Feature

Mata Minus Jangan Salahkan Keadaan, Lakukan Saja Terapi Sederhana Agar Minusnya Tak Semakin Bertambah

Punya kondisi mata minus alias rabun jauh sungguh tak menyenangkan lho. Kendati bisa diatasi dengan memakai kacamata atau lensa kontak, tetap saja setiap orang ingin matanya tetap normal-normal saja. Apa lagi saat beraktivitas dalam situasi tertentu, kondisi mata yang mengalami minus justru menyulitkan penderitanya untuk melakukan sesuatu. Hanya saja, hingga hari ini masih banyak yang menyepelekan kondisi mata minus. Padahal tak hanya orang dewasa, sekarang ini anak-anak kecil yang baru hendak masuk sekolah saja ada yang sudah mengalami mata minus.

Penyebab mata jadi minus sejatinya cukup beragam, mulai dari kebiasaan yang buruk seperti menonton dan membaca buku terlalu dekat, hingga lantaran adanya riwayat mata minus dalam keluarga. Cara penanganan mata minus agar minusnya tak bertambah pun juga beragam. Kamu perlu tahu, agar setidaknya bisa menawarkan pertolongan bila ada teman atau anggota keluarga yang butuh pertolongan.

Setiap Hari, Usahakan Melatih Fokus Penglihatanmu Minimal Menggunakan Jari Telunjuk

Saat melakukan latihan ini, cobalah cari posisi duduk yang nyaman. Lalu tempatkan telunjukmu sekitar 10 cm dari hidung. Kemudian fokuskan pandanganmu ke arah telunjuk. Selang beberapa saat, ganti alihkan fokusmu ke obyek yang ada di belakang telunjuk. Setelah itu, kembalikan fokusmu pada telunjuk. Lakukan hal ini tanpa melirik atau menggeser kepala.

Saat Mata Tegang, Coba Alihkan Objek Pandanganmu Ke Benda atau Hal Lain Di Sekitarmu

Kamu pernah melakukannya? Kalau belum, cobalah lakukan sebentar saja. Caranya juga cukup sederhana. Kamu cukup goyangkan bola mata ke kanan dan ke kiri kemudian berputar. Jangan lupa untuk berkedip setidaknya 100 kali dalam sehari. Dengan lebih sering berkedip, kamu sedang mengantisipasi agar mata tidak lelah dan tak cepat kering.

Kamu Perlu Tahu, Sejatinya Bukan Hanya Badan yang Butuh Berjemur, Mata Pun Perlu Asupan Vitamin D

Nah, ketahuilah, ternyata bukan cuma badan yang perlu dijemur. Mata pun juga. Kamu bisa memanjakan mata dengan berjemur tapi pastikan matamu tertutup dan arahkan pandangan kearah matahari sampai bola matamu terasa hangat. Lakukan hal ini di pagi hari sehingga asupan vitamin D yang dibutuhkan mata nantinya bisa tercukupi.

Setidaknya Sehari Sekali, Tentukan Satu Warna yang Bisa Melatih Kemampuan Fokus Matamu

Ya, mulailah belajar meningkatkan kemampuan mata untuk fokus lewat warna-warna yang ada di sekitarmu. Misalnya, hari ini kamu pilih warna hijau, maka carilah segala benda dengan warna hijau di sekitarmu. Kamu perlu tahu, latihan semacam ini sangat baik untuk melatih fokus matamu ke dalam warna tertentu.

Rutinlah Mengompres Mata Supaya Bakteri Hilang dan Mata Pun Jadi Lebih Bersih

Kendati bisa menggunakan obat tetes mata untuk membersihkan mata serta membunuh kuman dan bakteri, tak ada salahnya jika kamu ingin membilas matamu dengan air hangat. Caranya, cukup siapkan semangkuk air hangat lalu taruhlah mata di atas permukaan air tersebut, berkedip-kediplah selama beberapa saat. Langkah ini akan membantumu mengeluarkan debu dan kotoran yang masuk ke mata.

Sesekali Nikmati Pemandangan Hijau yang Menyegarkan Mata Sekaligus Jiwa

Warna hijau memang identik dengan ketenangan dan keteduhan. Saat mata melihat yang hijau-hijau pun akan terasa menyegerkan. Karenanya, sesekali carilah obyek pegunungan dan pepohonan dalam rangka penyegaran mata. Objek berwarna hijau diyakini dapat memberikan ketenangan dan dampak positif bagi mata. Lagi pula, tak hanya baik untuk mata, kegiatan ini berguna juga untuk mengembalikan pikiranmu supaya tetap jernih.

Atau Kamu Bisa Juga Lakukan Terapi Lilin, Setidaknya Seminggu Empat Kali

Caranya cukup mudah, kamu hanya tinggal cari lilin dan nyalakan. Tataplah nyala lilin tersebut sampai matamu terasa pedih dan mengeluarkan air mata. Usahakan agar kamu tak terlalu banyak berkedip supaya makin banyak air mata yang keluar. Kamu bisa melakukan terapi ini selama empat kali dalam seminggu agar matamu benar-benar terjaga kebersihannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Makanan Sehat Ini Bisa Berubah Jadi Berbahaya Jika Dipanaskan

Sebagian besar orang kerap memanaskan kembali masakan yang sudah dimasaknya pagi hari sebelum memakannya di sore hari. Padahal hal ini tak selalu benar karena ada beberapa makanan sehat yang bisa berubah menjadi berbahaya jika dipanaskan ulang.

Selain rasa yang sudah tak lagi serupa, alasan kesehatan jadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Nah, berikut adalah 7 makanan yang tidak boleh kamu panaskan ulang setelah memasaknya. Kalau memang tak habis, dibuang saja ya…

1. Kentang

Kentang termasuk makanan yang kaya akan karbohidrat. Namun jika kamu memasaknya berulang kali dengan memanaskannya, hal itu akan membantu pertumbuhan bakteri langka yang berbahaya bagi tubuh. Mungkin rasanya, masih tak jauh berbeda. Tapi kalau mendatangkan penyakit dalam tubuh, untuk apa?

2. Telur

Telur yang dimasak untuk kedua kalinya dengan suhu yang tinggi bisa menjadipenyebab munculnya racun di dalamnya. Kandungan vitamin dan protein yang ada dalam telur akan bertambah dengan kandungan racun yang berbahaya bagi kesehatan pencernaan tubuh.

3. Jamur

Bagi kamu pecinta jamur, jangan pernah memanaskan masakan ini untuk kedua kalinya ya. Karena jika kamu memanaskannya kembali, hal itu bisa menyebabkan komposisi protein dan rasanya berubah. Tentu saja hal ini bisa menyebabkan kesehatan pencernaan menjadi terganggu.

4. Seledri

Jangan sekali-kali kamu memanaskan masakan yang ada seledri di dalamnya. Karena seledri yang dipanaskan bisa memicu adanya zat karsinogenik yaitu zat pemicu kanker.

5. Nasi

Nasi ternyata juga tak boleh dipanaskan loh. Nasi yang dipanaskan bisa mambantu pertumbuhan bakteri di dalamnya. hal ini bisa menyebabkan penyakit seperti diare, mual dan muntah.

6. Ayam

Ayam pun demikian, makanan ini bukan makanan yang bisa kamu panaskan berkali-kali. Jika kamu memanaskannya protein di dalamnya akan berubah dan akan berimbas pada kesehatan pencernaanmu.

7. Bayam

Bayam juga merupakan makanan yang tak boleh kamu panaskan. Jika kamu memanaskannya, bayam bisa mengeluarkan zat karsinogenik yang merupakan zat pemicu kanker.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Donor Darah Tak Bisa Sembarangan, Pastikan Dulu Badanmu Aman!

Nyatanya, tak semua orang diizinkan donor darah loh. Bukan hanya soal berat badan yang cukup atau tidak. Tapi ada kondisi lain yang juga perlu dipertimbangkan sebagai calon pendonor. Karenanya, sebelum jauh-jauh datang ke PMI atau acara khusus donor darah, pastikan kamu memang memenuhi kriteria jadi pendonor ya.

Kalau ternyata ditolak, tak usah marah atau kesal, mungkin memang ada kriteria yang belum terpenuhi. Berikut ini diantaranya.

Kamu Sedang Terserang Demam, Flu, Pilek, atau Penyakit Lainnya

Karenanya, saat kamu terserang penyakit seperti demam, flu, atau pilek, lebih baik tunggu sembuh dulu ya kawan. Setidaknya kalau kamu sudah yakin sembuh, tunggu 24 jam setelahnya baru kamu bisa ke PMI terdekat untuk mendonorkan darahmu. Karena kondisi tubuh yang tak sehat seperti ini, dikhawatirkan akan memberi pengaruh yang tak baik pula pada darah yang akan kamu donorkan. Selain itu, ditakutkan pula kamu justru semakin tak sehat jika harus mendonorkan darah dalam keadaan yang belum pulih betul.

Kalau Kamu Tengah Melakoni Pengobatan atau Terapi Tertentu, Kamu Pun Tak Boleh Melakukan Donor

Kalau mau donor darah, calon pendonor dianjurkan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan. Hal ini karena kandungan zat yang ada pada obat-obatan akan tercampur dengan darah. Di lain sisi, kamu yang sedang dalam masa terapi pun dianjurkan untuk menunda dulu rencana donor darah. Dan yang terpenting, pastikan kamu tak punya tekanan darah lebih dari 180/100 mmHg ya kawan.

Kamu punya Riwayat Diabetes dan Baru Saja Melakukan Tindik pun Dilarang untuk Donor

Sebaiknya kenali dulu tubuhmu. Apakah tubuhmu memang prima atau sedang perlu perawatan tertentu. Sebab kalau kamu punya riwayat diabetes pun tak diizinkan untuk mendonorkan darah lho. Karenanya, jaga kadar gula darahmu ya kawan. Belum lagi soal tindik di bagian tubuh tertentu seperti hidung, lidah, pusar, atau bagian tubuh lainnya. Kalau kamu baru melakukannya dalam kurun waktu kurang dari setahun, kamu pasti tak diizinkan untuk donor darah.

Sebaiknya Memang Cek Dulu Kesehatanmu, Orang dengan Penyakit Menular Seksual Seperti Gonore dan Sifilis bahkan HIV/AIDS pun Tak Diizinkan untuk Donor

Demi alasan kesehatan resepien atau penerima, calon pendonor yang memiliki riwayat penyakit ini dilarang untuk donor. Bahkan kalau memang sedang menjalani pengobatan, orang dengan penyakit menular seksual perlu menununggu selama setahun setelah pengobatan baru bisa donor kembali.

Khusus Untuk Ibu Hamil, Tunggu Sampai Si Kecil Lahir ya…

Ibu hamil memang tak disarankan untuk donor darah. Setidaknya baru aman untuk donor itu minimal enam bulan pasca kelahiran buah hati. Selain itu, kalau berat badanmu dibawah 50 kg, sebaiknya cobalah dulu untuk memenuhi nutrisi supaya mencapai batasan berat badan minimal dan bisa donor darah.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Gerakan Push-Up Ini Bisa Bikin Dadamu Bidang Loh, Coba Saja!

Untuk mendapatkan bentuk dada yang bidang adalah hal yang susah-susah gampang. Banyak orang yang akhirnya memilih untuk pergi ke pusat kebugaran atau tempat gym untuk bisa memperoleh dada bidang yang diimpikannya. Padahal dengan melakukan olahraga di rumah kamu juga bisa kok memiliki dada bidang ini. Cobalah untuk melakukan gerakan push-up ini.

1. Wide Grip Push-up

Kamu bisa mendapatkan bentuk dada yang bidang dengan rajin melakukan wide grip push-up ini. Tak harus pergi ke pusat kebugaran kok, kamu juga bisa melakukannya di rumah atau di tempat kerjamu. Caranya mudah, kamu hanya perlu memosisikan tubuhmu layaknya akan melakukan gerakan push-up biasa. Kemudian geser telapak tanganmu ke arah samping lebih lebar dari bahumu.

2. Clap Push-up

Gerakan push-up yang satu ini perlu kamu lakukan dengan hati-hati. Karena jika tidak, tanganmu bisa saja terkilir. Cara melakukan gerakan ini mudah kok. Kamu bisa mulai memosisikan tubuhmu seperti hendak melakukan push-up  pada umumnya. Selanjutnya saat tubuh pada posisi push, lakukanlah up dengan tekanan yang kuat ke lantau hingga tanganmu terlepas dari lantai dan lakukanlah tepukan tangan sekali dan mendaratlah dengan posisi semula.

3. Spiderman Push-up

Dengan melakukan spiderman push-up secara rutin, kamu tak hanya bisa mendapatkan dada yang bidang loh. Kamu juga bisa mendapatkan bentuk tubuh dengan otot perut samping yang terbentuk dengan rapi. Kamu hanya perlu memosisikan tubuhmu seperti posisi push-up biasa. Selanjutnya saat posisi push, angkat satu kaki ke samping hinggu lutut sejajar dengan pantat. Lakukan gerakan ini secara rutin dengan repetisi 30 untuk pemula dan 100 untuk kamu yang sudah pro.

4. Knee to Chest Push-up

Gerakan knee to chest push-up ini bisa bikin dadamu bidang tanpa harus pergi ke tempat gym kok. Gerakan ini juga bermanfaat pada pembentukan otot perutmu. Kamu bisa mulai dengan posisi gerakan push-up seperti biasa, kemudian saat posisi push, tekuklah lututmu hingga mendekati dada. Usahakan posisi tubuh tetap lurus agar manfaatnya bisa terasa.

5. Single Leg Raised Push-up

Gerakan ini bisa membantu membentuk dadamu dan otot bagian atas tubuh dengan baik. Cara melakukan gerakan ini juga cukup mudah kok. Kamu hanya perlu memosisikan tubuhmu seperti hendak melakukan push-up pada umumnya, kemudian angkat satu kaki dan lakukan push-up dengan satu kaki yang dalam keadaan terangkat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top