Feature

Mari Berterima Kasih Pada Diri Sendiri, Lewat Hal Sederhana Ini

Sering menerima saran untuk tetap berbuat baik pada orang, membuat kita kerap lupa bahwa diri sendiri juga perlu menerima perlakuan yang sama. Tak percaya? Coba ingat berapa kali kamu mengabaikan perasaan sendiri hanya untuk menyenangkan hati orang lain? 

Jika jawabannya lebih dari satu kali, itu artinya kamu memang kurang berterima kasih. Iya, kurang berterima kasih pada diri sendiri. 

Bukan hanya perbuatan baik untuk orang-orang, sejatinya wujud kasih sayang juga harus kita lakukan pada diri sendiri. Maka daripada terus-menerus menunggu dibuat bahagia orang lain lain, katakan terima kasih untuk diri sendiri lewat hal-hal sederhana ini.

Diurungkan Sekian Lama, Saatnya Menikmati Hobi yang Sudah Lama Ditunda

Tak perlu dijelaskan lagi, kamu mungkin punya segudang kegiatan yang membuatmu lupa akan hal-hal yang dulu jadi kecintaan. Maka setidaknya, kita diminta untuk cukup bijak dalam hal membagi-bagi waktu yang ada. Yap, lakukan apa yang telah menjadi hobimu dan mulailah bahagia. Karena ini bukanlah sekedar hobi, ini bisa jadi ajang untuk berkreasi dan menghibur diri.

Dan bukan tak mungkin pula jika akan ada hal-hal baik yang akan kamu terima, dari aktivitas yang memang kamu suka. Sebab sebagian besar dari mereka yang kini namanya dikenal, juga berhasil dari hal-hal yang memang ia sukai sebelumnya.

Walau Hanya Satu Kali dalam Sebulan, Menikmati Makanan di Tempat Favorit Itu Perlu Dilakukan

Hampir tak pernah memasukkan me time sebagai list kegiatan, agaknya kamu memang perlu diingatkan. Ya, diingatkan untuk lebih menikmati hidup dengan cara sendiri. Dan mari kita buka-bukaan, dari sekian banyak tempat makan. Pasti ada satu nama yang menjadi tempat favorit yang karena dirasa nyaman.

Ditengah deraan kegiatan yang sedang padat-padatnya, cobalah sesekali untuk bertandang ke tempat makan kesukaanmu. Traktir diri sendiri dengan menu makan sesuai selera. Tak perlu banyak, cukup secukupnya saja. Jadikan ini sebagai bayaran pada diri sendiri atas rasa lelah dari bekerja. 

Rumah Jadi Tempat Pulang Paling Nyaman Sedunia, Berkumpul dengan Keluarga Juga Tak Boleh Dilupa

Masih karena padatnya kegiatan, pulang bekerja juga sudah malam. Hingga tak pernah berkumpul dengan keluarga saat makan. Walau demikian, kita harus bijak untuk mengatur waktu dan porsi kegiatan. Sebisa mungkin, jadikan akhir pekan sebagai waktu yang dikhususkan untuk quality time bersama dengan keluarga.

Tak melulu harus bepergian ke luar rumah, sebab ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan bersama walau hanya di dalam rumah. Mulai dari masak dan makan bersama, menonton tv, hingga hal-hal kecil lain yang juga berarti.

Sebab disadari atau tidak, keluarga di rumah jadi pihak yang selalu menunggu kita pulang dengan setia.

Hidupmu Tak Sendiri, Jangan Lupa Untuk Menikmati Waktu dengan Berlibur Bersama Sahabatmu

Tanpa perlu harus dijelaskan lagi, setiap orang tentu memiliki sahabat yang begitu berarti untuk kehidupannya. Menjadi teman bercerita yang setia, tempat berkeluh kesah akan persoalan yang ada, hingga kerap jadi pihak yang akan mendukung segala ambisi kita. Mereka berharga, dan kita perlu untuk berterima kasih kepada mereka.

Sesekali, jika memang memiliki waktu yang pas, ajaklah mereka berlibur bersama! Selain untuk menguatkan persahabatan yang ada diantara kalian, ini akan jadi jalan untuk lebih memupuk rasa percaya dan mempererat hubungan.

Dan Ditengah Sibuknya Aktivitas, Selalu Sediakan Waktu Istirahat yang Berkualitas

Kesehatan diri jadi salah satu bagian utama yang patut untuk dijaga. Tubuh yang berperan jadi subjek utama atas banyaknya kegiatan, berhak untuk mendapat waktu istirahat yang benar. Jika Senin sampai Jumat, kamu hanya akan mendapat porsi tidur 5-6 jam dalam sehari, diakhir pekan setidaknya sisipkan sedikit waktu untuk bisa istirahat lebih banyak dari biasanya.

Pilihan ini akan membantu kita untuk mengganti energi yang telah hilang selama seminggu penuh, dan mengangantikannya dengan energi yang baru.

Sebab berterima kasih pada diri sendiri tak melulu tentang hal-hal mewah seperti yang kamu kira. Cukup pastikan saja jika diri ini merasa senang dan berbahagia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ternyata, Perempuan Gemuk Lebih Mampu Membuat Laki-laki Bahagia

Bertubuh kurus kadang kala jadi acuan untuk menjadi cantik yang dipercaya sebagian besar perempuan. Padahal, tolok ukur kecantikan tak selalu dari besar atau tidaknya tubuhmu. Nah, jika kau rasa usaha untuk menjadi kurus yang selama ini kamu lakukan sering gagal, tak perlu bersedih hati.

Karena ternyata menurut sebuah studi baru oleh departemen psikologi di Universitas Namibia (UNAM), lelaki yang menikah dengan (atau dalam hubungan dengan) perempuan bertubuh gempal sepuluh kali lebih bahagia daripada mereka yang menjalin hubungan dengan perempuan bertubuh kurus. Surat kabar Argentina, Nuevo Diario yang pertama kali melaporkan temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Filemón Alvarado dan Dr Edgardo Morales di departemen psikologi UNAM ini.

Fakta lainnya, menurut penelitian, laki-laki lebih banyak tersenyum ketika mereka bersama pasangan dengan tubuh melekuk atau berisi, para laki-laki tersebut juga lebih mudah dalam menyelesaikan masalah. Mengapa? Menurut Alvarado dan Morales, yang melakukan penelitian ini, Indeks Massa Tubuh yang lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan lelaki.

Jadi meski tubuhmu tetap terlihat gemuk walau sudah melakukan olahraga dan diet ketat, jangan bersedih lagi ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pentingnya Berdamai dengan Masa Lalu

Kalau bisa memilih, kita semua tentu ingin kisah hidup yang selalu menyenangkan. Mulai dari masa lalu, masa sekarang hingga masa depan. Tapi hidup tak selalu ada dalam genggaman tangan, beberapa hal yang terjadi tak bisa kita rubah sesuai keinginan. Dan salah satunya adalah masa lalu yang mungkin tak menyenangka. Entah itu itu ketakutan, patah hati, atau hal-hal lain yang menyakiti diri. 

Namun semua itu sudah berlalu, kita perlu untuk melangkahkan kaki untuk maju. Menatap masa depan yang lebih cerah, dan berbuat hal-hal baik yang bisa mengubah hidup kita. Itulah mengapa kita perlu berdamai pada masa lalu yang tak selalu enak untuk dikenang. 

Lalu, manfaatnya apa sih?

Merubah Diri untuk Lebih Bersemangat dan Tak Gampang Menyerah Lagi

Menghilangkan rasa sakit dari masa lalu, memang kadang jadi ketakutan tersendiri untuk kita. Sulit untuk bisa menerima apa yang sudah terjadi, hingga akhirnya jadi bumerang untuk diri sendiri. Dari sini, kita terperankap untuk tak akan melakukan ha-hal yang mengingatkan diri pada masa silam, dan tentu jadi sesuatu yang merugikan.

Nah, jika kita berhasil untuk berdamai dengan semua yang terjadi di masa lalu. Akan ada hal-hal baik lain yang kelak bisa dilakukan. Terbuka untuk menjalani kehidupan di masa sekarang, tanpa harus was-was dengan semua perasaan sakit yang dulu pernah dirasakan. 

Setelah Berdamai, Kita Tak Akan Gampang Stres Lagi

Yap, pada kehidupan nyata beberapa kejadian memang tak bisa kita hindari untuk tak dialami. Selepas mengalami beberapa hal yang tak menyenangkan, ada rasa takut yang sering membuat hati lelah. Jadi beban untuk pikiran, dan berujung pada stress yang tak karuan. 

Padahal hal seperti ini adalah sesuatu yang sesungguhnya harus dilewati. Tak bisa kita hindari, semua yang sudah terjadi harus tetap dihadapi dengan segala kemampuan diri. Hasilnya? Rasa takut dan semua beban yang selama ini jadi pikiran, bisa dilalui dengan santai dan lebih sabar. 

Dan Lebih Berani untuk Mencoba Hal-Hal Baru yang Selama Ini Dihindari

Selama kita masih dalam bayang-bayang masa lalu, akan banyak pembatas yang mengekang ruang gerak. Belum berani untuk melakukan sesuatu yang sekiranya membuka ingatan di masa silam, hingga selalu menghindar untuk tak bertemu sesuatu yang bisa membuat kita kembali terbayang atas banyaknya hal tak mengenakkan yang dulu pernah kita lakukan. 

Itulah mengapa penting untuk berdamai, menerima semua hal yang sudah jadi kenangan dan memandang semua itu sebagai acuan untuk tak lagi mengulang kesalahan bukan jadi sesuatu yang justru mengurung ruang gerak langkah. 

Tak Akan Lagi Terjebak pada Berbagai Macam Nostalgia

Percayalah, ketakutan akan hal-hal yang sudah lewat hanya akan membuat kita terkurung pada sekap yang lebih berat. Membuat kita merasa takut, menghilangkan kepercayaan diri, dan berpikir tak lagi bisa berbahagia atas hidup sendiri. Padahal ada banyak pilihan yang bisa kita lakukan untuk kembali berbahagia atas semua hal. 

Lepaskan semua hal yang merebut kebahagian, buka diri untuk hal baru yang lebih membahagiakan. Dan selalu tekankan dalam diri, jika kita bisa lebih bahagia dari masa lalu yang pernah dijalani. 

Menikmati Hidup dengan Cara yang Memang Kita Suka

Bisa lepas dari semua ketakutan dan kekhawatiran masa lalu, memang bukanlah perkara gampang. Ada banyak hal yang perlu diterima secara perlahan. Membuka mata dan hati untuk semua pilihan baik yang bisa membahagiakan kehidupan. Dan lebih selektif untuk mempertimbangakna semua yang akan dijadikan pilihan. 

Jika semua ini bisa kita jalankan dengan benar, percayalah bahagia tak lagi jadi sesuatu yang mustahil kita dapatkan. Ingatlah selalu, jika apapun yang terjadi atas masa lalu kita selalu berhak untuk berbahagia di hari ini dan masa depan. Tinggal bagaimana kita melangkah setelah dibuat memangis dan kecewa di masa lalu kita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top