Feature

Meski Kadang Menyebalkan, Saudara Kandung Tak Boleh Dilupakan 

Kalau harus dibandingkan, terlahir ditengah-tengah keluarga yang memiliki banyak anak jauh lebih menyenangkan daripada jadi anak tunggal. Punya teman bermain, berbagi makanan, dan tertawa bersama. Mereka memberi hidup kita warna, mengajari kia hal-hal bermakna, meski harus diakui pula, ada beberapa hal yang tentu terasa menyebalkan. 

Akan tetapi, untuk satu dua hal kadang kala kita kerap berselisih paham dengan adik atau kakak kita sendiri. Merasa ia terlalu mendominasi, memerintah seenaknya, hingga selalu membuat kita jadi pihak yang bersalah. Marah mungkin iya, kecewa pun tentu terasa, tapi apapun alasannya, saudara akan selalu jadi orang penting dalam hidup yang tak boleh kita lupakan sampai kapanpun. 

Dan menurut Psychologytoday.com, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kita tak boleh melupakan saudara kandung. 

Yang Lain Datang dan Pergi, Tapi Saudara Akan Setia Sampai Mati

Beberapa orang berkata jika mereka merasa lebih dekat dengan sahabat atau teman daripada saudaranya sendiri. Ini wajar, karena untuk mencari sahabat kita bisa memilih mana yang menurut kita lebih membuat perasaan nyaman. Entah yang sehobi, sama-sama doyan makan, atau hal lain yang membuat kita memiliki kesamaan. 

Sedangkan dengan saudara, kita tidak memilih mana mereka yang ingin kita jadikan kakak atau adik. Jadi akan sangat terasa wajar jika ada beberapa perselisihan karena perbedaan pendapat. Kamu boleh merasa lebih senang pergi bersama temanmu, tapi suatu waktu bisa jadi ia pergi meninggalkanmu. Sedangkan saudara kandungmu, akan tetap bersamamu, apapun yang terjadi atas hidupmu. 

Tak Ada Drama, Hubungan Saudara Berjalan Apa Adanya

Tumbuh bersama dalam satu rumah, hubungan kita dengan saudara berjalan appa adanya. Kita punya pengalaman dan kenangan serupa, serta berbagai macam cerita yang juga disaksikan bersama. Kita tahu apa yang adik kita suka, tahu apa yang membuat sang kakak sering marah, bahkan kita hafal semua hal dan kejadian baik dan buruk dalam hidup mereka, dan begitu pula sebaliknya. Tanpa ada drama, kita selalu menjalani hari bersama mereka dengan apa adanya.

Walau Tak Banyak Bicara, Saudara Jadi Pihak Pertama yang Bergerak Setiap Kali Kita Butuh Apa-apa

Tanpa mengumbar apa-apa, seperti beberapa teman yang katanya berniat menolong. Kakak dan adikmu sering bertindak untuk membantumu tanpa memberitahu terlebih dahulu. Mereka paham, apa yang selalu kau butuhkan. Dan tahu pada situasi seperti apa dirimu sedang butuh teman. 

Jika kawanmu akan datang pada momen-momen bahagiamu, saudara akan ada selalu dalam segala situasi hidupmu. Baik itu bahagia, bersedih, kecewa, patah hati dan nelangsa. Tak pernah banyak berkata-kata, tapi kamu tahu jika saudara akan selalu ada kapanpun kamu membutuhkannya. 

Bahkan Meski Berbeda Pendapat dan Sering Membuat Marah, Selalu Ada Rindu untuk Mereka

Kalau dekat sering ribut, tapi berjauhan malah saling kangen-kangenan. Iya, relasi dengan saudara kadang cukup membingungkan hati. Selalu merasa tak bisa sependapat saat sedang bersama kadang membuat kita buru-buru terpisah dari mereka. Namun jika hal tersebut tiba, hati justru merasa menyesal dan ingin segera kembali bersama mereka. Jadi meski terlihat tak akur dan suka bertentangan, kehadiran mereka selalu jadi sesuatu yang kita rindukan. 

Maka Apapun yang Terjadi, Saudara Kandung Akan Selalu di Hati

Pada momen-momen tertentu kita mungkin akan berbeda pendapat dengan adik, saling marah dan tak bertegur sapa dengan kakak, hingga akhirnya merasa seperti orang asing yang tak saling kenal. Namun, cepat atau lambat. Akan selalu ada masa dimana kita merasa jika apa yang kita lakukan ternyata salah. 

Untuk itu, meski sebesar apapun masalahnya, walau sebesar apapun kita marah, tetaplah tenangkan hati dan coba telisik lagi sisi positif dan negatif dari semua persoalannya. Pilah hal mana saja yang bisa membuat kita lebih bersyukur punya saudara, dan lihat alasan apa yang membuat mereka menjadi bersikap begitu terhadap kita. 

Jadi, apapun yang terjadi jangan pernah melupakan saudara kandungmu. Karena mereka adalah bagian dari orang-orang penting yang akan selalu ada dalam hidupmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top