Trending

Menjadi Manusia Tanpa Diskriminasi

Konon semboyan Bhinneka Tunggal Ika dipercaya sebagai alat pemersatu bangsa. Tanpa harus memandang suku, agama, rasa, dan golongan, kita diharapkan tak akan lagi berlaku diskriminatif pada siapa saja. Tapi fakta yang terjadi di lapangan tidaklah demikian. Tak mudah memang, sebab kita memang lebih suka mengkritik daripada berusaha belajar untuk menyadari kesalahan sendiri.

Dideklarasikan oleh UNAIDS (program PBB untuk gerakan global terkait HIV dan AIDS), tanggal 1 Maret, hari ini, ditetapkan sebagai Hari Tanpa Diskriminasi (Zero Discrimination Day). Dan 2014 lalu menjadi tahun pertama peringatannya. Awalnya, UNAIDS mencanangkan Zero Discrimination Day sebagai hari untuk menghapus diskriminasi terhadap mereka yang menderita HIV dan AIDS.

Akan tetapi, seiring pergantian tahun, perayaan tersebut kini tak lagi hanya untuk mengampanyekan penghilangan diskriminasi terhadap penderita HIV dan AIDS saja. Melainkan jadi salah satu peringatan untuk upaya penghilangan diskriminasi dalam bentuk apa pun, dan sebagai perayaan keberagaman.

Bergerak dari pengertiannya, sejatinya diskriminasi dapat kita artikan sebagai bentuk perlakuan berbeda yang diterima oleh seseorang. Mulai dari dikecualikan, dilarang, diremehkan, hanya karena alasan perbedaan yang melekat pada diri mereka. Perbedaanya pun cukup beragam, baik berupa gender, etnis, kewarganegaraan, agama, disabilitas, orientasi seksual, kelas sosial, umur, status pernikahan/tanggung jawab dalam keluarga, dan kondisi/kategori lainnya.

Tak perlu jauh-jauh, kita sendiri mungkin juga kerap mengalaminya, atau malah jadi pelakunya? Dianggap tak pantas untuk berteman dengan sekelompok orang tertentu hanya karena status sosial, atau berpikir bahwa orang lain itu jahat sebab tak menganut ajaran agama yang sama. 

Masih ingat kasus video kakak beradik yang dicap gay beberapa waktu lalu di bilangan Jakarta Selatan? Diambil gambarnya, disebarkan di dunia maya hingga tokoh yang ada di dalam potret merasa trauma dan merambat pula pada orangtua mereka.

Beberapa tahun terakhir, media massa dan media sosial kita memang terlihat diramaikan oleh isu LGBT. Siapa pun itu orangnya, kita tentu memiliki hak yang sama. Begitu pula dengan ketidaksetujuan akan pilihan orientasi seksual seseorang.

Akan tetapi, ketidaksetujuan tersebut tak lantas memperbolehkan kita untuk berbuat semena-mena terhadap mereka. Apa lagi pada kasus kemarin, ternyata mereka adalah kakak beradik yang sudah lama tak berjumpa. Bukanlah pasangan gay, seperti yang digambarkan sang pengunggah.

Ini hanya satu contoh kasus saja, diluar ini jelas ada banyak kasus diskriminasi yang masih saja terus berlangsung dan tampak dipelihara. Baik yang menyangkut ras, agama, suku, hingga golongan-golongan tertentu.

Dan bertepatan dengan Hari Peringatan Anti Diskriminasi, dari kurang lebih 10 orang yang berhasil kami minta untuk berbicara tentang diskriminasi yang pernah dialaminya, persoalan agama masih jadi hal yang utama, disusul dengan rasa, hingga pada masalah fisik dan penampilan.

Selanjutnya kami juga menanyakan pendapat mereka akan kemungkinan lain yang jadi pemicu para pelaku diskriminasi. Dan semua menjawab bahwa pengaruh didikan dan lingkungan, serta belum mampunya masyarakat kita menerima dan memahami arti dari keberagaman jadi pemicu utama yang masih saja membuat kita bersikap serampangan. Dengan gampangnya mengecualikan orang lain, menjauhi mereka yang tak seiman, hingga berpikir bahwa mereka yang tak sama tidak seharusnya ada di lingkungan kita.

Maka hal yang menjadi pertanyaan untuk masing-masing kita, sampai kapan kita akan terus mendiskriminasikan orang lain?

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan Kenapa Cewek Tak Pernah Ngechat Cowok Lebih Dulu

Kamu sebagai seorang cowok yang sedang menjalin pendekatan dengan cewek yang kamu suka pasti pernah kesal hanya karena chat. Ya, memang untuk urusan chat, cewek sangat jarang memulainya duluan.

Tapi semua itu pasti karena suatu alasan tertentu. Nah kalau kamu penasaran, berikut adalah 7 alasan cewek tidak mengirim chat padamu terlebih dulu.

1. Takut Dikira Cari Perhatian

Beberapa cewek memang memiliki sifat pemalu. Hal ini membuat mereka cenderung seperti menutup diri kepada orang lain. jangankan untuk bertemu, untuk sekedar mengirim chat duluan saja dia tak akan berani melakukannya.

2. Sibuk

Ini biasanya disebut sebagai alasan yang klasik. Namun pada kenyataannya ada juga yang mengalaminya. Mungkin dia memang sedang sibuk dengan aktivitasnya sendiri sehingga tak emmiliki waktu untuk sekedar mengirim chat kepadamu.

3. Tidak Lihai Mengobrol Lewat Chat

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Ada beberapa orang yang sangat aktif saat sedang chat, namun pasif saat bertemu secara langsung. Ada juga beberapa orang yang tidak lihai mengobrol lewat chat, namun sangat asyik saat diajak mengobrol secara langsung.

4. Terbiasa Dichat Duluan

Kebiasaan memang sebuah hal yang sangat sulit untuk dirubah. Kalau cewek yang kamu dekati adalah orang yang terbiasa menerima chat duluan dibanding memulai mengirim chat kepada orang lain, maka dia pun tak akan mengirim chat kepadamu tanpa kamu mulai terlebih dulu.

5. Gengsi

Biasanya alasan ini adalah alasan yang paling banyak dimiliki oleh para cewek. Mereka tidak mau mengirim chat duluan kepadamu karena mereka gengsi untuk melakukannya.

6. Merasa Nggak Nyambung Bicara Denganmu

Jika dia tak pernah mengirim chat kepadamu duluan, bisa jadi itu merupakan suatu tanda bahwa dia malas denganmu. Baginya, tidak ada yang menarik denganmu. Jadi jangan berharap lebih yan bro, masih banyak kok cewek lainnya.

7. Nggak Suka Denganmu

Ini bisa jadi alasan paling menyakitkan, dia tidak mengirim chat padamu duluan karena memang dia ngga suka padamu. Jadi lebih baik mundur daripada kamu harus semakin sakit hati karenanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Tanda yang Dimiliki oleh Orang dengan IQ yang Tinggi

Kecerdasan yang dimiliki setiap orang memang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Biasanya, kecerdasan tersebut bisa terlihat dari IQ yang dimiliki. Nah, sebenarnya kamu bisa loh melihat apakah seseorang tersebut memiliki IQ yang tinggi atau tidak dengan 10 tanda yang dimiliki oleh mereka.

1. Mudah Tersenyum Sendiri

Meski sering tersenyum sendiri, bukan berarti mereka orang gila loh. Biasanya mereka tersenyum sendiri saat menemukan sebuah ide yang cemerlang. Orang cerdas biasanya memiliki dunia imajinasinya sendiri namun mereka tetap bisa kembali sadar akan realita yang ada di depannya.

2. Seringkali Mudah Bosan

Orang yang cerdas akan mudah merasa bosan saat menjumpai sebuah masalah yang mudah dan tidak menantang baginya. Hal ini terjadi karena semakin tinggi IQ seseorang, maka semakin mudah baginya untuk memecahkan sebuah masalah yang rumit. Jadi mereka akan mudah bosan saat tidak menemukan sebuah tantangan yang baru.

3. Cenderung Tidak Terkenal

Orang yang memiliki IQ tinggi memang sangat jarang ada di dunia ini. Kecerdasan yang mereka miliki membuat mereka sulit untuk bergaul dengan masyarakat pada umumnya. Hal inilah yang membuat mereka lebih suka menyendiri dan cenderung tidak terkenal.

4. Biasanya Gemar Tidur Larut Malam

Orang yang memiliki IQ tinggi biasanya mengalami kesulitan untuk tidur lebih awal. Semakin tinggi IQ yang dimiliki maka akan semakin banyak pula area di otaknya yang aktif. Saat mereka berusaha untuk tidur, akan selalu ada saja yang muncul dalam otaknya. Mereka bisa tidur saat otaknya sudah mengalami kelelahan.

5. Biasanya Berpenampilan Nyentrik dan Seringkali Dikira Aneh

Kecerdasan yang dimilikinya membuatnya memiliki kreasi sendiri dalam hal berpenampilan. Hal inilah yang terkadang membuat orang dengan IQ yang tinggi seringkali dianggap aneh dalam berpenampilan.

6. Memiliki Rasa Percaya yang Tinggi

Dengan IQ tinggi yang dimilikinya, mereka sadar bahwa mereka memiliki kelebihan dibanding orang pada umumnya. Hal inilah yang membuat kepercayaan diri mereka pun meningkat. Namun kepercayaan yang terlalu besar akan menjadi boomerang bagi diri mereka sendiri.

7. Biasanya Sukar Menghargai Orang Lain

Salah satu boomerang yang akan terjadi pada diri orang-orang dengan IQ tinggi adalah sukarnya mereka untuk menghargai orang lain. hal ini disebabkan mereka memiliki kepercayaan diri yang terlalu besar sehingga membuat mereka merasa menjadi orang yang paling pintar dibanding yang lainnya.

8. Seringkali Memiliki Keinginan yang Muthlak dan Sulit Dihentikan

Biasanya orang dengan IQ tinggi termasuk orang yang keras kepala. Saat mereka sudah menginginkan suatu hal, maka mereka akan berusaha semaksimal yang mereka bisa untuk meraihnya dan akan sangat sulit untuk bagi orang lain untuk menghentikannya.

9. Sering Bicara Sendiri

Orang dengan IQ yang tinggi memiliki kemampuan dalam menciptakan ruang diskusi di kepalanya. Hal inilah yang menyebabkan mereka seringkali berbicara sendiri.

10. Sadar akan Pentingnya Penggunaan Bahasa yang Baku

Kecerdasan yang dimiliki oleh mereka dengan IQ yang tinggi membuat mereka memiliki gagasan atau konsep yang rumit. Karena itulah mereka sadar bahwa mereka harus menggunakan bahasa yang baku agar orang lain bisa memahami apa yang mereka maksudkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Kado Spesial yang Cocok untuk Sang Ibunda Tercinta di Hari Bahagia

Biasanya nih kalau sudah dekat hari ulang tahun ibu, kamu sebagai anak akan bingung memilih kado apa yang cocok untuk kamu berikan kepada ibumu tercinta. Nah sekedar masukan nih, berikut adalah 7 kado spesial yang mungkin bisa kamu jadikan pilihan untuk ibundamu.

1. Gelang Simple yang Minimalis

jika kamu sudah memiliki penghasilan yang lumayan, kamu bisa saja memberikan ibumu sebuah gelang, entah itu berbahan emas atau bahan aksesoris lainnya. Pilihlah model gelang yang simple nan minimalis untuk mempercantik penampilan ibumu.

2. Rangkaian Bunga

Bakal jadi momen yang manis saat kamu tiba-tiba memberi ibumu rangkaian bunga yang cantik dan juga segar. Kamu bisa membelinya dan langsung memberikannya kepada ibumu. Dijamin ibumu pasti akan sangat senang menerimanya.

3. Robe

Kamu pasti sudah tahu kan apa itu robe? Robe adalah sejenis jubbah cantik. Kamu bisa memilih robe yang sesuai dengan kesukaan ibumu, baik dari warna maupun bentuknya.

4. Tanaman Herbal

Biasanya orang yang tak suka dengan obat-obatan lebih memilih menanam tanaman herbal untuk pengganti peran obat kimia. Nah, nggak ada salahnya kamu coba memberi ibumu kado berupa tanaman herbal yang bermanfaat untuk kesehatannya.

5. Piyama

Kamu bisa carikan piyama dengan bahan yang halus dan berkualitas tinggi. sehingga ibumu bisa dengan nyaman memakainya saat tidur. Alhasil ibumu pun bisa lebih nyenyak saat tidur malam.

6. Jar untuk Menyimpan Peralatan Memasak

Agar dapur bisa lebih tertata, kamu bisa memberi kado kepada ibumu yang gemar memasak berupa jar yang simple dan kece. Selain berguna untuk menyimpan peralatan masak, jar ini juga bisa dimanfaatkan untuk mempercantik dapur loh.

7. Tas

Kalau ibumu gemar mengoleksi tas cantik, nggak ada salahnya kamu memberinya kado sebuah tas yang sesuai dengan kesukaan ibumu. Pasti ibumu akan senang menerimanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top