Feature

Mencoba Memahami Militansi Balajaer, Fans Garis Keras Ayu Ting Ting

Kerap dipanggil dengan sebutan Japok atau Ubul di media sosial, siapa yang tak kenal Ayu Ting Ting? Sejak berita kedekatannya dengan Raffi Ahmad, setiap gerak yang dia lakukan memang kerap jadi perbincangan. Tak hanya soal eksistensi dan karyanya yang katanya hanya berisi sensasi, nampaknya ada hal lain yang memang patut kita apresiasi. Salah satunya adalah setianya para fans militan Ayu yang lebih dikenal dengan sebutan Balajaer.

Sebagai awalan untuk mengenal kerasnya pertahanan dari balajaer, kamu harus tahu aturan main bagi mereka adalah, pertama: ATT tak pernah salah, kedua: ya kalaupun dia salah kita harus kembali kepada aturan pertama. Untuk kalian, sekutu fans garis keras Ayu Ting Ting, sesungguhnya tulisan ini bukan bermaksud menghina, tapi tidak juga untuk membela. Jangan pula berpikir kalau saya ini tak suka dengan Ayu Ting Ting.

Saya hanya ingin membantu orang lain untuk lebih bisa memahami sesamanya. Karena meski sudah melabeli diri jadi tembok kokoh pelindung kuin tercinta, saya pikir kalian ini juga manusia.

Kerasnya Upaya dari Sang Fans Demi Melindungi Idola Jadi Sesuatu yang Memang Luar Biasa

sumber: instagram @official_aytinglicious

Diawal kemunculannya dengan lagu “Alamat Palsu”, Ayu Ting Ting memang menjadi pusat perhatian. Jadi wajar saja, jika para fansnya jadi pasukan yang memang tak terkalahkan. Apa lagi untuk perang di kolom komentar. Konon balajaer ini lebih kuat dari seluruh fans artis di seantero negeri. Jika masih belum percaya, coba buka kembali ingatanmu pada beberapa perkara yang menyangkut dirinya.

Mulai dari perseteruan dengan Luna Maya, retaknya pertemanan dengan Jessica Iskandar, hingga pada beberapa artis lain yang juga pernah bersenggolan dengan dirinya. Bahkan Nikita Mirzani saja, tak luput dari serangan komentar mereka.  Pokoknya jangan sampai ada pihak yang menyalahkan kuin tercinta, kalau masih ada siap-siap saja. Kolom komentarmu akan dipenuhi oleh sumpah serapah dengan berbagai kata-kata yang luar biasa. Tapi tenang saja, mereka tak akan mendatangimu ke rumah. Karena nyali cuma sampai di ujung jari saja.

Kawanan Mereka Memang Terlihat Satu Kesatuan, Tapi Didalamnya Ada Dua Kubu yang Berbeda Haluan

“Tidak semua balajaer itu tak beradap” Jika kita telisik lagi lebih dalam, faktanya tak semua balajaer itu kerap pakai kata-kata kasar. Bahkan ada beberapa yang memang secara terang-terangan menasehati untuk menyudahi skandal drama cintanya dengan Raffi.

Mereka ingin Ayu menjalani hidupnya tanpa membuat sensasi.  Sebaliknya kubu lain yang tak mau sang idola dianggap sebagai Pelakor (Perebut Laki Orang), justru tak terima Ayu diperlakukan demikian. Mereka berjuang matian-matian untuk membela sang biduan.

Barangkali Ini Adalah Bentuk Cinta Mereka Pada Sang Idola, Kalian yang Belum Pernah Mengalaminya, Tentu Tak Tahu Rasanya

sumber: instagram @official_aytinglicious

Lalu apa sih yang membuat fansnya jadi fanatik? Ya banyak. Misalnya goyangan Ayu Ting Ting yang aduhai, Selera fashionnya yang kalau kata komentator pedas kerap menjiplak gaya dari Memsye, hingga pada bagaimana dia berjuang membesarkan Bilqis seorang diri. Bahkan disaat artis lain berbondong-bondong membuat usaha dengan label kue artis dalam satu manajemen.

Ayu Ting Ting malah memilih jalan sendiri dengan tak masuk manajemen tersebut. Toh dia sudah punya followers 22 juta, ya setidaknya 10% dari jumlah itu pun, cukuplah untuk menghabiskan jualan di opening hari pertama. Walau kadang ekspektasi memang tak selalu berbanding lurus dengan realita. Namun begitulah memang cinta, dia kerap membolak-balikkan perasaan seseorang. Dari yang tak sayang menjadi sayang, dari yang pintar menjadi bodoh. Barangkali itu pula yang dirasakan oleh para balajaer.

Hal Unik Lain dari Komplotan Penggemar Ayu Ting Ting Ini, Mereka Kerap Bertindak Sebagai Mak Comblang Untuk Sang Biduan Hati

Ditengah maraknya berita tentang liburannya ke Belanda dengan suami Nagita Slavina, Ayu justru adem ayem. Bukan apa-apa, mungkin masyarakat merasa kesal pada Raffi Ahmad, seakan tak mau berhenti jadi bad boy, sudah menjadi ayah masih saja liburan dengan perempuan yang juga sudah jadi janda. Akan tetapi, fans Ayu kembali menununjukkan kesolidannya.

Tanpa angin apa-apa, setelah ada kabar kedekatannya dengan Andi Arsyil. Mereka tiba-tiba menjadi mak comblang untuk idolanya. Sebenarnya setelah resmi bercerai dari mantan suaminya, Enji, Ayu pernah pacaran dengan aktor asal India, Shaheer Sheikh. Namun hubungan mereka kandas dalam waktu cukup singkat. Seakan membantu biduan pujaan untuk move on, lagi-lagi mereka menjodohkan Ayu Ting Ting dengan Andi Arsyil lawan main Citra Kirana di sinetron fenomenal Tukang Bubur Naik Haji.

Mereka justru meminta Andi Arsyil untuk segera melamarnya. Namun balasanya yang justru diterima oleh mereka yang berharap Andi Arsyil dan Ayu akan bersatu dijawab dengan, “Tidak ada hubungan apa-apa”, oleh Andi.

Meski Kadang Membuatmu Gerah, Sesungguhnya Balajaer Tak Perlu Dilawan

Buasnya mereka di kolom komentar memang tak perlu ditanya lagi, bahkan meski kamu adalah alumni terbaik dari universitas ternama sekalipun, rasanya kamu tak akan sanggup untuk meladeni mereka perihal tanya jawab sikap sang idolanya. Sebaik-baiknya sikap yang mungkin bisa menyelematkan kita dari serangan balajaer adalah dengan berdiam diri saja.

Sambil menunggu kapan semesta akan membangkitkan mereka dari kesalahpahaman dalam mencintai seseorang. Karena apa pun yang berlebihan tentu tak baik untuk kesehatan. Terutama kesehatan jiwa. Sekedar informasi saja, ternyata nama resmi dari fans Ayu Ting Ting bukanlah balajaer, tapi “Aytinglicious”. Karena Ayu sendiri ternyata pernah berkata bahwa Balajaer jadi biang keributan yang kerap membuat kegaduhan dan keributan dengan artis lain. Selanjutnya teka-teki yang harus kita pecahkan adalah mencari asal usul dari para balajaer. Siapa tahu sesungguhnya mereka ini adalah jelmaan ikan, bukan manusia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top