Feature

Makna yang Tersirat atas Kecupan dari Sang Pacar Usai Kencan

Pada beberapa relasi, kecupan atau ciuman yang disampaikan boleh diartikan sebagai cara berkomunikasi dan bentuk lain dari cinta pada pasangan. Konon tindakan ini bisa jadi penguat hubungan, memberikan kehangatan, dan menjaga ikatan.

Meski tak menyuarakan niatnya, apa yang tujuan dari seorang pacar. Bisa kamu lihat dari ciuman seperti apa yang ia berikan. Nah, untuk membantumu memahaminya setiap maknanya lebih jelas. Seorang terapis yang juga penulis buku bernama Sheril Kirshenbaum, dalam bukunya The Science of Kissing, mengatakan bahwa sebuah ciuman dapat memberikan manfaat jangka panjang yang mampu menjaga ketahanan sebuah hubungan.

Maka sejalan dengan itu, beliau juga menjelaskan apa saja makna yang tersirat dari setiap ciuman yang pasanganmu berikan. Kira-kira apa saja ya?

Ciuman di Kening

Jadi salah satu cara untuk membuat perempuan luluh. Sebuah kecupan yang mendarat tepat di kening seorang perempuan ini. Biasanya adalah jenis ciuman yang menandakan sebuah ekspresi kagum dan bangga padamu.

Lebih mengarah pada hubungan yang menandakan pertemanan, atau bisa juga jadi titik awal untuk sesuatu yang mungkin jauh lebih romantis lagi. Perlakuan ini adalah ekspresi lembut dari seorang lelaki untuk menunjukkan rasa sayang yang sungguh-sungguh pada perempuannya.

Ciuman di Tangan

Gambaran situasi seperti ini, mungkin sudah sering kamu lihat di beberapa film romantis. Apalagi jika ada scene yang menunjukkan seorang lelaki melamar kekasihnya. Nah, asal kamu tahu saja, ciuman yang mendarat di punggung tanganmu itu jadi gambaran bahwa betapa ia menempatkanmu jadi sosok yang sangat dihormati.

Jadi tanda rasa sayang dan segan yang tulus untukmu. Selain itu, ciuman ini juga jadi lambang kepercayaannya terhadapmu. Dan juga dilakukan oleh kita yang lebih muda kepada mereka yang lebih tua.

Ciuman di Pipi

Dari berbagai macam budaya, ciuman dalam bentuk seperti ini dimaknai sebagai salam pertemuan atau salam perpisahan. Kecupan singkat di pipi lazim diseleraskan dengan sedikit memeluk atau merangkul.

Tapi ternyata jika hal itu dilakukan oleh lelaki kepada seorang perempuan, berarti ada rasa terima kasih yang sedang ingin ia sampaikan. Entah itu terima kasih karena sudah mau menemaninya makan malam, ada terima kasih atas perbuatan yang baru saja kalian berdua lakukan bersama. Tak hanya itu saja, jika ciuman ini memang diberikan sehabis pergi berdua, itu artinya ia bahagia bisa menghabiskan waktu denganmu.

Ciuman di Daun Telinga

Jadi sesuatu yang sedikit nakal, jenis ciuman ini biasanya dilakukan oleh mereka yang sudah sah menjadi pasangan. Mengambil daun telinga sang perempuan sebagai fokus utamannya, ciuman ini disampaikan dengan sedikit tarikan gigi yang lembut untuk mengundang gairah berdua.

Dinilai sangat romantis dan intim, cara ini juga banyak dipakai sebagai ajakan bercinta pada si dia. Tapi kalau dilakukan oleh dia yang masih jadi pacar, kamu perlu waspada, ya!

Ciuman di Leher

Mari kita buka-bukaan, siapa pun perempuan yang diberikan tindakan seperti ini, biasanya akan dengan mudah luluh dalam pelukan pasangannya. Perlakuan lewat ciuman seperti ini, dirinya ingin menyampaikan sebuah maksud sensual dan kegembiraan yang besar. Apalagi jika disertai dengan sedikit tekanan yang berasal dari bibir sang pemberi dan gigitan kecil yang juga menyempurnakan penyampaikan ciuman tersebut.

Kecupan Singkat di Bibir

Tak hanya mereka yang berpasangan saja, jenis ciuman yang disebut tap kiss ini juga banyak dilakukan oleh orangtua kepada anaknya. Dilakukan dengan cepat, arti yang ingin ditunjukkan adalah bentuk lain dari besarnya cinta yang dimiliki kepada seseorang yang diciumnya.

Dan yang Terakhir Adalah French Kiss

Tak seperti ciuaman lain yang tadi sudah dijelaskan diatas. Jenis ciuman yang satu ini mungkin akan mengajak kalian berdua untuk melakukannya dengan gerakan tambahan lain. Yap, karena biasanya ciuman ini disampaikan dengan melibatkan bibir dan lidah keduanya.

Jenis ciuman ini diartikan sebagai hasrat yang akan membawa kita dan pasangan pada sisi romantis lain yang lebih dalam.

Nah, dari beberapa jenis ciuman tadi, menurutmu manakah yang paling berkesan di hati?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film Bebas : Kilas Balik Kenangan Manis Anak-anak ‘90-an

Dendang ‘Bebas’ milik Rapper kondang Iwa K, barangkali jadi salah satu lagu hits pada era 90-an yang masih banyak didengarkan hingga sekarang. Hal itu pulalah yang jadi inspirasi untuk Riri Riza dan Mira Lesmana, tatkala pasutri ini membesut film terbarunya yang diberi judul sama seperti lagu Iwa K, Bebas.

Yap, Bebas adalah sebuah film yang diadaptasi dari film box office hits Korea berjudul Sunny (2011). Selain jadi negara ke-4 yang sudah menerjemahkan film Sunny, CJ Entertainment sebagai production house dari film aslinya, konon memberi kebebasan pada Miles Films untuk memproduksi Bebas hingga jadi sebuah suguhan epik yang sangat relateable dengan kehidupan orang Indonesia sepanjang tahun 90-an. Mulai dari lagu-lagu asyik hingga polemik politik. 

Bercerita tentang seorang remaja perempuan asal Sumedang yang baru pindah ke Jakarta, bernama Vina yang diperankan oleh Maizura. Sebagaimana anak-anak SMA, di sekolah barunya, Vina bertemu dengan siswa-siswi yang tergabung ke dalam geng yang ditakuti di sana, yakni Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Priscilla), Gina (Zulfa Maharani), Suci (Lutesha), dan Jojo (Baskara Mahendra).

Tak butuh waktu lama, kesan pertama atas nasib yang dirasa serupa, membuat Kris merasa akrab dengan Vina. Hingga akhirnya mereka menemukan satu nama untuk menamai gengnya, yakni ‘Geng Bebas’. Ada banyak cerita menarik yang kemudian mereka alami bersama. Menikmati waktu sepulang sekolah, belajar dance bersama, dan beberapa kenakalan lain yang membuat mereka justru kian berbahagia. Akan tetapi, kebersamaan atas kelompok yang mereka bentuk harus berakhir karena sebuah peristiwa tragis. 

Puluhan tahun kemudian, ketika Vina dewasa yang diperankan oleh Marsha Timothy sedang mengunjungi ibunya, secara tak sengaja ia bertemu dengan Sahabatnya Kris dewasa yang diperankan oleh Susan Bachtiar. Kris yang menderita sakit parah, divonis hanya akan hidup sebentar lagi. Dan sebagai permintaan terakhir sebelum ia pergi, Kris meminta Vina untuk mengumpulkan kemblai Geng Bebas untuk reuni.  

Tahu sahabatnya akan pergi, Vina berusaha untuk mengumpulkan satu persatu sahabat-sahabatnya. Pada proses pencariannya, Vina menemukan banyak hal yang sudah berubah. Jauh dari apa yang dulu mereka angan-angankan, hidup yang dijalani sekarang jadi sesuatu yang justru memperihatinkan. Mulai dari Jessica dewasa (Indy Barends) yang menjadi agen asuransi dan selalu tertekan oleh sang atasan sebab tak mencapai target penjualan, Jojo dewasa (Baim Wong) jadi seorang pengusaha sukses namun terlihat bimbang dan tak bahagia, hingga Gina dewasa (Widi Mulia) yang harus bersusah payah menjadi pekerja serabutan sembari merawat ibunya yang sudah sakit-sakitan. 

Untuk kalian yang kebetulan sudah menonton film aslinya ‘Sunny’, akan dengan cepat menyadari jika film adaptasi ini memang menuangkan semua yang ada di Sunny secara  keseluruhan. Mulai dari dialog, konflik, hingga alur cerita yang dipakainya. Walau beberapa poin terlihat dihilangkan atau diganti sesuai dengan sang penulis skenario Mira Lesmana, tapi film ini masih terlihat utuh sebagaimana film aslinya. 

Dibawa sesuai dengan kultur dan masa 90-annya Indonesia, setidaknya membuat penonton akan tertawa, terharu, dan bersedih dalam waktu yang berentetan. Selain latar belakang ceritanya, kalian juga akan menemukan beberapa tembang pilihan yang memang terkenal pada era 90-an. Mulai dari  lagu ‘Bidadari’ milik Andre Hehanusa pada babak pembuka cerita, ‘Cerita Cinta’ (Kahitna), ‘Cukup Siti Nurbaya’ (Dewa 19), ‘Kebebasan’ (Singiku), hingga ‘Aku Makin Cinta’ (Vina Panduwinata).

Tak hanya sekedar lagu saja, hal lain yang juga akan membuatmu merasa ada di zaman 90-an adalah, beberapa hal yang disebutkan pada dialog-dialog para pemainnya, Mulai dari penampakan gimbot, majalah GADIS, MTV, Nadya Huatagalung, radio tape, majalah GADIS, komik Candy-Candy, pager, sampai berita tentang majalah Tempo dan Detik yang diberedel pada era itu. 

Walau harus diakui pula, tak ada konflik yang terasa begitu berarti sebagaimana di Film ‘Sunny’, film ini terasa menghajar penonton dengan berbagai macam hal menyenangkan di 30 menit pertama, tapi terasa mengendur pada pertengahan, dan berhasil selamat pada babak akhir yang memang terasa mengharukan. 

Akan tetapi, film ini jadi salah satu tontonan yang cukup menjanjikan sajian drama komedia yang menyengarkan. Terlebih pada teknik pengambilan gambarnya, alur maju-mundur pada film tersebut disajikan dengan mantap dengan perpindahan gambar yang terasa sangat lembut. Dari masa sekarang ke masa lalu cerita, atau sebaliknya.

Tak hanya itu saja, kemampuan akting dari para pemerannya pun patut diapresiasi, mulai dari Maizura dan Sheryl yang memang banyak berinteraksi, dan Priscilla dan Baskara dengan tektokan dialog yang tergiang di kepala bahkan ketika mereka menjadi dewasa. Hingga deretan cameo yang juga turut serta menambah manisnya cerita, seperti Sarah Sechan dan Reza Rahardian, serta Tika Panggabean. 

Akan tayang serempak mulai 03 Oktober 2019 mendatang, film ini jadi wadah segar untuk kalian yang rindu masa SMA. Entah untuk reuni cerita-cerita cinta atau mengenang kembali pencarian jati diri saat masih remaja. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top