Feature

Mereka yang Menghargai Dirinya Biasanya Pandai Memegang Teguh Sebuah Prinsip

Kata orang, hidup ini hanya sekali dan harus diisi dengan banyak hal agar kian berwarna. Tapi benarkah demikian caranya menghargai hidup dan dirimu sendiri? Bisa jadi tak selalu begitu caranya. Ada yang mengisi kehidupan mulanya dengan membuka lingkup pertemanan seluas-luasnya, tapi nyatanya hal seperti ini tak selalu berakhir baik. Karena begitu banyak orang yang ada di sekeliling kita, kita pun jadi hilang arah. Si A hidupnya begini, si B hidupnya begitu, si C kelihatannya selalu bahagia. Ada hal-hal yang akhirnya mengantarkanmu jadi sosok yang justru kelihatan buruk karena suka memandang orang lain sebelah mata.

Di lain sisi, untuk jadi orang yang lebih baik dari kemarin, seseorang harus punya prinsip, bukan? Untuk itu, coba kutanya sebentar, sudahkah kamu memiliki prinsip pribadi dalam hidupmu? Bukan apa-apa, prinsip itu perlu agar kamu tak hilang arah, Kawan, serta melatih diri agar tak ikut arus yang ada di sekitarmu. Begini misalnya…

Memilih Berhenti untuk Jadi ‘Martir’ dari Perselisihan Antara Orang-orang di Sekitarmu, Pertemanan yang Sehat Tak Seharusnya Demikian

Mungkin kamu dulu mau dianggap orang yang paling loyal di lingkup pertemananmu. Karenanya, saat ada yang berselisih paham, kamu paling tak suka. Kamu melibatkan diri agar sahabatmu tak lagi marah-marahan. Kalaupun mereka berselisih paham, kamu tak apa dianggap sebagai pihak yang dianggap bersalah. Tak perlu begitu, menghargai diri justru dengan tak usah memulai hidup dengan drama. Termasuk dalam lingkup pertemanan.

Kalaupun Ada di Antara Orang-orang yang Suka Mengeluh, Kamu Memilih Keluar dari Lingkaran Tersebut

Ada kalanya kamu akan menemui seseorang atau teman yang bisanya hanya mengeluh, merasa sukar bersyukur dengan kehidupan mereka, serta tak pernah selesai membicarakan kehidupan orang lain. Saat hal ini bertolak belakang dengan prinsip yang kamu tanamkan dalam hidupmu, maka menjauhi orang seperti ini bukanlah masalah berarti. Orang yang menghargai dirinya akan tahu caranya menghalau pertemanan negatif yang sekiranya akan terjadi.

Tentukanlah yang Terbaik Untukmu, Tak Usah Merasa Perlu Menjelaskan Ini Itu pada Sekitarmu

Pernahkah kamu mendengar ungkapan kalau seseorang yang bertanya padamu sejatinya tak selalu ingin tahu kabarmu, mereka hanya penasaran dengan apa saja yang ada di hidupmu. Nah, di saat seperti inilah prinsip hidup sangat dibutuhkan. Kamu harus bisa dengan tegas menanamkan pada dirimu kalau kamu tak perlu menjelaskan ini itu perihal hidupmu ke banyak orang. Mulai dari soal pekerjaanmu, berapa gajimu, siapa yang sedang dekat denganmu, dan sebagainya. Itu bukan urusan mereka. Justru sebaiknya kamu pakai waktumu untuk melakukan hal-hal baik yang bisa mengubah hidupmu ke arah yang lebih baik.

Tahu Kapan Waktunya Pulang dan Tak Ikut-ikutan Larut dalam Kegiatan yang Hanya Membuang-buang Waktu

Dalam hidup ini, memegang teguh sebuah prinsip akan membentukmu jadi pribadi yang tak hanya positif tapi juga disiplin. Di masa muda, rasanya ingin melakukan banyak hal baru yang bisa membuat orang lain tak memandangmu sebelah mata. Hanya saja, keinginan itu tak dibarengi dengan rasa tanggung jawab pada keluarga bahkan melupakan esensi rumah dan keluarga yang sejatinya jauh lebih penting.

Nah, orang-orang yang punya prinsip, akan tahu caranya memiliki hidup yang lebih baik tanpa harus melupakan keluarga mereka. Masa muda diisi dengan kegiatan yang baik, bukan justru menghabiskan waktu dengan banyak orang di luar rumah hanya demi eksistensi semata. Karenanya, kukatakan padamu, disiplin itu pun penting adanya…

Prinsip untuk Memiliki Hidup yang Lebih Baik Membuatmu Mampu Mengatasi Segala Kemalasan yang Mungkin Muncul

Sekali lagi soal disiplin, ketahuilah kalau orang yang memiliki prinsip dalam hidup mereka biasanya memiliki tanggung jawab yang tinggi tentang bagaimana mengisi hidupnya. Sudahkah kamu berlaku demikian? Disiplin dan memegang teguh prinsip itu perlu. Hal ini akan mengantarkanmu hidup lebih baik, kamu bisa mengatasi rasa malasmu, dan segala hal yang mungkin menghambatmu untuk jadi orang yang lebih produktif.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sesungguhnya Hubungan Itu Soal Tahapan, Mungkin Kamu Pernah Merasakan Tapi Tidak Paham

Satu ikatan, menjalani kehidupan, berbagi perhatian dan cinta adalah esensi bagaimana hubungan berjalan semestinya. Banyak dari mereka yang katanya mengerti cinta, mengatakan kalau berpacaran atau berhubungan itu adalah soal berbagi perhatian, saling mencintai dan juga mencurahkan apa yang dirasakan. Dan hal itu disebutnya sebagai tahapan dalam berhubungan.

Padahal bukan seperti itu yang dinamakan tahapan atau fase yang dilalui setiap pasangan. Menurut Independent, dalam sebuah survei yang dilakukan eHarmony sebuah aplikasi kencan asal Australia yang telah menyurvei lebih dari 1000 orang menyatakan, terhadapat 5 tahap yang dialami setiap pasangan dalam membangun hubungan mereka. Tahapan-tahapan itu menjadi penanda berada diposisi manakah kamu dan pasangan sekarang.

Masa-masa Awal, Saling Berbagi Perasaan Masih Dominan, dan Konflik Pun Belum Ditemukan

Wajar, di masa-masa awal, rasa cinta atau kasmaran masih bergelora. Saling cinta, saling mengenal satu sama lain menjadi pembahasan yang selalu ditanyakan setiap hari. Obrolan pun tak luput dari seputar saling menyelami kehidupan masing-masing. Bahkan kekurangan dan kebaikan masih diperhatikan dan belum terlihat secara keseluruhan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pahamilah, Disaat Kamu Dianggap Lebih Dari Sekedar Teman Karena Cinta Dapat Tumbuh Kapan Saja

Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang mengasyikkan. Kamu bisa saling tukar cerita dan mendapatkan sudut pandang yang berbeda saat mencurahkan hati dengannya. Selain itu, hal-hal menarik pun bisa kamu jalani, sekaligus kamu dapat memahami bagaimana cara berpikir lawan jenis lewat kacamata sahabatmu.

Persahabatan memang murni, tetapi perasaan tak bisa dibohongi. Sekian lama menyebut relasi ini sebagai persahabatan. Tak pelak ada benih-benih cinta seketika hadir begitu saja. Terbiasa melakukan aktivitas yang sama membuat kamu memiliki rasa nyaman saat bersamanya. Terkadang kamu tidak menyadari kalau perlakuan yang dilakukan atas dasar cinta. Tetapi karena kamu berpikir dia adalah sahabat, kepekaan itu tidak bekerja semestinya.

Dimulai Dari Mencari Persamaan Sebelum Mengharapkan Perhatian

Mencari persamaan antara dua orang adalah tanda kalau dia ada perasaan lebih. Pada awalnya kamu memang berbicara tentang apa saja. Sebelum pada akhirnya dia coba bertanya tentang apa kesukaanmu, mulai dari film, makanan, olahraga, musisi, sampai pada hal apa pun. Apabila ia memiliki kesamaan denganmu dalam satu bidang, maka ia akan membicarakan hal tersebut secara terus-terusan, agar jadi topik perbincangan yang menarik perhatian.

Seketika Mulai Suka Gelisah dan Sering Chat Duluan

Kegelisahan yang dialaminya bukan karena ada hal ganjil yang terjadi pada dirinya. Melainkan ada hal yang membuatnya rindu tapi bingung cara mengetahuinya. Alhasil, ia bakal memulai chat lebih dulu dengan konteks yang tidak jelas bahkan terkesan basa-basi. Tetapi karena kamu memandangnya sebagai teman, sikap tersebut tentu masih dianggap wajar. Mengirim pesan adalah salah satu cara yang dilakukan agar dia tetap bisa berkomunikasi denganmu.

Diam-diam Sering Memberikan Perhatian Selayaknya Pasangan

Sikapnya berbeda dari biasanya. Kalau pada awalnya ia hanya diam saja dan bercengkerama apabila kalian bertatap muka saja, sekarang ia mulai memberikan perhatian, lewat chat atau langsung di depan mata. Karena seseorang yang jatuh cinta akan memperhatikanmu tanpa disadari. Bahkan saat kamu memperhatikan gerak-geriknya, ia hanya memalingkan wajah seolah tidak terjadi apa-apa. Padahal diam-diam ada asmara yang tertahan disana.

Sering Berlaku Iseng, Agar Kamu Selalu Tertawa Saat Bersamanya

Sering melakukan hal konyol atau iseng kepadamu, bukan karena ia memiliki tabiat sebagai pribadi yang usil atau komedian, ia hanya ingin memastikan kalau kamu akan tertawa saat bersamanya. Baginya, itu adalah poin penting yang menandakan kalau kamu bisa bahagia saat di dekatnya. Intinya, menghibur dirimu adalah salah satu tugas yang harus bisa diselesaikannya.

Hanya Ingin Berdua Saja, Tak Mau Ada Pengganggu Diantara Kamu dan Dia

Padahal kamu bosan dengan melakukan apa saja selalu berdua, terkadang kamu ingin mengundang orang lain yang kebetulan kalian kenal untuk membuat suasana lebih ceria. Karena kalau lebih ramai bakal makin asyik ‘kan? Tetapi dia selalu menolak dengan alasan ribet, tidak masuk dengan obrolan, atau semacamnya. Dengan bersikap begitu, sebenarnya ia hanya ingin memastikan kalau setiap momen yang tercipta denganmu, tak ada orang lain selain dirinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sukses Tak Melulu Soal Kerjaan, Ini Arti Sukses Bagi Anak Muda yang Cerdas

Ukuran sukses tentulah berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Tidak melulu soal pekerjaan, setiap orang haruslah paham bahwa arti sukses sendiri ada dari segala sisi kehidupan, termasuk dari sisi kepribadian. Berikut adalah arti kesuksesan bagi orang yang paham dan cerdas.

1. Mampu Memaafkan Orang Lain

Memaafkan bukan perkara yang mudah. Tidak semua orang mampu memaafkan kesalahan orang lain dengan tulus. Saat kamu berhasil memaafkan seseorang, artinya kamu sudah sukses menentramkan hatimu sendiri dari rasa dendam dan kebencian yang mungkin kamu rasakan sebelumnya.

2. Menyelesaikan Pendidikan dengan Baik

Menjadi seorang wisudawan dengan nilai dan prestasi yang memuaskan tentu merupakan sebuah kesuksesan tersendiri. Setidaknya satu langkah sukses sudah kamu lewati. Tinggal melanjutkannya dengan pilihanmu sendiri.

3. Tampil Apa Adanya

Banyak orang yang membohongi dirinya sendiri masalah penampilan. Hanya sedikit orang yang berhasil menjadi sosok dirinya yang apa adanya. Sebuah kejujuran dengan menjadi apa adanya dirimu merupakan satu bentuk kesuksesan tersendiri dalam dirimu.

4. Memenangkan Hati Dia yang Kamu Cinta

Berbicara perihal cinta, memang tak semua mengalami keberuntungan. Terlebih dalam urusan mendapatkan hatinya. Jika kamu sudah berhasil memenangkan hati orang yang kamu cintai, artinya kamu sudah mendapatkan satu kesuksesan dalam hidupmu.

5. Mampu Menikmati Kerja Kerasmu Sendiri

Ada kok orang yang terperangkap dengan apa yang dikerjakannya. Istilahnya dia salah pilih jalan yang sebenarnya tidak dia inginkan. Jadi saat kamu sudah bisa menikmati segala kerja kerasmu sendiri, artinya kamu sudah termasuk orang yang sukses.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top