Feature

Melawan Dunia dan Menggalang Dana Oleh RAN dan Yura

“Indonesia tidak kekurangan orang baik.”

Ujar seorang laki-laki yang disapa Timmy pada salah satu acara di kawasan Jakarta Selatan, hari Rabu kemarin.

Ya, negara kita memang tidak kekurangan orang baik. Hanya saja, kadang-kadang mereka bingung bagaimana cara untuk menunjukkan kebaikannya tersebut. Hal ini pulalah yang disadari oleh Alfatih Timur, CEO dari kitabisa.com yang pada 2013 lalu akhirnya meluncurkan website resminya. Diperuntukkan sebagai wadah yang akan mempertemukan para penggalang dana dan relawan yang hendak menyumbangkan kebaikannya, laki-laki yang akrab disapa Timmy ini berujar jika di Kitabisa.com semua orang bisa jadi penggalang dan menggalang.

Dinilai sebagai platform baik, tak hanya masyarakat saja, dalam beberapa tahun terakhir selebriti tanah air terlihat cukup antusias mengajak para penggemar mereka berdonasi. Bahkan sepanjang tahun 2017 lalu, ada sekitar 89 orang publik figur yang turun serta menggalang dana, dengan total donasi hingga lebih dari 4 miliar rupiah. Mulai dari Raisa, Vidi Aldiano, Chelsea Islan, Indro “Warkop”, hingga yang terakhir ada Andien.

Jenis donasinya pun tak hanya terpaku pada satu permasalahan saja, mulai dari kesehatan, kemanusiaan, rumah ibadah, pendidikan, inovasi dan konservasi. Dan jika kamu masih ingat, seorang anak yang kemarin mendadak viral di Instagram, karena cerita perjuangannya melawan sakit, sebab terlahir dengan kelainan kromosom yang disebut Trisomy 13.

Lewat akun instagram yang tadinya dibuat sebagai alat penyambung komunikasi untuk keluarga yang tak selalu bisa melihatnya ke dalam ruang NICU, ternyata kisah perjuangan Adam jadi sesuatu yang malah membuka mata banyak orang. Dan salah satunya adalah kelompok musik RAN dan penyanyi Yura Yunita, yang akhirnya menjadikan Adam sebagai inspirasi video klip dari single terbaru mereka berjudul “Melawan Dunia”.

Meski telah berhasil menjadi inspirasi banyak orang, nampaknya Tuhan memang lebih sayang Adam. Sebab setelah 7 bulan berjuang, ternyata Adam akhirnya berpulang pada 22 November 2017 lalu, 2 hari setelah video klip Melawan Dunia dirilis.

Ditengah perjuangannya melawan monster-monster jahat yang mengeroyok tubuh mungilnya semasa hidup, Adam juga pernah mendapat ventilator untuk membantu pernafasannya dari kampanye yang digawangi oleh Circle of Young Mom di Kitabisa.com. Dimana dari kampanye tersebut, terkumpul dana lebih dari Rp 570 juta.

Adam boleh saja telah berpulang, namun kedua orangtuanya tak mau patah arang, karena ternyata mereka telah mendirikan Adam Fabumi Foundation (AFF), bulan Juli 2017 lalu. Bertempat di Concleve, Jakarta Selatan pada hari Rabu, 17 Januari 2017 lalu, Ratih dan Ludi yang merupakan orangtua Adam berkata, bahwa mereka ingin AFF dapat membantu anak-anak lain yang berjuang di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) lebih banyak lagi. Baik mereka yang memiliki penyakit Trisomy atau kelainan bawaan lahir lainnya.

Melalui kampanye Melawan Dunia yang dibantu RAN serta Yura Yunita, Ludi dan Ratih berharap AFF dapat menjadi wadah yang akan membantu lebih banyak lagi mereka yang sedang berjuang di NICU. Pasalnya, perjuangan tersebut butuh biaya yang tak sedikit.

“Jangan sampai karena kendala biaya itu jadi masalah untuk mereka tidak melanjutkan perjuangan mereka untuk hidup,” kata Ratih.

RAN dan Yura yang juga terlibat dalam aksi ini, terlihat sangat antusias sekali. Sebagaimana kata mereka, “Semua anak berhak untuk sembuh”. Donasi yang masuk melalui laman tersebut, nantinya akan dikelola oleh Adam Fabumi Foundation (AFF) untuk membantu mereka yang memang benar-benar membutuhkkan.

Terhitung hingga saat ini, AFF telah membantu beberapa pejuang NICU, diantaranya adalah bayi Shawqi dan Saika. Kini Shawqi telah masuk dalam tahap penyembuhan, sedangkan Saika masih berjuang di NICU untuk melawan penyakitnya. Dan berdasarkan yang kami lihat, hingga hari ini sudah ada 16,5 juta dana yang masuk sejak dibuka pada awal Januari 2018 lalu.

RAN percaya bahwa hal yang dimulai dengan cinta dan kebaikan, pastilah akan menemukan jalan. Dan baik RAN dan Yura berharap, dengan aksi ini semoga semakin banyak anak-anak yang bisa dibantu lagi.

Salam cinta untuk Adam di surga.

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Taylor Swift Kembali Berkarya dengan Merilis Single Baru “ME”

Penyanyi pop Taylor Swift baru saja merilis single baru bertajuk “ME” dibarengi dengan sebuah video musik pada Jumat (26/4) waktu AS. Saat menjadi bintang tamu acara NFL Draft di Nashvile, Kamis (25/4/2019) malam, Swift mengungkap bahwa single itu juga menampilkan Brendon Urie dari Panic! at the Disco.

“‘ME’ adalah lagu tentang menerima individualitas kita dan benar-benar merayakannya. Dengan lagu pop, kita bisa membuat sebuah melodi terekam di benak pendengar dan saya ingin menjadi orang yang membuat mereka merasa lebih baik tentang diri sendiri,” kata Swift.

Swift sendiri memuji penggemarnya karena telah membuatnya jauh lebih baik. Perhatian dan dukungan penggemar menginsipirasinya untuk bersenang-senang dengan musik. Pelantun “Blank Space” itu mengaku tidak menyangka bahwa penggemarnya sangat setia dan memberinya perhatian yang luar biasa.

“Rasanya sangat menyenangkan bisa berkarya untuk orang-orang yang memberi perhatian,” lanjut Swift.

Sebelumnya, Kamis pagi Swift datang ke kawasan Gulch di Nashville untuk berfoto di sebuah mural karya seniman Kelsey Montague berupa sayap kupu-kupu yang besar. Di antara kepak sayap itu tertulis kata “ME” dan Swift berfoto di bawahnya. Sejak awal para fans menduga mural itu ada hubungannya dengan Taylor Swift dan karya musik terbarunya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pasca Rutin Ikuti Kajian, Dinda Hauw Mantap Berhijrah

Pemain film Dinda Hauw kini mantap berhijrah. Dia sudah mengoleksi dari awal baju muslimahnya dan menyumbangkan setengah baju lamanya kepada orang lain. Meski belum mengenakan hijab syar’i, Dinda mengatakan dirinya masih dalam proses memakai baju muslim yang baik dan benar.

“Baju sendiri aku belum pakai kaus kaki ya, kalau orang-orang kan ‘tutup juga kakinya karena aurat,’ ya semua proses, aku pun pakai hijab enggak langsung syar’I. Aku pakai hijab pelan-pelan tadinya enggak pakai ciput sekarang pakai ciput, terus bajunya yang penting enggak ketat karena aku enggak suka kan, akhirnya ya sudah aku pakai baju longgar atau kemana-mana pakai outer,” lanjutnya saat berada di kawasan Kuningan, Kamis, 25 April 2019.

Dinda memberi tips bagi mereka yang ingin berhijrah. Dia mengatakan harus banyak mendatangi kajian-kajian keagamaan dan mendengarkan ceramah agar hati semakin kuat untuk berhijrah. Bukan hanya itu, Dinda juga menyemangati orang-orang yang ingin berhijrah agar terus maju menjalankan apa yang sudah diperintahkan Tuhan.

“Buat teman-teman yang baru hijrah sama kayak saya banyaklah kita kajian atau dengerin orang-orang ceramah atau berteman sama orang-orang yang bawa pengaruh positif untuk kalian, karena itu ngaruh banget terus semoga kita istiqomah selalu, pokoknya jangan nyerah, jangan balik lagi, enggak apa-apa sedikit demi sedikit yang penting tetap maju jangan mundur atau setop di situ,” ungkap Dinda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Campur Tangan Orang Indonesia Dibalik Produksi Film Avengers: Endgame

Marvel Studios sangat menutup rapat urusan cerita terutama dalam dua film Avengers terakhir, Infinity War dan Endgame. Bukan hanya para pemain, banyak kru di balik layar juga tidak tahu apa-apa soal jalan cerita film ini. Menariknya, ternyata ada pemuda asal Indonesia yang terlibat dalam dapur tim efek visual Avengers: Endgame, yakni Denny Ertanto. Ini adalah kali kedua dia terlibat dalam proyek Marvel.

Sebelumnya, Denny juga ikut mengerjakan efek visual Infinity War, tepatnya di beberapa adegan Iron Man dan Doctor Strange di Planet Titan. Namun kali ini lebih spesial, karena Denny ternyata kebagian mengerjakan efek untuk adegan yang sangat krusial dalam film, yaitu bagian akhir pada pertarungan tim Avengers.

“Saya membantu bekerja di beberapa bagian awal dan akhir saat di final battle-nya,” kata Denny seperti dikutip dari Viva, Jumat (26/4). Lelaki ini mengaku beruntung bisa mendapat kesempatan terlibat di film Avengers, apalagi mengedit salah satu bagian paling penting dalam ceritanya.

Mengerjakan bagian yang disebutnya sebagai ‘super major spoiler,’ ternyata tak membuat Denny tahu jalan cerita film ini sebelum dirilis.

“Aku penasaran perjalanannya dari awal ke bagian aku,” katanya mengaku tak tahu apa-apa soal plot keseluruhan.

Butuh waktu setidaknya 1-2 minggu sampai empat bulan guna mengerjakan setiap adegan yang jadi bagiannya. Kendati ada kesulitan-kesulitan tertentu, Denny tetap senang dan menikmati proyek ini, sebab baginya, selalu ada hal baru yang bisa dipelajarinya. Sebagai seorang vfx artist yang sudah ikut terlibat di Hollywood sejak 2011, Denny mengatakan sangat antusias dengan reaksi penonton. Dia mengaku ingin tahu reaksi mereka saat melihat hasil kerja dirinya dan tim.

“Di bagian mana pun, seneng yah bisa dapet kerja di film Avengers. Tapi kali ini memang kebetulan dapet bagian di mana salah satu bagian paling penting dari film ini, khususnya di bagian terakhir saat final battle. Di luar senang dan bangga, saya sih juga penasaran aja apa reaksi penonton nantinya ke adegan-adegan yang saya tahu,” ujar Denny.

Sebelumnya, Denny pernah terlibat dalam tim efek film War of the Planet of the Apes, Fantastic Beasts and Where to Find Them, A Monster Call, The Martian, Into the Woods, Pan, Cinderella, Hugo, Maze Runner: The Death Cure, dan lain sebagainya. Terbaru, ia kini sedang membantu film Gemini Man yang disutradarai Ang Lee. Denny tak satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam tim di balik layar Avengers sebab ada dua orang Indonesia lain yang ikut terlibat di proyek ini yaitu Jefri Haryono sebagai Creature Technical Director dan Muhammad Ghifary dari departemen Research and Development.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top