Feature

Namanya Lahar, Sang Pemberani Anggota Tim Relawan Evakuasi Korban Selfie Maut Merapi!

lahar bakat setyawan

Secercah harapan menyembul di antara duka yang menyelimuti keluarga Erri Yunanto, korban yang jatuh ke kawah Gunung Merapi setelah melakukan Selfie. Jenazahnya berhasil dievakuasi dari ganasnya gunung tersebut.

Dari balik suksesnya proses evakuasi, menyembul nama seorang relawan pemberani. Namanya Bakat Setyawan, tapi Ia biasa dipanggil oleh kawan-kawannya dengan nama Lahar! Pria inilah yang turun ke dalam kawah dan mengikatkan tali ke tubuh Erri agar bisa dievakuasi.

Ini bukan proses mudah. Perhitungan matang dilakukan untuk mengurangi resiko. Diputuskan untuk melakukan evakuasi mulai dari jam 10 pagi Waktu Indonesia Bagian Barat. Saat itu diperkirakan matahari sudah cukup tinggi untuk membakar gas CO2 berbahaya yang ada dalam kawah. Dibutuhkan waktu 90 menit hanya untuk mencapai dasar kawah.

Beserta satu anggota tim lain bernama Endro, Lahar mengikat dan mengunci Jenazah Erri Yunanto untuk bisa ditarik ke atas. Semua dilakukan dalam resiko sangat tinggi. BPPT (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian) merekomendasikan agar evakuasi hanya dilakukan hingga pukul 3 sore hari. Mengingat resiko yang dihadapi.

Namun, Lahar paham bahwa mereka tak mungkin melakukan dua kali naik turun ke kawah. Belum tentu situasi akan kondusif seperti hari itu. Lahar dan Endro, memutuskan untuk menyelesaikan tugasnya saat itu juga. Mereka bertarung resiko hingga baru selesai pukul 5 sore harinya.

Atas keberaniannya ini Basarnas Jateng mengusulkan memberi penghargaan kepada Lahar dan sejumlah kawannya. Hal ini mengingat proses evakuasi dari dalam kawah membutuhkan keberanian yang luar biasa.

“Akan kami usulkan ke Basarnas. Ini kasus unik sekali dan langka. Baru kali ini evakuasi dari kawah berhasil. Untuk masuk ke dalam kawah merapi dibutuhkan keberanian dan beresiko tinggi. Selain ancaman temperatur yang bisa berubah sewaktu-waktu, gas beracun dan kondisi bebatuan labil. Bahkan suhu di dalam kawah bisa mencapai 420 derajat celsius,” ujar Agus Haryono, Kepala Kantor SAR Semarang, Basarnas Jateng seperti dikutip dari Detik.com

“Keenamnya adalah Tim SAR lokal yang sudah mengetahui jalur-jalurnya dan karakteristik Merapi. Namun demikian yang berani masuk ke kawah gunung aktif adalah orang-orang yang berani dan memiliki dedikasi tinggi untuk kemanusiaan. Dia harus berjibaku dengan berbagai resiko tinggi. Tim SAR dengan kemampuan yang hebat pun akan mikir seribu kali jika diminta masuk ke kawah,” lanjutnya.

Menanggapi hal ini Lahar menolak tegas jika dikatakan keberhasilan itu akibat keberaniannya sendiri. Menurutnya ini adalah hasil kerja keseluruhan tim evakuasi. Tak mungkin ia bisa mencapai jenazah Erri dan menguncinya tanpa bantuan pengawasan rekan-rekannya di atas. Ia memaparkan, banyak tim berbagai kesatuan dari daerah hingga pusat yang segera datang lalu melakukan koordinasi sangat baik dan semua bekerja keras.

Total ada enam orang yang tergabung dalam tim evakuasi langsung. Dari keenam orang itu, hanya dua orang yang benar-benar masuk hingga dasar kawah, sedangkan empat lainnya memberikan back-up di ketinggian 50 meter dari dasar kawah. Dua orang yang masuk hingga dasar itu adalah Bakat Setyawan alias Lahar dan Endro Sambodo.

Pemberani berarti modal nekat? Jangan salah, Lahar sudah punya hitungan presisi mengenai kondisi merapi. Ini bukan kali pertama ia turun ke kawah merapi. Ia berkali-kali turun untuk memetakan mitigasi bencana merapi.

Dari segi pengalaman, Lahar juga berulang kali terlibat menjadi relawan evakuasi keganasan gunung berapai. Mulai dari erupsi merapi yang sering terjadi, hingga hebatnya amukan gunung Sinabung.

Khusus untuk kejadian Erri Yunanto ini, terasa sangat personal untuk Lahar. Karena dengan tangannya sendiri, ia memasang rambu-rambu peringatan untuk para pendaki. Hal ini dilakukannya karena ia begitu khawatir dan memprediksi hal seperti ini akan terjadi.

“Harus menjadi perhatian bersama, tentang mentaati aturan. Rambu-rambu juga sudah dipasang. Saya sendiri yang ikut memasang. Tapi memang sering diabaikan. Saya sudah memperkirakan hal seperti ini akan terjadi,” ujar Lahar kepada wartawan di Posko Induk pencarian Erri Yunanto di Selo, Boyolali.

Itulah Lahar!

(Image Source: Muchus Budi/detikcom)

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki Sejati adalah Dia yang Diam-diam Mendoakan, Bukan Diam-diam Menduakan

Menjadi satu-satunya orang yang bertahta di hati pacar, adalah keinginan semua orang. Meski se-santai apapun seseorang dalam menjalani hubungannya, diduakan tentu bukanlah keinginan. Ia akan selalu menjaga hatinya tetap untukmu, menjadikanmu sebagai pasangan yang bahagia, dan tak akan pernah berniat untuk menyakitimu meski dari perkara-perkara biasa.

Ya, dia yang tulus akan selalu membawamu dalam doanya, meski tak pernah diberitahu secara terang-terangan. Mendoakanmu agar selalu bahagia bersamanya, bukan dengan sengaja mendua jika sedan tak bersama. Bersamanya kamu akan bahagia, tertawa dalam setiap suka dan saling topang untuk segala duka.

Ia Sadar, Mendoakanmu Adalah Cara Mencintai Paling Sederhana yang Nilainya Mulia

Ada banyak cara untuk mencintai, anehnya lelaki ini justru memilih doa untuk menjadikanmu sebagai kekasihnya. Paham jika semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Esa, ia memilih jalan berbeda dari laki-laki lainnya. Jauh dari janji manis yang biasanya hanyalah bualan, ia memintamu menjadi sebagian dari dirinya. Saling berbagi rasa atas restu semesta. Tak mewah, bahkan sangat sederhana. Tapi doanya justru jadi pemikat yang membuatmu kian percaya dan tak lagi ragu menerima cintanya.

Tak Hanya Hadir pada Pandangannya, Kamu Juga Menetap dalam Doanya

Selalu bahagia setiap kali bersamanya, kamu pun tahu jika ia juga selalu membawamu dalam doanya. Sebagaimana namamu yang sudah terpatri di hatinya, ia juga melakukan hal serupa dalam doanya. Menyelipkan namamu setiap kali beribadah, dan tak pernah lupa memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk senantiasa memberkahi hidupmu dengan segala bahagia.

Tak selalu disebutkannya, tak pula dipamerkan untuk  membuatmu percaya, diam-diam kamu tahu jika namamulah yang selalu jadi pokok doa dalam setiap sujudnya.

Karena Dirinya Tahu, Menduakanmu Diam-diam adalah Perbuatan yang Tak Benar

Dari sekian banyak lelaki yang pernah mendekat, sosok kali ini memang jauh dari kriteria. Namun anehnya, kesederhanaan dan segala perbuatan yang tak berlebihan, justru membuatnya jadi lelaki yang istimewa. Belaku baik bukan hanya untuk dianggap bertanggung jawab, hal yang ia lakukan memang sudah jadi kebiasaan.

Bahkan tak hanya padamu yang kini sudah jadi pacar, ia pun selalu dipandang baik oleh semua orang. Hampir mendekati kata sempurna, lelaki ini tahu bagaimana cara memperlakukan perempuannya dengan istimewa.

Walau Tak Suka Memberimu Kalimat Puitis, Perbuatannya Padamu Selalu Romantis

Jika lelaki lain akan selalu menghadiahimu kalimat-kalimat manis nan puitis, ia datang sebagai sosok yang lebih suka membawa seseuatu yang nyata. Membawamu ke tempat istimewa, membantumu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tak kunjung reda, hingga hal nyata lain yang selalu dilakukannya tanpa diminta. Lihai dalam membaca gerak tubuhmu, ia selalu tahu apa yang sedang kamu butuh. Tanpa banyak bicara, ia sudah menjadi lelaki romantis sepanjang masa.

Jarang Memberi Janji, Tapi Bersamanya Hidupmu Selalu Terasa Terpenuhi

Segala janji yang biasanya diawali dengan “nanti” barangkali sudah jadi sesuatu yang basi. Tak lagi layak dijadikan acuan, dirinya bergerak untuk selalu jadi pahlawan yang tak pernah kesiangan. Menolongmu setiap kali butuh bantuan, mendengar setiap kali butuh didengarkan, dan siap sedia jadi apa saja setiap kali dirimu membutuhkan kehadirannya. Tanpa banyak bicara, ia berhasil menyisihirmu dengan segala perbuatan nyata yang selalu membuatmu merasa jadi perempuan paling istimewa.

Tak Banyak Bicara, Tapi Setiap Kali Berdoa ‘Namamu’ Jadi Kata yang Paling Banyak Keluar dari Mulutnya

Ribuan doa yang sudah ia panjatkan, tentu tak pernah dijadikan tameng untuk terlihat lebih sayang. Segala harap untuk kebahagianmu, segala permohonan untuk tawamu, dan hal-hal baik yang senantiasa menghampiri hidupmu dibalut dalam satu doa yang selalu ia panjatkan dengan diam. Ia tahu, ini adalah proses negosiasi dengan sang Pencipta. Maka sebaik-baiknya sikap yang memang harus ia lakukan, adalah mendoakanmu diam-diam.

Bersamanya kamu selalu merasa ditemukan, dituntun ke hidup yang lebih menyenangkan, dan dibahagiakan dengan cinta yang tak hanya sekedar kata. Ia tahu jika perempuan yang dibawanya dalam doa itu adalah seseorang yang ia butuh, begitu pula denganmu, yang juga percaya jika lelaki yang pelit bersuara itu adalah lelaki yang kamu cinta.

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sering Mengigau Saat Tidur, Bahaya Nggak Sih?

Disadari atau tidak, ada beberapa orang yang memang kerap mengingau setiap tidur. Fenomena ini memang adalah sesuatu yang lumrah terjadi saat kita sedang tidur. Hasil sebuah riset di Norwegia, pada 2010, hampir 66% dari populasi manusia berbicara dalam tidur mereka dalam berbagai bentuk, yang lain menyampaikan monolog yang menawan atau bahkan melakukan percakapan yang kompleks.

Meski begitu, dari beberapa penjelasan para ahli, kebiasaan ini bukanlah termaksud masalah kesehatan yang berarti. Akan tetapi, jika hal tersebut terjadi secara terus menerus sudah tentu kamu perlu ke dokter. Selain itu, inilah yang perlu kita ketahui dari kebiasaan mengingau yang sering terjadi. 

Sebenarnya Belum Banyak Penelitian tentang Bicara Saat Sedang Tidur

 

Sebelumnya fenomena ini dikenal sebagai parasomnia (sejenis gangguan tidur) dalam Klasifikasi Internasional tentang gangguan tidur. Akan tetapi, dari temuan terbaru gejala ini direklasifikasi dari gangguan menjadi hanya kejadian normal yang dapat terjadi selama tidur. 

Nah, menurut Rafael Pelayo, spesialis tidur dengan Sleep Medicine Center di Stanford Health. karena hal tersebut bukan gangguan yang dianggap serius, jadi tak ada permintaan untuk penelitian tentang tidur. Dengan kata lain berbicara saat sedang tidur merupakan perilaku yang sebagian besar tidak dipelajari dan tidak dipahami dengan baik. 

Lagipula, Apa yang Kita Ucapkan Saat Ngigau Sebagian Besar Adalah omong Kosong

Dari hasil klasifikasi temuan yang sama, kalimat atau kata-kata yang kita ucapkan selama mengigau bukan termaksud cerminan perilaku atau kenangan pada situasi sebelumnya. Jadi semua pertengkaran dengan pasangan atau drama pekerjaan yang baru saja kamu alami, kemungkinan besar tak akan kamu bicarakan selama tidur. 

Ini penting dipahami, karena mereka yang sering ngigau memang kadang mengatakan hal-hal yang sulit dipahami sepanjang liar. Bahkan beberapa katanya tergolong liar. Selain membuat orang yang mendengar menjadi kelabakan menebak maksud, kadang kala kita juga bertanya-tanya. 

Intinya, tidak ada arti nyata dari kata-kata yang keluar dari mulut seseorang yang sedang ngigau saat tidur. 

Dan Tak Ada Rentang Usia Tertentu, Semua Orang Bisa Mengalami Gejala Ini 

Beberapa orang berpikir, berbicara saat sedang tertidur hanya akan dialami oleh mereka yang sudah dewasa dan lansia. Padahal hal tersebut tak selalu benar. Masih dari kata Pelayo, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, jika kamu sudah berbicara saat tidur sejak kecil. Karena faktanya, berbicara saat tidur cenderung sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja – sekitar 50%, bahkan anak-anak antara usia 3 dan 10 mengoceh dalam tidur mereka.

“Jika Anda tidur sambil berbicara saat masih muda, jangan anggap penting,” kata Pelayo. Tidak perlu takut atau bergegas ke dokter.

Untuk orang dewasa, biasanya akan mulai menyadari jika ia sering mengingau saat tidur ketika memasuki usia 20 hingga 30-an. Dimana mereka sudah mulai berbagi kamar atau tempat tidur dengan orang lain. Sehingga orang lain atau pasangan yang tidur bersama merekalah yang kemudian tahu, jika mereka adalah seorang talk sleep.

Namun jika banyak bicara saat tidur terjadi pada mereka yang berusia sekitar 50 tahun atau lebih, hal tersebut bisa dikatakan sebagai penanda penyakit, seperti seperti penyakit Parkinson atau demensia.

Sialnya, Fenomena Ini Biasanya Sering Bercampur dengan Masalah Tidur Lainnya 

Bicara saat sedang tidur memang jelas berbeda dengan beberapa gangguan tidur yang lain. Mengigau hanyalah menceracau dengan kalimat-kalimat yang biasanya tak bermakna. Tak ada artinya dan tak jelas ke mana arahnya. Namun, jika bicaramu sudah lebih dari sekedar obrolan biasa, bisa jadi kamu sedang mengalami kondisi lain yang terkait dengan sleep apnea

Selain itu, James Rowley, kepala divisi pengobatan paru-paru, perawatan kritis dan tidur dengan Detroit Medical Center, berbicara melalui tidur juga dapat disebabkan oleh stres, kecemasan, dan depresi. Jika hal tersebut sudah terjadi berulang kali, cobalah bicarakan pada dokter ahli spesial tidur, karena sepertinya anda butuh perawatan. 

Demi Mengatasinya, Cobalah Lakukan Kebiasaan Baik dengan Tidur Terjadwal dan Dalam Waktu yang Cukup 

Kalau harus dilihat dari keseluruhan kebiasaan ini, momen mengigau kerap terjadi akibat kita terlalu lelah. Atau masih memikirkan sesuatu sesaat sebelum tidur. Untuk menguranginya, cobalah untuk tidur dengan terjadwal. Selain itu penuhilah kebutuhan tidurmu, jangan terlalu singkat atau terlalu lama. Hindari juga makan makanan yang mengganggu kualitas tidurmu, seperti makan makanan berat atau minuman beralkohol.

Walau tak disebut sebagai gejala yang berarti, kita perlu untuk tetap menjaga diri. Jangan terlalu dianggap sepele, apalagi jika  itu sudah menganggu tidurmu dan pasanganmu.

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Garuda Melarang Penumpang Mengambil Foto dan Video Kegiatan di Dalam Pesawat

“Menindaklanjuti arahan dari manajemen, kepada seluruh awak kabin diinformasikan sebagai berikut: Tidak diperbolehkan mendokumentasikan segala kegiatan di pesawat, baik berupa foto ataupun video oleh awak kabin ataupun penumpang,” tulis dalam pengumuman tersebut.

Lebih lanjut, “Awak kabin harus menggunakan bahasa yang “assertive” (tegas) dalam menyampaikan larangan kepada penumpang untuk point 1 di atas, kecuali sudah mendapatkan surat izin dari perusahaan”.

Dan Ketiga, “Perusahaan akan memberi sanksi jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan di atas”. 

Dilansir dari kompas.com, Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau biasa disapa Ari Askhara membenarkan larangan itu dengan mengirimkan file imbauan kepada penumpang.

“Dalam rangka untuk menjaga ketertiban kabin pesawat, menunjang keselamatan operasi penerbangan, kelancaran pelayanan selama penerbangan, dan menghormati hak-hak penumpang, bersama ini kami mengimbau hal-hal sebagai berikut,” demikian bunyi pengumuman yang dibagikan Ari.

Menurutmu gimana nih?

2 Comments

2 Comments

  1. Irly

    May 22, 2015 at 8:17 am

    Saya nyimak videonya, di menit 20an baru ngeh kalau videonya tentang pengalaman di Sinabung( Soalnya nyebut banyak mayat)*tepok jidat

    Saya setuju dengan penghargaan yang direncanakan untuk mas Lahar. Btw, nama Lahar diberikan sejak dulu atau baru setelah berhasil mengevaluasi jenazah Alm. Erri?

  2. Said Rahman (@bangsaid)

    June 4, 2015 at 7:53 am

    Wew, bahkan mas Lahar sudah memprediksi ini akan terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top