Community

Menjijikan Namun Kerap Kita Lakukan, Kira-kira Apa Sajakah Itu?

Terkadang memang ada kebiasaan yang membuat orang lain atau diri sendiri merasa jijik. Namun tetap saja hal itu membawa kesenangan tersendiri untuk dilakukan. Semua itu tergantung pada kebiasaan masing-masing pribadi. Coba simak hal apa saja sih yang sebenarnya menjijikkan namun masih saja suka kamu lakukan.

1. Mencabut Rambut yang Tumbuh Ke Dalam Kulit

Gemes juga kan saat ada rambut yang tumbuh ke dalam kulitmu. Rasanya pengen banget mencabutnya dengan pinset. Apalagi kalau ada benjolan keluar yang berwarna putih agak keabuan, pasti kamu pun nggak tahan pengen memencet dan mencabut akar bulu yang jadi penyebabnya.

2. Menarik Lapisan Kulit Bibir yang Kering

Banyak orang menyadari bahwa menarik lapisan kulit bibir yang kering tak baik untuk kesehatan kulit bibir. Apalagi jika sampai berdarah dan menimbulkan rasa sakit yang cukup menyakitkan. Bahaya tuh!

3. Menarik Paksa Kuku yang Patah

Bagi kamu yang gemar memanjangkan kuku, pasti kamu pernah merasakan kukumu patah. Terkadang sebagai gerakan yang spotan, tak jarang kamu menarik paksa kukumu yang patah itu karena sangat mengganggu.

4. Mengorek Kotoran Telinga

Meskipun menjijikkan, namun hal ini cukup sering kamu lakukan. Apalagi kalau ada kotoran telinga yang menggumpal cukup besar, saat dia berhasil keluar, kamu senangnya luar biasa.

5. Mengorek Sisa Makanan yang Nyempil di Gigi

Kamu nggak akan betah diam dan membiarkan sisa makanan tetap bersarang di sela gigimu. Pasti kamu akan berusaha mengoreknya sampai dapat. Ada rasa lega yang akan kamu rasakan saat kamu berhasil mengeluarkannya dari sela gigimu.

6. Menarik Kulit yang Mengelupas

Pasti kamu pernah merasakan kondisi dimana ada kulit mati di tubuhmu yang mulai mengelupas. Dan kamu tak akan tahan membiarkannya begitu saja. Tentunya kamu akan menariknya sampai terlihat cukup bersih dan rapi.

7. Menggosok Sudut Mata Demi Membersihkan Kotoran Mata Saat Bangun Tidur

Kebiasaan yang tak akan kamu tinggalkan di pagi hari saat bangun tidur pasti adalah menggosok bagian ujung mata untuk membersihkan kotoran mata yang menempel di sana. Menjijikkan sih, tapi kamu tetap saja melakukannya.

8. Menggosok Kulit Kepala dan Memperhatikan Titik-titik Putih Berupa Kulit Mati yang Jatuh dari Kepalamu.

Serasa lagi melihat titik-titik salju turun, kamu begitu jelinya memperhatikan kulit matimu yang jatuh dari atas kepala.

9. Mengorek Lubang Hidung

Meskipun hal ini merupakan hal yang cukup jorok untuk dilakukan. Namun kamu bisa dibilang sering melakukannya untuk mencari kotoran yang bersarang di dalam lubang hidungmu.

10. Mengorek Kotoran di dalam Pusar

Ada rasa lega tersendiri yang akan kamu rasakan saat kamu berhasil mengorek bersih lubang pusarmu. Seluruh daki yang menempel kamu bersihkan dengan tuntas tanpa sisa.

11. Membersihkan Kotoran Kuku dengan Menggunakan Kuku yang Lain

Entah karena malas mengambil alat bantu lainnya atau karena tak ada alat bantu yang kamu miliki untuk membersihkan kuku, akhirnya kamu lebih memilih untuk membersihkan kotoran di satu kukumu dengan menggunkan kuku yang lain. Praktis kan?

12. Mengikir Kulit Kaki yang Kapalan

Sudah tahu kaki adalah bagian yang paling sering dan mudah bersinggungan dengan kotoran dan kuman. Tapi kamu tetap saja gemar saat harus mengikir kulit kaki yang kapalan dan mengumpulkan serpihan kulit mati yang kamu hasilkan dari kegiatanmu mengikir kulit kaki.

13. Memencet Jerawat

Apalagi kalau jerawatnya sudah besar dan ada titik putihnya di tengah, pasti kamu sudah gemas untuk cepat memencetnya. Terlebih jerawat sangat mengganggu penampilanmu.

14. Memencet Komedo Hitam

Akan jadi kebanggaan tersendiri untukmu saat kamu berhasil mengeluarkan isi dari komedo yang menempel di wajahmu. Tak jarang kamu memperhatikan isi komedo itu saat kamu sudah berhasil mengeluarkannya.

15. Melihat Ingus yang Sudah Berhasil Kamu Keluarkan dengan Tissue

Saat ingusmu hendak keluar pasti kamu bingung mencari tissue untuk mengeluarkannya. Dan setelah itu tak jarang kamu melihat hasil ingus yang menempel di tissue yang kamu gunakan. True or false?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

‘Luruh’, Lagu Kolaborasi Isyana Sarasvati dan Rara Sekar Sudah Resmi Dirilis

Berada pada jalur musik yang berbeda, kali ini kakak adik Rara Sekar dan Isyana Sarasvati akhirnya terlihat satu project musik berdua. Jadi sesuatu yang telah banyak diharapkan oleh masing-masing fans mereka berdua, maka original soundtrack (OST) film ‘Milly & Mamet’ jadi jawabnnya.

Diberi judul ‘Luruh’, konon lagu kolaborasi tersebut sudah dapat dinikmati di berbagai platform streaming musik sejak Sabtu (15/12) lalu. Dikutip dari laman Kumparan.com, Ernest Prakasa selaku sutradara ‘Milly & Mamet’ berkata bahwa ini akan jadi sesuatu yang menarik. 

“Jauh sebelum mengenal Isyana, saya adalah penggemar Banda Neira, duet folk Rara Sekar dan Ananda Badudu. Kini, mereka hadir mengisi soundtrack film yang saya garap. Saya yakin, ini akan menjadi suguhan epic untuk memperkaya film ini,” ujarnya. 

Rara Sekar yang memang identik dengan lirik-lirik lagu sendu yang menyentuh, dibantu dengan sang adik Isyana mengawali proses pencintaan lagu pada suatu sore di rumah Rara. Bait per bait dari lirik lagu tersebut, mereka ciptakan sesuai dengan naskah dalam film ‘Milly & Mamet’. Mencari titik paling menyentuh dari kedua peran dari tokoh utama, hingga menggabungkannya dengan sesuatu yang umum terasa.

Dirilis bersamaan dengan lagu soundtrack lainnya, mini album original soundtrack ‘Milly & Mamet’ juga menautkan 4 lagu lainnya.  Yap, karena selain ‘Luruh’, Isyana Sarasvati juga menyanyikan satu lagu lain, yakni ‘Stargazing’. Selanjutnya ada pula ‘Berdua Bersama’ dan ‘Luluh’ yang dinyanyikan oleh Jaz, sedangkan Sissy Prescilla yang juga jadi pemeran Milly juga akan membawakan lagu Sehila On 7 yakni ‘Kita. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dia yang Membicarakan Orang Lain di Depanmu Adalah Orang yang Akan Membicarakanmu di Belakangmu

Pernah dengar saran, yang kira-kira intinya begini, “Jangan mau main sama orang yang suka ngomongin orang, karena kalau kamu nggak ikutan, kamulah yang akan jadi bahan omongan”.

Beruntung memang jika kita bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran. Tapi, kita juga tak bisa menghindari orang-orang yang suka merusak suasana. Berbicara tentang orang lain di hadapan kita, untuk kemudian menjadikan kita bahan cibiran ketika tak bersamanya.

Sekilas, urusan membicarakan orang memang terlihat menyenangkan. Dia mungkin merasa bahwa dirinya jauh lebih dari segalanya dibanding orang yang sedang ia bicarakan. Sehingga merasa berhak untuk bersikap sok benar. Sulit untuk dibuat sadar, mencoba memberinya pengertian sering tak berarti baginya. Lalu kita harus apa?

Bahagia Kita Akan Selalu Jadi Cibirannya

Begini, orang-orang yang suka bergosip ria, adalah tanda hidup yang tak bahagia. Sehingga orang yang dilihatnya tampak hidup tenang dan aman-aman saja. Seringkali dijadikan bahan obrolan murahan yang tak berdasar. Entah itu mengkritik kehidupan kita, pekerjaan, sampai ke hal pribadi yang lainnya.

Seolah-olah kita selalu ada di pihak yang salah, sedangkan ia adalah seseorang yang benar tanpa cela. Ini sudah jadi pola pikir yang ia pakai, jadi tak perlu kita jadikan beban. Semua hal tentang orang lain, akan selalu ia jadikan bahan kritikan.

Lagipula Waktu Kita Terlalu Berharga untuk Memikirkan Dia

Daripada memikirkan dia yang sibuk bikin cerita halu tak benar. Lebih baik kita berbahagia, dan menikmati hidup dengan cara yang kita bisa. Jalani hari dengan sesuatu yang bermakna, dan optimalkan waktu dengan mereka yang membuat kita bahagia juga. Kunci rapat semua sela untuk orang-orang beracun yang tahunya hanya ingin mencela.

Karena biar bagaimanapun kita tak bisa merubahnya. Tapi bagaimana cara kita menanggapinya adalah pilihan dan tanggung jawab kita. Waktu dan pikiranmu terlalu berharga hanya untuk memikirkan dirinya.

Bahkan Meski Tak Menyinggung Perasaannya, Ia Akan Tetap Berbicara Semaunya

Berhadapan dengan si mulut besar yang suka ngomongin orang, memang tak akan ada habisnya. Sekalipun yang kita perbuat tak bersinggungan dengan dirinya. Ada saja hal yang salah untuk dikritik dan dijadikan pembahasan.

Tak perlu susah payah membuatnya percaya pada kita, jangan pula merasa butuh membantunya untuk berubah. Karena manusia seperti itu, sudah kebal oleh berbagai macam petuah. Yang ia tahu, dirinya adalah satu-satunya orang yang paling benar.

Daripada Menjadi Beban untuk Diri Sendiri, Lebih Baik Kita Pergi

Yap, berhubungan atau berteman dengannya hanya akan jadi sesuatu yang sulit. Diam dipikir tak bisa melawan, tapi ketika dilawan ia pasti akan bersikap lebih garang. Maka, balasan terbaik adalah menjaga jarak dari dirinya.

Tak perlu merasa tak enak hati, sekalipun ia adalah teman yang konon sudah dekat. Kita berhak untuk memilah-milah, kepada siapa saja kita akan berteman. Kalau dirinya memang terlihat menyusahkan, sebaiknya tinggalkan.

Dan Kalau Masih Tetap Menjadikan Kita Bahan Gosip, Sebaiknya…

Untuk kemungkinan lain, jika memang kamu sudah kehabisan kesabaran atas semua tingkah dan cerita-cerita tak sedap yang ia ciptakan. Silahkan buat keputusan besar yang sekiranya wajar untuk dilakukan. Menegurnya ketika bersikap tak baik secara langsung, hingga memintanya berhenti menjadikan kita bahan obrolan murahan yang tak benar.

Namun, jika ternyata apa yang kita sampaikan masih tak berarti apa-apa untuknya. Itu artinya dirinya memang adalah seorang pengarang cerita bohong yang handal. Sudah, tak perlu dekat-dekat dengan dia!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top