Feature

Mata Sering Merah Sebaiknya Jangan Disepelekan, Bisa Jadi itu Glaukoma Loh

Kamu sudah tahu kan kalau mengucek mata itu tidak baik? Apa lagi jika matamu sedang dalam kondisi berwarna merah dan kamu tak tahu apa penyebabnya. Daripada terjadi hal-hal diluar ekspetasi, lebih baik segera obati dengan obat tetes mata. Soal penyebab mata merah, kadang kita tak tahu apa penyebabnya. Padahal kegiatan sehari-hari pun sejatinya berpengaruh. Kamu tidak sadar kan? Karenanya, berhati-hatilah.

Bagaimana pun, kesehatan mata juga sangat penting. Kalau mata bermasalah, tentu akan mengganggu aktivitasmu, bukan?

Bisa Jadi Penyebabnya Karena Debu yang Masuk ke Mata

Salah satu penyebab merahnya mata kamu dikarenakan oleh debu. Misalnya, saat kamu melakukan aktivitas di luar ruangan dan kamu tidak menggunakan pelindung mata, debu akan masuk dengan mudah ke mata kamu. Akibat masuknya debu ke mata, hal ini akan memicu iritasi. Belum lagi kalau kamu menggosoknya, tentu saja mata kamu akan memerah. Hati-hati, mata merah sejatinya sudah masuk kategori iritasi. Sebelum terlambat, sebaiknya jika kamu beraktivitas di luar, usahakan untuk menggunakan pelindung mata, seperti kacamata, atau lainnya.

Mungkin Kamu Tak Sadar, Tapi Mata Merah Bisa Jadi Karena Alergi

Alergi bisa membuat mata merah. Bahkan akan membuat mata kamu gatal-gatal. Biasanya debu, parfum, bulu hewan peliharaan adalah penyebab utama alergi pada mata. Hal ini akan disertai pula dengan hidup tersumbat dan gejala bersin-bersin. Tenang saja, untuk alergi, biasanya obatnya mudah, kamu bisa menggunakan obat tetes mata atau obat untuk meredakan inflamasi.

Bukannya Menakut-nakuti, Tapi Radang Konjungtiva Bisa Jadi Penyebab Juga

Radang konjungtiva sejatinya juga bisa jadi penyebab mata merah lantaran adanya pembengkakan pada mata. Hal ini terjadi karena adanya infeksi dan alergi pada mata. Kamu harus berhati-hati, kendati biasanya ini akan mudah sembuh dalam beberapa hari, namun penyakit ini mudah menular.

Bahkan Pecahnya Pembuluh Darah Pada Mata

Mata merah terang bisa terjadi juga karena ada pembuluh darah yang pecah di mata. Alhasil, mata akan mudah berwarna merah pada bagian konjungtiva. Pembuluh darah yang memerah biasanya terlihat jelas. Namun pecahnya pembuluh darah tidak mengakibatkan gatal maupun rasa sakit. Justru yang ada, mata akan terlihat merah namun kondisinya mengkhawatirkan. Tenang saja, hal ini tak akan mempengaruhi penglihatan mata.

Sudah Tahu Soal Glaukoma?

Hal yang satu ini harus diwaspadai. Mata memerah yang terjadi pada orang usia lanjut justru jadi ciri-ciri glaukoma. Apa itu glaukoma? Glaukoma adalah hal yang menjadi penyebab kebutaan pada mata, yang biasa ditemui pada orang dewasa, dari umur 60 ke atas. Hal ini terjadi karena penumpukan cairan di bagian depan pada mata, sehingga akan menyebabkan tekanan berlebihan pada mata. Ini akan menyebabkan kerusakan pada saraf penglihatan, sehingga akan mengalami kebutaan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Buat Apa Menyimpan Dendam Cuma Buat Diri Remuk Redam

Tak melulu tentang bahagia, beberapa perkara dalam hidup kadang menyisahkan luka. Alih-alih bisa melupakannya, sebagai manusia biasa kadang kita malah memeliharanya jadi sebuah amarah. Memupuknya subur dengan rasa benci, hingga akhirnya menjadi dendam yang terus tumbuh di hati.

Dendam adalah suatu kondisi dimana kita berharap orang lain yang berbuat salah kepada kita. Kelak akan mendapatkan balasan serupa dengan yang telah diperbuatnya. Sialnya, daripada buru-buru melupakan amarah atau mengelola emosi dengan cara yang lebih baik. Kita justru memilih untuk menyimpan dendam yang kemudian membuat kita selalu beranggapan bahwa, orang lain adalah ancaman. Meski kejadian yang membuat kita marah itu mungkin sudah lama berselang.

Kita tak sadar, jika menyimpan dendam hanya akan membuat diri kesal, merusak hubungan dengan orang-orang sekitar hingga gangguan kesehatan yang bisa merusak tubuh tanpa diduga. Sebelum nanti akan menyesal karena sudah terlambat, cobalah pahami apa saja yang bisa dilahirkan oleh dendam.

Membuatmu Lebih Tua dari Usia yang Sebenarnya

Kamu pasti pernah dengar kan, kalau mudah tersenyum membuat kita awet muda. Nah, menyimpan dendam serupa dengan memelihara amarah dalam diri. Sehingga, tak ada lagi sumber energi positif yang bisa melahirkan bahagia untuk sekedar tersenyum. Efek samping dari dendam, akan jadi pemicu stres yang kemudian menimbulkan depresi dan frustasi.

Selain gangguan emosi, tubuh akan merespon stres berlebih dengan cara memicu penuaan dini. Hal ini disebabkan adanya perubahan kromosom DNA dalam proses regenerasi untuk pembentukan sel baru. Sehingga memicu penuaan biologis organ dalam tubuh yang lebih cepat. Sebaliknya, memaafkan akan menghasilkan hormon stress yang lebih terkendali dan diminimalisir sehingga proses respon stress pada tubuh dapat kembali normal.

Tubuh Akan Mudah Terserang Penyakit dengan Rasa Nyeri dan Kronis

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukan bahwa seseorang yang menyimpan dendam memiliki peluang 50% lebih tinggi untuk mengalami penyakit dengan rasa nyeri seperti ulserasi lambung, sakit punggung dan sakit kepala.

Dengan kata lain, jika kamu giat menyimpan dendam dalam hati atau pikiranmu, bukan tak mungkin jika suatu waktu kamu akan merasakan hal yang sama juga. Diserang penyakit dengan rasa nyeri yang bersifat kronis. Selain itu, peneliti juga mengambil kesimpulan bahwa menyimpan dendam berkaitan kemungkinan berkaitan dengan gangguan psikosomatis.

Secara Tak Langsung Juga Menuntun Kita Pada Gaya Hidup yang Tak Sehat

Ketika pikiran telah dipenuhi dengan berbagai macam dendam yang terus tumbuh tanpa kita hilangkan. Sebagaimana yang tadi sudah dijelaskan, stres yang kemudian menghinggapi pikiran akan membuat kita kurang memerhatikan kondisi kesehatan.

Bahkan sebuah studi menunjukkan kondisi mental yang sedang tak stabil, mendorong seseorang lebih banyak merokok dan mengonsumsi junkfood yang tinggil kalori. Perilaku macam inilah yang kemudian merusak kesehatan tubuh. Yang selanjutnya mendatangkan berbagai macam jenis penyakit berbahaya yang bisa membuat kita sakit parah.

Dan Mengubah Susunan Hormon Otak Kita

Salah satu organ tubuh terpenting, otak akan bekerja saat kita berpikir, berkomunikasi, dan membentuk hubungan sosial dengan orang lain. Nah, fungsi tersebut konon dipengaruhi oleh dua hormon yang saling berkaitan namun dapat bekerja berlawanan yaitu hormon kortisol dan hormon oksitosin.

Hormon kortisol biasanya dilepaskan saat kita berada di bawah tekanan mental besar, seperti saat menyimpan dendam. Sebaliknya, hormon oksitosin diproduksi ketika kita memaafkan atau saat berdamai dengan diri kita maupun orang lain.

Agar fungsi otak bisa tetap berjalan dengan seimbang, kedua hormon tersebut perlu  menciptakan stress baik atau yang disebut juga eustress. Seperti saat bekerja untuk mencapai tujuan, serta mengendalikan stress buruk atau distress.  

Padahal, Hormon kortisol dikenal sebagai hormon yang berbahaya jika diproduksi secara terus menerus dalam waktu yang lama, karena tidak hanya memengaruhi kerja sistem saraf pusat namun juga kerja organ lainnya. Kamu bisa bayangkan kan, bagaimana jadinya fungsi otak akan terganggu karena adanya hormon kortisol yang lahir dari dendam yang terus membara.

Serta Dipercaya Meningkatkan Risiko Kerusakan Jantung Juga

Setiap emosi dan kecewa yang ditumpuk, pelan-pelan akan jadi bukit kebencian yang terus tumbuh dan tak bisa hilang. Padahal, situasi ini disebut-sebut sebagai penyebab terjadinya tekanan darah tinggi pada seseorang. Dan akan sangat berbahaya jika berlangsung dalam waktu yang lama.

Serupa dengan kemunculan emosi negatif yang kemudian membuat kita merasa tertekan. Dan akan menjadi akar dari meningkatnya resiko penyakit jantung jika terjadi terus menerus dalam waktu yang lama. Hal ini sejalan dengan hasil dari sebuah riset yang dilakukan oleh Asosiasi Jantung Amerika sudah membuktikan bahwa menyimpan rasa marah dan dendam dapat memicu terjadinya penyakit jantung koroner yang didahului oleh kondisi tekanan darah tinggi dan arterosklerosis.

Jadi, masih mau menyimpan dendam lagi? Memaafkan mungkin tak mudah, namun daripada membahayakan diri kita, lebih baik belajar untuk jadi orang yang peyabar. Dan selalu lembutkan hati untuk memafkan kesalahan orang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

7 Kebiasaan Buruk Ketika Puasa, Termasuk Di Dalamnya Minum Air Teh

Kamu harus tahu, selain menahan lapar dan haus, puasa juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah meningkatkan kinerja sistem perncernaan dalam tubuh kita. Eits, jangan senang dulu. Karena faktanya, diri sendiri jadi pihak yang justru mengilangkan manfaat baik itu pada tubuh.

Sembarangan dalam memilih menu sahur hingga terlalu bernafsu memakan semua makanan saat berbuka, adalah salah satu contohnya. Itulah kenapa, penting untuk kita tahu. Apa saja sih, kesalahan makan yang harus dihindari selama berpuasa?

Berbuka dan Sahur dengan Makanan Siap Saji

Memang sih praktis, karena memang malas untuk bangun pagi-pagi. Banyak orang yang menjadikan junk food sebagai menu sahur atau berbuka. Padahal ini adalah pilihan yang salah. Mulai daari minum sirup yang tinggi fruktosa, makanan dengan MSG (Penyedap rasa), natrium berlebih, sampai minyak yang dapat menyumbat jantung.

Sekalipun sedang terburu-buru dan merasa tak siap untuk mengolah makanan sehat. Sebisa mungkin, hindari makanan siap saji. Coba pilih makaan sehat lain, yang cara penyajiannya cepat. Lagipula mengonsumsi junk food tak akan memberikan kita energi untuk berpuasa, karena apa yang dikonsumsi tak memberikan asupan apapun untuk tubuh.

Memilih Makanan Berminyak dan Mengandung Banyak Gula untuk Berbuka

Dengar, makanan yang diolah dengan cara digoeng biasa mengandung minyak yang tinggi sehingga sulit unutk dicerna tubuh. Apalagi jika kita menjadikan makanan tersebut sebagai santapan untuk pertama kali berbuka. Hindari penggunakan kadar gula nan tinggi untuk makanan kita, sebaliknya ganti dengan pemanis alami seperti madu atau gula tebu saja.

Kalau memang ingin mengonsumsi makanan yang manis-manis, gantilah dengan buah-buahan sebagai pengganti makanan atau minuman manis.

Saat Sahur, Terlalu Banyak Karbohidrat yang Masuk ke Dalam Tubuh

Jangan asal kenyang, memasukkan terlalu banyak karbohidrat dalam tubuh saat tengah sahur, dapat menyebabkan lonjakan insulin dan kenaikan berat badan, terutama pada sekitar ulu hati. Itulah mengapa, Dr.Ravi Arora, spesialis diabetologis di RS NMC, Abu Dhabi, mengatakan puasa berkepanjangan dapat menyebabkan keasaman pada lambung.

Dan akan semakin buruk jika tubuh terlalu banyak diisi dengan karbohidrat, karena dapat menimbulkan rasa tak nyaman pada perut. Selain itu, situasi ini akan mendorong kita untuk menginginkan lebih banyak makan gula yang berpotensi meningkat rasa lapar sebelum waktu berbuka puasa. Itulah penting untuk menghindari, konsumsi karbohidarat yang berlebih.

Minum Teh Manis Setiap Kali Berbuka

Sudah jadi hal yang lazim memang, jika puasa identik dengan kegiatan minum teh saat berbuka. Padahal nih, walau katanya ini bisa mengembalikan energi yang hilang. Hal yang akan tubuh dapatkan adalah naiknya asam lambung, dikarenakan kandungan kafein yang terdapat dalam teh.

Lebih dari 12 jam perut kita dalam keadaan kosong, dan selama itu pula tidak ada satu makanan pun yang dicerna oleh tubuh. Nah, pada saat berbuka minum teh manis, perut akan terasa kembung dan mual. Lebih baik konsumsi air putih hangat, ketika akan sahur atau berbuka. Ini akan lebih membantu kita menghadapi dehidrasi.

Pergi Tidur Lagi, Seusai Santap Sahur

Gambarannya begini, sehabis makan sahur tubuh telah menerima makanan yang masuk. Dan jika kita memutuskan untuk kembali tidur, dengan kata lain tubuh harus bekerja keras untuk mencerna makanan dan membagikan nutrisi yang terkandung, ketika kita sedang istirahat.

Jangankan untuk dengan pulas lagi, berbaring di atas kasur atau sofa setelah makan saja bisa memicu gejala maag. Posisi kita yang sedang berbaring, akan membuat katup antara perut dan kerongkongan tidak tertutup sepenuhnya. Membuat asal lambung naik dari perut ke kerongkongan, yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan asam lambung.

Ketiduran dan Tak Sempat Sahur

Rashi Chowdhary, seorang ahli gizi pada sebuah kesempatan mengatakan terlepas dari hal-hal yang harus dihindari saat puasa seperti gorengan, makanan manis, kafein berlebihan, ada satu kebiasaan yang akan berpengaruh buruk sekali pada tubuh. Yaitu, tidak sahur!

Melewatkan sahur pada pagi hari akan menyebabkan kita kehilangan energi hingga siang, sampai waktu berbuka menjelang. Membuat kita dehindrasi, bau mulut, hingga menganggu sistem pencernaan. Jadi, selalu usahakan untuk sahur ya.

Terlalu Kalap dan Banyak Makan Ketika Buka Puasa

Kalau harus disimpulkan, sepanjang bulan puasa. Penyakit yang kemungkinan akan rentan dikeluhkan setiap orang adalah, gejala diare, muntah-muntah, nyeri pada perut, hingga radang perut. Dimana, hal-hal tersebut sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan kita yang tak bisa mengontrol diri saat sedang berbuka puasa.

Apapun yang ada dihadapan, buru-buru disantap dan dimakan. Padahal, ketika mendapati waktu berbuka, kita wajib untuk memperlakukan perut dengan hati-hati. Jangan asal makan sembarangan, apalagi mengisi perut banyak-banyak dengan makanan apa saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Makanan dengan Manfaat Bagus untuk Kulit yang Bisa Membuatmu Terlihat Awet Muda

Rasanya semua orang pasti menginginkan kulit yang bagus sehingga nampak selalu awet muda. Buktinya tak jarang orang berbondong-bondong pergi ke tempat perawatan kulit untuk menjaga penampilannya. Nah, untuk kamu yang ingin tampil awet muda dan tak punya budget lebih untuk melakukan treatment mahal di klinik, kamu bisa coba cara alami nih.

Yap, semua itu bisa kamu dapatkan dengan hanya memperbanyak mengonsumsi 7 jenis makanan dibawah ini. Karena mereka punya banyak sekali mamfaat baik untuk kulit yang kau ingini.

1. Lemon

Lemon kerap dijadikan tambahan untuk minuman maupun makanan. Nah, lemon ini ternyata memiliki khasiat yang tak bisa kamu remehkan loh. Selain membantu melancarkan pencernaan, lemon juga berfungsi sebagai antioksidan. Tak sampai di situ saja, lemon juga mengandung vitamin C dan asam sitrat yang bisa mencegah penuaan dini dan membuat penampilanmu tetap awet muda.

2. Wortel

Wortel dikenal memiliki khasiat yang baik untuk mata. Ternyata, wortel ini juga memiliki manfaat lain yang tak kalah mengagumkan loh. Wortel mentah mengandung beta-koroten yang mampu mencegah penuaan dini. Jadi tak ada salahnya kamu memakannya langsung atau mengolahnya menjadi jus wortel tanpa gula dan susu seriap harinya.

3. Tomat

Hayo siapa di antara kamu yang suka banget makan tomat? Lanjutkan terus ya konsumsi tomatmu, karena tomat ini ternyata mengandung lycopene yang mampu membuat kulitmu nampak lebih cerah. Tomat ini juga mengandung vitamin C yang mampu menghilangkan jerawat dan noda di wajahmu. Selain itu, tomat juga berfungsi sebagai antioksidan yang bisa mencegah kerutan dan managkal radikal bebas penyebab kerusakan kulit.

4. Alpukat

Buah yang terkenal dengan lemak baiknya ini ternyata juga bermanfaat untuk kulitmu loh. Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk sistem kardiovaskular. Alpukat juga mengandung minyak yang bisa membantu membuat kulitmu tetap lembab. Coba saja konsumsi buah yang satu ini secara rutin, tapi akan lebih baik jika kamu mengonsumsinya tanpa tambahan gula atau susu ya.

5. Ubi Jalar

Jika kamu ingin kulitmu tetap halus, cobalah untuk mengonsumsi ubi jalar secara teratur. Makanan yang satu ini mengandung beta karoten yang berfungsi sebagai antioksidan loh. Tak hanya itu saat kamu mengonsumsi ubi jalar, tubuhmu akan secara otomatis mengubah kandungan beta karoten menjadi vitamin A yang berfungsi untuk menghaluskan kulit dan juga mencegah kerutan di wajahmu.

6. Yoghurt Rendah Lemak

Apa kamu sudah tahu kalau yoghurt rendah lemak mengandung protein dan kalsium? Tak hanya itu saja, yoghurt juga mengandung vitamin B yang bisa membantu pertumbuhan dan pembelahan sel sehingga sel kulit kamu bisa lebih sehat. Jika sel kulitmu sehat, tentu kulitmu juga akan terlihat lebih cerah.

7. Kerang

Yang terakhir adalah kerang. Kerang memiliki kandungan zinc dan selenium. Kerang memiliki manfaat untuk mencegah kulitmu dari penuaan dini dan tentu membantu kulitmu menjadi awet muda. Kandungan mineral yang ada dalam kerang juga memiliki fungsi sebagai antioksidan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top