Trending

Malas Bangun Pagi Ternyata Salah Satu Ciri Orang Pintar

Tak ada yang lebih kuat memang dari gerakan kasur yang selalu menahan kita untuk tidur lebih lama. Maka tak heran jika bangun pagi selalu jadi tantangan bagi banyak orang. Enggan untuk beranjak lebih pagi, biasanya kita akan mendapat cap sebagai pemalas karena selalu bangun siang. Padahal kenyataannya, dari hasil penelitian malas bangun pagi adalah tanda orang pintar. 

Yap, berdasarkan sebuah riset terbaru, malas bangun pagi tidak selalu berarti buruk. Bahkan sulit bangun pagi disebut berhubungan dengan menentang kebiasaan nenek moyang. Nah, menurut peneliti Satoshi Kanazawa dan Kaja Perina, kebanyakan orang zaman dulu tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Tapi kini zaman berubah, kita mungkin akan tidur lebih larut sehingga bangunpun lebih siang. Kebiasaan ini disebut sebagai tanda jika kita telah menyesuaikan pola tidur dengan kehidupan modern, dan itu adalah tanda kepintaran. 

Lebih lanjut dijelaskan bahwa keengganan kita untuk bangun pagi justru menunjukkan inisiatif. Saat kita mendengarkan keinginan tubuh dan tidak mengizinkan tubuh untuk diperintah oleh sebuah jam, hal tersebut menunjukkan kemandirian. Hal ini juga berhubungan dengan mengapa orang ingin mencari minat mereka dan menemukan solusi sendiri. Menemukan solusi dari ingin tidur lebih lama pun menurut studi adalah sebuah logika dasar artinya kita mengerti sebab dan akibat.

Selain menunjukkan tanda-tanda orang pintar, orang yang sulit bangun pagi karena biasanya sering tidur malam pun, juga cenderung lebih bahagia. Hal ini diungkapkan oleh sebuah peneliti dari University of Southampton mengenai pola tidur 1,229 perempuan dan laki-laki dan situasi sosial ekonomi mereka. Ditemukan jika orang-orang yang tidur malam dan bangun di atas pukul 08:00 hidup lebih nyaman, bahagia, bahkan berpenghasilan lebih tinggi.

Tapi, walau demikian bukan berarti kamu harus memaksakan terjaga hingga malam dan bangun lebih siang atau tidur lebih lama ya. Karena menurut penelitian lain, orang yang tidur lebih dari 12 jam punya risiko kematian lebih tinggi. Bahkan beberapa studi juga menunjukkan jika orang yang bangun pagi biasanya lebih sukses. Karenanya, bangun siang atau pagi mungkin tak langsung berpengaruh pada karier tapi bagaimana kita mengatur waktu dan terus bekerja keras.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Tak Lagi Sama, Inilah 6 Pertanda Pasangan Merasa Jenuh Dalam Hubungan

Setiap hubungan tidak akan selamanya baik-baik saja. Seperti halnya dengan hubungan asmara, kamu dan dia tidak akan selalu satu pendapat dan keinginan. Bumbu-bumbu pertengkaran pasti akan selalu ada. Selain itu, setiap pasangan juga pasti akan mengalami fase jenuh dan bosan. Terlebih jika hubungan yang kalian bangun sudah menginjak usia yang cukup lama.

Lantas bagaimana ciri pasangan yang sedang jenuh dengan hubungan? Mari simak beberapa ciri-cirinya.

1. Percakapan Kalian Mulai Membosankan

Ciri yang pertama adalah obrolanmu dan dia sepertinya mandeg dan mentok pada pembahasan yang itu-itu saja. Bahkan, reaksinya saat berbicara denganmu juga biasa saja. Dia terkesan ingin segera mengakhiri percakapan dan sama sekali tidak merasa tertarik dengan apa yang kamu bicarakan. Tidak jarang dia juga terkesan kurang memperhatikan apa yang kamu bicarakan bahkan hanya menanggapinya seperti angin lalu. Baginya, percakapan kalian mulai membosankan.

2. Tidak Semangat Dalam Merencanakan Kegiatan Berdua

Misalnya, pergi liburan atau sekadar makan siang sudah tidak lagi mengundang semangatnya. Padahal hal-hal tersebut yang bisa membuat hubungan kalian lebih dekat lagi. Kamu harus waspada jika dia mulai melakukan hal ini, pastinya dia melakukan semua itu bukan tanpa alasan. Entah itu karena dia sedang ada masalah atau sedang jengah dengan hubungan kalian. Coba tanyakan baik-baik tanpa mengundang pertengkaran.

3. Banyak Hal yang Mulai Disembunyikannya

Dulu mungkin dia sangat terbuka padamu, menceritakan apapun tentang hidupnya atau kesehariannya padamu, sehingga kamu merasa bahwa hanya dirimulah tempat dia pulang. Namun sekarang dia berubah menjadi sangat tertutup, dia lebih cenderung menyimpan permasalahannya sendiri.

Bisa jadi karena sekarang dia sedang jenuh dengan hubungan dan ingin sendiri dulu, termasuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Dia tidak ingin dulu melibatkan kamu dalam permasalahannya, tidak mengapa. Kamu juga harus mengerti dia untuk saat ini.

4. Tidak Ada Lagi Tawa Ketika Bersama

Dia sudah mulai jarang atau bahkan tidak tertawa sama sekali saat kamu mengajaknya bercanda. Dulu, meskipun tidak lucu dia akan selalu tertawa untuk menghargai usahamu. Namun sekarang hanya ada kecanggungan ketika kalian bersama. Jika hal ini sudah terjadi maka kamu harus benar-benar memberinya ruang untuk sedikit merindu agar dia kembali padamu.

5. Kamu Bukan Lagi Prioritasnya

Jika dulu dia selalu memprioritaskan waktu denganmu, maka sekarang tidak lagi. Pasangan justru lebih senang menghabiskan waktu dengan teman-temannya atau seorang diri. Dia enggan menghabiskan waktu denganmu karena saat ini dia sedang membutuhkan me time.

6. Dia Lebih Fokus Pada Dirinya Sendiri dan Kurang Memperhatikanmu

Meski pasanganmu dikenal sebagai sosok yang romantis, namun dia juga pasti akan mengalami fase ini. Dia berubah menjadi cuek dan kurang peduli padamu. Jika dulunya dia selalu perhatian dan peka dengan perubahan sekecil apapun yang terjadi padamu, maka sekarang tidak lagi. Dia yang kurang memperhatikanmu ini mungkin sedang jenuh dengan hubungan kalian.

Lalu, ada berapa tanda yang mulai muncul dari diri pasanganmu? Jangan khawatir ya, bosan itu salah satu cobaan dalam hubungan. Setiap pasangan pasti mengalaminya, tinggal kamu nya saja yang harus bisa menanggulangi semuanya. Solusinya, kalian harus memberi ruang untuk masing-masing dulu. Berikan waktu untuk pasanganmu merindu dan menghilangkan rasa jenuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Lagu yang Bisa Bikin Kamu Kangen Masa Kecil di Sekolah Dulu

Masa SD termasuk masa yang indah untuk anak-anak bukan? Kamu bisa bebas bermain dan tidak terlalu pusing dengan segala masalah yang dimiliki oleh orang dewasa. Biasanya mata pelajaran yang paling disukai saat SD adalah mata pelajaran kesenian. Di mata pelajaran itu pasti ada lagu-lagu daerah yang wajib kamu hafal.

Nah, 5 lagu berikut pasti bikin kamu rindu deh sama masa kecil kamu dulu.

1. Ampar-ampar Pisang

Sumber: www.boombastis.com

Lagu yang satu ini merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Selatan. Lagu ini dulu sempat hits loh dan biasanya juga dinyanyikan anak-anak saat sedang bermain. Lagu ini bercerita tentang proses pembuatan makanan tradisional Kalimantan yang terbuat dari pisang.

2. Si Patokan

Sumber: www.freedata.kolomedu.com

Apa kamu termasuk golongan yang masih ingat dengan lagu daerah yang satu ini? Lagu ini merupakan lagu daerah yang berasal dari Sulawesi. Lagu ini berisi rasa khawatir seorang ibu pada anaknya yang sudah mulai mencari nafkah sendiri.

3. Apuse

Sumber: www.dictio.id

Selanjutnya adalah lagu yang berasal dari Papua. Lagu ini sering dinyanyikan dan diplesetkan oleh anak-anak zaman dulu. Padahal sebenarnya lagu ini bercerita tentang cucu yang pamit pada kakek neneknya untuk merantau.

4. Cingcangkeling

Sumber: www.liriklaguplus.com

Lagu yang satu ini berasa dari Jawa Barat. Dulu lagu ini kerap dijadikan lagu untuk SKJ. Tak hanya itu, lagu ini juga dulu dipakai untuk bermain kucing-kucingan oleh anak-anak kecil.

5. Gemu Fa Mi Re

Sumber: www.kumpulanlagudaerah.web.id

Yang terakhir tak kalah hitsnya, lagu ini sempat viral di dunia internasional loh. Lagu ini merupakan lagu yang berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur. Selain itu lagu ini juga pernah dijadikan salah satu lagu yang dipakai untuk lagu pengisi di acara Indonesia Menari 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bupati Pandeglang Akan Perjuangkan Guru Tinggal di Toilet SD Jadi ASN

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengunjungi kediaman guru honorer Nining Suryati yang berlokasi di toilet SD Negeri Karyabuana 3, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Tak henti air mata mengalir di pipi Nining Suryani (44), selama dua tahun terakhir tinggal di toilet tersebut.

Nining sudah 15 tahun mengabdikan diri sebagai guru honorer. Ibu dua anak yang berpenghasilan Rp 350 ribu per bulan itu, sempat putus asa ingin berhenti menjadi tenaga pengajar karena tak kunjung diangkat jadi PNS. Menaggapi kisah Nining, Irna berjanji akan memperjuangkan Nining untuk menjadi seorang aparatur sipil Negara (ASN) melalui jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia pun meminta nining untuk tidak patah semangat.

“Kalau honorer yang usianya sudah di atas 35 tahun, kami akan angkat menjadi PPPK. PPPK ini gajinya yang menanggung APBD kami, kami akan bagi semampunya, nasib honorer ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Irna seperti dikutip dari Kumparan, Jumat (19/7).

Di lain sisi, Pemkab Pandeglang tahun ini rencananya merekrut sebanyak 180 PPPK untuk beberapa posisi termasuk guru dengan tahapan seleksi dari Kemenpan RB. Namun jumlah itu belum sebanding dengan jumlah guru honorer di Pandeglang yang mencapai 8.500 orang. Karenanya, Irna akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar turut memberikan perhatian untuk pengangkatan CPNS.

“Mudah-mudahan ada hikmahnya, berangkat dari bu Nining, nasib honorer di Indonesia mendapat perhatian dari Pak Presiden. Jadi, Bu Nining jangan putus asa, jangan berkecil hati, tetap mengajar, tularkan semua ilmunya untuk mencetak generasi bangsa,” kata Irna kepada Nining.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top