Trending

Media Sosial Jadi Gambaran Untuk Mereka Para Sosial Climber. Dia Yang Benar Kaya Atau Miskin Tapi Sok Kaya!

Menjadi masyarakat yang hidup dizaman urban membuat kita seakan tidak bisa lepas dari media sosial. Perilaku konsumtif yang berlebihan hingga kebiasaan pamer yang mulai jadi kebutuhan. Belum lagi segala kemajuan teknologi yang terus berkembang, membuat semua orang bisa melakukan apa pun dengan mudah. Mulai dari memesan makanan, berbelanja online hingga membeli barang-barang berharga. Bukan hanya itu, kemudian barang-barang tersebut akan buru-buru difoto lalu dipamerkan. Tak perlu heran pada kecenderungan tersebut, seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi memang ada gejala baru yang sedang menyerang banyak orang.

Sosial Climber merupakan sekumpulan orang-orang yang terjerat dalam hal-hal yang tadi sudah dijelaskan. Berlomba-lomba untuk menunjukkan kemampuan untuk sesuatu hal yang terlihat istimewa, mahal dan bernilai tinggi. Meski kenyataannya semua itu berada diluar kemampuan, tapi orang-orang seperti ini akan senantiasa melakukannya. Dengan tujuan menempatkan diri dalam strata yang lebih tinggi dari orang lain yang ada di sekitarnya.

Tahu Marieta Safitri? Seorang wanita yang statusnya masih mahasiswa namun sudah bisa berjalan-jalan ke luar negeri dan mampu membeli barang mewah yang dipamerkan melalui akun media sosialnya. Belakangan diketahui semua hal yang didapatkannya adalah hasil dari menipu lewat agen travel yang dibuatnya dengan nama Roxy Tour Travel. Sampai ratusan juta rupiah loh perolehannya! Hingga saat ini kasusnya tengah diusut oleh Polda Jatim.

Disadari Atau Tidak Gejala Ini Memang Menyerang Banyak Orang, Atau Bahkan Kamu Adalah Salah Satunya

Pada dasarnya sosial climber merupakan perilaku seseorang yang melakukan beberapa cara demi meningkatkan status sosialnya. Berisikan segala upaya untuk mendapat pengakuan bahwa dirinya masuk kedalam golongan orang-orang berada meski kenyataanya kadang tidak demikian. Sebisa mungkin ia akan menjalani hidup dengan style yang terlihat mewah. Entah itu terlihat dari pakaian yang dikenakan atau barang-barang yang ia gunakan.

Baginya media sosial miliknya jadi alat penghubung yang akan memberitahu banyak orang bahwa semua hal yang melekat dalam dirinya tersebut bernilai tinggi dan lebih dari yang orang lain miliki. Dirinya berpikir bahwa apa yang telah dibagikan dalam media sosial akan membuat orang lain takjub dan beranggapan bahwa dirinya adalah orang kaya. Memiliki telepon genggam yang bagus, alas kaki dengan berbagai macam merek serta hidup yang terlihat bahagia sepanjang hari. Kejadian ini pasti pernah kita temui atau malah terjadi pada dirimu sendiri?

Hingga Perlahan Berubah Jadi Kebutuhan Yang Sering Menimbulkan Kekhawatiran Berlebihan

Sifat ini jadi salah satu benih penyakit yang berbahaya bagi setiap mereka yang mengidapnya. Coba perhatikan semua postingan di media sosial mereka. Terlihat bagus dan nampak mewah, memang begitulah harapan yang dia inginkan. Ia akan selalu berusaha untuk menampilkan sesuatu yang terlihat berharga. Bahkan akan cenderung khawatir dan merasa was-was jika sekiranya akan ada orang yang membuat postingan melebihi dirinya.

Kecemasan semacam ini kerap berujung pada resiko yang nyatanya bisa membahayakan diri sendiri. Bahkan cenderung nekat melakukan hal-hal yang bersifat negatif demi sesuatu yang terlihat lebih. Dirinya ingin terlihat kaya tanpa mau menjalani proses untuk mendapatkan itu semua. Bahkan tidak sedikit yang nekat melakukan penipuan untuk hidup mewah yang diinginkannya. Contoh yang masih hangat bisa kita lihat dari kejadian beberapa waktu lalu, dimana ada seseorang yang membeli mobil mewah dan telepon genggam bagus dari uang hasil donasi yang sejatinya bukanlah haknya. Ini jadi salah satu indikasi nyata dari sosial climber.

Dimulai Dari Kebiasaan Yang Suka Pamer Atau Sekedar Ingin Cari Perhatian Dihadapan Orang Banyak, Gejala Sosial Climber Itu Kian Menjadi!

Dua hal ini jadi pencetus yang sering memicu mereka semakin dalam terkena gejala sosial climber. Bahkan kerap memposting beberapa hal yang sejatinya tidak berfaedah sama sekali. Contoh kecilnya tentang kebingungannya yang ingin memakai tas merk X atau Y hingga dijadikan update-an status.

Tidak akan ada orang yang tertarik untuk hal semacam ini. Karena memang tidak bermanfaat kecuali bagi mereka yang mengidap gejala sama. Ya mereka sesama sosial climber tentunya. Dimana sebenarnya itu bukanlah keadaan sebenarnya, hanya saja mereka memaksa masuk ke dalam lingkungan tersebut. Status yang lebih tinggi dengan gaya hidup yang juga mewah, menyeretnya untuk terus berusaha meski hal tersebut berada diluar kemampuannya. Demi pujian yang sifatnya hanya sesaat, dan tentu tidak akan merubah hidup yang jauh lebih baik. Sebaliknya ini adalah racun yang perlahan akan membawanya lelap pada sikap dan perilaku yang salah.

Tak perlu susah untuk bisa membedakan mereka yang memang benar-benar memiliki segalanya dengan dia yang hanya berpura-pura punya. Media sosial miliknya akan berbicara untuk menunjukkan siapa dia sebenarnya. Karena dia yang benar-benar kaya tidak akan menunjukkan semua yang dia miliki pada media sosialnya. Tapi dari bagaimana ia bersikap dan berpikir serta menjalani hidupnya, tanpa berharap untuk diakui atau ditinggikan. Sebaliknya, para sosial climber melakukan semua hal demi dianggap kaya, mewah, dan memiliki kehidupan yang sempurna.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Cepat Menghakimi, Perempuan yang Terlihat Nakal Belum Tentu Seperti yang Kita Pikirkan

“Jangan menilai seseorang hanya dari tampilan luarnya saja”

Peribahasa itu memang sudah tidak asing di telinga kita, namun tetap saja masyarakat sangat sulit untuk menerapkannya dalam kehidupan nyata. Karena faktanya, apa yang kita lihat dari luar itulah yang akan kita simpulkan. Seperti halnya tentang perempuan nakal, hanya karena penampilan atau sifatnya yang sedikit berani dari perempuan lainnya maka di cap nakal sudah biasa baginya. Padahal, hati seseorang siapa yang tahu kan? Bagaimana jika hatinya memang baik, melebihi kita yang menghakiminya seenaknya.

Perempuan yang kelihatan nakal memang rentan mendapat pandangan negatif dari laki-laki, yah namanya juga laki-laki, jangankan perempuan yang kelihatan nakal yang tertutup saja masih ada saja yang menggoda. Padahal tidak semua perempuan yang kelihatannya nakal itu bisa diajak seenaknya. Sebenarnya bagaimana sih perempuan yang kelihatan nakal itu? Inilah beberapa uraian nya.

1. Perempuan Perokok Sudah Pasti Di Cap Nakal

Mungkin hal ini masih menimbulkan pro dan kontra, terutama di Indonesia. Tetapi kita tidak bisa menilai secara langsung perilaku perempuan merokok yang selalu disamakan dengan perempuan nakal kan? Memang sih kebanyakan perempuan yang ‘nakal’ itu merokok, tapi tidak semua perempuan yang merokok itu nakal.

Siapa tahu perempuan yang merokok itu memang sudah kecanduan seperti kalian laki-laki, jangan dulu menghakimi dia dengan menyebutnya nakal. Kepribadian seseorang tidak hanya dilihat dari sikap dan perilakunya, hati manusia cukup luas dan tidak bisa di simpulkan begitu saja. Stop nething ya!

2. Perempuan Dengan Rambut Di Cat Seringkali Dianggap Nakal


Gaya dandanan seseorang lebih banyak berhubungan dengan bagaimana seleranya merias diri. Tapi perempuan yang rambutnya dicat warna terang atau bahkan dicat blonde seringkali dicap sebagai perempuan yang ‘nakal’. Hal ini karena kita orang Indonesia umumnya punya rambut dengan warna hitam, sehingga dengan mengecat rambut maka penampilan perempuan jadi terlihat mencolok dan memancing perhatian banyak orang, terutama kaum laki-laki. Padahal tidak semuanya begitu, penampilan itu hak semua orang bukan?

Sekali lagi saya tekankan, menilai kepribadian itu tidak cukup dari penampilannya saja. Gaya seseorang itu berbeda-beda, cobalah untuk tetap menghargai tanpa menghakimi.

3. Perempuan Bertato Identik Dengan Kekerasan dan Kenakalan


Fenomena perempuan bertato memang seringkali mendapat pandangan negatif dari masyarakat, mereka menganggap dia sebagai perempuan yang bisa diajak seenaknya dan identik dengan kekerasan, padahal semua itu kembali pada cara pandang kita. Prinsip seseorang itu berbeda-beda.

Siapa tahu, perempuan yang kamu lihat punya tato di tangannya kemarin adalah seorang aktivis sosial yang menolong banyak orang. Siapa tahu juga, dia memang dulunya nakal tapi sekarang sudah nggak mau melakukan hal fana lagi. Mungkin juga seorang perempuan yang tatoan memang berperilaku hidup bebas, tapi dia memiliki prinsip dan komitmen yang ia pegang kuat, cobalah untuk memikirkan hal-hal baik tersebut sebelum menghakiminya.

4. Berpakaian Ketat dan Terbuka Seringkali Mendapat Cap Murahan


Cara berpakaian di negara kita memang sering menuai pro kontra, yang tertutup belum tentu baik dan yang terbuka juga belum tentu buruk. Mungkin saja dia berpenampilan terbuka karena tinggal di daerah yang bersuhu tinggi, atau mungkin juga dia menyukai kebebasan, selama masih batas wajar dan tidak mengganggu hidup kita kenapa kita harus menghakimi mereka?

Memang banyak perempuan yang mendapat pelecehan karena caranya berpakaian, bahkan laki-laki pun sering menyalahkan perempuan karena hal itu. Padahal saya yakin tidak ada perempuan yang ingin dilecehkan hanya karena caranya berpakaian. Cobalah untuk tetap berpikir positif jangan selalu memberikan komentar negatif pada sesuatu yang belum kita ketahui kebenarannya.

5. Pulang Malam Bukan Berarti Perempuan Malam Juga


Jangan dulu berpikiran negatif saat melihat perempuan pulang malam, mungkin saja dia baru pulang dari pekerjaan atau kuliahnya, zaman sekarang memang sudah banyak kegiatan yang menuntut untuk di selesaikan sampai malam. Tidak semua perempuan yang pulang malam itu kupu-kupu malam, tolong buang jauh-jauh pemikiran tersebut.

Bisa jadi mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang baru pulang bekerja keras. Bayangkan mereka sudah cape dengan kegiatannya lalu kamu memberikan cap negatif terhadapnya, semua itu hanya akan memberi rasa sakit dan sama sekali tidak ada untungnya untukmu sebenarnya.

Sekarang tahu kan, kenapa bahaya banget buat memberikan cap buruk kepada seseorang. Kalau kamu langsung ngecap perempuan nakal hanya berdasarkan apa yang kamu lihat, mendingan sih introspeksi lagi deh. Mulai sekarang belajarlah untuk tidak menilai seseorang hanya karena penampilan dan sikapnya saja, jangan mudah tertipu ya, kurangi dosa dengan berhenti menghakimi orang lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bukan Untuk Membuatmu Lemah, Inilah Alasan Tuhan Memberikanmu Masalah

Hidup tanpa masalah bagaikan laut tanpa ombak, hambar. Setiap manusia pasti mempunyai masalahnya masing-masing. Setiap hari, setiap waktu, kapanpun dan dimanapun itu. Namun janganlah kamu merasa bahwa masalahmu lah yang paling berat, apalagi sampai membenci tuhan karena masalah yang dia berikan. Mungkin inilah beberapa alasan mengapa masalah selalu menghampiri kehidupan.

1. Allah Tahu, Kamu Kuat dan Mampu


Dalam setiap masalah yang Dia berikan, kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat saat berhasil melewatinya. Kamu mungkin tidak pernah tahu apa alasan tuhan memberikanmu masalah, tapi yang harus kamu tahu selalu ada hikmah dari setiap masalah yang kamu alami. Masalah juga akan melatih mental dan cara berpikirmu. Allah tahu, kamu mampu.

2. Menyadarkanmu dari Kesalahan Di Masa Lalu


Terkadang manusia memang egois, mereka selalu merasa benar sendiri. Setiap dirinya terluka mereka langsung menyalahkan orang lain, padahal mungkin saja itu semua balasan dari perbuatannya di masa lalu. Begitupun dengan masalah yang kamu hadapi, jangan dulu mengutuk keadaan, siapa tahu Allah berniat menyadarkan.

Coba ingat-ingat lagi apakah kamu pernah menyakiti seseorang atau berbuat kesalahan di masa lalu? Mungkin dengan memberimu masalah Allah berharap kamu akan memperbaiki segalanya. Memohon ampunlah pada-Nya dan meminta maaf pada orang yang telah kamu sakiti.

3. Allah Rindu dan Ingin Kamu Kembali Mendekat Pada-Nya


Allah selalu mempunyai banyak cara agar hamba-Nya selalu ingat kepadanya. Mungkin salah satunya adalah dengan memberikanmu masalah. Ibadahmu mungkin kurang, juga kamu masih berharap kepada manusia yang jelas-jelas tidak pasti, maka dari itu Allah ingin membuatmu kembali pada-Nya. Saat sedang dilanda masalah, saat tidak ada seorangpun yang mengerti, maka kamu tidak mempunyai pilihan lain selain mengadu pada-Nya.

4. Allah Begitu Menyayangimu


Pernahkah kamu berpikir kalau bentuk kasih sayang itu tidak berupa kebahagiaan saja? Iya, saat kamu sedang dilanda masalahpun itu pertanda jika Allah sangat menyayangimu. Ada banyak tujuan baik dari masalah yang kamu hadapi, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerimanya. Karena hidup bukan hanya tentang manisnya gula juga pahitnya kopi, Allah tahu mana yang lebih kamu butuhkan untuk kebaikanmu.

5. Akan Ada Sesuatu yang Indah Di Balik Setiap Masalah


Terkadang, saking beratnya masalah yang kamu hadapi menyerah adalah pilihan terbaik yang ada di pikiranmu. Namun perlu kamu ketahui bahwa lari dari masalah tidak akan menyelesaikan semuanya. Masalah akan terus menumpuk jika kamu lari begitu saja. Jangan karena satu masalah maka kamu kehilangan arah untuk meraih mimpi yang lainnya.

Mimpi yang telah kamu susun dan perjuangkan sedari dulu, cobalah buka mata hatimu dan mulai berdamai dengan keadaan. Satu hal yang perlu kamu yakini, akan ada sesuatu yang indah dibalik setiap masalah. Kamu hanya perlu sabar dan ikhlas dalam melewatinya.

Memang tidak ada yang ingin gagal dalam hidupnya, namun kita harus sadar bahwa manusia hanya bisa berencana. Ada takdir yang lebih berkuasa dari mimpi, ketika masalah datang cobalah untuk hadapi, jangan lari apalagi sampai mengutuk diri. Yakinkah bahwa kamu bisa melewatinya, Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berjuang sendirian. Bangkit dan berjuang lagi untuk meraih mimpi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Agar Tak Membahayakan Diri, Kita Perlu Bijak Mengelola Emosi

Kenyataan yang tak sesuai keinginan, teman yang menyebalkan, jalanan macet tak karuan, atau apa saja yang bisa memancing amarah untuk diluapkan. Serungkali jadi alasan, kita untuk emosi dan marah. Tapi tak semua bisa mengeluarkan uneg-unegnya. Beberapa orang justru diam, meski emosinya sudah ada diambang batas kemarahan.

Sialnya selepas emosi dan marah-marah, ada hal buruk yang bisa saja terjadi atas kita. Membuat lingkungan merasa risih atau tak suka. Namun, seolah tak ada habisnya. Memendam amarah justru bisa berbahaya pada diri kita. Lantas harus bagaimana?

Kenali Dulu Jenis-jenis Emosimu

Setiap emosi dalam hidup kita memiliki peran penting dalam segala hal yang kita lakukan. Berpikir, berperilaku, mengambil tindakan, berbicara, dan bisa terlihat pula pada raut wajah. Sayangnya, masih banyak kita yang belum paham. Bagaimana bisa mengenali emosi dan cara mengelolanya serta membeda-bedakannya. Agar tak lagi terjebak dalam pemahaman yang salah, ini 7 jenis emosi dasar manusia dengan fungsi yang berbeda yang perlu kamu kenali.

Bahkan Sering Merasa Sendiri, Adalah Bentuk Lain dari Emosi

Ya, meski sedang berada di tengah keramaian. Jiwa dan hatimu tetap saja merasa sendiri, manusia dan hal-hal lain yang ada seolah tak berarti. Tak pernah diminta, perasaan selalu merasa sendiri bisa datang kapan saja, yang belakangan diketahui. Ternyata perasaan ini adalah bentuk lain dari emosi.  

Sebab, Meskin Jarang Disadari Memendam Emosi Bisa Berbahaya Pada Diri

Menurut psychmechanics, memendam emosi adalah cara seseorang untuk tidak mengakui emosinya atau tidak mengekpresikan emosi dengan cara yang sehat. Padahal pada dasarnya, emosi tidak bisa ditekan dan tetap harus dikeluarkan dengan cara apapun, salah satunya adalah meditasi. Sebab, emosi yang dipendam justru akan menimbulkan banyak masalah. Bagaimana saja dampaknya bisa kamu baca disini.

Untuk Itu Kita Harus Lebih peka, Cari Tahu Apa yang Membuatmu Marah-marah

Karena suka marah-marah nggak jelas, hasilnya bisa merusak mood diri dan orang-orang di sekitar. Untuk itu kita perlu lebih peka, sebab yang namanya asap tentu pastilah ada sumber api. Untuk itu, cobalah kenali berbagai hal yang mungkin jadi penyebab, kenapa belakangan ini kamu mudah tersulut amarah untuk berbagai hal yang sebenarnya bukanlah masalah.

Dan Jika Sedang Emosi, Cobalah Lakukan Hal Ini

Ada hal-hal buruk yang bisa saja terjadi setelah emosi, mulai dari membuat orang lain terluka atau justru melukai diri kita. Bertumbuh jadi manusia dewasa memang banyak tantangannya, dan mengelola emosi jadi salah satunya. Maka untuk tak buru-buru marah, coba lakoni hal-hal ini saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top