Feature

Meski Hanya Sekali, Kamu Harus Coba Datangi 7 Kafe Hits di Jakarta Ini!

Disebut-sebut sebagai surga jalanan macet, nama Kota Jakarta sering digambarkan jadi kota yang membosankan. Membuat para penghuninya kerap merasa tak nyaman, hingga lebih suka menghabiskan waktu akhir pekan di luar kota. Memang sih, suhu udara di Jakarta tak sesejuk Bandung yang hawanya memang masih dingin, juga tak seperti daerh-daerah lain yang mungkin punya teman wisata alam yang menarik untuk didatangi.

Tapi tunggu dulu, jangan pikir tak ada kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan berakhir pekan di Ibukota. Karena untuk urusan mencari tempat nongkrong nan santai, boleh jadi Jakarta adalah juaranya. Untuk itu, kali ini tim Gobagi akan memberi tahumu beberapa kafe-kafe hits ibukota yang bisa kamu datangi. Karena pasti mempu menyihirmu untuk betah berlama-lama.

1. Cerita Cafe

Sumber : https://www.instagram.com/ceritacafe/

Konon sebutan good place for hangout, jadi kata yang pas untuk kafe yang berlokasi di daerah Kampung Melayu ini. Selain makanan yang disajikan adalah tergolong pas di saku, Cerita Cafe juga hadir dengan tampilan yang menyengarkan mata.

Banyak spot-spot menarik yang terlihat instagramable untuk kamu jadikan latar belakang untuk berfoto. Dan yang paling penting, tempatnya menarik dan sangat nyaman.

2. Lucky Cat Coffee & Kitchen

Sumber : https://www.instagram.com/luckycatcoffeekitchen

Jika kamu berada tepat didepan Lucky Cat Coffee & Kitchen, kamu pasti sudah bisa membayangkan bagaimana suasana nyaman yang ada didalam. Dan benar memang, suasana di dalam kafe benar-benar nyaman Interior didalam, didominasi kayu yang juga ada sebuah pohon hidup ditengah. Jadi kita memang benar-benar berasa nyaman, ketika sedang di dalam.

Untuk rasa dan varian minuman dan makanan yang disediakan, kamu juga pasti tak akan kecewa kok.

3. Twin House Cipete

Sumber : https://www.instagram.com/twinhouse_cipete/

Berada pada lokasi yang sedikit tersembunyi dari jalan raya, di kawasan Cipete. Twin House, jadi kafe selanjutnya yang layak kamu kunjungi meski hanya sekali. Seperti bukan di Jakarta, Kafe ini berdiri diantarai beberapa pohon hijau yang cukup meneduhkan suasana.

Sejuk dan nyaman, barangkali jadi dua hal yang menggambarkan suasana yang akan kamu rasakan. Ketika akan pergi ke sana. Untuk tempat duduk dan meja santap, kamu bisa memilih sesukamu. Sebab tak hanya didalam, di bagian luar kafe juga ada beberapa kursi dan yang bisa dipakai untuk manyantap hidangan pesananmu.

4. Kroma

Sumber : https://www.instagram.com/kroma.id/

Memang sih, dari luar Kafe ini mungkin terlihat kecil. Tapi jika sudah masuk ke dalam, ruangannya cukup luas kok. Belum lagi, suasananya yang nyaman dan bersih. Jadi kamu tak perlu khawatir tidak kebagian kursi ya.

Kafe ini sangat pas untuk kamu yang sedang ingin mencari ketenangan di ruangan yang tidak terlalu besar. Dan, dari beberapa kafe kecil yang ada disekitaran Jakarta. Rasanya, kroma jadi tempat yang paling berkesan.

5. Home Brew Coffee

Sumber : https://www.instagram.com/homebrew.id/

Untuk kelas tempat kopi yang artsy, sepertinya Home Brew bisa kamu jadikan rujukan. Kafe ini cocok untuk kamu yang ingin kumpul-kumpul bersama teman, bahkan untuk keperluan meeting pun masih terasa pas.

Varian kopi dan beberapa makanan lain yang disajikan, terasa pas tanpa ada yang berlebihan. Untuk itu kamu pasti puas dan tak menyesal.

6. Maple & Oak

Sumber : https://www.instagram.com/maple.oak

Berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Maple & Oak, jadi tempat asik dengan menu yang variatif. Tempatnya memang terbilang kecil, tapi ada dua ruangan yang dibagi sesuai kebutuhan pengunjung, indoor dan outdoor.

Dan untuk kesan yang lebih nyaman, kalau kamu kesini. Cobalah memilih kursi duduk yang menghadap jendela.

7. Giyanti Coffee

Sumber : https://www.instagram.com/giyanticoffee/

Kafe berikut yang harus kamu datangi juga, berada di kawasan Cikini. Selain variasi kopinya yang terkenal sangat disukai banyak orang. Kamu juga akan terlena dengan pemandanngan yang ada didalam.

Yap, kafe yang satu ini memang pantas disebut sebagai tempat yang Instagramable. Sebab hampir di seluruh lokasinya, didesain dengan nuansa dan tampilan yang berbeda. Jadi, di satu tempat saja. Kamu sudah bisa mendapatkan beberapa foto dengan latar yang berbeda.

Nah, kira-kira kalau menerut kamu. Kafe mana lagi nih yang juga patut dikunjungi?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Simaksi Naik Rinjani Akan Pakai Registrasi Online

Sudah digodok sejak satu tahun belakangan, akhirnya prosedur pendakian Gunung Rinjani akan memakai sistem booking online per Juni 2019 mendatang. Untuk jalur pendakian, akan ada 4 jalur dibuka dengan kuota pendaki yang masih akan dibatasi.

Kepala BTNGR, Sudiyono pada Kamis (16/5/2019) kemarin menyatakan akan ada 4 jalur pendakian yang rencananya dibuka, yaitu melalui Senaru, Sembalun, Timbanuh dan Aik Berik. Dimana setiap jalur akan diberi batas kepasitas antara 100 hingga 150 orang pendaki setiap hari.

Selain itu, setiap pendaki juga akan diberi rentang waktu untuk menginap selama dua malam di areal camping yang sudah ditentukan. Namun untuk sistem pembayaran tiket simaksi kemungkinan masih menggunakan proses manual.

“Kami menggunakan booking online nanti. Jadi tetap pakai kuota begitu. Tapi bayar tiketnya kemungkinan masih manual, langsung. Sudah ada bookingnya baru bayar gitu,” jelas Sudiyono.

Sistem itu diterapkan demi efektivitas dan efisiensi pengelolaan Taman Nasional Gunung Rinjani. Di sisi lain, reservasi online ini juga jadi salah satu hal yang akan  menguntungkan para pendaki. Karena memberi akses kemudahan untuk mengecek kuota yang tersedia hingga pembayaran tiket yang juga akan terhubung dengan beberapa metode pembayaran. Nantinya, sistem reservasi online Gunung Rinjani dapat dilakukan via web eRinjani atau melalui aplikasi berbasis android yang bisa diunduh di PlayStore.  

Saat ini, keempat titik jalur menuju puncak Rinjani masih dalam proses perbaikan. Masih tetap dengan atauran sebelumnya, setiap pendaki tidak diperkenankan untuk mencapai puncak dan mendirikan tenda di areal Danau Segara Anak. Buat yang ingin segera ke sana, bisa segera melihat jadwal libur ya. Karena kordinasi perizinan dan persiapan sistem booking online yang akan diterapkan akan mulai beroperasi pada awal Juni mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lelaki Paruh Baya Tebas Kepala Temannya Hingga Tewas Karena Kesal Ditanya “Kapan Nikah?”

Sebenarnya pertanyaan kapan nikah adalah sebuah ungkapan biasa. Tapi akan berbeda jika ditanyakan pada mereka yang mungkin belum juga menikah pada usia yang terbilang sudah tua. Merasa tak nyaman, hingga menuai kesal seorang laki-laki bernisial AM alias Aswin (52) diberitakan menebas teman sekampungnya hanya karena ditanya “Kapan Nikah”.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (18/5/2019) pukul 22.00 Wita, Aswin yang merasa kesal menebas temannya Ari Kongingi (47) dengan memakai parang. Peristiwa naas tersebut berawal ketika Aswin pergi ke rumah korban Ari untuk membeli minuman keras jenis cap tikus. Mulainya mereka sempat berbincang akrab, namun obrolan berubah menjadi tegang karena korban bertanya kepada tersangka perihal kapan menikah. Merasa kesal karena terlalu mencampuri apa yang sebenarnya bukan urusannya. Pelaku meminta korban untuk tak perlu ikut campur tentang statusnya.

“Jangan ikut campur, itu urusan keluarga saya,” jawab tersangka. Selapas obrolan tersebut, tersangka langsung kembali ke rumahnya. Namun ternyata diikuti oleh korban yang ternyata merasa tersinggung atas pernyataan Aswin.

Masuk ke dalam rumah Aswin, mereka berdua sempat berdebat di dalam rumah. Sempat dilerai oleh kepala lingkungan setempat, nyatanya pertengkaran tersebut tak bisa dilerai hingga akhirnya Aswin yang sudah mengambil parang dari dalam rumah menebas kepala korban bagian kiri.

Ari yang menjadi korban, sempat dilarikan ke Puskesmas Ratahan, namun nyawanya tak lagi bisa tertolong ketika dirujuk ke RSUD Noongan Langoan  karena mengalami luka robek dan pendarahan hebat di kepalanya. Kompol Ronny Tumalun, Kapolsek Ratahan mengatakan perisitiwa berdarah tersebut terjadi di  jalan raya Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 Wita. 

“Tersangkanya AM alias Aswin (52), melakukan penganiayaan kepada korban dengan sebilah parang dengan cara sekali menebas korban kena bagian kepala sebelah kiri,” kata Kapolsek Ronny Minggu (19/05/2019).

“Korban meninggal dunia pada  Minggu (19/5/2019) pukul 01.30 Wita di rumah sakit,” kata Kompol Ronny

Sempat melarikan diri selepas menebas kepala korbannya, hingga akhirnya berhasil diringkus di rumahnya untuk selanjutnya sudah diamankan ke Mapolsek Ratahan.

“Kami langsung mendatangi rumah tersangka dan menangkapnya. Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat sehingga mengakibatkan orang mati,” jelasnya.

Dari hasil menyelidikan semenatar dari Polsek Ratahan, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas, disebabkan karena ketersinggungan atau sakit hati dirasakan tersangka atas ucapan korban. Dan ternyata saat ini, pacar dari tersangka sedang mengandung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Tiga Hari Debut, John Wick Berhasil Geser Posisi Avengers: Endgame

Memasuki hari ketiga penayangannya sejak 17 Mei 2019 lalu, seri ketiga dari film laga John Wick diberitakan berhasil menyaingi pendapatan sensasional dari Avengers: Endgame di puncak box office. Sebagaimana dilansir dari Reuters, John Wick: Chapter 3-Parabellum berhasil mengantongi debut tiga pekan sebesar US$57 juta dari pemutaran di 3.850 lokasi Amerika Utara. Angka tersebut jadi kekuatan yang akhirnya berhasil menggeser posisi Avengers: Endgame yang hanya mengoleksi US$29,4 juta pada periode serupa.

Tak hanya itu saja, film seri ketiga yang diperankan aktor kawakan Keanu Reaves ini juga berhasil mengalahkan 2 seri sebelumnya. Film pertama John Wick (2014) mendapatkan US$14,4 juta dengan periode yang sama, Lalu John Wick: Chapter 2 (2017) mendapatkan US$30,4 juta.

John Wick: Chapter 3-Parabellum adalah lanjutan cerita perjalan John Wick yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran yang tengah mempertahankan nyawa dari buronan semua orang setelah ia ketahuan membunuh salah seorang anggota High Table di wilayah netral, Hotel Continental di New York.

Untuk kamu yang beriat menonton, namun belum pernah melihat dua seri sebelumnya. Sebaiknya, sempatkan waktu untuk menontonnya terlebih dahulu, karena seri ketiga akan berlangsung sebagai lanjutan dari seri 2. Dimana, John Wick terlihat tergopoh-gopoh sambil berlari menuju beberapa tempat demi bertemu teman lama untuk dimintai pertolongan.

Jadi santapan baik untuk para pecinta film laga, penonton seolah tak diberi celah untuk bernafas lega atas rentetan adegan pemburuan yang dilakukan oleh John. Tapi tak melulu menyajikan kekerasan, adegan berdialog yang tersaji beberapa kali diselipi lelocon yang bisa melupakan tumpahan darah dari adegan sebelumnya.

Serangkaian aksi baku hantam dengan tangan kosong dan senjata yang berlangsung selama 130 menit tersebut dinilai lebih variatif dari seri sebelumnya. Menariknya lagi, ada aksi dua aktor laga kebanggaan yang juga turut serta untuk melawan John Wick. Siapa lagi kalau bukan Yayan Ruhiyan dan Cecep Arief Rahman. Selain memperlihatkan kebolehan baku hantam dengan pencak silatnya, mereka juga menggunakan Bahasa Indonesia dalam dialognya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top