Feature

Lebih Baik Berjalan Sendiri Daripada Berkerumun Ke Arah yang Salah

Ini bukan soal hidup yang terlalu individualis, bukan pula merasa diri sendiri paling hebat dari semua manusia. Bersama untuk mencapai sebuah ukuran bahagia, barangkali sudah jadi sesuatu yang familiar di telinga. Lain halnya dengan dia yang memilih sendiri untuk menentukan jalan cerita.

Masalahnya pilihan ini kerap dipandang sebelah mata oleh mereka yang tak bisa memahaminya. Mulai dari dinilai tak bisa menghargai kebersamaan, hingga dicap sebagai makhluk sombong yang sok jagoan.

Tak ingin menolak arti pentingnya orang lain untuk hidup kita, namun apalah arti dari sebuah kebersamaan jika ternyata jalannya salah. Lalu masihkah kita akan memilih jalan bersama?

Perjalanan Ini Mungkin Terlihat Mengerikan, Karena Tak Ada Teman yang Bisa Diajak Bertukar Pikiran

Jalan cerita setiap orang memang tak ada yang tahu. Tak seperti mereka yang berjalan beriringan, terlihat ramai dan saling menguatkan. Sekilas ini akan jadi gambaran yang tak menyenangkan. Sebab petualangan ini akan dijajaki seorang diri, beberapa hal tak terduga bisa saja datang menghampiri.

Tapi kamu tak perlu risau, meski sedang berjalan tanpa teman bukan berarti kamu akan kesepian. Kisah ini akan jadi sebuah pengalaman baru yang kelak tak terlupakan. Bagaimana kamu memutuskan menepi untuk sendiri, hingga berjalan dengan nurani. Tak ada yang perlu dirisaukan, sebab kini kita telah berjalan pada posisi yang seimbang. Tak berharap pada orang lain, tak juga ragu pada kemampuan. Percayalah jalan di depan akan baik-baik saja.

Sebab Menghargai Diri Sendiri Jadi Sesuatu yang Tak Perlu Dicari

Ini adalah situasi yang sudah berjalan pada jalur yang sebenarnya. Pada titik ini kita bisa dengan leluasa menikmati semua cerita. Tak perlu susah payah menunggu orang lain memahami, sebab kita sendiri sudah paham bagaimana caranya menghargai diri sendiri.

Tanpa berniat untuk memegahkan diri, kita percaya bahwa segala kemampuan yang dimiliki jadi tiket baik untuk kesuksesan yang dicari. Sehingga bagaimana pun kamu sedang berusaha, mencintai dan menghargai diri sendiri jadi sesuatu yang tak perlu dicari.

Tak Perlu Iri, Percayalah Ini Adalah Rute Terbaik yang Telah Dipilih

Terlihat ramai dengan orang-orang yang sejalan, tentu memberi kesan baik. Mulai dinilai sebagai orang yang berjiwa sosial, hingga dipuji dalam hal interaksi dengan orang. Ya, setiap orang punya gambaran untuk kata baik. Tapi sekali lagi, kamu tak perlu untuk berusaha selalu terlihat sama dengan mereka.

Karena ketika kamu sudah berhasil meraup keberhasilan, itu artinya tahapan berlapang dada telah sukses kita lakukan. Alih-alih disangka akan menyimpan iri pada mereka yang telah mengantongi prestasi. Kita justru turut bahagia atas keberhasilan semua orang, sebab percaya bahwa setiap orang punya jalan berbeda meski tujuan yang diinginkan sama.

Berani dan Tegas Untuk Bilang Tidak, dan Tak Melulu Tunduk Apa Kata Mereka yang Tidak Sepihak

Indah atau tidaknya akhir cerita tergantung bagaimana tanganmu bekerja. Dan jika masih merasa kurang yakin pada jalan yang telah kamu pilih, cobalah ingat kembali seberapa mantap kamu menentukan pilihan.

Tanpa harus berunding dan menahan diri untuk terus menerus memikirkan perasaan mereka yang lain. Kamu bebas untuk menentukan apa yang akan dilakukan. Mampu menahan diri disegala situasi. Tak ada yang akan mengajakmu ikut pada alur lain, karena mereka tahu bahwa kamu adalah manusia kuat yang tak mudah dipengaruhi.

Tak Berarti Bebas Masalah, Sesekali Akan Ada Hambatan Untuk Menguatkan Rasa Percaya

Pahit dan manisnya semua cerita dari perjalanan panjang yang telah berlalu, ada cerita bahagia dari mereka yang kemarin menawarkan ajakan untuk berjalan pada rute yang sama. Mencoba kembali membangun ingatan pada mereka yang jelas-jelas salah, barangkali kita akan bertanya mengapa mereka bisa bahagia tanpa pernah merasa susah. Percayalah apa yang kita tonton tak selalu sejalan dengan yang terjadi dibalik layar.

Hal lain yang lebih penting sekarang adalah menguatkan diri untuk rasa percaya yang lebih besar lagi. Tak hanya percaya pada diri sendiri, tapi juga pada keputusan yang telah diyakini. Sesuatu yang penting untuk dilakukan sekarang adalah menampilkan versi terbaik dari diri. Sebab esok hari, harus lebih baik dari hari ini.

Karena Meski Sendiri, Ada Sisi yang Selalu Kita Syukuri di Jalan Ini

Hingga nanti akan tiba waktunya, dimana diri ini merasa bahagia karena telah berhasil melalui semua masalah. Kita tahu bahwa pilihan untuk berjalan sendiri, kadang membuat kita dipecundangi, bahkan tak dianggap sama sekali.

Rute ini jadi sesuatu yang dianggap mustahil untuk dijalankan, bukan karena kita tak punya kemampuan. Tapi bagi mereka, keputusan untuk sendiri adalah bagian dari bentuk penolakan atas kebersamaan.

Padahal lebih dari itu, ada sesuatu yang justru sedang diam-diam kita pikirkan matang-matang. Bukan karena tak ingin berjalan dengan arah sama, tapi kita tahu bahwa alur yang mereka tawarkan itu salah.

Dan pada akhirnya meski semua alurnya kita lalui seorang diri, ada sesuatu yang justru diam-diam kita syukuri. Sebab meski berjalan sendiri, kita masih kuat untuk tetap berdiri dan menopang kaki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lalu Muhammad Zohri Berhasil Pecahkan Rekor Manusia Tercepat se-Asia Tenggara

Pelari putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berhasil menorehkan rekor jadi menusia tercepat dalam kategori lari 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang diselenggarakan di Doha, Qatar, pada 21-24 April. Dengan demikian, keberhasilannya tersebut sekaligus merebut posisi seniornya, Suryo Agung yang sebelumnya tercatat sebagai manusia tercepat se-Asia Tenggara sejak 2009 lalu.

Pada perlombaan yang berlangsung Senin (22/4/2019), Zohri menorehkan waktu 10,15 detik. Padahal sebelumnya, rekor Suryo adalah 10,17 detik yang tercipta saat SEA Games 2009 di Laos. Namun, meski demikian, Zohri hanya menjadi runner-up pada perlombaan tersebut. Sebab dirinya kalah dari pelari asal Jepang, Yoshihide Kiryu, yang menorehkan catatan 10,12 detik.

“Alhamdulillah bisa memecahkan rekor nasional, Memang sejak awal sudah menjadi harapan Zohri untuk memecahkan rekornas Suryo Agung,” ujar pelatih Zohri, Eni Nuraeni, dalam siaran pers yang diterima media.

Selanjutnya, Zohri dan lima pelari lain melaju ke final. Dimana perlombaan akan diselenggarakan pada Selasa (23/4/2019) pukul 00.20 WIB. Lima pelari lain yang dimaksud ialah Kiryu, Andrew Fisher (Bahrain), Ryota Yamagata (Jepang), Wu Zhiqiang (China), dan Kim Kuk-young (Korea Selatan).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berdampak Buruk Bagi Lingkungan, Tulus Semangat Kurangi Penggunaan Plastik

Penyanyi Tulus mengaku semakin giat dalam mengurangi penggunaan plastik setelah tahu jika dampaknya cukup berbahaya bagi lingkungan.

“Sebenarnya yang paling bikin saya semangat adalah sudah mengetahui lama kalau plastik itu sulit diuraikan tetapi sayangnya saya pribadi mengakui bahwa saya pun belum dewasa ternyata dalam penggunaan plastik,” ucap seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4).

Lantaran bahaya plastik bagi lingkungan dalam jangka panjang, pelantun “Teman Hidup” ini sekarang lebih aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik.

“Jadi selain saya belajar banyak tentang lebih bijak menggunakan plastik dalam keseharian, yang kedua saya ikut sumbang-sumbang lah, sumbang suara dikit untuk karya (pameran) yang dibangun Felix (seniman) dan Mbak Citra,” ucapnya.

Tulus berharap apa yang ia lakukan dapat memberi pengaruh terhadap sekitar untuk turut serta menggiatkan pengurangan penggunaan plastik.

“Saya semangat karena saya yakini ini bukan seru-seruan bersama tapi yang lebih berartinya justru bisa jadi manusia yang lebih dewasa dalam menggunakan plastik. Mudah-mudahan nanti saya bisa kasih tahu ke sekitar,” imbuhnya.

Tulus menjadi salah satu orang yang terlibat dalam pameran Laut Kita yang digagas oleh seniman instalasi Felix Tjahjadi. Selain Tulus, beberapa rekan artis lain seperti Dian Sastrowardoyo, dan Nicholas Saputra juga terlibat dalam pameran yang digelar untuk mengampanyekan bahaya plastik bagi lingkungan. Pameran itu sendiri digelar di Function Hall Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cinta Laura Buka Dua Bisnis Guna Menyelamatkan Lingkungan

Aktris Cinta Laura berencana membuka dua lini bisnis yang membawa misi tentang lingkungan hidup dan sosial. Bisnis pertamanya yaitu minuman sehat. Cinta mengatakan, ia ingin memotivasi orang-orang untuk hidup lebih sehat. Produk sehat yang dimaksud Cinta selain untuk tubuh manusia juga untuk lingkungan hidup.

“Sekarang banyak selebriti yang punya produk minuman kayak kopi dan lain-lain, mine very different dan juga environmentally friendly, kami sama sekali enggak pakai plastik, botolnya saja gelas,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4).

Selain minuman, Cinta juga akan membuka lini bisnis aksesoris berupa gelang. Selain mengunggulkan kualitasnya, Cinta rupanya akan menyisihkan sebagian keuntungan untuk kegiatan-kegiatan bertema sosial.

“Ada gelang yang profitnya bakal sebagian kami donate ke korban bencana alam, karena akhir-akhir ini banyak banget bencana alam di Indonesia. Jadi I want my product good to massa. Aku pingin apapun yang aku keluarin itu juga beneficial (punya manfaat) buat semua orang,” ujarnya lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top