Community

Lari, Olahraga yang (Katanya) Murah

Perut rasanya makin buncit. Baju dan celana mulai sempit. Lalu kalau ketemu teman di kondangan atau di mal, pasti kalimat sapaan standarnya “Wah, gemukan deh!” Lama-lama gerah juga. Apa lagi kalau tidak sengaja lihat foto-foto zaman dulu di Facebook. Duh, langsingnya… Wajah juga tirus.

Oke lah, kalau begitu coba olahraga deh. Apa ya olahraga yang murah dan gampang? Kalau kata orang-orang sih, lari. Termasuk jenis olahraga kardio, lari memang efektif membakar kalori. Sebetulnya lari di treadmill akan lebih efisien karena track-nya statis dan mesin canggih bisa memberi tahu kamu sudah berapa banyak kalori yang terbakar dari lamanya kamu berlari.

Tapi ya tidak murah kalau mau pakai treadmill. Beli sendiri terus dipakai di rumah? Hmm.. bisa-bisa malah teronggok sia-sia meski sudah dibeli dengan harga mahal. Mendaftarkan diri di gym? Biayanya lumayan menguras kantong! Setiap bulan setidaknya kamu harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah.

SATU-SATUNYA CARA ADALAH LARI DI LUAR RUANGAN (OUTDOOR)

street-marathon-1149220_640

Bisa keliling komplek atau ke taman jogging terdekat dengan rumah. Atau kalau kamu tipe orang yang sosial dan senang beraktivitas bersama teman-teman atau keluarga, bisa memanfaatkan momen Car Free Day (CFD). Seperti teman-teman kita yang ada di Path.

Coba saja cek Path di hari Minggu pagi. Biasanya timeline penuh dengan foto-foto teman yang eksis sehabis lari. Ada yang memang rajin tiap minggu datang ke Car Free Day (CFD), ada juga yang cuma nongol kalau ada event lari bertema seru.

Meski sudah beberapa tahun lewat, tapi acara lari sepertinya masih sangat diminati. Entah oleh runner sejati yang memang ingin menantang dirinya dan memecahkan rekor, atau oleh runner’ yang cuma sekedar ingin eksis saja di media sosial.

Kebetulan panitia penyelenggara acara lari juga semakin kreatif dalam menghadirkan tema-tema baru. Ada yang bisa lari sambil main busa, disemprot cat, cari jodoh, pakai kostum, malah ada juga yang bisa minum wine sehabis lariSemuanya demi menarik perhatian pendaftar.

KATANYA SIH LARI TERMASUK OLAHRAGA YANG BIKIN ‘NAGIH’

running-498257_640

Bukan cuma ketagihan untuk lari semakin jauh atau semakin cepat, tapi termasuk ketagihan dalam bentuk yang lain. Salah satu sahabat pernah ada yang bersyukur sekaligus mengeluh karena pacarnya ketagihan lari. Bersyukurnya karena sejak lari si pacar badannya jadi makin atletis dan seksi.

Tapi masalahnya, si pacar jadi hobi beli sepatu lari! Sepatunya belum rusak, tapi bisa tiap minggu beli sepatu baru. Bukan sepatu sembarangan pula. Minimal sepatu lari bermerek yang ada di mal-mal itulah. Harganya bisa sampai juta-jutaan loh.

APA BENAR LARI TERMASUK OLAHRAGA YANG MURAH?

run-750466_640

Iya ada benarnya juga karena lari tidak harus di atas treadmill di dalam gym yang mengenakan biaya keanggotaan ratusan ribu rupiah setiap bulan. Mau lari keliling komplek atau ke taman jogging terdekat dari rumah juga bisa. Gratis. Tapi coba cek lagi, apakah kamu sudah punya sepatu olahraga?

Supaya lari aman dan nyaman, kamu tidak bisa pakai sembarangan sepatu atau nekat cuma pakai sandal jepit. Setidaknya kamu harus beli sepatu khusus lari lengkap dengan kaos kakinya sebagai modal awal. Belum lagi kostumnya seperti kaos dan celana khusus lari.

Bahan kaos lari berbeda dengan kaos biasa. Selain itu, lari termasuk olahraga sosial. Kamu akan bertemu banyak orang di sepanjang rute lari (kecuali larinya tengah malam). Kalau sampai salah kostum, kamu bisa dilihatin banyak orang. Repot juga ya?

IKUT LOMBA MARATON MEMANG SERU, TAPI SUDAH TAHU KISARAN BIAYA PENDAFTARANNYA?

medal-179766_640

Untuk acara lari maraton standar (5K atau 10K) yang namanya belum terlalu besar, biasanya panitia menetapkan biaya pendaftaran Rp100.000,- per orang. Sementara untuk event maraton kaliber nasional atau internasional, biaya pendaftarannya bisa mencapai Rp300.000,-.

Isi paketnya biasa terdiri dari kaos, medali, nomor dada dan tas. Bagi runner sejati, mungkin ikut event seperti ini sudah jadi panggilan wajib. Ada kebanggaan tersendiri pula kalau bisa finish dalam kurun waktu yang ditentukan. Medalinya pun bisa jadi koleksi membanggakan.

Tapi dengan biaya sebesar itu, apakah kamu yakin kuat bangun subuh lalu lari sejauh 5 kilometer atau 10 kilometer? Belum lagi repot soal transportasi. Kalau tidak punya kendaraan pribadi, kamu harus keluar ongkos lumayan besar untuk naik taksi subuh-subuh ke lokasi acara.

SELAIN LARI, MASIH ADA OLAHRAGA LAIN YANG LEBIH MURAH KOK

weight-loss-1207555_640

Coba saja cari “circuit training” di Wikipedia dan YouTube. Ada banyak aktivitas yang bisa kamu coba. Misalnya burpee, crunch, high knee jump, plank dan sebagainya. Metode ini sangat efektif untuk membangun ketahanan, kekuatan otot dan tentunya membakar kalori dengan cepat.

Kamu juga tidak perlu keluar rumah sama sekali. Untuk kostum, tidak perlu yang bahannya spesial atau yang modelnya keren. Toh tidak ada siapa-siapa yang melihat. Paling-paling kamu hanya butuh sepatu olahraga yang layak pakai. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Sudah Pergi, Jangan Kembali Lagi 

“Setelah perpisahan kita, hatiku memang remuk. Dihantam dengan keras oleh perpisahan, hingga sulit untuk melupakan”

Kita pernah bersepakat, agar terus jadi dua orangyang sepaket. Bersama dalam suka dan duka, beriringan meski dihadang cobaan, dan akan tetap saling mengenggap apapun hal yang akan terjadi di depan. Sampai akhirnya, hari perayaan patah hati itu tiba tanpa diduga. Hubungan yang sudah sekian lama dibina, selesai begitu saja.

Sampai kini, aku masih bisa mengingat setiap janji yang pernah kamu sampaikan. Diucapkan dengan penuh keyakinan, dan memintaku percaya atas semua yang kamu bilang. Walau kini aku harus banyak-banyak menyadarkan diri sendiri. Meminta hatiku melupakan agar tak lagi terbayang atas kisah cinta yang pernah kita jalankan. Karena nyatanya, perpisahan itu sudah berlangsung lama, walau sampai kini masih menyisahkan luka.

Belajar melepaskan tentu bukanlah upaya yang mudah. Ada ribuan rasa sayang yang susah payah aku lupakan, jutaan kenangan yang juga harus kuhilangkan dari ingatan. Hidup tanpa dirimu, aku berjuang melepaskan semua cintaku. Pelan-pelan semuanya mulai membaik. Hidupku berjalan dengan alur yang hampir sempurna. Tak lagi berharap bersama, aku mulai berdamai dengan hidup yang kini aku punya.

“Lalu, kau datang lagi. Menawarkanku hati untuk kembali dicintai…”

Kamu mungkin tak tahu, bagaimana kerasnya upayaku. Belajar melupakan semua kenangan, menata hati yang kemarin kau porak-porandakan. Lalu  dengan mudah kau hancurkan. Tanpa rasa bersalah, kau haturkan maaf atas kepergian pertama, lalu mengajakku untuk kembali memulai semuanya dari awal seperti pertama kali kita jumpa. Dirimu bisa saja menjadi manis dalam berkata-kata, tapi sikap dan perilaku bisa jadi masih serupa.

Harus kuakui memang, perasaan sayang dan cinta yang kumiliki masih serupa, ada untukmu sesuai porsinya. Tapi patah hati pertama, jadi alasan logis yang membuatku tak harus menerimau kembali sebagai yang tercinta. Tak bisa mencegahmu datang kembali, tapi kuharap dirimu akan mengerti jika sudah tak ada ruang untuk kembali saling mengasihi.

Bawalah cinta dan keinginanan yang kini kembali kamu sampaikan. Aku akan tetap melanjutkan hidup tanpa berharap bisa kembali bersama denganmu lagi. Tak lagi pernah berharap untuk bisa bergandengan, aku belajar jika sebagian cerita yang kuanggap menyenangkan tak selalu jadi sesuatu yang layak diperjuangakan. Mari sama-sama melupakan dengan tak lagi saling mengusik kebahagian. Sebagaimana aku yang sudah sejak lama menjauh darimu, kuharap kau pun bisa melakukan hal serupa atas diriku.

“Jika sudah pergi, tak perlu datang lagi”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Seorang Selebgram Laporkan Lucinta Luna Karena Telah Menginjak Fotonya 

Lucinta Luna memang tak pernah luput dari pemberitaan. Baru-baru ini, ia dilaporkan oleh seorang selebgram bernama Rivelino Wardhana ke kepolisian, karena sikapnya dalam sebuah tayangan konten talkshow di salah satu channel Youtube.  

Pada tayangan tersebut, terlihat sesorang memperlihatkan foto Rivelino Wardhana, Lucinta Luna yang melihatnya terlihat tampak geram hingga kemudian menginjak foto tersebut di lantai. Lantaran tak terima dengan sikap dari Biduan tersebut, selebgram tersebut memilih jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Dikutip dari Kapanlagi.com, pelantun lagu Bobo Dimana tersebut mengaku belum menerima kabar dari lawyer atau manajernya mengenai kabar tersebut.

“Oh aku sih belum tahu ya ada laporan kayak gitu dari lawyer aku, manajer aku juga enggak tahu. Di situ kita belum terima laporannya karena Lucinta ini baik terhadap siapa pun,” ujar Lucinta Luna, saat saat ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Mantan personil Dua Bunga itu, akan dilaporkan karena ada dugaan pencemaran, penghinaan, dengan menyerang kehormatan. Akan tetapi, disinggung perihal sikapnya tersebut, dirinya merasa tak merasa bersalah kepada pria yang digosipkan pernah menjalin hubungan dengannya itu.

“Aku nggak tahu apa-apa ya, enggak ngerti. Intinya aku enggak menerima laporan tertentu karena aku baik-baik saja kok,” jelasnya.

Dan dari pengakuannya, Lucinta Luna menyebut kalau aksi menginjak foto itu adalah ide dari tim kreatif acara yang diisinya. Saat ini ia sendiri tidak mau berkomentar lebih banyak terkait kasus itu.

“Oh nggak ada (motifnya) kok. Itu yang inisiatif orang kreatifnya saja,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ardina Rasti dan Suami Sepakat Atur Batasan dalam Menerima Tawaran Iklan untuk Anaknya

Pasangan Ardina Rasti dan Arie Dwi Andika masih menikmati tumbuh kembang buah hati mereka, Anara Langit Adria. Anara yang masih berusia sekitar 7 bulan, kata Rasti, sudah dapat beberapa tawaran iklan.

“Ada, sih, sebenarnya ada. Cuma kami mikirnya, produknya yang berhubungan dengan baby,” kata Rasti seperti dikutip dari Kumparan.com. Ia mengatakan, dirinya tak menolak tawaran iklan untuk putranya yang lahir pada 8 Desember 2018 lalu. Namun ia cukup selektif dalam memilih tawaran iklan agar sesuai dengan Anara. Bahkan keduanya memiliki batasan khusus.

“Kalau misal memang cocok dan enggak mengganggu waktu dia, ya. Pokoknya, kami fleksibel saja. Kami batesin, sih, yang penting enggak terbuka, jangan sampai enggak pakai baju. ‘Kan ada yang posting bayi berenang, sebaiknya jangan,” ucap Rasti.

Saat ini, keduanya masih sibuk berbagi tugas mengurus Anara. Sebab, mereka memilih untuk tidak menggunakan jasa baby sitter untuk merawat Anara.

“Kalau masih guling-gulingan, masih bisa ditinggal, sekarang ganti-gantian sama Arie. Karena, kami ngasuh baby tanpa baby sitter. Jadi, kami lagi menikmati seru-serunya, deg-degan momong anak,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top