Feature

Kita Bisa Saja Depresi Tanpa Kita Sadari

Hidup berjalan dengan cepat, setiap hari ada saja tantangan yang harus kita selesaikan. Alih-alih menemukan solusi untuk merampungkan semua perkara, kegagalan dalam bertindak sering kali jadi beban pikiran yang berat.

Perasaan tertekan, merasa tak berdaya, rendah diri, sampai kepada putus asa, bisa dengan mudah datang menghampiri kita. Dan jika situasi seperti ini terus-menerus berlangsung, bisa-bisa kita akan depresi tanpa kita sadari.

Dikutip dari Tirto.id, pada titik tertentu, depresi dapat berujung pada bunuh diri. Data yang dikeluarkan oleh WHO pada 2012 memperkirakan terdapat 350 juta orang mengalami depresi, baik ringan maupun berat.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia pada 2013 menunjukkan bahwa prevalensi gangguan mental emosional, yang ditunjukkan dengan gejala depresi dan kecemasan adalah sebesar 6% untuk usia 15 tahun ke atas atau sekitar 14 juta orang.

Maka, beranjak dari data tersebut. Bukan tak mungkin pula, jika kita bisa jadi salah satu penderitanya, hanya karena depresi yang sedang dihadapi. Untuk itu, ada beberapa gejala depresi terselubung yang bisa saja kita alami, tanpa disadari.

Tak Banyak Bergerak, tapi Tubuh Terasa Sangat Lelah

Suatu kali, masih dengan kegiatan yang serupa dengan hari sebelumnya. Mendadak tubuh terasa lebih lelah dari biasanya, seolah energi yang ada habis terkuras, tak tahu hilang kemana. Dan jika hal ini telah terjadi secara berturut-turut, bisa jadi tubuh kita memang sedang depresi.

Badan terasa berat, bahkan jam tidur pun sering terganggu karena acap kali terbangun pada tengah malam. Jangankan untuk bisa melakukan kegiatann fisik yang berat, untuk berdiri saja kadang tak bergairah. Coba berhenti sejenak dari aktivitasmu, lalu pikirkan adakah hal-hal yang sekiranya memang jadi beban.

Mendadak Merasa, Bahwa Hidup Kita Tidak Lagi Berharga dan Tak Berguna

Bayang-bayang untuk segera mengakhiri hidup, barangkali sedang memenuhi isi kepala. Kita merasa bahwa apa pun yang saat ini sedang dijalani tak berguna, dan tak memiliki tujuan yang jelas. Titik terang dalam hidup yang biasanya jadi sumber semangat, hilang dan membuat kita juga kehilangan harapan.

Situasi seperti ini, yang sering jadi titik akhir dari seseorang untuk mengakhiri hidupnya. Meraih benda-benda yang ada disekeliling untuk bunuh diri, yang konon dinilai sebagai jawaban atas permasalahan hidupnya. Padahal jelas ini bukanlah solusi.

Barangkali ini memang akan terasa berat, tapi jika dalam situasi seperti ini, sebisa mungkin cobalah untuk belajar terbuka dan berbagi cerita dengan teman yang bisa dipercaya.

Ada Gangguan dalam Hal Berkonsentrasi yang Juga Menganggu Memori

Di tempat kerja, beberapa tanggung jawab dan tugas mulai terbengkalai. Hal-hal yang harusnya bisa diselesaikan tepat waktu, mundur dari jadwal yang sudah ditentukan. Dan sialnya lagi, hal-hal penting yang harusnya sudah ada diluar kepala mulai terlupakan begitu saja. Bahkan, untuk mengingat nama dan hal-hal remeh saja kita kesulitan.

Cobalah untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang sedang dijalani, rileksasikan pikiran dan tubuh sebentar. Jika memang dirasa perlu, kita disarankan untuk mengambil cuti barang beberapa hari.

Perubahan Berat Badan yang Tak Wajar

Untuk perkara ini, biasanya ditandai dengan nafsu makan yang berubah secara tak wajar. Kamu yang tadinya tidak bernafsu makan, bisa mendadak sangat bernafsu untuk melahap apa saja yang ada di hadapanmu. Begitu pun sebaliknya, dari yang tadinya punya nafsu makan wajar dan berjalan baik-baik saja. Mendadak tak bernafsu untuk mengonsumsi apa-apa.

Hasilnya, kamu bisa saja mendadak kehilangan berat badan dengan drastis, juga mengalami kenaikan berat badan yang sama tinggi. Intinya, kalau nafsu makanmu memang terasa berubah dan tak seperti biasanya. Coba dilihat-lihat lagi, barangkali benar jika kita memang sedang depresi.

Dari Berbagai Macam Hal, Tak Satu Pun Mampu Membuat Kita Bahagia

Kebosanan yang terasa, mulai merambat ke berbagai hal yang ada di depan mata. Aktivitas sehari-hari, mulai terlihat menjenuhkan dan tak lagi bisa dijadikan sumber semangat. Bahkan, mereka yang tadinya kita cintai, kita senangi, kita sukai saja, tak menambah nilai bahagia.

Kita terus-menerus merasa bosan, lelah dan tak memiliki keinginan untuk melakukan hal-hal baru. Agenda bertemu teman yang tadinya rutin dilakukan pun, mulai kita tinggalkan. Sebab kita tak suka bertemu dengan banyak orang.

Suasana Hati Sering Kali Memburuk dan Susah Untuk Diobati

Tanpa bisa mencari penyebab yang jelas. Mendadak saja suasana hati kita berubah. Rasa sedih yang tak beralasan, cemas yang berlebihan, atau jengkel pada sesuatu hal tanpa alasan. Jangan pikir kamu akan tahu apa sebabnya, karena meski sudah susah payah mencari alasannya, kita masih saja bingung, mengapa perasaan seperti itu menghinggapi kita.

Meski diri merasa tak ada alasan yang menyebabkan perubahan suasana hati tersebut. Tapi pastilah ada alasan lain yang membuat kita merasa demikian. Ini bisa jadi tanda dari depresi, karena kita tak bisa memahami diri sendiri.

Pelan-pelan, Kesehatan Kita Ikut Terpuruk

Tak jelas bagaimana mulainya, kondisi kesehatan kita mendadak berubah menjadi buruk. Mulai dari sakit atau nyeri pada bagian persendian atau punggung, hingga beberapa gangguan pada percernaan yang datang bersamaan.

Selalu ingat, bahwa gejala depresi datang dengan kondisi yang demikian, dan jika situasi ini masih berlanjut. Ada baiknya, kita segera meminta bantuan dokter atau psikolog. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan bantuan pada waktu yang tepat. Berdiam diri dalam segala perubahan kesehatan yang sedang kita alami, hanya akan memperparah situasi.

Lalu, Adakah Pengobatan yang Tepat Untuk Depresi dan Bagaimana Ini Bisa Dicegah?

Pada beberapa situasi serupa, biasanya seorang dokter akan merekomendasikan terapi atau pengobatan berbicara. Meminta kita untuk berani membicarakan semua hal yang kita rasakan dan bagaimana situasi hati kita saat ini.

Selain itu, beberapa penelitian juga mencoba untuk memberikan metode pencegahan depresi. Dimana salah satunya menyatakan bahwa beberapa bentuk depresi, dapat diobati dengan asupan vitamin D. Dengan catatan, kamu hanya boleh mengkonsumsi pil tersebut sesuai anjuran dari dokter.

Akan tetapi, jika memang depresi yang dialami sudah tergolong berat. Segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis yang bisa memberikan penanganan dengan tepat. Karena hal ini akan lebih mudah diatasi, jika diamati dari tahap awalnya.

Sekilas depresi jadi bentuk lain dari situasi hati yang sedang baik, tapi percayalah hal ini bukanlah situasi yang bisa dianggap remeh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hasil Riset : Perempuan Tak Bisa Bekerja dengan Produktif di Ruang yang Terlalu Dingin

Tak hanya perkara fisik semata, untuk urusan pola dan cara kerja, laki-laki dan perempuan memang punya kemampuan yang berbeda. Bahkan ini kian dikuatkan dengan sebuah temuan terbaru dari beberapa peneliti, tentang temperatur udara dalam ruang kerja yang bisa mempengaruhi kemampuan kerja para kaum hawa.

Lain dari para laki-laki yang merasa lebih nyaman untuk bekerja ketika suhu udara lebih dingin, perempuan justru tak bisa bekerja dengan maksimal jika suhu udara terlalu dingin.

Fenomena Ini Tak Hanya Terjadi di Iklim Tropis Saja, Penduduk Negara dengan 4 Musim Pun Merasakannya

Suhu di Indonesia sebagai negara tropis, memang selalu terasa lembab dan panas saja. Tapi ternyata kejadian ini tak terjadi atas perempuan-perempuan yang ada di negara kita saja, bahkan orang-orang di Amerika yang memiliki 4 musim pun merasakannya. Rupanya ini tak sekedar perkara kebiasaan saja, perbedaan tingkat kenyamanan atau daya tahan tubuh seseorang terhadap suhu dingin saja. Karena ada beberapa alasan ilmiah yang mendasari hal tersebut.

Melalui sebuah penelitian, para ahli tersebut menemukan jika perempuan tak bisa lebih baik dalam tes matematika dan verbal ketika temperatur ruangan lebih rendah. Dengan kata lain, ruangan yang dingin membuat perempuan tak bisa produktif dalam berpikir dan bekerja.

Dari Survey, Jumlah Lelaki yang Memilih Suhu Ruang Kerja yang Lebih Dingin Memang Lebih Banyak Dibanding Perempuan

Yap, dari hasil Studi yang dilakukan USC Marshall School of Business, AS dan WZB Berlin Social Science Center di Jerman, penelitian yang berkonsentrasi pada kemampuan kognitif ini, menunjukkan ada alasan spesifik mengapa selama ini pria dan wanita sering berdebat tentang suhu ruangan.

Dilakukan kepada lebih dari 500 pelajar yang diminta untuk mengikuti tes matematika dan verbal. Tes diambil dalam ruangan bersuhu sekitar 16C dan 90C. Hasil pun menunjukkan jika perempuan bukan hanya bisa mengerjakan dengan lebih baik tapi mereka bisa menjawab dengan lebih banyak, ketika berada dalam ruangan dengan suhu yang lebih hangat.

Dan sebaliknya, ketika suhu ruangan direndahkan, para perempuan menjawab lebih banyak salahnya. Anehnya, yang terjadi pada lelaki justru kebalikan dari yang dialami para perempuan. Lelaki lebih bisa menjawab dengan benar ketiika suhu ruangan lebih dingin dan tak bisa menjawab dengan baik ketika ruangan kian hangat.

Fakta Lainnya, Hal Ini Dipengaruhi Pula Oleh Suhu Tubuh antara Perempuan dan Lelaki yang Memang Berbeda

Sebelumnya, penelitian Univesitas Utah juga menemukan jika tangan dan kaki perempuan memang lebih dingin beberapa derajat dari pada laki-laki. Inilah yang kemudian membuat para perempuan kedinginan lebih cepat dan menganggu konsentrasi mereka berpikir.

Pada studi lain yang dilakukan Univesitas Maryland pun menemukan jika tingkat metabolisme laki-laki 23% lebih tinggi dari perempuan. Dengan begitu, berarti pula jika tubuh perempuan memang menghangat lebih lambat daripada tubuh para lelaki. Dan mudah merasa kedinginan ketika dalam ruangan yang dingin.

Kesimpulannya : Perempuan Akan Lebih Produktif Bekerja Pada Suhu Udara yang Lebih Hangat Dibanding Suhu Dingin

Maka dari beberapa fakta ilmiah yang ditemukan oleh para peneliti tersebut, perusahaan dan beberapa tempat kerja disarankan untuk bisa mengatur termostat yang lebih tinggi dari pada standar sekarang.

“Temuan ini menyarankan bahwa tempat kerja dengan pekerja bergender campur bisa meningkatkan produktivitas dengan mengatur termostat lebih tinggi dari pada standar sekarang,” ungkap peneliti tersebut.

Selain itu, peneliti ini juga menjelaskan tentang mengapa para perempuan kerap terlihat membawa berbagai lapisan pakaian atau jaket serta kaus kaki ke tempat kerja. Hal itu dikarenakan, para lelaki yang mungkin kerap merasa kepanasan jika para pekerja perempuan menaikkan suhu di ruangan. Nah, daripada berdebat, biasanya perempuan memilih untuk  menghangatkan tubuhnya sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Karena Sosial Media Sedang Down, Kamu Harus Tahu Efek Negatif Penggunaan VPN

Sejak dibatasinya penggunaan media sosial sedari kemarin, Rabu (22/5/2019) sore, sebagian besar pengguna beralih untuk menggunakan VPN agar tetap bisa terkoneksi dengan baik, demi mengakses sosial media instagram, facebook atau aplikasi pesan instan whatsApp.

VPN atau Virtual Private Network, diartikan sebagai akses penghubung yang akan memberi koneksi dari sebuah jaringan pribadi tanpa pengawasan dari pemerintah lagi. Kita memang bisa kembali menggunakan berbagai macam aplikasi yang koneksinya sedang diturunkan, tapi sudahkah kamu tahu bahaya dari penggunaan VPN itu? Berikut adalah beberapa contoh bahayanya.

 

1. Kita Bisa Kebocoran Alamat IP 

VPN ibarat sebuah teroowongan rahasia demi sebuah tujuan yang diinginkan oleh si penguna, yakni internet. Memudahkan kita untuk bisa tetap tersambung pada beberapa situs yang mungkin diblok atau sedang dibatasi, faktya jalur rahasia dari VPN tersebut memiliki banyak lubang yang memungkin Alamat IP kita akan diketahui banyak pihak. Inilah yang kemudian bisa membuat alamat IP kita digunakan oleh seseorang yang bertanggung jawab untuk beberapa hal yang bisa saja buruk. Entah itu dipakai untuk meretas, hingga mencuri data.

 

2. Risiko Terkena Serangan ‘Man in the Middle’ 

Beberapa layanan VPN dapat berpotensi melancarkan serangan Man in the Middle. Man in the Middle adalah serangan terhadap sebuah sistem perangkat yang salah berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Sementara sang penyerang berada di tengah jalur komunikasi tersebut untuk membaca, membajak, dan mencuri data bahkan hingga menyisipkan malware. Salah-salah dalam mencari koneksi untuk berkomunikasi, kita bisa saja kehilangan data milik kita.

3. Berpotensi Juga Akan Penyebaran ‘Malware’

Kalau belum tahu, dalam dunia internet, ada istilah Malvertising, yakni sebuah proses penyaluran Malware ke perangkat komputer manapun smartphone yang menggunakan VPN gratis. Sehingga tatkala kita sedang berselancar di Web menggunakan VPN, ada beberapa virus yang bisa saja masuk melalui beberapa iklan yang kemungkinan terpasang pada sebuah web. Terlihat sepele memang, tapi ini bisa berdampak buruk pada ponsel atau pc serta laptop yang kita gunakan.

 

 

 

4. Setiap User Digunakan Sebagai ‘Network End-Poin’

Ingat, walau saat penggunaan terlihat baik-baik saja, pihak ketiga dapat mengggunakan alamat IP kita sebagai Network End-Poin kapan saja. Konon, ini berguna sebagai penyokong yang akan meningkatkan bandwith layanan VPN demi naiknya kecepatan internet yang dipakai oleh pemakai internet lain. Lebih ngerinya lagi nih, beberapa sumber menyebut ada kemungkinan Network Endpoint dijual.

5.Dan Jadi Ajang untuk Melakukan Pencurian Data

Menggunakan VPN berarti kita sedang menembus batas dari akses yang sudah ditetapkan pemerintah sebelumnya. Selain memberikan kemudahan, pilihan ini juga berpotensi dengan terjadinya pencurian data dari pengguna. Dan akan bertambah buruk jika VPN yang kita gunakan adalah VPN yang tak bisa dipercaya. Dan sebagaimana yang tadi sudah disebut, proses pencurian data ini biasanya dilakukan dari beberapa iklan yang tersemat pada sebuah web yang sedang kita buka.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hidup di Dunia Hanya Sebentar, Kurang-kurangin Nyakitin Hati Orang

Segala nikmat dan kepunyaann yang dimiliki, sering kali membuat kita gelap mata dan lupa diri. Bukannya lebih banyak bersyukur karena punya sesuatu yang lebih, hidup nyaman yang didapatkan justru digunakan jadi alat untuk membuat orang lain tersakiti. Duh, ngeri!

Tak peduli seberapa banyak harta yang kamu punya atau secantik dan setampan apa dirimu dan secerdas apa pemikiranmu. Satu hal yang wajib dan harus selalu diingat adalah, semua yang ada pada kita sekarang hanyalah sementara. Maka teruslah berbuat baik dan berhenti untuk menyakiti hati orang lain. Sebab kehidupan tak bisa diterka, kamu bisa saja pergi tanpa sempat meminta maaf pada mereka yang telah disakiti.  

Meski Diperlakukan Buruk, Berusahalah untuk Senantiasa Berbuat Baik Pada Siapa Saja

Jangan pernah jumawa atas segala hal yang dipunya. Siapapun kita sekarang, sebanyak apapun harta yang sudah berhasil dikumpulkan, hingga kecerdasan tingkat tinggi yang ada di pikiran. Tak boleh jadi alasan untuk berlaku semena-mena pada orang yang lebih rendah dan lemah.

Merasa lebih tinggi dari orang lain, kadang membuat kita berhak untuk berlaku sombong, meninggikan hati, hingga akhirnya membuat mereka sakit hati. Siapapun kamu dan sebesar apapun keberuntungan dalam hidupmu, berusalah untuk rendah hati dan tak menyakiti.

Sebab Tuhan Pun Tak Meminta Kita untuk Membalas Hal Buruk dengan Serupa Buruknya

Apapun agamamu, untuk perkara bersikap dengan sesama manusia. Kita selalu diminta senantiasa berbuat baik kepada siapa saja, meski itu adalah orang yang menyaki kita. Memang sih, ini akan jadi sesuatu yang sulit. Karena mendapat perbuatan jahat, selalu mengundang amarah untuk membalas hal yang sama jahatnya.

Tapi percayalah, semesta dan sang pemiliknya selalu bersikap adil atas segalanya. Dia yang sudah berbuat jahat, kelak akan mendapat balasan yang setimpal. Untuk itu, dengan kita tetap berbuat baik akan selalu ada hal baik yang juga kita dapatkan sebagai balasan.

Dan untuk Hidup yang Lebih Tenang, Teruslah Belajar Menjadi Lebih Baik dari yang Sekarang

Setiap hari sepanjang hidup adalah proses belajar yang tiada akhir. Cerita dan kisah hidup yang berbeda, akan memaksa kita selalu memetik hikmah dari semuanya. Titik inilah yang kemudian akan membantu kita membuka mata, melihat hal-hal baik mana yang perlu dijadikan pelajaran.

Buang semua rasa jumawa atas kemampuan diri yang sekarang. Berpikir kalau kita sudah pintar hingga tak perlu belajar, hanya akan menyeret kita pada kekalahan, jika sewaktu-waktu ada hal baru yang akan terjadi di hari mendatang. Namun, jika ada persiapan yang matang yang selalu dipelihara dalam segala bentuk pelajaran. Maka hidup akan lebih tenang.

Sembari Mengasah Kemampuan dan Pengetahuan, Jangan Lupa untuk Selalu Bersyukur atas Segala Kepunyaan

Ucapan syukur atas semua hal adalah salah satu cara untuk menunjukkan rasa terimakasih atas kehidupan. Jangan sampai apa yang dimiliki jadi alasan untuk bisa merendahkan orang lain atau menyakiti hati mereka.

Sebaliknya, ketika kita mempunyai sesuatu yang lebih dibanding orang lain. Jadikan itu sebagai ajang untuk bersyukur, berbagi, hingga memberi contoh bagaimana menikmati semua pemberian Tuhan dengan rasa syukur yang besar. Terus menerus belajar adalah kewajiban, serupa wajibnya dengan ucapan terimakasih yang tiap hari harus kita sampaikan.

Hidup Hanya Sebuah Persinggahan, untuk Itu Lakukan Semua Hal Baik yang Berkenan Bagi Allah dan Banyak Orang

Jangan gelap mata atas segala hal indah yang sedang Allah titipkan kepada kita. Semua itu bisa hilang dalam sekejap saja. Entah sore nanti, besok pagi, atau lusa. Apapun bisa terjadi atas hidup kita semuanya.

Untuk itu, selagi ada waktu dan masih diberikan kesempatan hidup dengan nyaman. Menjadilah berbeda dari orang-orang biasanya. Menjadi manusia yang taat kepada Tuhanmu dan baik kepada semua manusia yang ada di dekatmu. Jangan terkecoh, tetap rendah hati dan teruslah berbuat baik, selama kamu bisa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top