Feature

Meski Akan Dicibir Tetangga, Aku Tetap Memilih Menikah Tanpa Pesta Mewah

Ya, itu adalah salah satu keputusan yang sudah lama aku dan pasangan pikirkan. Tanpa mau dipusingkan oleh sanggahan orang, kupikir sebagai pihak yang akan melangsungkan pesta, kami berhak untuk menentukan bagaimana ceritanya.

Kami paham, bahwa ini akan jadi momen berharga yang hanya akan berlangsung sekali seumur hidup saja. Bayang-bayang pesta mewah dan rona bahagia, jelas pernah terlintas di kepala. Tapi, nampaknya akan jauh lebih baik jika kami akan menikah dengan sederhana saja.

Walau pesta mewah akan selalu terkenang, bagaimana jika esok tak lagi bisa makan? Karena sejatinya, ada banyak hal penting yang jauh lebih berguna untuk dipikirkan kedepan. Daripada harus foya-foya dengan sesuatu yang sejatinya diluar kemampuan kita.

Pesta Pernikahan Memang Perkara Berbagi Kebahagiaan, Tapi Bukan Berarti Kita Akan Menghamburkan Uang Untuk Semalam Kan?

Ya, definisi dari pesta memang tak jauh dari kesan mewah dan situasi yang bahagia. Bahkan sejauh ini, mungkin hal itulah yang langsung terbayang dibenak kita bila disinggung perihal pesta pernikahan.

Tanpa bermaksud sedang mengguruimu, tapi cobalah untuk berpikir sejenak akan situasi yang akan terjadi setelah pesta mewah digelar. Benar memang banyak orang akan bahagia, merasa bahwa acara mewah yang kanu gelar adalah sesuatu yang istimewa.

Tapi apa iya kamu rela jika pundi-pundi rupiah yang sudah dikumpulkan sekian lama, akan hilang dalam satu malam saja? Menikah dan berbagi kebahagiaanlah dengan mereka yang dekat dan kamu kenal. Bukan untuk bergaya di hadapan banyak orang yang sebagian besarnya mungkin justru tak kamu kenal.

Tamu yang Datang Tak Selalu Butuh Jamuan Mahal, yang Mereka Lihat Adalah Bagaimana Semua Orang Merasa Tercukupkan

Hidangan yang berlimpah dengan berbagai macam makanan yang bertumpah ruah. Jadi hal lain yang juga sering kali dilakukan banyak orang, demi mendapat pujian dari para tamu undangan.

Padahal sesuatu yang sesungguhnya jadi perhatian kita sebagai orang yang menggelar pesta, bukanlah makanan mewah yang ada dalam kepala. Tapi bagaimana semua orang bisa merasa cukup dan senang dengan hidangan makanan yang ada.

Sikap lain yang mungkin akan jauh lebih baik adalah menyiapkan makanan yang sesuai dengan selera para tamu undangan kita. Sebab makanan mahal yang kita pikir akan disukai semua orang, tak selalu benar-benar bisa dinikmati para tamu undangan.

Lagipula Menghalalkan Hubungan Tak Harus dengan Mengabaikan Kemampuan

Fakta lain yang perlu dan harus dipikirkan, untuk siapa saja yang akan menikah, yakni perkara kemampuan yang kita miliki. Kita memang mungkin ingin menikah mewah dengan segala hal baik yang selalu diangan-angankan. Tapi pertimbangkan juga kemampuan diri yang sejatinya tak selalu bisa mewujudkan segala impian.

Ingatlah selalu bahwa menikah adalah perihal mensahkan hubungan, bukan ajang pamer kemampuan finansial. Tahan segala keinginan, apalagi sampai memaksakan diri dengan pernikahan mewah yang hanya karena dorongan dari luar diri dan lingkungan. Selalulah ingat bahwa kamu sedang ingin menjadi suami istri yang sah, dimata hukum dan agama. Bukan dua orang manusia yang ingin pamer harta.

Apalagi Sampai Memaksa Pasangan Untuk Memberi Hadiah Mewah yang Sejatinya Tak Selalu Dibutuhkan

Terlebih para perempuan yang kerap meminta lebih pada pasangan. Entah itu kado pernikahan, hingga tetek bengek lain yang katanya untuk kebutuhan pesta yang akan diselenggarakan. Cobalah buka hati dan pikiranmu kembali, apa makna dari benda-benda yang kamu minta itu pada kehidupan kalian nanti. Jika ternyata tak ada, ya sudah abaikan saja.

Menikah adalah momen untuk kamu berdua mengikat janji sehidup semati, bukan ajang menagih sesuatu yang diluar kapasitas diri dan pasangan. Buang pemikiran-pemikiran buruk yang bisa saja merusak momen sakralmu, apalagi hanya karena perkara hadiah mewah yang sebenarnya tak perlu.

Sebab Daripada Harus Membuang-buang Uang, Alangkah Baiknya Disimpan Untuk Kehidupan di Masa Depan

Menikah dengan mewah dan sederhana sejatinya tak akan berdampak banyak pada kehidupan selanjutnya. Bukan berarti dengan menikah mewah lantas kita akan hidup bahagia selamanya, atau menikah sederhana akan hidup serba pas-pasan saja sampai tua. Tidak, jelas tak begitu Kawan!

Untuk itu daripada harus membuang-buang uang dengan sesuatu yang tak berguna untuk kehidupan alangkah baiknya uangnya disimpan, dan dipakai untuk kehidupan nanti. Entah itu membeli rumah, pergi jalan-jalan berdua, menambah aset bersama, atau membuka usaha.

Karena pilihan-pilihan seperti ini, jelas akan jauh lebih baik daripada kamu harus membuang-buang uang demi ambisi pesta mewah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Cara Unik Ucapkan “Aku Cinta Kamu” dalam 10 Bahasa Daerah

Indonesia terkenal sebagai Negara dengan beranekaragam budaya di dalamnya. Sebenarnya, ada banyak bahasa daerah yang ada di Indonesia, namun adapula satu bahasa pemersatu yaitu bahasa Indonesia. Berikut adalah cara unik untuk mengucapkan “aku cinta kamu” dalam 12 bahasa daerah yang berbeda.

1. Bahasa Daerah Makasar

Jika kamu adalah orang asli Makassar, kamu pasti tahu ucapan cinta ini. Dalam bahasa Makassar, kamu bisa mengucapkan “aku cinta kamu” dengan ucapan “kuangaiq/ eroka’ ri kau/ ku suka’ ko / ku suka ki’.”

2. Bahasa Daerah Manado

Yang kedua adalah bahasa daerah Manado. Manado juga punya ucapan tersendiri untuk mengungkapkan ucapan “aku cinta kamu”, yaitu “Ta suka pa ngana”.

3. Bahasa Daerah Minang

Untuk bahasa daerah Minang, ternyata ucapan “aku cinta kamu” dari seorang pria dan wanita berbeda loh. Ucapan dari pria berbunyi “ Aden suko jo kau piak” dan ucapan dari wanita berbunyi “Adiak suko jo uda”.

4. Bahasa Daerah Nias

Selanjutnya adalah ucapan “aku cinta kamu” dengan bahasa daerah Nias. Dalam bahasa Nias, kamu bisa mengucapkannya dengan kalimat “Omasido khou”.

5. Bahasa Osing

Nah yang satu ini adalah ucapan “aku cinta kamu” dengan menggunakan bahasa Osing yang berasal dari Banyuwangi. Dalam bahasa osing sendiri, kamu bisa mengungkapkan cinta dengan ucapan “Isun demen nang riko”.

6. Bahasa Daerah Padang

Bagi kamu yang suka masakan Padang, nggak afdol jika kamu nggak tahu sedikit saja bahasa orang Padang. Nah ucapan cinta dalam bahasa Padang sendiri berbunyi “Ambo senang siko/ Aden suko jo waang”.

7. Bahasa Daerah Papua

Papua adalah bagian Indonesia yang terletak di daerah Timur. Kalau kamu sudah mengenyam pendidikan di Universitas ternama, biasanya kamu akan punya banyak teman dari banyak pulau yang berbeda. Salah satunya adalah Papua. Di papua sendiri, ungkapan cinta diungkapkan dalam kalimat “Sa cinta ko”.

8. Bahasa Daerah Palembang

Selanjutnya beralih ke daerah Palembang yang terkenal dengan kerupuk ikannya. Nah di Palembang sendiri juga memiliki bahasa daerah loh. Dalam bahasa daerah Palembang, ucapan “aku cinta kamu” bisa kamu ganti dengan “Aku cinto bedebek samo kau”.

9. Bahasa Daerah Pekalongan

Berbicara tentang Pekalongan, pasti identik dengan batiknya yang terkenal di kalangan banyak orang. Nah dalam bahasa Pekalongan, ungkapan cinta bisa kamu ucapkan dengan kalimat “Nyong demen koe”.

10. Bahasa Daerah Prabumulih

Yang terakhir adalah bahasa daerah Prabumulih. Dalam bahasa Prabumulih, kamu bisa mengganti ucapan “aku cinta kamu” dengan kalimat “Aku galak samo kau”.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pemudik Melahirkan di KA Dalam Perjalanan Menuju Surabaya

Seorang pemudik bernama Nuzulul Hikmah (23) melahirkan di atas kereta dalam perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya. Ia diketahui berasal dari Dusun Makalah, Kecamatan Kedundung, Sampang, Madura. Sementara itu, kereta yang ditumpanginya adalah ka 7028 Kertajaya Lebaran relasi Pasarsenen-Surabaya Pasarturi.

Nuzulul yang duduk di tempat duduk nomor 13B gerbong kereta Ekonomi 4 itu merasakan kontraksi saat di perjalanan sehingga sang suami, Jamil (32) segera lapor ke kondektur saat berada di Stasiun Kaliwungu.

Menerima laporan tersebut, kondektur segera melihat kondisi Nuzulul dan mengumumkan kepada penumpang lainnya guna menanyakan adakah yang berprofesi sebagai tenaga medis.

“Secara kebetulan di dalam kereta tersebut ada salah seorang penumpang yang berprofesi sebagai bidan sehingga yang bersangkutan segera membantu proses persalinan Bu Nuzulul Hikmah dengan dibantu kru KA Kertajaya Lebaran. Persalinan tersebut dilakukan dalam perjalanan di petak jalan antara Mangkang dan Jerakah,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang Suprapto , Minggu (18/6/2018) malam seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, proses persalinan tersebut berjalan dengan lancar dan bayi lahir dengan selamat pada pukul 15.27 WIB. Setibanya di Stasiun Semarangtawang, Nuzulul Hikmah beserta bayi perempuan yang lahir dengan berat badan 2,5 kilogram tersebut segera dirujuk ke Rumah Sakit Panti Wilasa, Semarang demi mendapatkan perawatan.

Ia mengatakan proses persalinan tersebut berjalan lancar dan bayi lahir dengan selamat pada pukul 15.27 WIB. Sesampainya di Stasiun Semarangtawang. kata dia, Nuzulul Hikmah beserta bayi perempuan yang baru dilahirkan dengan berat badan 2,5 kilogram tersebut segera dirujuk ke Rumah Sakit Panti Wilasa, Semarang, untuk menjalani perawatan.

Selanjutnya, Suprapto mengatakan PT KAI Daop 4 Semarang sudah menyiapkan tiket untuk keluarga Jamil yang akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Terkait dengan pembiayaan, ia mengatakan secara aturan jika biaya perawatan bagi penumpang tersebut tidak ditanggung oleh asuransi Jasa Raharja.

Menurut dia, biaya perawatan bagi Nuzulul Hikmah beserta bayinya dibiayai oleh Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro.

“Bayi tersebut selanjutnya diberi nama Faridatul Jamilah. Dia merupakan anak kedua dari pasangan Jamil dan Nuzulul Hikmah,” katanya.

Suprapto mengimbau seluruh penumpang khususnya ibu hamil yang menumpang KA jarak jauh agar mematuhi aturan mengenai ketentuan perjalanan bagi ibu hamil. Dalam hal ini, ibu hamil yang boleh naik KA jarak jauh jika usia kehamilannnya 14-28 minggu.

Apabila di luar usia kehamilan 14-28 minggu, wajib membawa surat keterangan dari dokter kandungan atau bidan yang menyatakan usia kehamilan pada saat pemeriksaan, kandungan dalam keadaan sehat, tidak ada kelainan dalam kandungan, dan wajib didampingi oleh minimal satu orang pendamping dewasa saat naik KA jarak jauh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Artis Ini Indonesia yang Rela Pindah Agama Demi Cinta

Terkadang cinta memang tak mengenal adanya logika. Banyak orang gila akan cinta. Demi cinta, banyak orang rela mengorbankan apapun, termasuk berpindah keyakinan. Agama memang menjadi persoalan yang sensitif.

Banyak kisah asmara yang berakhir di tengah jalan karena persoalan agama. Namun 10 artis cantik ini rela sampai pindah agama demi cinta.

1. Rianti Cartwright

Rianti adalah sosok artis cantik Indonesia yang menikah dengan penyayi asal Batak. Penyanyi bernama Cassanova Alfonso tersebut ternyata berkewarganegaraan Amerika Serikat. Dua minggu pasca pernikahannya dengan Cassanova, Rianti memutuskan untuk memeluk agama yang diyakini oleh suaminya, yaitu agama Khatolik.

2. Nafa Urbach

Ternyata artis cantik yang satu ini pernah menjadi seorang mualaf saat menjalin hubungan dengan Primus Yustito. Namun setelah hubungan itu berakhir, dan dia menjalin hubungan dnegan Zack Lee, dia kembali memeluk agama Kristen.

3. Tamara Bleszynski

Tamara adalah seorang yang memeluk agama Kristen sebelumnya. Namun setelah resmi menikah dengan Teuku Rafly Pasha, Tamara memilih untuk menjadi seorang mualaf. Namun sangat disayangkan, pernikahan keduanya harus berakhir dengan perceraian.

4. Bella Saphira

Bella terlahir di keluarga yang memiliki agama yang kuat. Dia lahir di lingkungan Kristen. Namun sebelum menikah dengan seorang perwira TNI, dia memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

5. Renata Kusmanto

Renata merupakan seorang artis yang juga berprofesi sebagai model. Awalnya, artis satu ini memeluk agama Kristen. Namun setelah menikah dengan Fachri Albar, akhirnya dia memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

6. Marsha Timothy

Artis cantik yang satu ini memiliki darah Batak-Jerman. Dia seringkali dipasangkan dalam sebuah film maupun FTV bersama Vino G Bastian. Tak disangka berawal dari adegan, kini Marsha sudah resmi menjadi istri Vino dan memilih berpindah agama mengikuti agama suami, yaitu Islam.

7. Bunga Zainal

Bunga Zainal memang kerap menjadi bintang dalam sinetron FTV. Dia adalah salah satu artis yang menutup rapat tentang kehidupan pribadinya. Namun tersiar kabar bahwa dia telah menikah dengan seorang produser yang bernama Sukdev Sing dan Bunga pun memilih berpindah agama dari agama Islam menjado agama Hindu mengikuti sang suami.

8. Happy Salma

Artis cantik yang satu ini diketahui memluk agama Hindu sebelum menikah dengan putra bangsawan Bali bernama Tjokorda Bagus. Pasca menikah, Happy Salma pun kemudian diberi nama Jero Happy Salma Wanasari.

9. Asmirandah

Asmirandah merupakan artis yang sempat menghebohkan publik. Artis cantik ini diketahui menjalin hubungan dengan seorang artis beragama Kristen sedangkan dia sendiri memeluk agama Islam. Awalnya tersiar kabar bahwa Jonas Rivano lah yang berpindah agama dari Kristen ke Islam. Namun setelah itu tersiar kabar bahwa ternyata Asmirandah lah yang berpindah keyakinan sebagai seorang Kristiani.

10. Lulu Tobing

Artis yang merupakan seorang dengan darah Batak ini diketahui telah menjadi seorang mualaf sebelum menikah dengan cucu mantan Presiden Soeharto. Setelah menikah, Lulu Tobing pun tak pernah tampil di dunia hiburan lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top