Trending

Kontroversi Rendang Crispy, Netizen Indonesia dan Malaysia Akhirnya Bersatu Lagi

Tak perlu dijelaskan, kamu tentu paham bagaimana perang komentar netizen dari tanah air dengan tetangga sebelah. Mulai dari masalah kebudayaan, kain batik, kuda kepang hingga yang terakhir perkara indomie yang juga jadi bahan perdebatan.

Namun menariknya, kali ini dua kubu yang selama ini kerap berselisih paham. Terlihat menjadi satu, demi menentang pernyataan dari dua juri Master Chef Inggris yakni, John Torode dan Gregg Wallace.

Yaps, hal ini dilakukan kala mereka berdua sedang menilai hidangan karya salah satu peserta yang berasal dari Kuantan, Malaysia, bernama Zaleha Kadir Olpin, yang harus dieliminasi karena masakan hidangannya. Berniat untuk memukau dewan juri dengan Nasi Lemak dan Rendang Ayam buatannya. Zalera justru mendapat kritikan pedas dari Juri yang menilai hidangannya.

Bukan apa-apa, kalau memang kritikannya sejalan dengan hidangan, jelas ia mungkin akan merasa senang. Tapi, anehnya kritik yang disampaikan justru sedikit melenceng bahkan terlihat seperti sebuah lelucon.

Jadi begini, juri yang bernama Jhon Torode bilang seharusnya daging rendang ayam tersebut harusnya lembut dan bisa disuwir dengan mudah. Sedangkan Gredd Wallace memberi komentar lain yang tak kalah ngaurnya.

Gredd berkata bahwa “Kulit ayamnya tidak crispy. Kuah rendangnya juga ada di seluruh ayamnya, saya tidak bisa makan”. Maka sebagai masyarakat yang juga memiliki makanan khas berupa rendang, mungkin kita akan bertanya-tanya, sejak kapan rendang jadi crispy?

Lahir dari Masyarakat Minangkabau, Dulu Sajian Ini Hanya Dihidangkan Pada Perayaan Tertentu Saja

Yap, bicara soal rendang, hal pertama yang mungkin akan kita pikirkan adalah rumah makan padang. Dan memang benar, sebab makanan berbumbu yang gurih ini memang lahir dari Sumatera Barat. Dulu, masyarakat Minangkabau biasanya menyajikan rendang pada perayaan Idul Fitri dan hari-hari tertentu saja.

Selain bahan dasar daging, rendang menggunakan santan kelapa, dan campuran dari berbagai bumbu khas yang dihaluskan di antaranya mulai dari cabai, serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, bawang merah dan aneka bumbu lainnya yang biasanya disebut sebagai pemasak.

Pelan-pelan Semakin Dikenal Hingga Akhirnya Membawa Identitas Tiap Daerah Asalnya

Pada abab ke-16, Hikayat Amir Hamzah seorang epos Melayu untuk yang pertama kalinya menuliskan resep rendang. Hingga pembuatan rendang pun kian menyebar, dari yang tadinya hanya ada Padang, kemudian meluas sampai Riau, Jambi, Malaka, hingga ke berbagai daerah lainnya.

Pergerakannya yang begitu cepat dan luas, akhirnya memunculkan berbagai macam arti dari setiap asal daerahnya. Bahkan untuk beberapa daerah ditanah air saja, rendang tak melulu berbahan dasar daging saja. Sebab berbagai macam masakan lain pun bisa dijadikan rendang. Entah itu sayuran, telur, hingga umbi-umbian.

Baik yang Basah atau yang Kering, yang Namanya Rendang Selalu Disukai dan Belum Pernah Ada yang Crispy

Nah ini jadi salah satu polemik yang mungkin jadi sebab mengapa sang Master Cherf Gredd mengatakan rendang buatan Zaleha kurang crispy. Sebab umumnya, penyajian rendang ada dalam dua versi yang berbeda. Ada yang memang benar-benar kering, dengan yang masih basah dan berkuah.

Jelas ini jadi perihal yang cukup membingungkan, terlebih bagi kita yang tinggal di Negara bagian Asia Tenggara, yang selama ini mungkin sudah mengenal rendang. Maka tak heran jika setelah pernyataan yang ia sampaiakan, ada ribuan mention yang masuk ke akun twitternya sebagai bentuk protes atas penilaiannya terhadap rendang buatan Zaleha.

Dimasak Dalam Kuah Santan Berjam-jam, Bagaimana Mungkin Rendang Bisa Crispy Seperti yang Sang Juri Katakan?

Hal ini jadi salah satu tolak ukur dari beberapa orang untuk melayangkan protes pada sang Juri. Untukmu yang mungkin belum pernah memasaknya, boleh coba bertanya pada ibu dirumah. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memasak rendang.

Paduan santan dan bumbu-bumbu lain yang dijadikan satu, jadi kunci untuk rasa yang menyerap pada setiap serat daging yang diolah. Dan jelas ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Dan biasanya, hasil akhir  yang dihasilkan akan membuat bumbu rempahnya lebih terasa, tekstur daging yang lebih lembut hingga kuah yang terasa cukup kental.

Jika ternyata Gredd menyebut rendang yang dinikmatinya kurang crispy, ada baiknya beliau ini datang dan berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Padang. Uni-uni disana, barangkali dengan senang hati akan memperlihatkan, bagaimana sebenarnya cara memasak rendang yang benar.

Lalu Darimana Sang Master Chef Mendapat Pengatahuan Bahwa Rendang Ayam Harusnya Garing?

Sumber : https://twitter.com/JohnTorode1

Sejak tayangan itu ditampilkan, netizen dari berbagai negara Asia Tenggara. Ramai-ramai menyerbu akun dari dua juri pada acara tersebut. Semua menilai bahwa penelaiannya tidak sesuai, bahkan akhirnya Zuleha harus pulang sebab telah dieliminasi.

Tapi walau sudah menerima banyak mention, atas pernyataannya mereka, yang dinilai tidak sesuai dengan kenyataan. Salah satu juri masih mencoba berkilah dan membalas cuitan netizen dengan bilang bahwa “Mungkin rendang Indonesia yang (seperti itu)”. 

Santai, jangan emosi dulu. Barangkali sang juri pernah mencicipi satu makanan yang menyerupai rendang. Dengan tekstur yang mungkin seperti ia katakan, jadi ya wajar saja jika akhirnya ia bilang masakan Zuleha kurang garing. Nah, yang jadi pertanyaannya, rendang manakah yang dimaksud oleh sang Gredd? hanya dia dan Tuhanlah yang tahu kebenarannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top