Feature

Melihat Tanda dari Tubuh yang Sedang Butuh Perhatian

Di balik kesibukan yang sedang kamu lakukan, mulai dari bekerja sampai bermain dengan teman. Aktivitas yang kamu lakoni sangatlah padat untuk dijalankan. Waktu istirahat jadinya hilang sehingga kamu tidak sempat untuk memiliki waktu tidur dengan normal.  Padahal tubuhmu sudah memberikan sinyal kuat kalau ia sudah sangat membutuhkan istirahat.

Kegiatan istirahat pun tidak kamu jalankan dengan baik. Lantaran pekerjaan adalah segalanya. Padahal kalau sudah tumbang kamu pun akan merasakan kesedihan. Oleh karena itu manfaatkan segala waktu yang kamu punya untuk istirahat. Jangan sampai tunggu kondisi kurang sehat, barulah kamu bergegas untuk istirahat.

Berat Badan Turun Sesaat Karena Kamu Stress Dengan Kondisi yang Berat

Bukan menyambut dengan suka cita, andai saja berat badanmu tiba-tiba turun secara drastis. Bukan pula disambut dengan rasa bahagia, saat melihat timbangan angka dulu yang kamu benci sekarang berubah secara tiba-tiba. Padahal tak ada program diet atau menurunkan berat badan yang kamu jalankan. Bisa saja, kamu sedang mengalami stress berat sehingga pola makan ancur berat. Kamu butuh waktu buat liburan tuh, coba ambilah cuti untuk memaksimalkan kondisi kamu kembali.

Disusul Gangguan Pencernaan Membuat Kamu Selalu Ingin Ke Toilet

Maag dan diare tiba-tiaba menjadi dua penyakit yang hinggap kepadamu. Bukan berarti hal itu terjadi karena kamu suka makan sembarangan saja, tetapi mengacu kepada pola makan yang sudah tak beraturan. Seperti halnya kamu selalu mengutamakan deadline, dari pada kebutuhan badan saat jam makan siang. Akhirnya jam makan pun molor menjadi ke sore hari. Kalau sudah terkena diare dan performa terganggu karena selalu izin ke kemar mandi. Solusinya adalah memperbaiki pola makan dan perbanyakan gizi.

Timbul Jerawat Secara Tiba-tiba Menjadi Hal yang Tak Biasa Seperti Sebelumnya

Makanan pun tidak jaga, kamu sering kali makan sembarangan untuk menambah nafsu makan. Sepulang dari kerja, kamu selalu lupa untuk membersihkan muka alhasil jerawat tumbuh seketika. Sebenarnya kamu bukanya lupa, tapi sudah malas beraktivitas karena saking lelahnya. Coba kalau kamu ingat-ingat berapa lama kamu di jalan sampai debu datang menyerang.

Mengalami Kepanikan, Sampai Lupa Untuk Memikirkan Pekerjaan

Memandang kalender, yang sudah menyatakan sebagai akhir bulan. Kamu kerap mengalami kepanikan. Karena ada beberapa target yang belum rampung dan harus segera diselesaikan. Ketika tidur kamu pun selalu kepikiran, selepas bangun kamu tidak bisa berfikir dengan jernih hal apa yang harus kamu lakukan. Sampai-sampai, ke kantor saja kamu rela tidak mandi karena ingin bergegas dan menyelesaikan semua tugas.

Rasa panik ini membuatmu tidak dapat berfikir jernih apa yang harus kamu lakukan. Sampai di kantor pun, kamu bingung harus mulai dari mana untuk menyelesaikan pekerjaan. Kalau sudah seperti ini kamu biasa siasati dengan ambil nafas perlahan-lahan dengan tenang. Fokus kepada pernapasan, dan mulai bekerja saat diri kamu sudah tenang.

Sering Bersendawa Padahal Jam Makan Sudah Usai Sekian Lama

Sendawa yang kamu keluarkan, bukan pertanda kamu mengalami kenyang habis santap makanan. Tetapi kamu kenyang angin. Dirimu sedang masuk angin adalah tanda yang paling normal dan sering muncul untuk mulai memperhatikan kesehatanmu. Mengejar mimpi sangatlah dibolehkan, dan diwajibkan. Tetapi berkaitan dengan kesehatan jangan sampai terabaikan. Kalau sudah sakit mimpi bisa jadi tinggalah angan yang berbuah asa.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Setiap Kali Bertengkar dengan Pasangan, Redakan dengan Sebuah Pelukan

Pada berbagai momen tertentu, hubunganmu dan si dia tentu akan dihampiri masalah. Dan itu adalah sesuatu yang wajar, karena pertengkaran atau perdebatan kecil ada bumbu pelengkap dalam suatu hubungan. Meski begitu, kita perlu pandai-pandai meredam selisih paham. Karena bukan tak mungkin, jika pertengkaran juga bisa berujung para perpisahan, antara kita dan pasangan.

Melalui pertengkaran, sebenarnya kita dan pasangan bisa belajar untuk lebih memahami dan mengerti lebih dalam lagi antara satu dan lainnya. Lewat pertengkaran, pasangan juga akan belajar lebih banyak tentang bagaimana mempertahankan hubungan yang ada di saat masalah ringan pun berat melanda.

Nah, melansir dari laman miracleandmess.com, pertengkaran dalam hubungan asmara khususnya pernikahan justru akan memberi warna baru dalam hubungan tersebut. Adanya pertengkaran juga akan membuat hubungan yang ada semakin kuat selama pertengkaran itu tidak berlebihan.

Bahkan Para ahli menyebutkan jika untuk meredakan pertengkaran dalam hubungan yang paling penting adalah sikap mengalah dari salah satu pasangan. Mengalah sendiri bukan berarti kalah, tapi lebih kepada menghargai dan menghormati pasangan dengan lebih baik lagi. Mengalah juga sering diartikan sebagai sikap untuk memahami dan mengerti lebih dalam tentang apa yang sedang dipikirkan pasangan.

Menurut Dr Michael Murphy dari Carnegie Mellon University, saat terjadi pertengkaran dalam hubungan, berpelukan bisa menjadi solusi pertengkaran tersebut. Berpelukan selepas bertengkar atau saat bertengkar, secara perlahan tapi pasti akan menenangkan perasaan pasangan antara satu sama lain.

Adanya kontak fisik lewat berpelukan juga akan membuat amarah yang sebelumnya membara, bisa terkontrol dengan baik hingga akhirnya menjadi sebuah perasaan tenang serta damai. Karena sebuah pelukan yang tulus akan membuat seseorang merasa disayangi, dicintai dan lebih dihargai.

Lebih lanjut Murphy mengatakan, “Berpelukan adalah cara jitu untuk meredam amarah. Lewat pelukan, seseorang akan merasa mendapat kasih sayang, cinta, dukungan, perasaan tenang, kepuasan dalam hubungan dan semangat menjadi pribadi lebih baik lagi. Berpelukan secara ilmiah mampu memberikan emosi dan energi positif.”

Nah, karena ada banyak manfaat berpelukan dengan pasangan, jangan pernah enggan memeluk pasangan saat suka, duka pun kecewa ya. Apalagi selepas bertengkar karena satu-dua hal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bahaya Dibalik Aplikasi Edit Foto Jadi Tua yang Sedang Lagi Tren

Beberapa hari belakangan, setiap kali membuka sosial media kamu mungin akan menemukan beberapa foto editan dari orang-orang yang mengubah wajahnya menjadi terlihat lebih tua. Tagar #AgeChallenge yang menggema memang diikuti banyak orang, bahkan beberapa artis kenamaan pun ikut meramaikan.

Bisa diunduh secara gratis pada laman PlayStore dan ApStore, ada satu hal yang munkin luput dari para pengguna. Ya, kita tak sadar jike tenyata aplikasi FaceApp dapat menyimpan, menyebarkan, hingga menjual foto-foto setiap user untuk tujuan komersial, tanpa meminta izin terlebih dahulu pada pemiliki foto. Karena pada kolom syarat dan ketentuan yang biasanya langsung buru-buru kita setuju dari aplikasi tersebut ada ketentuan sebagai berikut.

“Anda memberi FaceApp lisensi yang berlaku selamanya, tidak dapat dibatalkan, tidak eksklusif, bebas royalti, dibayar penuh, untuk mereproduksi, memodifikasi, mengadaptasi, mempublikasikan, menerjemahkan, membuat karya turunan, mendistribusikan, memajang karya di hadapan publik, dan menampilkan konten milik Anda dengan nama, nama pengguna, atau bentuk apa pun yang diberikan dalam semua format dan saluran media, tanpa kompensasi kepada Anda”.

 “Dengan menggunakan layanan ini, Anda setuju bahwa konten milik pengguna dapat digunakan untuk tujuan komersial. Anda selanjutnya mengakui bahwa penggunaan konten untuk tujuan komersial FaceApp tidak akan menciderai Anda atau orang yang Anda beri wewenang untuk bertindak atas namanya.”

Sumber : https://www.instagram.com/explore/tags/acechallenge/

Di sisi lain, Apple Insider menjelaskan secara sederhana apa yang dinyatakan oleh aplikasi FaceApp tersebut. Dikutip dari laman Kompas Tekno, Kamis (17/7/2019), ketentuan tersebut berarti para pengguna menyerahkan sepenuhnya hak atas foto yang dibuat lewat aplikasi tersebut ke pihak developer atau pengembang. Jadi, aplikasi FaceApp memiliki hak penuh atas foto pengguna.

Dan tak hanya itu saja, ternyata juga FaceApp juga berhak melakukan apapun dengan foto tersebut. Jadi bukan tidak mungkin FaceApp akan menggunakan foto pengguna untuk keperluan komersial tanpa perlu meminta izin dan memberikan kompensasi kepada penggunakanya. Selanjutnya, FaceApp juga bisa menyimpan foto di server kendati pengguna telah menghapus fotonya di ponsel.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sampai Agustus Mendatang, Malam di Wilayah Jawa Barat Akan Lebih Dingin

Untuk kamu yang tinggal di kawasan wilayah Jawa Barat, mungkin belakangan mulai merasa. Jika suhu udara kala malam hari terasa lebih dingin dari biasanya. Ternyata ini dikarenakan musim kemarau yang sedang memasuki puncaknya. Hal ini disebutkan oleh Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Tony Agus Wijaya.

“Juli dan Agustus adalah saat suhu udara minimum di Bandung. Sama dengan tahun lalu karena musim kemaraunya normal. Berbeda dengan 2014, saat kemarau terganggu pola hujan, karena terjadi La Nina,” kata Tony sebagaimana dilansir dari Tribunews.com, Rabu (17/7/2019).

La Nina yang merupakan salah satu variasi angin, disebut-sebut sebagai penyebab yang membuat suhu laut di Pasifik Barat lebih dingin dari normalnya, sehingga meskipun kemarau, di Bandung terjadi banyak hujan dan saat dini hari tidak terasa dingin. Namun tahun lalu dan tahun ini, La Nina tidak mengganggu kemarau, sehingga udara jadi dingin.

“Di Sukajadi, Kota Bandung, Suhu minimum pada 17 Juli 2019 dini hari tadi 15,4 derajat Celcius. Di Lembang suhu minimum 17 Juli 2019 dini hari tad 13,2 derajat Celcius. Seperti ini rutin tiap kemarau. Kemarau tahun lalu di bulan Juli, suhunya sama dengan saat ini,” ujarnya Tony lagi.

Selanjutnya, Tony menambahkan jika musim kemarau tahun ini memiliki cuaca cerah yang membuat sinar matahari yang masuk permukaan bumi sebagian besar terpantulkan ke angkasa, sehingga radiasi panas matahari yang tersimpan di permukaan bumi saat dini hari, sangat sedikit. Dengan adanya angin yang bertiup dari tenggara, dari arah Australia, membawa udara yang kering dan dingin ke Jawa Barat.

“Suhu yang dingin dalam beberapa hari terakhir di Bandung Raya maupun secara umum di Jawa Barat merupakan fenomena yang biasa atau wajar yang menandakan datangnya periode musim kemarau,” katanya.

Untuk Jawa Barat, periode musim kemarau datang pada bulan Juni dengan terlebih dahulu masuk di wilayah sekitar pantai utara, kemudian bergerak ke arah selatan. Kondisi saat ini konon juga dipengaruhi dengan masih adanya kelembapan pada ketinggian permukaan hingga 1,5 kilometer di atas permukaan laut sehingga pada sore hari masih terlihat adanya pembentukan awan.

Akan tetapi pada ketinggian 3 kilometer di atas permukaan laut yang relatif kering, potensi awan yang terbentuk untuk terjadi hujan relatif kecil dan dampaknya kondisi kelembapan pada malam hingga pagi hari menambah kondisi suhu udara menjadi dingin.

Informasi lainnya, dari pantauan alat pengukur suhu udara di Stasiun Geofisika Bandung tercatat selama bulan Juli 2019 ini, suhu udara terendah tercatat sebesar 16,4 derajat celcius pada tanggal 12 Juli 2019. Sedangkan di lokasi dengan elevasi yang semakin tinggi seperti di pos observasi geofisika Lembang (1.241 meter) tercatat 13,0 derajat Celcius pada tanggal 16 Juli 2019.

“Dengan karakteristik cuaca seperti ini dihimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondisi badan supaya tetap fit, salah satu di antaranya, saat bepergian ke luar rumah selalu mengenakan baju hangat atau jaket dan mengonsumsi buah-buahan serta sayuran,” katanya menutup keterangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top