Feature

Lima Tanda kalau Mentalmu Memang Sedang Lelah, Mungkin Ini Saatnya Kamu Perlu Ambil Cuti Sebentar

Punya tubuh yang dijaga bukan hanya fisik. Urusan mental pun tak bisa diabaikan. Sayangnya, banyak orang yang masih suka menganggap remeh kesehatan mental sehingga saat depresi melanda misalnya, mereka pun tak memiliki pengendalian yang kuat untuk mengembalikan kondisi mereka seperti semula.

Bila mental sedang terjun, banyak orang yang memilih  untuk terpuruk dan berlama-lama meratapi kesedihan dibanding mencoba bangkit. Padahal yang namanya fase hidup tentu kita tak selalu berada diatas, ‘kan? Kamu sendiri pasti pernah terjebak di situasi semacam ini, ‘kan? Sebagai tindakan antisipasi, mungkin jauh lebih baik kalau kamu mengenali dulu tujuh tanda kalau mentalmu memang sedang lelah dan perlu istirahat.

Entah Mengapa, Kamu Kehilangan Semangat untuk Menjalani Hari

Padahal kamu memiliki setumpuk pekerjaan yang harus dilakukan, tapi sepertinya kamu kehilangan daya dan semangat untuk menyelesaikan tanggung jawabmu itu. Kesedihan mendera jiwamu sehingga membuatmu jadi enggan melakukan banyak hal, termasuk menyingkir dari lingkungan sosialmu. Lihatlah, sudah jelas sekali kalau mentalmu memang sedang lelah. Entah apa yang kamu alami, tapi sebaiknya kamu mengambil waktu sejenak untuk menenangkan diri.

Kamu Juga Kehilangan Motivasi buat Menyelesaikan Target Jangka Pendekmu

Untuk urusan pekerjaan, setiap orang pasti punya target jangka pendek yang harus dikejarnya. Tapi kali ini, kamu merasa tak mampu mencapai target itu. Padahal sebelumnya kamu bisa optimis dalam mengejar target tersebut. Visi dan misi yang sebelumnya bisa menstimulasi dirimu agar lebih produktif, kali ini tak berdampak apa-apa. Tenang, jangan memaksakan dirimu untuk terus mengejar target. Tarik napas sejenak, tenangkan pikiranmu, kalau perlu beristirahatlah sejenak dibanding kamu merasa tertekan lantaran kehilangan motivasi.

Kamu Jadi Mudah Gelisah padahal Tak Biasanya Kamu Begitu

Gelisah yang sebelumnya tak pernah melandamu sesering ini, belakangan jadi sering kamu rasakan. Entah gelisah lantaran pekerjaan, asmara, pertemanan, bahkan keluarga. Hanya karena hal sepele, kamu jadi dibuat gelisah.

Kamu tak seluwes dulu yang bisa diajak bercanda. Ketakutan yang ada di dalam dirimu membuatmu jadi sukar sekali bersosialisasi. Kalau kamu sampai di titik ini, mintalah atau carilah seseorang yang bersedia mendengarkan keluh kesahmu. Bahkan jangan sungkan untuk datang ke psikiater atau psikolog, semua demi kebaikan mentalmu, bukan?

Tidurmu Setiap Malam pun Jadi Tak Nyenyak

Perasaan gelisah yang terus muncul kemudian membuat jam tidurmu terganggu. Awalnya sehari-dua hari. Lantaran terbiasa, jam tidurmu jadi kacau dan kamu cenderung jadi insomnia.  Kalau sudah begini, fisikmu pun jadi taruhannya. Tahu sendiri ‘kan, yang namanya kurang tidur itu jelas tak baik untuk kesehatanmu? Karenanya, saranku kalau memang mentalmu sedang perlu istirahat, jangan sungkan mengatakannya pada kerabat terdekatmu.

Permasalahan Sepele Bahkan Bisa Memicu Dirimu untuk Sedih Berkepanjangan

Karena mentalmu memang sedang lelah, kamu pun jadi sangat sensitif. Bahkan untuk bercandaan sepele yang biasanya kamu bisa tertawa, tapi tidak untuk saat ini. Kamu merasa dunia tak mengerti dirimu sehingga hal itu membuatmu sedih bahkan menangis. Parahnya, tangismu tak hanya sebentar. Mungkin bisa lama bahkan berkali-kali.

Hei, menangis itu wajar, tapi berhentilah memperparah kondisi mentalmu. Jangan membuatnya semakin menderita. Cobalah ambil waktu sejenak, kontemplasi dengan setiap hal  yang mungkin sudah kamu lalui. Mungkin sulit, tapi tak ada salahnya mencoba, dibanding kamu terus-menerus terpuruk pada sedih yang sebenarnya bisa kamu atasi sendiri.

Ketahuilah, saat mental seseorang sedang lelah, menangis itu bukan hal yang sulit untuk dilakukannya. Namun, setelah menangis pun bukan kelegaan yang didapatkannya, tapi perasaan lelah dan hilang semangat. Untuk itu, semuanya dimulai dari dirimu, kalau kamu masih sayang pada dirimu sendiri, jangan biarkan dirimu berlama-lama terpuruk dengan situasi semacam ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Katakan 7 Kalimat Menenangkan Ini Saat Perempuanmu Tengah Bersedih

Menangis bukanlah sebuah tanda bahwa seseorang itu lemah. Tangisan adalah suatu hal yang manusiawi. Jadi jangan memandang sebelah mata tentang seorang perempuan yang mudah sekali menangis. Untuk kamu para laki-laki, jangan bingung dalam menghadapi perempuan yang tengah bersedih. Kamu bisa mencoba menenangkannya dengan tujuh kalimat sederhana ini.

1. “Tidak Masalah Jika Kamu Ingin Menangis”

Menangis bukan sebuah bentuk kekalahan. Biarkan dia mengeluarkan seluruh kesedihannya melalui airmata yang jatuh dari matanya. Yakinkan dia bahwa tak masalah untuknya jika ingin menangis sejadi-jadinya. Apalagi jika ternyata hal itu bisa membuatnya lebih tenang. Dengan catatan, kamu tetap ada disampingnya untuk menenangkan. Dan memastikan, bahwa dirinya tak sedang sendirian.

2. “Mungkin Ini Memang Berat Untukmu, Namun Percayalah Bahwa Kamu Kuat Menghadapinya”

Kuatkan dia dengan kalimat ini. Buat dia percaya bahwa dia memiliki kekuatan yang besar untuk menghadapinya. Apapun itu masalahnya, selalu berikan ia ketenangan. Sampaikan padanya, bahwa tak ada masalah yang tak memiliki jalan keluar. Untuk itu, dirinya hanya perlu tetap berusaha,berpikir jernih dan memahami apa yang harusnya dilakukan untuk penyelesaikan masalahnya.

3. “Aku Selalu di Sini untuk Mendukungmu”

Sesedih apapun suasana hati perempuan, dia pasti akan lebih tenang saat kamu mengungkapkan kalimat ini. Yakinkan dia bahwa apapun yang terjadi, kamu akan selalu ada untuk mendukungnya. Jelaskan padanya, bahwa tak ada yang perlu ditakutkan. Karena dirimu akan senantiasa ada di dekatnya. Membantunya setiap kali ada masalah, dan selalu saling support untuk segala perkara yang ada.

4. “Aku Tak Akan Meninggalkanmu Sendiri”

Kalimat ini akan menjadi penyemangat bagi perempuanmu. Dia tak perlu takut lagi karena kamu tak akan pernah meninggalkannya. Selain membuatnya tenang, ini akan jadi sesuatu yang membantumu untuk mencari jalan keluar. Sebab ia percaya, bahwa pasangannya akan selalu senantiasa menemani dirinya, walau sedang dalam masalah.

5. “Aku Siap Mendengar Semua Keluh Kesahmu, Kamu Bisa Menceritakan Segalanya”

Biarkan dia menceritakan segala keluh kesahnya kepadamu. Katakan padanya bahwa kamu siap menjadi pendengarnya. Terkadang seseorang hanya butuh didengar, tanpa butuh dinasihati. Sembari ia bercerita, jika memang memungkinkan. Sesekali, selipkan apa yang menurutmu akan membantunya. Entah itu saran, atau kalimat-kalimat yang membantu memulihkan semangatnya yang lain.

6. “Aku akan Selalu Menjagamu”

Bisa saja alasan dia menangis adalah karena rasa khawatir atau ketakutannya terhadap suatu hal. Kamu bisa mencoba mengatakan padanya bahwa kamu akan selalu membuatnya aman agar dia bisa lebih tenang. Berupayalah semaksimal mungkin, untuk senantiasa membuatnya merasa tenang. Walau masih dalam bentuk ucapan. Kalimat-kalimat menenangkan yang kamu sampaikan, akan membuatnya sedikit lebih tenang.

7. “Tenang, Aku Dukung Kamu Kok”

Setidaknya dia memilikimu yang akan selalu memberinya dukungan. Meski orang lain menyudutkannya, ada orang yang selalu ada di sampingnya untuk jadi penopang dalam hidupnya. Kehadiranmu pada masa-masa sulitnya akan menjadi sumber ketangan bagi jiwanya. Sehingga ia tak lagi khawatir dengan berlebihan. Sebab ia percaya, bahwa bersamamu akan ada hal-hal baik yang senantiasa menantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Dibanding Seorang Pacar, Kamu Mungkin Lebih Membutuhkan Aplikasi Ini!

Ada banyak aplikasi yang tersedia untuk smartphone di era sekarang. Aplikasi yang ada pun bisa dipikih sesuai dengan kebutuhanmu. Nah, namun meski selera setiap orang berbeda, tujuh aplikasi ini nampaknya banyak difavoritkan oleh pengguna smartphone. Yuk simak daftarnya, kira-kira apa saja ya?

1. Aplikasi untuk Menonton Film

Saat tengah terjebak macet, tentu kamu butuh sedikit hiburan untuk membuat macet tak terlalu terasa menyiksa. Kamu bisa menonton film favoritmu dari layar smartphone-mu.

2. Aplikasi Music Streaming

Bagi kamu yang hobi mendengarkan lagu, pasti kamu menyimpan aplikasi music streaming di smartphone-mu. Aplikasi ini tentu saja bisa bikin hidupmu lebih berwarna dan tak terasa hampa.

3. Aplikasi Game

Saat ini banyak anak muda yang hobi dengan gaming. Hal ini ditunjang juga dengan semakin banyaknya aplikasi game yang menggiurkan untuk dimainkan.

4. Aplikasi Chatting

Jujur saja, kamu pasti sudah memiliki aplikasi chatting andalanmu untuk bisa berkomunikasi dengan teman-temanmu.

5. Aplikasi Online Shop

Kamu yang hobi belanja pasti suka dengan aplikasi yang satu ini. Aplikasi yang memudahkanmu untuk berbelanja tanpa harus capek-capek mengeliling mall untuk mendapatkan barang yang kamu inginkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Tanda-tanda Pacarmu Memang Belum Serius dalam Menjalani Hubungan Denganmu

Hubungan pacaran sejatinya tak selalu berakhir di pelaminan. Semua tergantung pada keseriusan masing-masing dalam menjalani hubungan itu sendiri. Kamu tak bisa memaksakan pacarmu untuk serius denganmu, sama halnya pacarmu juga tak bisa memaksamu untuk serius dalam menjalani hubungan dengannya.

Hubungan yang serius tergantung pada kesiapan masing-masing individu. Ketidakseriusan yang ada tentu memiliki alasan tersendiri. Nah, kamu bisa loh mengecek apakah pacarmu sudah serius atau belum dalam menjalani hubungannya denganmu. Berikut adalah hal yang menandakan bahwa pacarmu belum serius denganmu.

1. Dia Tidak Mengenalkanmu pada Keluarganya

Dia masih saja menjalani hubungannya denganmu tanpa sepengetahuan keluarganya. Jika sudah seperti ini, artinya dia memang belum siap menjalani hubungan yang serius denganmu. Bahkan setiap kali kamu bertanya, kapan akan dibawa ke rumahnya. Ia sering terlihat mencari alasan yang tak jelas untuk bisa terhindar dari pertanyaan ini.

2. Dia Tidak Mengenalkanmu pada Teman Nongkrongnya

Kamu tak pernah mengenal teman-temannya, karena memang kamu tak pernah dikenalkannya kepada temannya. Bahkan saat dia pergi nongkrong bersama temannya pun, dia tak pernah mengajakmu untuk ikut bersamanya. Seolah ingin menyembunyikan kamu dari lingkungannya, ia bahkan tak pernah berujar jika kamu adalah kekasihnya di depan teman-temannya. Nah, kalau sudah seperti ini baiknya kamu hati-hati.

3. Dia Tak Pernah Berinisiatif untuk Membicarakan Hubungan ke Arah yang Lebih Serius

Dia tak pernah memulai pembicaraan serius di antara kalian. Terlebih untuk urusan membawa hubungan pacaran kalian ke arah yang lebih serius, yaitu pernikahan. Ini bisa kamu lihat dari sikap dan responnya, setiap kali kamu ajak bicara untuk hubungan kalian ke depannya.

4. Dia Menghindar Saat Kamu Memberi Sinyal

Setiap kali kamu mulai memberi sinyal untuk mengarah pada pembicaraan yang serius, dia selalu saja menghindar. Dia langsung mengarahkan pembicaraan pada hal lain yang tak ada hubungannya dengan apa yang ingin kamu perjelas darinya. Entah apa saja, selalu ada alasan yang dipakai untuk menghindar dari pertanyaan tersebut.

5. Dia Selalu Beralasan Saat Kamu Ingin Mengenalkannya pada Keluargamu

Saat kamu hendak mengenalkannya kepada keluargamu, dia selalu saja beralasan. Dia memiliki banyak alasan agar niatanmu tak bisa berjalan sesuai rencanamu. Bisa dipastikan, jika dia berperilaku seperti ini artinya dia memang belum siap untuk menjalani hubungan yang serius denganmu.

Nah, kalau sudah begini kamu bisa mempetimbangkan bagaimana kelangsungan hubunganmu dengannya ke depan. Apakah akan tetap dilanjutkan, atau disudahi saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top