Feature

Ketahui, Apakah Dirimu Sudah Siap Menjalin Cinta Atau Masih Terjebak dalam Dunia Cinderella

Untuk urusan cinta dan mencintai seseorang, setiap orang memiliki pandangan yang berbeda. Tapi semuanya tergantung pada satu hal, apakah kamu siap atau tidak untuk menjalin cinta?  Memang sulit untuk mengetahuinya tanpa mencoba, namun salah kalau kamu mencoba tanpa menoleh ke dalam diri lebih dalam dan dahulu. Sebab, bisa jadi kamu masih terjebak pada dunia Cinderella.

Ya, terperangkap dalam dongeng Cinderella, suatu kisah cinta dimana seseorang rakyat biasa bertemu dengan pangeran tampan. Tentu saja tidak ada pangeran tampan yang bakal menjemput kalian. Tanpa disadari masih banyak yang berpikiran bakal ada seseorang bak pangeran tampan yang mempersunting. Karena sesungguhnya, laki-laki yang pantas untukmulah yang bakal menikahimu, tampan atau tidak adalah bonus, bukan? Karena kalau sudah cinta, fisik terkadang tak dijadikan patokan. Selain itu, ada beberapa pemikiran perempuan yang membuat dirinya bisa dibilang belum siap untuk menjalin asmara.

Kebahagiaanmu Sepenuhnya Bersumber Kepada Pasangan

Merasa resah dengan kondisi status yang melajang, membutuhkan sosok disamping untuk bersandar dan menjadi sumber kebahagiaan. Bahkan kamu merasa hidup ini suram kalau tidak ada pasangan, dan tidak ada alasan untuk tak memiliki pasangan. Sesungguhnya itu adalah pemikiran yang keliru, kebahagiaan dapat kamu temukan dan tentukan sendiri.

Kebahagiaan tidak semata-mata dengan adanya pasangan. Justru kalau kamu memikirkan adanya orang lain sebagai sumber kebahagiaan yang hakiki berarti ada yang salah di dalam diri. Cobalah untuk temukan kebahagiaan tanpa melibatkan orang lain.

Hanya Pasanganlah yang Dapat Menolongmu dari Segala Problematika

Masalah pribadi tidak pernah absen dalam kehidupan. Ada saja masalah dan problema yang menghadang kamu untuk berkembang. Seperti tidak memiliki rasa optimis atau selalu putus asa karena usaha tak kunjung membuahkan hasil. Kalau kamu berpikir bahwa hadirnya pasangan dapat menjadi sosok yang menyelematkan hidupmu dari kondisi keterpurukan macam ini, lebih baik jangan dulu mencoba mencintai orang lain. Selesaikan dulu kompetisi kamu dengan hidupmu, barulah mencari pasangan. Karena tak ada cobaan diluar kuasa manusia yang dihadapkan.

Luka Masa Lalu yang Berbekas, Harus Lekas Disembuhkan Dengan Kehadiran Dia yang Baru

Luka hati sulit untuk dihilangkan, istilah kerennya di zaman sekarang adalah gagal move on. Kamu masih merindukan sosok mantan kekasihmu berada di sampingmu, menghiburmu, serta mencurahkan kasih dan perhatiannya kepadamu. Hadirnya sosok baru bisa menyembuhkan, tapi belum tentu dapat membuatmu jadi melupakan sosok mantan. Sebab bisa saja kamu hanya jadikan ia pelarian, cintamu hanyalah fana. Saat sudah bersama, yang ada kamu hanya cuek kepadanya.

Ketertarikan Pada Sosok Bad Boy yang Kamu Anggap Good Boy

Menurut Jane Garapick, seorang dating coach, secara tak sadar kemungkinan kamu unuk berusaha menyabotase hubungan dengan cara pergi kencan dengan bad boy, lantaran belum siap untuk berkomitmen. Padahal, seribu petuah, nasihat, dan saran sudah teman-temanmu berikan tapi kamu tak menghiraukannya hingga tetap pergi kencan.

Hobi Ditelantarkan, Sedangkan Cinta Dinomorsatukan

Lakukanlah hal yang benar-benar kamu suka, kamu inginkan dan itu merupakan hobimu. Jangan sampai kamu melakukan kegiatan karena gebetan kamu padahal sebenarnya kamu tidak suka. Kamu menelantarkan hal yang kamu sukai. Justru ini berbahaya, saat kamu pura-pura menyukai sesuatu demi pasangan hanya akan membuat hidup kamu tersiksa. Kalau pun kamu tetap bersikukuh melakukannya, bisa jadi hubungan kalian hanya akan berjalan singkat tanpa kejelasan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sesungguhnya Hubungan Itu Soal Tahapan, Mungkin Kamu Pernah Merasakan Tapi Tidak Paham

Satu ikatan, menjalani kehidupan, berbagi perhatian dan cinta adalah esensi bagaimana hubungan berjalan semestinya. Banyak dari mereka yang katanya mengerti cinta, mengatakan kalau berpacaran atau berhubungan itu adalah soal berbagi perhatian, saling mencintai dan juga mencurahkan apa yang dirasakan. Dan hal itu disebutnya sebagai tahapan dalam berhubungan.

Padahal bukan seperti itu yang dinamakan tahapan atau fase yang dilalui setiap pasangan. Menurut Independent, dalam sebuah survei yang dilakukan eHarmony sebuah aplikasi kencan asal Australia yang telah menyurvei lebih dari 1000 orang menyatakan, terhadapat 5 tahap yang dialami setiap pasangan dalam membangun hubungan mereka. Tahapan-tahapan itu menjadi penanda berada diposisi manakah kamu dan pasangan sekarang.

Masa-masa Awal, Saling Berbagi Perasaan Masih Dominan, dan Konflik Pun Belum Ditemukan

Wajar, di masa-masa awal, rasa cinta atau kasmaran masih bergelora. Saling cinta, saling mengenal satu sama lain menjadi pembahasan yang selalu ditanyakan setiap hari. Obrolan pun tak luput dari seputar saling menyelami kehidupan masing-masing. Bahkan kekurangan dan kebaikan masih diperhatikan dan belum terlihat secara keseluruhan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pahamilah, Disaat Kamu Dianggap Lebih Dari Sekedar Teman Karena Cinta Dapat Tumbuh Kapan Saja

Menjalin persahabatan dengan lawan jenis memang mengasyikkan. Kamu bisa saling tukar cerita dan mendapatkan sudut pandang yang berbeda saat mencurahkan hati dengannya. Selain itu, hal-hal menarik pun bisa kamu jalani, sekaligus kamu dapat memahami bagaimana cara berpikir lawan jenis lewat kacamata sahabatmu.

Persahabatan memang murni, tetapi perasaan tak bisa dibohongi. Sekian lama menyebut relasi ini sebagai persahabatan. Tak pelak ada benih-benih cinta seketika hadir begitu saja. Terbiasa melakukan aktivitas yang sama membuat kamu memiliki rasa nyaman saat bersamanya. Terkadang kamu tidak menyadari kalau perlakuan yang dilakukan atas dasar cinta. Tetapi karena kamu berpikir dia adalah sahabat, kepekaan itu tidak bekerja semestinya.

Dimulai Dari Mencari Persamaan Sebelum Mengharapkan Perhatian

Mencari persamaan antara dua orang adalah tanda kalau dia ada perasaan lebih. Pada awalnya kamu memang berbicara tentang apa saja. Sebelum pada akhirnya dia coba bertanya tentang apa kesukaanmu, mulai dari film, makanan, olahraga, musisi, sampai pada hal apa pun. Apabila ia memiliki kesamaan denganmu dalam satu bidang, maka ia akan membicarakan hal tersebut secara terus-terusan, agar jadi topik perbincangan yang menarik perhatian.

Seketika Mulai Suka Gelisah dan Sering Chat Duluan

Kegelisahan yang dialaminya bukan karena ada hal ganjil yang terjadi pada dirinya. Melainkan ada hal yang membuatnya rindu tapi bingung cara mengetahuinya. Alhasil, ia bakal memulai chat lebih dulu dengan konteks yang tidak jelas bahkan terkesan basa-basi. Tetapi karena kamu memandangnya sebagai teman, sikap tersebut tentu masih dianggap wajar. Mengirim pesan adalah salah satu cara yang dilakukan agar dia tetap bisa berkomunikasi denganmu.

Diam-diam Sering Memberikan Perhatian Selayaknya Pasangan

Sikapnya berbeda dari biasanya. Kalau pada awalnya ia hanya diam saja dan bercengkerama apabila kalian bertatap muka saja, sekarang ia mulai memberikan perhatian, lewat chat atau langsung di depan mata. Karena seseorang yang jatuh cinta akan memperhatikanmu tanpa disadari. Bahkan saat kamu memperhatikan gerak-geriknya, ia hanya memalingkan wajah seolah tidak terjadi apa-apa. Padahal diam-diam ada asmara yang tertahan disana.

Sering Berlaku Iseng, Agar Kamu Selalu Tertawa Saat Bersamanya

Sering melakukan hal konyol atau iseng kepadamu, bukan karena ia memiliki tabiat sebagai pribadi yang usil atau komedian, ia hanya ingin memastikan kalau kamu akan tertawa saat bersamanya. Baginya, itu adalah poin penting yang menandakan kalau kamu bisa bahagia saat di dekatnya. Intinya, menghibur dirimu adalah salah satu tugas yang harus bisa diselesaikannya.

Hanya Ingin Berdua Saja, Tak Mau Ada Pengganggu Diantara Kamu dan Dia

Padahal kamu bosan dengan melakukan apa saja selalu berdua, terkadang kamu ingin mengundang orang lain yang kebetulan kalian kenal untuk membuat suasana lebih ceria. Karena kalau lebih ramai bakal makin asyik ‘kan? Tetapi dia selalu menolak dengan alasan ribet, tidak masuk dengan obrolan, atau semacamnya. Dengan bersikap begitu, sebenarnya ia hanya ingin memastikan kalau setiap momen yang tercipta denganmu, tak ada orang lain selain dirinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sukses Tak Melulu Soal Kerjaan, Ini Arti Sukses Bagi Anak Muda yang Cerdas

Ukuran sukses tentulah berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Tidak melulu soal pekerjaan, setiap orang haruslah paham bahwa arti sukses sendiri ada dari segala sisi kehidupan, termasuk dari sisi kepribadian. Berikut adalah arti kesuksesan bagi orang yang paham dan cerdas.

1. Mampu Memaafkan Orang Lain

Memaafkan bukan perkara yang mudah. Tidak semua orang mampu memaafkan kesalahan orang lain dengan tulus. Saat kamu berhasil memaafkan seseorang, artinya kamu sudah sukses menentramkan hatimu sendiri dari rasa dendam dan kebencian yang mungkin kamu rasakan sebelumnya.

2. Menyelesaikan Pendidikan dengan Baik

Menjadi seorang wisudawan dengan nilai dan prestasi yang memuaskan tentu merupakan sebuah kesuksesan tersendiri. Setidaknya satu langkah sukses sudah kamu lewati. Tinggal melanjutkannya dengan pilihanmu sendiri.

3. Tampil Apa Adanya

Banyak orang yang membohongi dirinya sendiri masalah penampilan. Hanya sedikit orang yang berhasil menjadi sosok dirinya yang apa adanya. Sebuah kejujuran dengan menjadi apa adanya dirimu merupakan satu bentuk kesuksesan tersendiri dalam dirimu.

4. Memenangkan Hati Dia yang Kamu Cinta

Berbicara perihal cinta, memang tak semua mengalami keberuntungan. Terlebih dalam urusan mendapatkan hatinya. Jika kamu sudah berhasil memenangkan hati orang yang kamu cintai, artinya kamu sudah mendapatkan satu kesuksesan dalam hidupmu.

5. Mampu Menikmati Kerja Kerasmu Sendiri

Ada kok orang yang terperangkap dengan apa yang dikerjakannya. Istilahnya dia salah pilih jalan yang sebenarnya tidak dia inginkan. Jadi saat kamu sudah bisa menikmati segala kerja kerasmu sendiri, artinya kamu sudah termasuk orang yang sukses.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top