Community

Meski Tak Bilang Sayang, Ini Tanda Dia yang Bersamamu Adalah Jodoh Sejatimu

Mungkin kamu pernah atau bahkan kerap bertanya-tanya apakah dia yang bersamamu juga mencintaimu layaknya kamu mencintainya. Belum lagi pertanyaan apakah dia memang jodoh sejatimu atau bukan. Semua hal itu memang bukan hal pasti yang bisa kamu lihat secara jelas. Namun kamu tak perlu khawatir, kamu bisa melihat tanda apakah dia memang jodohmu atau bukan dari beberapa tanda ini. Jadi meski dia tak bilang sayang, kamu tak perlu menjadikan itu hal yang mengkhawatirkan.

1. Dia Khawatir Kepadamu

Dia memang jarang mengatakan rasa cintanya kepadamu secara langsung. Namun kamu tentu bisa menilainya dari bagaimana dia mengkhawatirkan segala tentangmu. Tak jarang dia akan marah saat kamu melakukan hal yang membahayakan dirimu sendiri. Seperti orangtua yang sedang kehilangan anaknya, ia akan sibuk mencarimu tiap kali tak ada berita. Ia takut kamu kenapa-napa, untuk itulah ia takut kehilangan kabar darimu.

2. Dia Membelikanmu Makanan Kesukaanmu Karena Dia Tahu Kamu Menginginkannya

Saat kamu berkata ingin makan makanan kesukaanmu, tanpa basa-basi lagi, dia langsung membelikannya untukmu. Hal itu karena dia tahu kamu ingin memakannya. Meski kadang terkesan sedang ingin mencari perhatian, tapi berbuat hal-hal kecil seperti ini jadi salah satu bukti bahwa ia mau berbuat sesuatu yang membuatmu bahagia.

3. Dia Ingin Mengenal Keluargamu Lebih Dekat

Dia selalu berusaha sesering mungkin untuk datang ke rumahmu dan mengunjungi keluargamu. Bahkan tak jarang dia membawa sesuatu untuk keluargamu, baik itu berupa barang maupun sekedar makanan ringan. Dia ingin lebih dekat dan bisa diterima oleh keluargamu. Karena ia paham, mencintaimu serupa dengan mencintai keluarga besarmu.

4. Dia Selalu Membantumu Hampir dalam Segala Situasi

Sesibuk apapun dia, dia selalu berusaha membantu hampir di segala situasi. Dia akan merasa tak nyaman jika dia tak mampu membantumu. Kalau masih merasa kurang yakin, coba hitung lagi. Berapa kali ia memilih untuk tak pergi bersama teman-temannya demi menjemputmu sepulang kerja. Membantumu memasakkan soup hangat setiap kali kamu tak enak badan. Hingga tak pernah bersuara jika dirinya lelah, meski sudah melakukan banyak hal untuk dirimu dengan cuma-cuma. Coba hitung lagi.

5. Dia Melakukan Banyak Hal yang Bisa Membuatmu Bahagia

Terkadang dia mengesampingkan apa yang dia sukai untuk melakukan apa yang lebih kamu sukai terlebih dulu. Dia rela melakukan banyak hal demi membahagiakanmu. Mulai dari mengorbankan waktunya, energinya, hingga hal-hal lain yang selalu ia berikan dengan cuma-cuma tanpa berharap balasan darimu. Pelan-pelan kamu akan sadar, bahwa selama ini ia mencintaimu lebih dari dia mencintai dirinya sendiri.

6. Dia Melontarkan Pujian Untukmu dengan Cara yang Tulus

Mungkin pacarmu tak pernah mengatakan bahwa dia mecintaimu. Namun kamu harus lebih jeli lagi melihat bagaimana dia melontarkan pujiannya untukmu dengan caranya yang tulus. Kamu pun bisa merasakan enegi ketulusannya saat dia memujimu. Bukan lewat kalimat-kalimat manis yang terkesan gombal, tapi apa yang ia sampaikan adalah sesuatu yang benar-benar ia rasakan. Dari sini, kamu akan mulai merasa bahwa memilikinya adalah sesuatu yang istimewa.

7. Dia Selalu Memastikan Kamu Merasa Dicintai

Dia selalu ingin memastikan kamu bisa merasa dicintai olehnya. Bukan hanya lewat perkataan saja, namun juga lewat perbuatan yang dia lakukan. Dia tak ingin mengumbar kata cinta kepadamu tanpa adanya bukti nyata. Sebaliknya, ia selalu berusaha menunjukkan semua rasa yang ia punya dengan tindakan nyata yang bisa kamu terima. Bukan sekedar untuk mencari perhatian, semua ia lakukan karena memangbenar-benar sayang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan yang Membuat Anak Sulung Laki-laki Pantas Disebut Mantu Idaman

Anak sulung memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam keluarga. Tak jarang anak sulung juga harus rela berkorban demi adik-adiknya. Hal inilah yang membentuk karakter anak sulung laki-laki pantas disebut sebagai menantu idaman. Masih belum percaya? Berikut ini alasannya.

1. Pekerja Keras

Anak sulung merupakan penjaga utama saat orangtua sudah tidak ada. Mereka harus berjuang lebih untuk bisa melindungi dan bertanggung jawab atas adik-adiknya. Akhirnya mereka pun akan tumbuh menjadi sosok pekerja keras yang dapat diandalkan keluarga.

2. Memiliki Kedekatan Lebih dengan Orangtua

Biasanya anak sulung cenderung lebih dekat dengan orangtuanya. Jika seseorang sudah dekat dengan orangtuanya, bukan hal yang mustahil untuknya bisa dengan mudah dekat dengan mertuanya juga.

3. Dapat Diandalkan dalam Berbagai Bidang

Anak sulung harus menjadi sosok yang senantiasa siaga saat orangtua membutuhkan bantuan. Mereka harus siap membantu ayah membersihkan kebun atau membantu ibu memasak. Inilah yang membuat mereka tumbuh menjadi sosok yang bisa diandalkan saat berumah tangga kelak.

4. Memiliki Pola Pikir yang Dewasa

Menjadi anak sulung memaksa mereka untuk menjadi lebih dewasa. Mereka harus mampu menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya. Sikap dewasanya ini juga yang akan membuat mereka tak akan mudah emosi atau naik pitam saat ada masalah yang datang.

5. Memiliki Jiwa untuk Mengayomi

Anak sulung terbiasa mengalah dengan adik-adiknya baik dalam hal apapun. Hal ini membentuk mereka tumbuh menjadi sosok pengayom bagi saudara-saudaranya. Jika nanti mereka sudah berkeluarga, tentu saja mereka bakal mengayomi anak dan istrinya dengan baik.

6. Terbiasa untuk Bertanggung Jawab

Anak sulung laki-laki terbiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab bagi adik-adiknya. Mereka sudah biasa membantu adik-adiknya dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tak heran jika nantinya saat sudah berkeluarga mereka pun pasti mampu menjadi sosok pemimpin yang bertanggung jawab.

7. Pemimpin yang Baik

Anak sulung laki-laki sudah terbiasa menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Itulah yang membuat mereka mampu menjadi kepala keluarga yang baik. Tentu saja mereka adalah sosok mantu idaman juga dalam keluarga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top