalah gambaran orang cerdas, sebab sebagaimana salah satu studi yang dilansir dari situs Lifehack.org, orang-orang cerdas bisa dilihat dari beberapa gambaran yang ada di bawah ini. Barangkali kamu adalah salah satunya.

Bukan Tak Suka Merapikan Kamar atau Meja Kerja, Tapi Situasi Ini Kerap Berhasil Menciptakan Hal-hal Tak Terduga

Sejak kecil, orangtua mungkin sudah mencekoki kita agar terbiasa melakukan segala sesuatu dengan terorganisir. Dan hal ini dilakukan demi kesuksesan yang digadang-gadang akan lahir dari orang-orang yang terbiasa hidup rapi dan teratur.

Namun untuk jiwa-jiwa pemberontak, mengikuti aturan baku tentulah sangat susah. Sebab pakar psikologi Kathlen Vohs dari Unversity of Minnesota mengatakan bahwa kamar yang berantakan bisa membuktikan bahwa pemiliknya adalah seseorang yang memiliki pola pikir kreatif.

Jika masih tak percaya, kita bisa melongok meja para ilmuwan dan orang cerdas yang lain. Meja Albert Einstein mungkin akan membuat kepala kita pusing karena seperti baru dibom atom. Padahal itulah yang membuatnya bisa berpikir kreatif, bahkan melahirkan sejumlah teori yang masih berlaku hingga kini. Dan contoh lain yang juga bisa kita lihat adalah Steve Jobs, pendiri Apple, yang juga memiliki meja kerja yang berantakan.

Tidur Larut Malam, Sebab Ide-ide Brilian Kadang Datang Saat Situasi Tenang

Umumnya meraka yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata, memang terjaga lebih lama. Sebab waktu malam biasanya dipakai untuk memikirkan hal-hal yang belum dapat dipecahkan saat siang atau persiapan untuk esok harinya.

Sehingga sebelum merasa menemukan hal yang benar-benar menjadi solusi, biasanya tak akan bisa memejamkan mata. Malam yang tenang, lebih sering dipakai sebagai momen pemecahan masalah daripada untuk tidur.

Terlepas dari sisi kesehatan yang memang menganjurkan kita untuk tidur cukup, sebenarnya kecenderungan orang-orang cerdas yang tidur larut malam adalah pemanfaatan waktu untuk berpikir lebih produktif dalam durasi waktu yang lebih lama dengan tenang.

Bahkan Cenderung Berbicara Pada Diri Sendiri

Jika ternyata kamu punya kebiasaan yang sama, jangan dulu pikir dirimu gila. Terbiasa untuk memikirkan apa saja yang sedang ingin dilakukan, kadang kala ada saja imajinasi yang datang tanpa diundang. Dengan begitu secara tidak langsung, saat sedang berjalan sembari berpikir kita sering berkata-kata pada diri sendiri.

Mereka yang melihatnya mungkin akan berkata, bahwa ini adalah salah satu kejanggalan yang aneh atau berpikir jika kita memang sudah tak waras lagi. Padahal menurut penelitian, orang yang gemar berbicara sendiri tak berarti ia gila. Sosok ini lebih cerdas, sebab kebiasaan ini membantu mereka untuk melihat gambaran masalah lebih jelas. Sehingga solusi yang memang sedang dicari datang lebih cepat pada mereka yang sering berbicara pada diri sendiri dibanding dia yang selalu berdiam diri.

Hingga Terkadang Melontarkan Sumpah Serapah yang Ada Kalaya Tak Disukai Oleh Sebagian Orang

Kita semua tahu, jika ini adalah kebiasan buruk yang memang tak bisa dipahami oleh semua orang. Sebagian orang beranggapan jika pribadi yang suka mengumpat atau menyumpah adalah manusia yang minim kosakata, hingga tak berpendidikan.

Tapi menariknya, sebuah studi menemukan bahwa mereka yang berlawanan dengan anggapan lazim, ternyata memiliki kosakata lebih luas dan mengerti bahasa lebih dalam daripada yang tidak pernah melakukannya.

Dalam studi ini, umpatan jadi sesuatu yang menunjukkan jika mereka yang mengutuk memiliki IQ lebih tinggi dan mempunyai kosakata umpatan sebagai tanda kekuatan retoris. Meski sebenarnya akan lebih baik jika umpatan keluar dalam bentuk dan bahasa yang baik.

Dan Memiliki Tingkat Kecemasan yang Sedikit Lebih Tinggi dari Orang Biasa

Pernah dengar dampak Dunning-Kruger? Disebutkan bahwa orang yang tak kompeten tidak mawas tentang kekurangan mereka, sementara itu orang dengan unjuk kerja terbaik malah paling cemas dengan kemampuan mereka.

Dan sesuatu yang sama, mungkin sering juga kita rasakan. Terlalu takut untuk sesuatu yang justru sudah berhasil dilakukan. Tapi ternyata kecemasan tersebut, bisa jadi tanda akan tingginya kecerdasan atau intelegensi.

Sebab menurut sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Lakehead University di Ontario, Kanada, seseorang yang pencemas cenderung memiliki nilai tinggi dalam tes kecerdasan secara verbal. Dengan kata lain, semua kecemasan yang berkecamuk di benak kita sesaat sebelum pergi tidur, sebenarnya adalah hal yang akan mempertajam kemampuan untuk berpikir lebih kritis lagi.

Jika dari beberapa hal yang telah dijelaskan tadi ada beberapa sikap yang memang kita miliki, bisa jadi kita ini adalah salah satu orang cerdas. Tinggal bagaimana kita menunjukkan kreativitas dan imajinasi menjulang dari kebiasaan-kebiasaan yang sering kita lakukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Mumpung Masih Libur, Kamu yang Saat Ini di Bali Coba Sambangi Tempat Ini

Kesibukan yang kamu jalani setiap harinya tentu akan sangat membosankan dan membuatmu butuh adanya refreshing bukan? Nah kamu perlu tahu, ada 5 tempat wisata di Bali yang patut untuk kamu kunjungi.

Karena tak hanya membuatmu terhibur saja, tempat-tempat ini juga terlihat seperti di luar negeri.

1. Pantai Atuh, Nusa Penida

Pantai Atuh berlokasi di Nusa Penida. Nusa Penida sendiri merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah Tenggara Pulau Bali. Di sana kamu bisa menikmati keindahan pantai yang sangat menawan. Hamparan pasir putih dengan batu-batu dan karang besar berbentuk unik berdiri tak jauh dari bibir pantai bisa kamu temui di sana.

2. Sundays Beach Club, Ungasan

Tempat ini merupakan salah satu tempat yang perlu kamu kunjungi di malam hari. Di sana kamu tak hanya bisa menemui restoran makan biasa. Tapi kamu juga bisa menikmati keindahan pantai Ungasan dan api unggun di malam hari.

3. Desa Pinggan, Kintamani

Tempat yang satu ini sangat cocok untuk kamu jadikan spot menyaksikan matahari terbit. Datanglah ke Desa Pinggan yang terletak di Lembah Gunung Batur, Kintamani. Namun kamu harus sedikit berjuang untuk bisa menyaksikan sunrise di sana. Kamu perlu berjalan dini hari di jalan berbatu.

Namun semua itu akan terbayar saat kamu sudah sampai di sana. Udara yang sejuk akan menyambutmu, belum lagi dengan keindahan pemandangan matahari di atas kabut pagi yang menyelimuti desa.

4. Pulau Menjangan, Singaraja

Jika kamu ingin merasakan suasana bak di pulau pribadi, sepertinya tempat ini patut kamu jadikan pilihan. Di tempat ini kamu bisa menemui banyak menjangan yang hidup bebas di sepanjang pantai. Kamu juga bisa menemui pemandangan laut yang indah dengan keragaman biota laut yang sangat mengagumkan. Dang yang lebih menarik, kamu juga bisa melihat bangkai kapal Belanda di bawah laut.

5. Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Lambongan

Di tempat yang satu ini kamu bisa merasakan suasana layaknya di Maldives loh. Bahkan pulau ini memiliki julukan sebagai Maldives of Bali. Kamu bisa menikmati pemandangan laut yang biru kehijauan dengan kekayaan bawah laut. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati keasrian hutan bakai juga rumah bawah tanah Gala-gala.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Gambaran Rahasia Cewek yang Tak Banyak Diketahui Orang

Cewek dianggap sebagai manusia paling ribet di dunia. Namun dibalik keribetannya itu, ternyata ada hal terpendam yang tak banyak orang lain ketahui. Apa saja sih misalnya? Berikut adalah 10 gambarannya. Simak sendiri, kayaknya sebagai cewek kamu juga pernah melakukannya.

1. Pasang Alarm Satu Jam Sebelum Berangkat

Ini nih biasanya kebiasaan cewek malas. Berangkatnya harusnya jam 8, pasang alarm sudah dari jam 7. Jam 7 cuma bangun matiin alarm terus balik tidur lagi. Jam 8 baru siap-siap. Akhirnya jam setengah 9 baru berangkat. Jadi jangan heran kalau banyak dari mereka yang telat.

2. Belum Sempat Cuci Baju, Semprot Aja Biar Tetap Wangi

Siasat jitu nih! Kalau belum sempat nyuci, tapi pakaian sudah habis di lemari, alhasil ambil bajunya, semprot wangi-wangian sebanyak mungkin, terus di setrika deh. Biar tetap kelihatan rapi.

3. Susah Mengaitkan Kancing Celana Karena Kebanyakan Makan

Habis makan banyak, harus siap-siap berangkat ke suatu tempat. Akhirnya harus cepat-cepat ganti baju dan celana. Waktu mau ngancingin kancing celana, ternyata sudah susah banget gara-gara perut buncit kebanyakan makan.

4. Harus Makan Sehat, Tapi Besok Aja

Pemikiran untuk hidup sehat dengan makan makanan yang sehat memang ada. Namun pada kenyataannya selalu saja bilang “besok aja deh makan sehatnya”. Akhirnya gitu terus, sekedar wacana saja.

5. Sudah Habis Makanan Banyak, Baru Bilangnya Khilaf

Keseringan khilaf. Kalau sudah habis banyak makanan baru sadar. “Loh kok aku makan banyak? Duh khilaf nih”.

6. Suka Sama Bentuk Perut yang Rata di Pagi Hari, Tapi di Malam Hari?

Suka Berkaca dicermin waktu pagi hari. Sambil ngeliatin bentuk perut yang masih rata. Nah kalau sudah malam hari, beda lagi tuh bentuknya. Makin mengembang saja.

7. Pengen Berguru Sama Mereka yang Jago Pakai Eyeliner

Suka iri kalau lihat orang lain pinter banget dandan. Akhirnya tak jarang punya kepengenan berguru sama mereka yang jago dandan, terlebih dalam memakai pensil alis dan eyeliner.

8. Niatan Olahraga Ada, Tapi Kalau Udah Tiba Waktunya Cuma Tinggal Wacana

Niat tinggalah niat. Biasanya udah berniat besok mau olahraga. Tapi kalau sudah tiba waktunya, ya jadilah hanya jadi sebuah wacana.

9. Berjanji untuk Bangun Pagi, Eh Nyatanya Tetap Saja Kesiangan

“Besok harus mulai bangun pagi. Biar nggak telat lagi”. Tapi ujung-ujungnya tetap saja bangun kesiangan.

10. Masuk Kamar: Lepas Bra, Rambut Dikuncir Asal-asalan, Pakai Celana Ternyaman

Surganya para cewek itu kalau sudah masuk kamar. Tinggal ganti celana pakai celana ternyaman yang bentuknya sudah nggak karu-karuan. Terus lepas BH, rambut dikuncir asal-asalan deh.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Gambaran Sarkastis Kehidupan Masa Kini, Kamu Setuju Tidak?

Ada orang bilang kalau jaman sekarang sudah benar-benar edan. Terkadang banyak orang kerapkali melakukan hal yang sebenarnya memang bukan suatu yang baik. Mungkin 7 gambaran kehidupan ini bisa menyentilmu sehingga kamu pun sadar akan keberadaan hal ini.

1. Apa yang Ada di Media Sosial Tak Sepenuhnya Nyata

Jangan mudah percaya dengan apa yang ada di media sosial. Seringkali apa yang ditunjukkan di media sosial hanyalah sekelumit dari kehidupan seseorang. Jadi bijaklah dalam menggunakan media sosial ya…

2. Kurang Bersyukur Akan Apa yang Ada

Bilangnya aku nggak punya baju. Padahal lemari penuh sama baju-baju yang menumpuk. Bilangnya kesepian, padahal di sekitarnya ada banyak orang. Inilah akibatnya kalau seseorang kurang mensyukuri apa yang ada.

3. Banyaknya Tren yang Menjerumuskan pada Hal yang Tak Baik

Tanpa disadari, sebenarnya sebagai masyarakat yang bijak harus mampu menyeleksi tren yang ada. Jangan lantas mengikutinya tanpa memperhitungkan baik dan buruknya terlebih dahulu. Karena pada dasarnya saat ini ada banyak tren yang hanya akan menjerumuskanmu pada hal yang tak baik.

4. Ada yang Berkelahi Bukannya Melerai Malah Ambil Gambar

Hebatnya orang jaman sekarang adalah, kalau ada orang yang berkelahi bukannya dilerai tapi malah ngambil smartphone lantas mengambil gambar. Kalau sudah ada yang mati baru ditangani.

5. Krisis Mental Mendera Banyak Orang

Krisis mental yang mendera banyak orang menjadi sebuah hal yang memang harus ditangani secepatnya. Mental para generasi muda perlu dibangun agar bisa menjadi lebih kuat, bukan malah loyo dan nggak punya semangat.

6. Teknologi Menjauhkan yang Dekat, Mendekatkan yang Jauh

Perkembangan teknologi memang memiliki sisi positif dan negatifnya. Sehingga sebagai pengguna, haruslah lebih pandai dalam memanfaatkan teknologi saat ini. Tapi kenyataannya kebanyakan teknologi malah sukses menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Bener nggak?

7. Ramai di Grup Media Sosial, Sepi Saat Ketemuan

Hayo pernah nggak nih ngerasain hal ini? Kamu dan teman-temanmu sangat sering mengobrol di media sosial, namun saat ketemu? Semua sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Sibuk foto, upload. Tujuannya ketemu bukan buat ngobrol kayaknya, tapi cuma buat ngambil gambar aja terus bubar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top