Trending

Maia Estianty Pamer Kekompakan dengan Bella Hadid

Sudah sah menjadi istri dari Irwan Mussry, Maia Estianty digadang-gadang semakin berkelas. Yap, ini bisa kita lihat dari sejumlah rangkaian kegiatan yang selalu ia ikuti selepas menikah dengan sang suami. Latar belakang Irwan Mussry yang memang adalah penguasaha dengan relasi bisnis di berbagai negara dan orang-orang papan atas, jadi sesuatu yang selalu menghubungnya ia dengan beberapa selebritas dunia.

Baru-baru ini, Senin (26/11) kemarin, personil Duo Maia ini sedang menemani sang suami menghadiri sebuah acara dari salah satu merek jam tangan Internasional yakni Tag Heuer di Kuala Lumpur, Malaysia.

Di sana, Bunda dari Al, El, dan Dul ini bertemu dengan model terkenal di Hollywood, yakni Bella Hadid. Menariknya, Maia Estianty juga berkesempatan untuk ngobrol santai dengan Bella dalam acar tersebut.

Sumber : https://www.instagram.com/maiaestiantyreal/

“Malam yang sangat spesial, dengan @tagheuer ambassador, bisa berdekatan, ngobrol, dan dinner dengan @bellahadid .
With my hubby @irwanmussry” tulis Maia pada keterangan foto yang diunggahnya di laman Instagram pribadinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Karya Seniman Eko Nugroho Sedang Bertengger di Galeri Nasional Singapura

Cahayanya yang terang, jadi salah satu hal yang akan kita pikirkan setiap kali mendengar nama kunang-kunang. Dan ternyata, seniman Eko Nugroho juga punya kenangan indah akan binatang yang sering terlihat di malam hari tersebut. 

Ini bisa kita lihat, dari karya instalasi ‘Kenangan Kunang-Kunang’ atau ‘Memories of Fireflies’ miliknya, yang saat ini sedang turut serta dipajangkan dalam pagelaran ‘The Gallery Children’s Biennale: Embracing Wonder’ bersama seniman-seniman Asia lainnya. 

Setidaknya, Eko Nugroho menampilkan enam Damar Kurung yang merupakan lentera kertas tradisional. Lentera tersebut menggambarkan adegan kehidupan Jawa sehari-hari sampai nilai-nilai penting seperti rasa hormat, perdamaian, cinta, dan lain-lain. 

Sumber : Galeri Nasional Singapura

“Pengunjung juga diundang untuk menjelajahi lentera dengan melakukan berbagai aktivitas interaktif,” tulis keterangan yang media, Selasa (25/6/2019). 

Aktivitas interaktif, pengunjung akan mengubah karya dengan cahaya, bayangan, warna, dan bentuk. Perubahan tersebut berkontribusi pada ide-ide besar demokrasi yang ingin disampaikan sang seniman. 

Tak hanya itu saja, karyanya juga dimeriahkan oleh mural di dinding yang berjudul ‘Tightly Hugging Care, Love, Peace’. Muralnya menggambarkan pemandangan harapan yang penuh cinta, perhatian, dan perdamaian antar umat manusia. 

Lelaki asal Yogyakarta ini memang dikenal sebagai seniman yang bekerja dengan berbagai medium. Ada batik, topeng, wayang kulit, dan mural berskala besar. Menetap di Yogyakarta, sebagian besar karyanya terinspirasi dari budaya Jawa dan peristiwa yang terjadi di sekitarnya. 

Warna-warni cerah yang dihadirkan oleh Eko membuat karyanya diminati publik dunia, termasuk digaet Louis Vuitton untuk dijadikan scraf. Karya instalasi tersebut akan berlangsung pada 25 Mei hingga 29 Desember 2019 di Galeri Nasional Singapura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Kerinduan BJ Habibie pada Ainun Dikisahkan Lewat Lagu Baru Maudy Ayunda

Sudah sembilan tahun sejak mendiang Hasri Ainun Besari meninggal dunia, kini kisah cinta Ainun dan Habibie kembali diangkat ke layar lebar. Sebelumnya, kisah mereka dimainkan dengan apik lewat film yang berjudul ‘Habibie & Ainun’ itu diperankan oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari.

Film keduanya, ‘Rudy Habibie’ atau ‘Habibie & Ainun 2’, tayang pada 2016. Namun, film besutan Hanung Bramantyo itu fokus pada cerita cinta Habibie dirinya masih muda. Reza Rahadian kembali dipercaya untuk memerankan pria berumur 82 tahun itu.

Akhir tahun ini, film ‘Habibie & Ainun 3’ akan hadir di bioskop-bioskop Indonesia. Film ini akan menceritakan tentang kisah cinta Ainun muda yang diperankan oleh Maudy Ayunda.

Menariknya, tak hanya berperan sebagai Ainun muda, Maudy juga mengisi soundtrack utama ‘Habibie & Ainun 3’ lewat lagu berjudul ‘Kamu & Kenangan’. Lagu ini mengisahkan kerinduan Habibie pada mendiang sang istri.

‘Kamu & Kenangan’ dibuka dengan denting piano nan sendu. Suara merdu Maudy yang tak kalah sendu pun terdengar. Suaranya berpadu apik dengan instrumental ‘Kamu & Kenangan’ yang didominasi orkestra, membuat lagu tersebut terdengar megah.

Ku memintal rindu,
Menyesali waktu,
Mengapa dahulu,
Tak ku ucapkan aku mencintaimu,
Sejuta kali dalam sehari.

Walau masih bisa senyum,
Namun tak selepas dulu,
Kini aku, kesepian.

‘Kamu & Kenangan’ adalah lagu ciptaan Melly Goeslaw. Sedangkan untuk strings di lagu tersebut dibuat oleh suami Melly, Anto Hoed.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Iko Uwais Dilarikan Ke RS Setelah Merasakan Sakit Pasca Bleaching Rambut

Aktor laga Iko Uwais sempat dilarikan ke rumah sakit di tengah masa produksi film ‘Stubber’ yang dibintanginya setelah ia dituntut mengubah warna rambut oleh sang sutradara. Namun ternyata, kulit kepala Iko Uwais tak kuat dengan zat kimia pada cairan bleaching. Alhasil, sakit luar biasa dirasakan suami Audy Item tersebut.

“Warna rambutnya dibuat beda dari karakter saya sebelumnya. Untuk dapat warna itu di-bleacing sampai dua kali, baru diwarna,” ujar Iko Uwais seperti dikutip dari detik.com, Selasa (25/6).

Iko menambahkan, ternyata bleachingnya agak keras untuk kepalanya. Bahkan sampai merasakan migrain dan sensitif di area kepala lantaran sakit saat disentuh. Ia bahkan sempat menahan rasa sakit itu lantaran ingin bertindak profesional. Namun pemeran Rama dalam film ‘The Raid’ itu tak mampu lagi membendung rasa sakit yang dialaminya. Ia pun terpaksa dibawa ke rumah sakit.

“Selama syuting saya menggunakan obat pain killer setiap pagi. Karena memang sakit banget, bener-bener sakit. Saya pikir akan hilang dengan sendirinya ternyata sampai dua minggu nggak hilang,” ungkap Iko Uwais.

Beruntung, sakit pada kepala Iko Uwais langsung sirna ketika dokter mengambil tindakan. Proses pengambilan gambar pun bisa dilanjutkan kembali.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top