Feature

Mereka Berhasil dan Mereka Menikmati Hidup

Samsung S7

Sedikit orang yang merasa keberhasilan dan kesuksesan bisa disandingkan dengan menikmati hidup. Wajar, karena kita terbiasa ditunjukkan bahwa kesuksesan hanya perkara bekerja keras dan menggali potensi diri secara brutal.

Namun sesungguhnya, kita bisa tetap menikmati hidup sambil tetap merangkak naik menuju tangga kesuksesan. Tiga orang berikut ini memberikan gambaran bagaimana mereka menjalani hidup mereka dengan menyenangkan, namun bisa berada dipuncak karir mereka.

Andrian Ishak, Berani Beda Dengan Jadi Chef Molecular Gastronomy pertama di Indonesia

Andrian Ishak

Coba bayangkan sebuah sabun mandi lengkap dengan buihnya, ternyata adalah hidangan kacang hijau yang bisa dimakan. Atau bayangkan sebuah pot berisi tanah dan tumbuhan yang ketika dicicipi ternyata adalah oncom. Mustahil?

Tidak, itu adalah salah satu menu yang disajikan oleh restoran Namaaz Dining besutan Andrian Ishak. Ya, itu semua bisa dilakukan Andrian Ishak dengan sebuah teknik memasak modern yang dikenal dengan istilah Molecular Gastronomy. Ini adalah sebuah keahlian memasak yang dipadu dengan pemahaman unsur fisika dan kimia. Bahan dan hasil masakan dikembalikan ke bentuk molekul untuk kemudian direkonstruksi lagi menjadi bentuk yang sama sekali baru.

Metode Molecular Gastronomy ini memang masih sedikit asing di Indonesia. Andrian Ishak menjadi Chef pertama di Indonesia yang menggunakan metode ini. Dan hebatnya restoran yang dibangunnya berkonsentrasi memadukan Molecular Gastronomy dengan masakan Indonesia.

Wajar jika kemudian Namaaz Dining bertengger jadi salah satu restoran Fine Dining paling diminati. Karena selain penyajian makanannya yang unik, Andrian juga hanya melayani 29 tamu saja setiap harinya. Tak heran reservasi restorannya selalu padat. Dan untuk menjaga keunikannya, Andrian selalu memperbaharui menunya setiap 6 Bulan sekali.

Jelas urusan mencari menu ini bukan perkara mudah, tapi ia mengaku tetap bisa menikmati kesuksaannya tersebut. Andrian yang penyuka travelling ini, sangat senang terjun langsung keliling Indonesia untuk mengeksplorasi menu khas daerah di Indonesia dan memformulasikannya ke bentuk baru melalui metode molecular gastronomy.

Untuk memperkaya pengetahuannya ia banyak berselancar di dunia maya untuk mendapatkan khasanah masakan Indonesia yang belum pernah disinggahinya. Andrian mengaku Samsung Galaxy S7 menjadi gadget yang mendukung aktivititasnya untuk menciptakan menu-menu baru yang lebih otentik ini.

Percobaan menunya ini dilakukannya dengan cara yang menyenangkan. Sambil bereksperimen di dapur, ia meletakan Samsung Galaxy S7 di dekatnya. Ia tak perlu khawatir karena ada dust protection yang bisa melindungi dari kotoran bumbu yang bertebaran. Begitu juga dengan tumpahan air, karena Samsung Galaxy S7 punya perlindungan water resistant IP68.

Dari sini lah kemudian lahir menu oncom berbentuk pot, bakwan malang yang disajikan dalam tube, asinan bogor dalam sedotan, ayam bakar dengan potongan koran yang juga bisa di makan, lilin yang bisa menyala terbuat dari pisang sementara sumbunya dari kacang, es teh dingin dan panas sekaligus dan beragam lainnya.

Ketika percobaan menu baru tadi sudah selesai, presentasi adalah segalanya. Pria yang aktif berinstagram ini bisa mengabadikan hasil percobaannya dengan kamera utama berukuran 12 MP. Tak khawatir dengan kualitas cahaya karena teknologi fitur lowlight camera (f1.7) yang lebih baik dan dual pixel yang dimiliki smartphone ini bisa memastikan auto focus secara cepat.

Mesty Ariotedjo, Dokter, Model, Musisi Yang Perduli Sesama

Mesty Ariotedjo

Awal 2016 lalu Forbes mengumumkan daftar 30 orang di bawah usia 30 tahun yang dianggap berpengaruh dan bisa memberi perubahan di Asia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dwi Lestari Pramesti Ariotedjo atau biasa disapa Mesty Ariotedjo.

Dokter, lulusan dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia tahun 2012 terpilih untuk kategori bidang kesehatan. Salah satu alasan masuknya Mesty dalam daftar ini adalah karena ia bersama kawannya mendirikan start-up WeCare.id, sebuah platform crowdfunding yang berkonsentrasi untuk menyalurkan dana bagi pasien-pasien di daerah terpencil.

Di dalam negeri Mesty sudah lebih dulu diganjar penghargaan oleh Presiden Jokowi sebagai Inspiring Young Leaders pada tahun 2014 lalu. Di tahun yang sama ini pula Mesty mewakili Indonesia dalam forum ekonomi dunia dan tercatat sebagai perwakilan termuda.

Ketika hanya melirik rentetan penghargaan itu, sebagian mungkin berpikir Mesty Ariotedjo sebagai pribadi yang selalu serius. Sesungguhnya hal ini tidaklah tepat. Mesty dikenal supel dan menikmati hidupnya.

Di tengah kesibukannya, ia menjalani hobinya yang lain sebagai musisi. Ia memainkan Harpa dan flute untuk memanjakan dirinya. Tapi bukan Mesty namanya jika hanya berjalan begitu saja. Ia sudah merilis albumnya sendiri “Lukis Indah Mimpi” dan mengadakan konser yang seluruh dananya diberikan kepada SD Tega di Flores. Tempat dimana ia pernah bertugas sebagai dokter.

Buatnya ini caranya menikmati hidup. Apalagi sebagai dokter ia mengaku, musik adalah obat untuk dirinya. Menyaksikan video-video tayangan harpa sebuah keharusan baginya untuk tetap bisa menikmati hidup. Ia juga dengan segera merekam nada-nada yang melintas di kepalanya untuk lagu-lagu barunya yang nantinya dimainkan. Tak heran jika ia banyak mengkoleksi video-video dan hasil rekaman tersebut tersebut dalam Samsung Galaxy S7 miliknya. Ia merasa terbantu dengan prosesor yang lebih kuat di smartphone ini dan RAM yang mencapai 4GB sehingga ia bisa memutar video kesayangannya dengan mulus.

Hal lain, keluarga adalah hal yang utama bagi kebahagiaan hidupnya. Sesibuk apapun, ia berusaha untuk tetap bisa berhubungan dengan orang terdekatnya dimana pun ia berada. Hal ini bisa dipastikan dengan teknologi Dual Sim Samsung Galaxy S7, sehingga jangkauannya lebih luas meski Mesty sedang beraktivitas di daerah terpencil di Indonesia sekalipun. Dan kapasitas baterainya yang besar memastikannya bisa terus terhubung dengan orang-orang terkasih.

Ario Bayu Pekerja Keras Di Lebih dari 20 film Layar Lebar

ario-bayu

Kamu mungkin melihatnya muncul di film fenomenal AADC2. Dan bisa jadi mengikuti perjalanannya di lebih dari 20 film layar lebar sejak tahun 2004. Namun taukah kamu kalau ia memulai perjalanan karirnya dari bawah?

Ario Bayu, bukan aktor yang mendapat durian runtuh hits dalam satu film. Ia mengawali karirnya sebagai pemain-pemain film figuran dan peran-peran antagonis kecil. Tapi ia konsisten menjalaninya sebagai pilihan karir.

Kendati demikian ia mengaku dulu akting bukanlah cita-cita hidupnya. Kecintaan itu muncul baru ketika ia berusia 17 tahun dan tampil di Globe Theatre Shakespeare di London. Saat itulah dia merasa bahwa seni pertunjukan telah menjadi bagian besar dari hidupnya.

Hingga kini berbagai genre film pernah dilakoni Ario Bayu, mulai dari horor, action, komedi, hingga drama. Bermain di lebih dari 20 film layar lebar sejak tahun 2004, nama Ario Bayu mulai dikenal ketika membintangi film horor Bangsal 13. Namanya makin melejit saat membintangi film Kala, Laskar Pelangi, dan Pintu Terlarang.

Berbagai penghargaan pun disematkan pada pria yang saat ini berusia 31 tahun. Mulai dari Nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung hingga Nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik Indonesian Movie Awards.

Tentunya terakhir kita ingat perannya sebagai tunangan Cinta dalam film fenomenal AADC2. Sosok cool dan ambisius yang dibawakannya dengan sempurna. Ario Bayu mengaku senang belajar dengan menyaksikan bagaimana aktor-aktor besar berperan dalam film. Ia bisa menonton dua tiga film sekaligus di smartphone-nya dalam satu kali kesempatan.

Tak heran jika kita bisa melihat banyak koleksi film dalam Samsung Galaxy S7 miliknya yang sudah berkapasitas 200 GB. Apalagi Berkat teknologi Fast Charging, pengisian daya menjadi lebih cepat dan tak butuh waktu lama bagi smartphone Ario Bayu untuk digunakan kembali di tengah kesibukannya yang padat.

Samsung Galaxy S7 dan S7 edge siap menjadi pendamping yang tepat untuk segala keperluan kamu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Rencana Sekuel Pengabdi Setan Menurut Ayu Laksmi sang Pemeran ‘Ibu’

Kesuksesan salah satu film dengan genre horor Tanah Air yang berjudul Pengabdi Setan membuat masyarakat berharap akan adanya sekuel maupun prekuel film ini. Hal ini lantaran jalan cerita yang menarik serta karakterisasi yang kuat membuat film ini masih melekat di ingatan masyarakat. Bahkan tak sedikit yang tak bisa lupa dengan sosok Ibu. Hal itulah yang membuat para penikmat film berharap akan dibuat sekuel Pengabdi Setan.

Hanya saja sepertinya para pecinta film harus gigit jari lantaran pemeran Ibu dalam film Pengabdi Setan, yaitu Ayu Laksmi mengatakan sampai saat ini belum ada informasi soal dibuat atau tidaknya sekuel film tersebut nantinya.

Ayu mengaku belum mendengar kabar tentang dibuatnya sekuel Pengabdi Setan dari pihak produksi, tetapi ia juga tak menampik jika  ingin mengambil peran jika akan dibuat sekuel Pengabdi Setan.

“Untuk film Pengabdi Setan kami belum diinfo. Saya masih menunggu apakah film ini akan dibuat yang kedua,” ungkap Ayu saat ditemui di ICE BSD, Tangerang Selatan, Minggu, 23 September 2018.

Ia pun menambahkan, “Saya sih mau (ikut ambil peran), tetapi sutradaranya akan menghendaki saya untuk terlibat di dalamnya enggak, gitu,” ucapnya.

Tak hanya itu, Ayu mengaku setelah membintangi film Pengabdi Setan, tawaran untuk memerankan film horor banyak yang berdatangan. Namun, ia belum mau menerimanya karena sengaja menunggu proyek Pengabdi Setan selanjutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Iis Dahlia Siap Jadi Tameng bagi Putranya dari Serangan Warganet

Serangan dari warganet tak hanya dirasakan oleh Iis Dahlia. Melainkan juga sang anak, Devano Danendra saat lagu miliknya yang bertajuk “Ini Aku” dianggap melakukan plagiasi lagu milik Fiersa Besari yang berjudul “April”. Lantaran masalah tersebut, Iis sampai sigap membantu anak bungsunya. Apalagi Devano diketahui sampai putus asa melihat komentar warganet terhadap lagu barunya itu.

“Saya bilang sama Devano, ‘Dek, sosial media itu jangan terlalu diambil hati’, karena dia itu jadi kayak males. Akhirnya jadi tiba-tiba yang tadinya pengin jadi artis, dia jadi ada satu omongan kayak gini nih ‘aku bingung sekarang aku mau jadi apa’. Nah, haters ya. Lu lihat ya, awas lu kalau sampai anak gue kenapa-kenapa, gue parangin lu semua!” ujar Iis sambil tertawa di Jakarta.

Devano sendiri mengaku merasa tak enak seiring menerima banyak komentar negatif dari warganet. Dia mengatakan jadi merasa bersalah terhadap orang tuanya dan pihak label meski lagu tersebut bukan ciptaannya.

“Ya mungkin aku pada saat itu lagi seneng-senengnya mengeluarkan lagu single kedua, apalagi lagu itu soundtrack film, perasaan enggak enak itu tiba-tiba muncul. Enggak enak sama mama, enggak enak sama pihak filmnya, sama pihak label, sama Mas Fiersa,” ungkap Devano.

“Saya mengerti banget perasaan Mas Fiersa kalau misal lagu ciptaan kita dijiplak sama orang. Devano ngerti. Tapi di sini Devano belajar bahwa harus bersikap dewasa. Menyikapinya dengan dewasa,” lanjutnya.

Sementara itu, sebagai ibu sekaligus orang yang sudah memakan banyak asam garam di industri musik, Iis hanya bisa memberinya wejangan. Sebab, dalam dunia hiburan jatuh bangun dihujat oleh masyarakat adalah hal yang biasa.

“Saya bilang sama dia menjadi artis itu enggak semua orang memuja kita. Ada juga yang enggak sukanya, itu yang harus dihadapi, belajar menghadapi itu, ikhlas aja enggak usah diambil pusing apalagi diambil hati. Nanti impact-nya ke karier,” ujar Iis.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Hamish Daud Sudah Sibuk Beli Perlengkapan Bayi, Warganet Justru Menganggapnya Pamali

Pasangan Raisa dan Hamish Daud tengah merasakan kebahagiaan seiring kehamilan Raisa. Seperti pasangan pada umumnya, keduanya pun tengah mempersiapkan segala keperluan demi menyambut sang buah hati. Salah satunya yaitu dengan mempersiapkan pakaian untuk bayinya kelak. Terlihat baru-baru ini Hamish terekam dalam sebuah video saat ia tengah sibuk memilih beberapa pakaian bayi di salah satu pusat perbelanjaan.

Video Hamish yang tengah sibuk mencari pakaian sang buah hati pun sempat diunggah oleh salah satu akun gosip. Dia pun sempat terlihat bingung memilih di antara dua baju dan meminta pertimbangan baju mana yang harus dipilihnya. Hal tersebut pun menuai sejumlah reaksi dari warganet.

“Kok udah pilih baju, q aja yang belum 7 bulan blm beli ap2,” kata warganet.

“Masih kecil aja bajunya udah branded, aku mah apa tuh beli bajunya di toko tayo yang sablonnya makin lama makin ilang,” kata yang lain.

“Klo kata orang tua, pamali klo belum hamil besar udh belanja baju,” kata warganet lainnya

Menurutmu, benarkah yang dilakukan Hamish itu bisa dibilang pamali? Bagaimanapun, sah-sah saja lho bila calon orangtua hendak membelanjakan sesuatu untuk calon anaknya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top