Feature

Lebaran Tahun Ini Luna Maya Tak Akan Ditemani Reino Barack

Lima tahun bersama, untuk pertama kalinya pasangan selebritis Luna Maya dan Reino Barack tak akan melewati lebaran bersama di tahun ini. Keduanya terpisah jarak lantaran Luna di Bali sementara Reino di Jepang. Keduanya menghabiskan waktu lebaran kali ini bersama keluarga masing-masing.

Di lain sisi, untuk kemungkinan menyusul ke Jepang, Luna sendiri khawatir tak punya waktu lantaran waktu liburnya hanya sebentar yaitu dari 13 hingga 18 Juni. Setelahnya, ia bakal disibukkan dengan promo dan syuting film terbarunya.

“Aku benar-benar enggak bisa (susul Reino). Juli mau tayang film baru lagi. Terus shooting film yang baru ini enggak bisa ditunda, makanya liburnya ya lima hari itu aja,” ujar Luna seperti dikutip kompas.com, Rabu (13/6).

Saking padatnya jadwal, ia bahkan baru bisa mudik ke Bali hari ini atau besok, tanggal 15 Juni.

“Kalau dapat tiket last flight mau ke Bali, kalau dapat tiket pesawat malam. Kebetulan ibuku lagi di Jakarta. Jadi either kami pulang 14 malam atau sama ibu di sini dulu mungkin, ziarah kubur dulu, sorenya baru kembali (ke Bali),” ujar Luna.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pemilu Sudah Terlewatkan, Mari Sudahi Ajang Kubu-kubuan

Hampir satu tahun terakhir, kita semua jadi saksi bagaimana pesta demokrasi melahirkan berbagai macam kejadian. Teman lama yang mendadak bermusuhan, adu pendapat yang jadi sumber pertengkaran, hingga saling ejek atas pilihan yang tak sesuai dengan hal yang kita lakukan.

Banyak drama yang sudah kita saksikan bersama. Gilanya fanatisme atas usungan kepala negara, sampai perselisihan hebat yang terjadi pada beberapa grup whatsApp keluarga. Serupa dengan para legislatif yang gagal mendapat suara, kita semua juga pasti sudah lelah menyaksikan ajang kubu-kubuan yang selama ini jadi tembok pemisah.

“Tujuh belas April lalu, jadi penentu. Siapa yang menang dan kalah”

Untuk itu seharusnya kita pun bisa kembali seperti semula. Tak lagi memblokir teman lama karena sering memberikan komentar negatif atas pilihan kita. Kembali menyapa tetangga, meski pilihan kita kalah dan pilihannya jadi juara.

Perlu diingat, jika tak ada satupun peristiwa yang mampu memisahkan kita semua sebagai saudara sebangsa. Pemilu itu pesta demokrasi, bukan ajang yang bertujuan untuk mencerai-beraikan kita dari hidup bermasyarakat. Setiap usungan kita tentu punya niat dan maksud, dan kita percaya jika perjuangan mereka adalah yang terbaik yang patut dipilih. Namun bukan berarti, orang lain harus bisa mengerti. Sebab, setiap kepala memiliki cara pandang yang berbeda. 

Ingat, Bangsa yang merdeka adalah mereka yang bisa menerima perbedaan yang lahir dari tiap kepala. Ketidaksukaan kita pada satu pihak tertentu, tak lantas jadi alasan untuk memaksakan kehendak pada teman lain yang belum tahu. Sebagaimana kita yang merasa berhak untuk memilih sesuatu, orang lain pun memiliki hak serupa untuk menyuarakan apa yang dirasanya perlu.

Selepas jari yang sudah berwarna ungu, setelah puas karena telah menggunakan hak suaramu, mari kembali bersatu. Sebagaimana gerai pakaian atau restauran yang tak membeda-bedakanmu menikmati diskon bersadarkan pilihan suara, ayo lupakan semua perbedaan dan pertentangan yang kemarin ada.

“Saatnya kembali menjadi Indonesia, yang meski berbeda-beda tapi tetap satu jua”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bus Terguling dan Tewaskan 29 Orang di Portugal

Sedikitnya 29 orang tewas setelah kecelakan bus turis yang mengangkut puluhan turis Jerman jatuh menggelinding di salah satu pulau di Portugal, Madeira. Kecelakaan terjadi pada pukul 18.30 waktu setempat, Rabu 17 April 2019 setelah pengemudi disebutkan kehilangan kendali kemudi di persimpangan dan tikungan yang jalannya tak mulus sebagaimana diberitakan kantor berita Portugal, Lusa.

Bus tersebut jatuh di jalanan di dataran tinggi, kemudian berguling dan menimpa atap rumah di pemukiman yang berada di area bawah.

“Saya sampai tak bisa berkata-kata atas kecelakaan fatal ini. Saya tak sanggup melihat penderitaan dan duka yang dialami korban,” kata Wali Kota setempat, Filipe Sousa.

Ia mengatakan seluruh turis dalam bus tersebut merupakan warga negara Jerman, namun tak menutup kemungkinan ada beberapa warga lokal diantara mereka. Korban tewas 11 orang lelaki dan 17 orang wanita, kemudian satu orang wanita lainnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, pemimpin pemerintahan daerah Madeira, Pedro Calado mengatakan, bus tersebut sebenarnya memenuhi standar keselamatan dan keamanan. Karenanya ia mengungkapkan, masih terlalu dini memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Aktris Senior Michelle Yeoh Dapat Peran untuk Sekuel ‘Avatar’

Sekuel film Avatar tengah digarap. Para kru film masih mencari pemeran untuk melengkapi peran di dalam film tersebut. Kabar terbaru menyebutkan giliran aktris senior Michelle Yeoh yang bergabung di kisah fiksi ilmiah tersebut. Melansir The Hollywood Reporter, Yeoh mendapat berperan sebagai ilmuwan bernama Dr. Karina Mogue. Ia akan beraksi di Pandora, tempat tinggal para makhluk berwarna biru yang disebut suku Na’vi.

“Sepanjang karirnya, Michelle selalu menciptakan karakter yang unik dan mudah diingat. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Michelle untuk melakukan hal yang sama di sekuel ‘Avatar’,” kata sutradara James Cameron.

Nama Yeoh sudah diakui sebagai aktris senior Internasional. Dirinya sudah terjun di dunia perfilman sejak tahun 1984 dimana sudah sekitar 47 film dan empat serial yang dibintanginya.

Beberapa penampilan yang paling diingat adalah ketika Yeoh tampil dalam film ‘Memoirs of a Geisha’ (2005) dan ‘The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor’ (2008). Terakhir, ia berperan sebagai Eleanor Young dalam ‘Crazy Rich Asians’ (2018).

Februari lalu, Cameron membenarkan judul-judul film sekuel Avatar yang sempat bocor pada November lalu. Di antaranya ‘Avatar: The Way of Water’, ‘Avatar: The Seed Bearer’, ‘Avatar: The Tulkun Rider’ dan ‘Avatar: The Quest for Eywa’.

“Saya tak bisa mengkonfirmasi ataupun membantah. Baik, begini yang bisa saya katakan. Judul-judul itu merupakan judul yang sedang dipertimbangkan. Dan belum ada keputusan akhir yang dibuat,” ujarnya beberapa waktu lalu. Cameron memang tengah bekerja keras menyelesaikan empat sekuel ‘Avatar’ yang rilis perdana 10 tahun lalu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top