Feature

Kira-kira Beginilah Gambaran Hidup Kalau Dituangkan Dalam Ilustrasi Bernada Satir

Seni ada tak hanya sebagai visual yang membuat mata merasa senang saat melihatnya. Ada saatnya juga karya seni ada sebagai refleksi untuk segala hal yang terjadi di sekitar kita. Seni yang identik dengan keindahan memiliki peluang untuk membaur dengan hal apa pun sehingga bisa dijadikan media untuk membawa pesan ke banyak orang. Nah kali ini, seorang ilustrator asal Inggris, John Holcroft mencoba menangkap fenomena yang terjadi di sekeliling kita kemudian ia menuangkan gagasannya itu dalam ilustrasi yang kental dengan nuansa satir.

Keberadaan Buku Sebagai Jendela Dunia Sebentar Lagi Akan Berakhir

Lewat ilustrasi ini, Holcroft mencoba menyampaikan pesan kalau era kejayaan buku akan berakhir. Alias mati. Karenanya ia pun mengilustrasikan buku yang kemudian menjadi sebuah peti mati. Keberadaan internet dan media sosial menggeser buku yang tadinya dianggap sebagai jendela dunia. Dulu untuk mendapatkan banyak informasi, kita harus rajin baca buku, tapi sekarang informasi apa pun sudah bisa dengan mudah didapatkan dalam sekejap mata.

Isu Lingkungan Akan Tetap Bergulir

Karya lainnya yang dibuat Holcroft juga menyentuh ranah lingkungan. Nah ilustrasi yang satu ini dirasa cukup tepat untuk menggambarkan bumi yang sekarang ini. Dengan segudang masalah seperti perubahan iklim, polusi udara, hingga pemanasan global, Holcroft  mencoba menuangkannya kalau kondisi lingkungan kita sama seperti pasir yang ditaruh di tangan. Pelan-pelan akan lenyap dan yang tersisa hanya sedikit dari yang awalnya ada.

Sekeras Apa Pun Gema Feminisme,  Belum Bisa Memberi Efek yang Signifikan Terhadap Hak yang Harusnya Didapat Perempuan

Holcroft pun juga menyindir soal persamaan gender dalam karyanya. Pita pada ilustrasi di atas menggambarkan isu feminisme yang mendorong perempuan untuk berani bersuara atau melangkah demi kesetaraan gender. Di jenjang karier, ada sebagian yang berhasil meraih karier tinggi melampaui ekspetasi mereka. Tapi tetap saja, di atas langit masih ada langit, tetap laki-laki yang dijunjung tinggi.

Menilai Seseorang di Aplikasi Kencan Jangan dari Fotonya Saja…

Sekotak coklat berbentuk simbol love serta latar gambar yang menggambarkan meja makan romantis merujuk pada situasi kencan yang biasanya terjadi. Sementara gambar potongan coklat digantikan dengan wajah sejumlah laki-laki. Lewat gambar ini Holcroft berusaha menyampaikan pesan pada mereka yang menggunakan aplikasi kencan online bahwa selama ini kebanyakan pengguna hanya menilai lawan jenis mereka berdasarkan fotonya saja. Kalau kamu salah satu diantara penggunanya, benarkah demikian?

Orangtua Ada untuk Membimbing Anaknya, Bukan untuk Menyetir Si Anak

Ini yang  sering terjadi, orangtua seakan memiliki hak untuk berkuasa atas hidup si kecil. Padahal setiap orang termasuk anak-anak memiliki hak untuk bersuara. Menyetir si kecil berarti sama saja menjadikan anak sebagai boneka. Tak hanya dituntut ini itu dalam dunia pendidikan, orangtua yang serba perfeksionis ingin anaknya selalu menuruti kemauan orangtuanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lalu Muhammad Zohri Berhasil Pecahkan Rekor Manusia Tercepat se-Asia Tenggara

Pelari putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, berhasil menorehkan rekor jadi menusia tercepat dalam kategori lari 100 meter pada Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang diselenggarakan di Doha, Qatar, pada 21-24 April. Dengan demikian, keberhasilannya tersebut sekaligus merebut posisi seniornya, Suryo Agung yang sebelumnya tercatat sebagai manusia tercepat se-Asia Tenggara sejak 2009 lalu.

Pada perlombaan yang berlangsung Senin (22/4/2019), Zohri menorehkan waktu 10,15 detik. Padahal sebelumnya, rekor Suryo adalah 10,17 detik yang tercipta saat SEA Games 2009 di Laos. Namun, meski demikian, Zohri hanya menjadi runner-up pada perlombaan tersebut. Sebab dirinya kalah dari pelari asal Jepang, Yoshihide Kiryu, yang menorehkan catatan 10,12 detik.

“Alhamdulillah bisa memecahkan rekor nasional, Memang sejak awal sudah menjadi harapan Zohri untuk memecahkan rekornas Suryo Agung,” ujar pelatih Zohri, Eni Nuraeni, dalam siaran pers yang diterima media.

Selanjutnya, Zohri dan lima pelari lain melaju ke final. Dimana perlombaan akan diselenggarakan pada Selasa (23/4/2019) pukul 00.20 WIB. Lima pelari lain yang dimaksud ialah Kiryu, Andrew Fisher (Bahrain), Ryota Yamagata (Jepang), Wu Zhiqiang (China), dan Kim Kuk-young (Korea Selatan).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berdampak Buruk Bagi Lingkungan, Tulus Semangat Kurangi Penggunaan Plastik

Penyanyi Tulus mengaku semakin giat dalam mengurangi penggunaan plastik setelah tahu jika dampaknya cukup berbahaya bagi lingkungan.

“Sebenarnya yang paling bikin saya semangat adalah sudah mengetahui lama kalau plastik itu sulit diuraikan tetapi sayangnya saya pribadi mengakui bahwa saya pun belum dewasa ternyata dalam penggunaan plastik,” ucap seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4).

Lantaran bahaya plastik bagi lingkungan dalam jangka panjang, pelantun “Teman Hidup” ini sekarang lebih aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik.

“Jadi selain saya belajar banyak tentang lebih bijak menggunakan plastik dalam keseharian, yang kedua saya ikut sumbang-sumbang lah, sumbang suara dikit untuk karya (pameran) yang dibangun Felix (seniman) dan Mbak Citra,” ucapnya.

Tulus berharap apa yang ia lakukan dapat memberi pengaruh terhadap sekitar untuk turut serta menggiatkan pengurangan penggunaan plastik.

“Saya semangat karena saya yakini ini bukan seru-seruan bersama tapi yang lebih berartinya justru bisa jadi manusia yang lebih dewasa dalam menggunakan plastik. Mudah-mudahan nanti saya bisa kasih tahu ke sekitar,” imbuhnya.

Tulus menjadi salah satu orang yang terlibat dalam pameran Laut Kita yang digagas oleh seniman instalasi Felix Tjahjadi. Selain Tulus, beberapa rekan artis lain seperti Dian Sastrowardoyo, dan Nicholas Saputra juga terlibat dalam pameran yang digelar untuk mengampanyekan bahaya plastik bagi lingkungan. Pameran itu sendiri digelar di Function Hall Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cinta Laura Buka Dua Bisnis Guna Menyelamatkan Lingkungan

Aktris Cinta Laura berencana membuka dua lini bisnis yang membawa misi tentang lingkungan hidup dan sosial. Bisnis pertamanya yaitu minuman sehat. Cinta mengatakan, ia ingin memotivasi orang-orang untuk hidup lebih sehat. Produk sehat yang dimaksud Cinta selain untuk tubuh manusia juga untuk lingkungan hidup.

“Sekarang banyak selebriti yang punya produk minuman kayak kopi dan lain-lain, mine very different dan juga environmentally friendly, kami sama sekali enggak pakai plastik, botolnya saja gelas,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/4).

Selain minuman, Cinta juga akan membuka lini bisnis aksesoris berupa gelang. Selain mengunggulkan kualitasnya, Cinta rupanya akan menyisihkan sebagian keuntungan untuk kegiatan-kegiatan bertema sosial.

“Ada gelang yang profitnya bakal sebagian kami donate ke korban bencana alam, karena akhir-akhir ini banyak banget bencana alam di Indonesia. Jadi I want my product good to massa. Aku pingin apapun yang aku keluarin itu juga beneficial (punya manfaat) buat semua orang,” ujarnya lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top