Feature

Menurunkan Berat Badan Bukan dengan Diet, tapi Pacaranlah dengan Orang yang Salah

Pasangan yang kita anggap sempurna belum tentu tepat. Itulah kenapa menemukan orang yang tepat untuk dijadikan pasangan bahkan teman hidup bukanlah perkara yang mudah. Nah, kalau bertemu orang yang tepat akan membuatmu bahagia sampai mungkin kamu mengalami kenaikan berat badan, maka bertemu orang yang salah hanya akan membuatmu berada dalam tekanan sehingga fisik dan mentalmu yang jadi taruhannya. Dan tak semua orang bisa dengan cepat menemukan tambatan hatinya dengan tepat, ada yang prosesnya memakan waktu bertahun-tahun. Mungkin kita salah satunya…

Dia Mulai Membandingkan dirinya dengan Mantanmu atau Membandingkanmu dengan Mantannya

Jika di awal hubungan saja dia selalu membandingkan kamu dengan masa lalunya, atau dirinya dengan masa lalumu, maka pertimbangkan lagi dirinya untuk jadi bagian dari masa depanmu. Kalau sampai dia dengan gamblang berani membandingkan dirimu dengan mantannya, kamu patut curiga, mungkin ada indikasi kalau dia belum melupakan mantannya. Karenanya, butuh pertimbangan kalau kamu menghadapi kekasih dengan tipikal semacam ini.

Dia Tak Berusaha Memahamimu, tapi Justru Ingin Mengubahmu

Sebelum kamu dan dia beranjak ke jenjang yang lebih serius, coba pertimbangkan lagi, sudahkah dia berusaha untuk memahamimu?  Kalau yang terjadi justru dia berusaha mengubahmu, maka untuk apa kamu mempertahankan hubunganmu yang sekarang?

Kamu bukanlah sebuah robot, kamu ada untuk jadi partnernya, ‘kan? Kalau misalnya dia sudah terang-terangan memberi komentar negatif soal penampilanmu misalnya, maka sejatinya dia sudah lupa arti menghargai keberadaan pasangannya. Yakin, kamu masih mau terus jalan bareng si dia?

Hubungan Sudah Semakin Tak Sehat kalau Kamu Merasa Hubunganmu yang Sekarang tak Lebih Baik dari Sebelumnya

Bila kamu berada di titik dimana kamu merasa belum menemukan sesuatu yang lebih baik dari pasanganmu yang sekarang, munngkin karena memang masih ada yang mengganjal di dalam hatimu. Sekalipun kamu berusaha menampiknya dengan perasaan nyaman yang sudah tercipta, tapi kamu tak merasa hubunganmu yang sekarang jauh lebih baik dari yang dulu. Kalau begini kondisinya, bukannya membuatmu bahagia, yang ada membuatmu terus berpikir untuk mencari cara menyudahi hubunganmu, ‘kan?

Jika Teman Dekat atau Keluargamu Tak Suka Dengan Kehadirannya, Memang Ada Kemungkinan Kamu Menyayangi Orang yang Salah

Mungkin kamu punya pendapat sendiri soal ini. Tapi maksudku kali ini, kalau sebagian besar orang di lingkunganmu hampir tidak menyukainya, terutama orangtua atau saudara kandung, mungkin kamu memang sedang berada di dalam pilihan yang tidak tepat. Coba, tanyakan kembali pada hatimu, benarkah hatimu memang sudah menetap padanya dan sungguh ingin mempertahankannya, Kawan?

Pacaran dengan Orang yang Salah Bisa Membuatmu Justru Merasa Tidak Bersemangat bila Membahas Rencana Masa Dapan Bersamanya

Banyak orang yang mengatakan bahwa pasangan kamu ikut bertanggung jawab atas kebahagiaanmu saat ini dan masa depan. Mungkin karena kontribusinya begitu besar dalam hidup kita. Tapi kalau soal ini saja dia tak berhasil membuatmu bahagia, justru malah membuatmu merasa khawatir dan tidak bersemangat ketika bersama pasangan kamu, mungkin saja kamu belum menemukan pasangan yang tepat untuk hidup kamu.

Tak perlu terus-terusan berpegangan pada satu orang yang sejatinya tak tepat untukmu. Justru, mulailah untuk lebih peka mengerti soal hatimu. Bantulah dirimu untuk melepaskan apa yang memang bukan untukmu. Masih banyak orang yang benar-benar lebih cocok untuk kamu di luar sana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lupakan Semua yang Lalu, Mari Sambut Hari yang Baru

Segala perkara yang belakang terjadi atas hidup, terasa jadi bom atom yang tak henti-hentinya menghancurkan segalanya. Mengubah tatanan cita-cita, meluluh-lantakan kisah asmara, hingga beban lain yang datang bertubi-tubi dan seolah tak ada habisnya. Beban berat yang melekat di pundak, membuat kita fokus pada hal-hal menyedihkan yang dibawanya. Padahal, bisa jadi ada sedikit suka yang bisa dijadikan alasan untuk tetap mensyukuri semuanya.

Sebelum nanti menyesal karena terlalu lama memendam kekalahan diri, sebelum nanti ia pergi dan memilih manusia lain untuk dicintai, ada banyak amunisi yang bisa kita jadikan alasan untuk kuat berdiri. Cobaan akan selalu datang, ujian tak akan pernah benar-benar bisa kita tanggalkan. Tapi cara kita belajar untuk jadi seorang petarung yang handal, bisa jadi jalan keluar untuk segala persoalan.

Ketika Cita-cita Terbelokkan, Bukan Berarti Kita Tak Bisa Mewujudkan Impian

Merasa perlu bekerja dengan passion yang disenangi, susah payah kita berjalan untuk  mewujudkan keinginan. Sialnya, kenyataan yang didapati tetap jauh dari yang diharapkan. Berpikir ini adalah sebuah kegagalan, kita memilih fokus pada semua ketidakberhasilan yang didapatkan.

Lalu lupa, jika apa yang selama ini kita kerjakan juga bermanfaat untuk kehidupan. Memberi kita kabahagian, pelajaran, pengetauan baru, hingga nilai positif lain yang selalu kita abaikan. Hanya karena merasa jika pekerjaan ini bukanlah sesuatu yang kita inginkan.

Baik memang jika semuanya berjalan sesuai rencana, tapi ingatlah kalau dunia sering bercanda dengan merubah banyak haluan jalan. Sebagai seorang pencari, kita hanya perlu memaksimalkan perjalanan agar tetap bisa menemukan apa yang diinginkan.

Patah Hati Itu Hal Biasa, Suatu Saat Kamu Juga Akan Merasakan Cinta yang Luar Biasa

Pernah jatuh cinta dan bahagia. Memberikan segalanya, lalu ditinggal pergi begitu saja. Kecewa, mungkin sudah pasti. Tapi menangis dan mengutuki semua yang sudah terjadi tentu tak akan berarti. Tak ada yang salah dari patah hati berkali-kali, anggaplah ini sebagai pelajaran bagi diri sendiri.

Bertemu dengan banyak pribadi, memberikan kita banyak pelajaran berarti. Sudah menjadi pola yang pasti, jika selain bahagia cinta pun bisa membuatmu terluka. Nah, daripada berusaha untuk tak selalu terluka, bersiaplah untuk tetap  tenang meski nanti mungkin akan terluka.

Belum Bisa Buat Orangtua Bahagia Bukan Berarti Tak Berguna, Semua Hal Tentu Ada Masanya

Beberapa orang mungkin bisa merasa biasa saja meski belum bisa memberi apa-apa untuk kedua orangtua. Namun di sisi lain, ada pula orang-orang yang kerap khawatir atas pencapaian hidupnya. Merasa gagal jadi anak yang berbakti, tak berguna untuk membahagiakan mereka yang dicintai.

Hei, bukankah sesuatu yang bernilai baik memang selalu sulit didapatkan? Tak perlulah kamu takut sampai menjadikannya beban pikiran. Bukan apa-apa, jiwa yang terlalu diselimuti rasa bersalah tentu tak baik. Bukannya bisa fokus untuk melakukan hal-hal baik yang kamu inginkan, rasa bersalah justru membuatmu kian tertekan dan akhirnya tak mendapatkan hasil apa-apa.

Kedua orangtua pun tentu paham, apa yang sedang kamu perjuangkan. Hal yang terpenting sekarang adalah, bagaimana kamu terus berjalan dan menemukan jalan keluar. Demi membuat mereka bangga atas apa yang kamu lakukan.

Tak Lagi Punya Banyak Teman Tak Selalu Menyedihkan, Justru Kamu Lebih Paham Siapa yang Layak Dipertahankan

Seiring dengan bertambahnya usia, kita semua akan merasakan babak kesepian hebat dalam kehidupan. Tak punya teman sebanyak masa sekolah, berpikir jadi manusia paling sedih sedunia, hingga bertanya-tanya apakah yang salah dari diri kita.

Dengar, hal seperti ini terjadi atas hidup semua orang. Tak ada yang berubah dari kita atau teman-teman yang tadinya kita miliki, waktu dan prioritas hidup yang harus diutamakanlah yang kemudian merubah pola hubungan pertemanan kita. Di saat kita masih berjibaku dengan banyaknya cicilan kebutuhan, teman lain mungkin sudah sibuk dengan anak kecil yang baru saja ia hasilkan. Semuanya ada masanya, dan kita harus selalu bersiap untuk kehilangan semuanya, termaksud teman.

Kesedihan dalam Hidup Akan Selalu Ada, Tapi Satu Hal yang Pasti “Kita Harus Selalu Bangkit dan Berdiri Lagi”

Tak ada yang bisa memastikan jika kita akan baik-baik saja untuk segalanya. Segala macam aspek kehidupan, kerap berkonspirasi untuk menciptakan kesedihan yang jadi beban. Tapi di waktu lain, kita pun bisa bahagia dengan perasaan yang tak terkira. Intinya, bahagia dan duka selalu datang kapan dalam bentuk apa saja.

Merasa dipecundangi waktu dan keadaan adalah respon yang biasa atas semuanya. Tapi jagan pernah merasa menyerah untuk semua perkara. Karena dibalik semua ujian dan cobaan yang ada. Hal yang wajib dilakukan adalah bangkit dan berdiri lagi untuk memulai hidup baru yang lebih bahagia lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Robert Pattinson Didapuk Gantikan Ben Affleck sebagai Batman

Warner Bros. akhirnya mengumumkan aktor pengganti Ben Affleck untuk peran Batman dalam film Batman garapan sutradar Matt Reeves. Mengutip Variety, rumah produksi tersebut akhirnya memilih aktor Twilight Saga, Robert Pattinson. Meskipun belum ada tanda tangan kontrak, kata sumber-sumber tersebut, Pattinson adalah pilihan utama.

Sejauh ini memang belum ada komentar dari Warner Bros. mengenai kabar tersebut. Namun film The Batman rencananya siap diputar di bioskop pada 25 Juni 2021. Proses praproduksinya film Warner Bros. dan DC Comics itu diharapkan bisa dimulai pertengahan tahun 2019. Matt Reeves mengambil alih kursi sutradara The Batman dari Ben Affleck pada Januari 2017 lalu. Sejak itu sosok di balik kesuksesan Planet of the Apes tersebut sudah mengembangkan ceritanya.

Affleck sendiri berbicara tentang pengunduran diri dari peran dan kursi sutradara The Batman setelah Justice League rampung. Matt Reeves pun mendapat keleluasaan untuk memilih aktor pemeran Batman. Ia juga menjadi produser The Batman bersama rekan kerjanya di Planet of the Apes, Dylan Clark. Pilihan pada Pattinson disebut sudah diputuskan ketika Reeves merampungkan versi final skenarionya. Robert Pattison yang kini berusia 33 tahun akan menjadi Batman termuda di layar lebar dalam sejarah karakter komik karya Bob Kane dan Bill Finger itu.

Sementara itu, Robert Pattinson sendiri merupakan aktor idola remaja, namanya mulai dikenal sejak membintangi film Harry Potter and The Goblet of Fire sebagai Cedric Diggory. Namun namanya baru melambung semenjak ia mendapatkan peran sebagai Edward Cullen di trilogi Twilight. Robert Pattinson memiliki total empat film sepanjang 2019. Film-film itu adalah High Life, The Lighthouse, The King, dan Waiting for the Barbarians.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Diisukan Hamil, Zaskia Sungkar Mengaku Nafsu Makannya yang Sedang Naik

Kabar kehamilan Zaskia Sungkar membuat ramai dunia maya. Hal itu terjadi karena dirinya mengunggah foto kebersamaan dengan Irwansyah di Instagram dengan memakai baju yang kebesaran. Nyatanya, Zaskia Sungkar tidak sedang hamil. Irwansyah mengatakan kalau istrinya itu memang sedang gemukan.

“Itu gendut, abis dari situ dia langsung mulai olahraga setiap hari dia olahraga,” ujar Irwansyah seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (17/5).

Sementara itu, Zaskia tak menampik dirinya mengalami kenaikan berat badan hingga 10 kilogram.

“Emang berat badan naik 10 kilo, gue nggak nyangka digituin dengan pede aja gue posting-posting. Dilihat-lihat kayak hamil emang ya. Tapi itu emang oversize bukan untuk gue bajunya. Kalau setahun yang lalu aku pakai baju itu akan terlihat indah tapi ya bersyukur,” lanjutnya.

Zaskia Sungkar mengaku dirinya memang sedang berbahagia. Nafsu makannya pun bertambah tak seperti sebelumnya.

“Happy, aku happy lagi pas banget nafsu makan lagi naik, terus jalan-jalan sama dia kerjaannya yak makan-makan. Namanya berdua pacaran terus ya kita hobinya cuma nonton dan makan selain kerja. Di luar kerjaan kita mau makan saja karena kita keluar cuma buat makan doang,” tutup Irwansyah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top