Feature

Laki-laki yang Marah Setiap Kali Ditanya, Bisa Jadi Sedang Berbohong pada Perempuannya

Apapun itu alasannya, kebohongan tetaplah tak bisa dibenarkan. Dan akan terasa menyakitkan jika ternyata, hal tersebut dilakukan oleh seseorang yang kita sayang. Sialnya, untuk bisa tahu si dia sedang berbohong, gampang-gampang susah.

Bahkan dilansir dari laman elitedaily.com, untuk bisa tahu apakah si pacar sedang berbohong atau tidak itu tidak mudah. Sebab tidak ada tanda-tanda atau ciri-ciri khusus yang menunjukkan seseorang sedang berbohong. Apalagi jika si dia lihai dalam menyembunyikan kebohongannya dengan sangat baik.

Ia bisa saja mengelak dan berkata tak sedang menyembunyikan apapun dari kita. Namun sebagai perempuan, kamu tak boleh ditipu terus-terusan. Untuk itu, coba cari tahu kebenarnya dari caranya bersikap di depan kita.

Terlihat Gusar, Fokusnya Selalu Buyar Setiap Kali Diajak Bicara dan Ngobrol Berdua

Memang, selihai apapun penjahat menyembunyikan kelakukannya, pastilah akan tercium juga. Begitu pula dengan kebohongan yang mungkin sedang disembunyikan oleh si dia. Kalau tak percaya, coba ajak dirinya ngobrol berdua. Lalu perhatikan bagaimana gerak-gerikannya setiap kali menyampaikan jawabannya atas pertanyaan yang kita berikan.

Kalau ternyata ia terlihat tak tenang dan cenderung tak fokus serta sedikit gugup, barangkali ia memang sedang berusaha merangkai cerita bohong yang diharapkan bisa membuat kita percaya. Tanda lainnya, ia mungkin akan menggaruk kepalanya, memainkan tangannya di meja, menggoyang-goyang kaki, atau berkali-kali menggeser posisi.

Pertanyaan yang Sama, Seringkali Dibalas dengan Jawaban yang Berbeda

Di awal obrolan, kita mungkin sudah bertanya “kemana” dan “ngapain” saja dia semalaman. Jawaban pertama mungkin ia bilang ada di rumah dan tidak mengerjakan apa-apa. Namun pada beberapa menit selanjutnya, ketika kita mencoba untuk menanyakan hal yang sama. Ia malah berkata jika dirinya ada di luar dan kumpul bersama teman.

Itu karena dari awal ia memang sudah berbohong, sehingga lupa pada jawaban yang sebelumnya sudah disampaikannya. Nah loh, ketahuan kan. Dari jawabannya saja sudah tak seragam, berarti ada sesuatu yang memang sedang disembunyikan.

Tak Pernah Bisa Mengulang Cerita dan Bagaimana Detail Rincian Kejadiannya

Jika memang benar, biar ditanya beribu kali pun. Seseorang akan bisa mengulang cerita dengan sama persis, atau setidaknya mendekati jawaban pertamanya. Berbeda dengan si dia yang sedang berbohong, apa yang ia ceritakan terdengar bukanlah sebuah kenyataannya yang sebenarnya.

Beberapa bagian tidak terdengar selaras, bahkan kadang jadi sesuatu yang tak mungkin dilakukan berbarengan. Jangankan untuk mengulang cerita, ia bahkan tak lupa bagaimana detail rinci kejadiannya. Entah karena lupa pada karangan cerita pertama atau sedang berhati-hati agar tak ketahuan bohongnya.

Bahkan Akan Marah, Jika Diberi Pertanyaan

Ini adalah tanda paling mudah untuk diidentifikasi. Bukannya memjawab pertanyaan yang kita berikan, ia justru marah saat diberi pertanyaan. Berdalih jika kita tak mempercayainya, padahal yang sedang ia lakukan adalah sebuah kamuflase agar kita bia mempercayainya.

Hal ini dikarenakan, laki-laki yang sedang berbohong percaya jika kemarahan bisa jadi alat yang meredam curiga seseorang. Karena melihatnya marah, kita pun mengurungkan niat untuk bertanya. Apalagi jika kebetulan dirimu adalah sosok yang tak suka bertengkar. Masuklah, trik jitu yang ia sedang mainkan. Jangankan untuk pertanyaan besar yang serius, hal-hal remeh saja kadang bisa mebuatnya marah.

Selalu Mengalihkan Topik Pembicaraan

Seolah ingin kabur dari jerat kecurigaan yang sudah kita tunjukkan. Laki-laki akan bisa dengan mudah mencari pengalihan agar perempuannya tak lagi membahas kebohongan yang mungkin sedang ia lakukan. Ditanya apa, dijawabnya apa. Tak ada yang singkrom, sebab ia sedang ingin mengalabui kita.

Untuk itu, jika memang merasa ia selalu mengalihkan topik pembicaraan. Kemungkinan besar ada kebohongan yang mungkin sedang ia sembunyikan dan takut ketahuan.

Kerap Terlihat Panik, Setiap Kali Kita Ingin Mengecek Ponselnya

Demi menghargai privasi, kita mungkin jarang sekali untuk memintanya menunjukkan apa yang ia kerjakan pada ponsel miliknya. Sialnya, kepercayaan dan keleluasaan yang kita berikan justru dipakai sebagai alat untuk menutupi kebohongan. Jadi jangan heran, jika tiba-tiba kamu meraih ponselnya, ia malah tak mau membukakan kuncinya.

Walau dibalas dengan sebuah candaan dengan berkata, “tak ada apa-apa disana”, jangan mudah percaya. Sebab ketika ia berkata tak ada apa-apa, bisa jadi karena ada apa-apa.

Dan Berperilaku Aneh Serta Terlihat Beda dari Biasanya

Sekali lagi, ia mendadak berubah bukan seperti lelaki yang kita cinta. Entah itu dari caranya bicara, pola perilaku, serta sikapnya kepada kita. Dia yang tadinya cuek dan tak begitu romantis, mendadak jadi perhatian. Dia yang tadinya sering mengingatkan makan, berganti dengan jarang memberi kabar.

Memang sih, perubahan seperti ini tak selalu berarti ada kebohongan yang disembunyikan. Tapi biasanya, hal tersebut dilakukan untuk menutupi sesuatu yang tak ingin kita tahu. Pintarlah membaca perubahan sikapnya, jangan sampai terjebak dan tertipu oleh kebohongan yang dibuatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kemarin Kita Berpisah, Hari Ini Semoga Kita Lebih Dewasa

Dari setiap kisah cinta yang sudah usai, sakit hati dan kecewa jadi sesuatu yang pasti kita rasakan. Aku manangis semalaman, begitu pula kamu yang tampak masih saja tak yakin jika hubungan kita sudah tak lagi bisa diteruskan. Sama-sama merasa kehilangan, membuat kita memendam sakit yang teramat dalam. 

Namun dari sekian banyak luka yang sedang bertengger di jiwa, ada banyak hikmah yang bisa kita ambil sebagai pelajaran untuk kisah cinta selanjutnya. Meski tak lagi bisa bersama, hidup kita tentu akan terus melaju seperti biasa. Mari sama-sama meyakini, sakit hati ini akan jadi pelajaran agar kita lebih dewasa di kehidupan mendatang. 

Setelah Putus Cinta Kita Belajar Arti Kehilangan dan Lebih Paham Bagaimana Cara Mempertahankan Hubungan

Percayalah, semua hal yang terjadi dan terlalui datang dengan masing-masing pelajaran. Selain merasakan kesedihan yang membuat hati terluka, kita berdua jadi lebih paham bagaimana rasanya kehilangan sosok yang dicinta. Sehingga kelak kita kita akan bertemu dengan sosok lain yang bisa dicintai, kamu dan aku akan lebih tahu, bagaimana cara menjaga dan mempertahankan hubungan dengan dirinya. Lebih kuat dalam urusan hati, perjalanan melewati kisah sedih ini jadi satu proses baru yang lebih dari sekeda cerita patah hati. 

Kita Berdua Kian Paham, Apa yang Sebenarnya Kita Cari dan Butuhkan 

Semua hal berubah, begitu pula kita berdua. Kamu yang tadinya kupercaya sebagai sosok yang tepat, ternyata bukanlah seseorang yang benar-benar aku inginkan. Begitu pula denganmu. Kita berdua kehilangan arah, tak lagi bisa menyatukan isi kepala. 

Hingga akhirnya memutuskan berpisah, yang secara tak langsung menikam satu belati ke masing-masing dada kita. Ya, sebagaimana aku yang merasa menderita, kamu juga terlihat kecewa dan sulit bersuara. 

Paham bahwa cerita kita sudah usai, kini kita tahu. Bahwa dia yang selama ini ada di dekat kita, bukanlah sosok yang benar-benar kita inginkan untuk bersama. Walau awalnya membuat gundah, aku dan kamu kini tahu bahwa ada sosok lain yang sebenarnya kita inginkan. 

Memutuskan Berpisah Karena Adanya Perbedaan, Mengubah Kita Agar Bisa Berubah Jadi Pribadi yang Lebih Baik Lagi 

Bukan tak berjuang menyelematkan hubungan, kita berdua sudah jadi manusia hebat yang terus mempertahankan semuanya demi hati dan pikiran. Hingga akhirnya kita sadar, bahwa apa  yang selama ini kita pertahankan bukanlah sesuatu yang layak untuk terus dijalankan.

Kita berdua mungkin terlihat bahagia, menikmati masa indah sebagai sepasang kekasih yang dipenuhi bahagia. Tapi terus berpura-pura baik-baik saja tentu tak berguna. Maka berpisah adalah jalan terbaik yang bisa kita ambil untuk semuanya. 

Satu babak kebahagian yang diakhiri dengan perpisahan sudah berhasil kita lewatkan, kini saatnya untuk saling membuktikan. Jika kita berdua bisa berubah lebih baik untuk dia yang kelak mau mencintai kita sebagaimana kita ada. 

Tak Akan Mengutuki Situasi, Kita Belajar Menerima Walau Akhir Cerita Ini Menyisahkan Sedih

Diawal perpisahan ini, kita memang akan merasa asing pada diri sendiri. Berpikir sebagian dari diri kita telah hilang dan tak lagi bisa menjalani kehidupan sebagaimana kita biasanya. Tapi ini adalah kenyataan yang mau tak mau harus kita jalankan. Belajar untuk gagal, kesalahan dan kekecewaan yang ada dihadapan jadi sebuah pelajaran yang membantu kita menerima dan memahami semuanya.

Daripada mengutuki situasi, kita belajar bahwa tak semua yang kita inginkan dapat kita dapatkan. Manusia yang tadinya kita cintai, harus pergi dan tak bisa kita tahan lagi. Luka kita mungkin tak akan sembuh dengan begitu saja. Tapi memangis dalam waktu yang lama pun tak akan merubah situasinya. 

Dan yang Paling Penting Kita Lebih Dewasa, Belajar Sabar untuk Menerima Semuanya

Kedewasaan tertinggi dalam menanggapi sebuah perpisahan tentu dengan belajar menerima semuanya dengan hati yang lapang. Tak lagi saling menyalahkan, kita tahu bahwa semua ini adalah kenyataan yang memang benar-benar harus dijalankan. Berterimakasih karena sudah pernah saling membahagiakan, kini saatnya kita saling melepaskan genggaman. 

Lupakan semua yang sudah lalu, biarkan hatimu sembuh. Jika memang sudah waktunya, kelak kita akan bertemu lagi dengan sosok lain yang bisa dicintai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 5 Sifat yang Menandakan Dia Layak Menjadi Pendamping Hidupmu

Menikah bukanlah untuk satu hari saja, melainkan satu kali dalam seumur hidup. Memilih seseorang untuk kita jadikan pendamping hidup memang tidaklah mudah. Kita harus benar-benar tahu sifat dia agar yakin bahwa dia bisa menjadi pasanganmu sampai akhir hayat nanti.

Lamanya hubungan pacaran tidak menjadi jaminan bahwa ia adalah jodohmu, begitu pula sebaliknya. Jika kamu menemukan 5 hal ini pada pasanganmu, bisa jadi ialah yang pantas kamu jadikan pendamping hidupmu.

1. Mampu Membimbingmu Secara Spiritual

Hal terpenting untuk memilih pasangan adalah bagaimana dia dalam menjalankan ibadahnya. Jika ia sangat rajin beribadah dan mencintai Tuhannya maka ia juga akan mencintai kamu dengan sepenuh hati. Pasangan yang baik akan berusaha mengajarkan hal-hal keagamaan demi mendekatkanmu dengan Sang Pencipta. Ia mampu membedakan mana yang baik dan buruk di mata Tuhan. Ia mengajakmu untuk beribadah bersama atau berbuat sesuai dengan ajaran agamanya.

2. Memiliki Sifat Penyabar

Sifat manusia yang sulit dicari adalah penyabar. Jika pasanganmu jarang marah, maka kamu beruntung. Bukan berarti ia tidak peduli dengan permasalahan, beberapa orang berpikir bahwa memaafkan lebih baik. Bukan berarti membiarkan masalah terulang kembali, melainkan menerima kesalahan tersebut dengan jalan pikiran yang berbeda. Dia memiliki banyak stok sabar dan maaf untukmu, sangat layak untuk dijadikan pendamping hidup.

3. Selalu Ada Ketika Dibutuhkan

Selalu ada disini bukan berarti dia harus selalu mengabarimu 1×24 jam atau setiap menit. Meskipun sibuk, ia meluangkan waktunya untuk sekedar mengingatkanmu makan atau tidur. Dia tak harus selalu bersamamu. Tetapi, perasaan dia selalu ada yang akan membuatmu nyaman dan merasa tak sendiri. Dan yang paling penting adalah dia selalu siap untuk membantumu kapan saja, dia selalu ada disaat kamu membutuhkannya.

4. Memiliki Sifat Humoris

Salah satu keuntungan memiliki pasangan yang humoris adalah kalian akan menghiasi hari-hari dengan keceriaan, jauh dari kata hambar. Humoris bukan berarti selalu menganggap segalanya adalah candaan. Tetapi, dia tahu kapan harus bercanda dan kapan harus serius terhadap suatu hal. Dan ketika kamu sedang memiliki suasana hati yang kacau, ia bisa menenangkanmu dengan sifat humor nya.

5. Menghargai Pasangan

Seseorang yang mencintaimu pasti akan menghargaimu. Pasanganmu tidak mengaturmu secara berlebihan, memang dia membimbing, tetapi bukan berarti mengekang. Dia membiarkanmu hang out dengan teman-temanmu dan tidak membatasi pertemananmu. Tetapi, kita juga harus tahu batasan-batasan tertentu jika sudah menikah nanti. Dia memberikanmu ruang, bukan kebebasan. Karena itulah salah satu cara dia menghargaimu sebagai pasangannya.

Nah, Itulah 5 hal yang perlu kalian perhatikan jika memilih pasangan suatu saat nanti. Tidak ada orang yang sempurna dan tidak perlu menunggu yang sempurna. Perbaiki dirimu sendiri maka tuhan juga akan memperbaiki kualitas pasanganmu kelak. Jadilah yang terbaik agar ditemukan oleh orang baik pula!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hiduplah Sesuai Pilihan, Bukan Seperti Apa yang Orang Lain Inginkan

Menjadi manusia yang hidup dan bernafas, perjalanan kita hari demi hari adalah tentang bagaimana kita berjuang dan menerima semua yang kita dapatkan. Akan ada banyak pencapaian yang diraih, ada pula kegagalan yang tak bisa dipenuhi. Tak apa, bangkit dan jatuh memang dua hal berbeda, tapi keduanya akan terus berjalan beriringan, memberi kita kekuatan dan pelajaran.

Itulah sebabnya, kita tak butuh mendengar apa yang selalu orang lain katakan. Apapun yang terjadi, diri sendiri akan tetap jadi pihak penentu atas segala hal yang ingin dilakoni. 

Tak Perlu Bersikap Baik Hanya untuk Disenangi

 

Sibuk untuk mendapatkan pengakuan, kita terlalu sering lelap dalam kepura-puraan. Bersikap sebagaimana yang orang lain inginkan, hanya untuk dicap baik dan disenangi semua orang. Tak perlu terlalu memaksa, mengakui kekurangan bukanlah sebuah kesalahan. Karena berbohonglah yang seharusnya kamu hindari.

Mendapat pengakuan meski dengan cara yang tak benar, mungkin memberimu sedikit kepuasan. Tapi akan lebih baik jika kamu bisa hidup dalam kebenaran, bukan dalam pembenaran yang kamu karang. Celaan tak akan membuat kita mati, tapi pujian bisa membuat diri terlena hingga lupa arah. Kekuranngan dan kelebihan adalah sesuatu yang memang pasti dimiliki, jadi terima saja. 

Lakukan Apa yang Kamu Suka Jika Itu Adalah Sesuatu yang Ingin Kamu Jadikan Nyata

Agar hidup terasa lebih berharga, kita perlau menemukan apa yang memang benar-benar kita suka. Setidaknya, cari satu hal yang memang benar-benar kamu suka. Dalami hal tersebut, dan cari tahu maknanya. Jika nanti sudah berhasil menemukan, kamu akan merasakan bagaimana bahagianya, ketika kamu percaya pada satu hal yang kita yakini. Meski semua orang mungkin mencaci. 

Berhasil jadi manusia yang berlimpah materi, bukanlah jaminan kebahagian atas hidup seseorang. Gali potensi dalam diri, dan carilah jati diri yang benar-benar kau ingini. 

Setiap Orang Punya Takaran Bahagia yang Berbeda, Jangan Pernah Membandingkan Hidup dengan Mereka

Tak akan bisa berjalan ke depan, jika kamu masih selalu menjadikan pencapaian orang sebagai ukuran. Orang lain yang katamu berhasil itu, tentu sudah berjuang untuk mewujudkan apa yang kamu lihat sekarang. Jadi mulailah langkahkan kaki untuk berjuang, dan berhenti membanding-bandingkan pencapain orang dengan apa yang sudah kamu pegang. 

Mereka mungkin bisa tertawa meski sedang menghadapi masalah, sedang dirimu selalu merasa resah setiap kali ada persoalan melanda. Suka dan duka sudah ada porsinya, dan bagaimana cara setiap orang menikmatinya tentulah berbeda-beda juga. 

Dan Semua Hal Akan Lebih Terasa Berharga, Jika Kamu Tahu Cara Mensyukurinya

Jangan jadi pribadi yang maruk, ingin semua hal tanpa tahu cara berterimakasih atas apa yang sudah digenggam. Tak punya pertahanan dan selalu terbawa gelombang pergaulan hanya akan membuat lelah sendiri. Menjadi subjek yang bisa digerakkan ke sana dan ke mari hanya karena gengsi. 

Mulailah berpikir pelan-pelan, resapi semua hal yang kamu inginkan dan tanyakan pada hati dalam-dalam. Apa  yang sebenarnya kamu cari? Dan masih kurangkah yang kini sudah kamu ingini? Karena semua hal akan terasa lebih berharga jika kita tahu cara untuk mensyukurinya. 

Berhenti Bukan Tak Lagi Punya Mimpi, Melepas Bukan Berarti Membenci 

Pada beberapa fase kehidupan, kita mungkin akan dihadapkan dengan sebuah pilihan. Tetap melaju atau berhenti mewujudkan mimpi, masih akan terus bertahan atau memutuskan untuk melepaskan genggaman. Semua yang kita lakukan selalu memiliki alasan, adan apa yang kita inginkan tak selalu seburuk yang kita bayangkan. 

Belajarlah abai pada semua cibiran, pegang teguh apa yang selama ini memang membuat dirimu senang. Bahagiakan hati dengan tak lagi sembarangan memilih, dan selalulah berpikir tenang sebelum mengambil keputusan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top