Trending

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Melaju 350 Km per Jam!

Kereta cepat Jakarta-Bandung dipastikan akan memakai kereta generasi terbaru yakni CR400AF. Dalam siaran pers, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengatakan, keretaini memiliki banyak keunggulan meliputi kecepatan desain hingga 420 km per jam dan kecepatan operasional 350 km per jam.

Bahkan kecepatan operasional 350 km per jam dapat dicapai lantaran satu rangkaian kereta CR400AF terdiri terdiri atas delapan kereta (cars) dengan komposisi empat cars bermotor dan empat cars tanpa motor. Selain itu, dengan besar daya setiap rangkaian mencapai 9750 kW, CR400AF disebut mampu memberikan akselerasi yang lebih baik saat melewati trase pada elevasi 30 per mil.

CR400AF juga dipastikan mampu menghadapi kondisi geografis lintasan Jakarta-Bandung yang cenderung menanjak. Bila sudah beroperasi, kereta cepat ini disebut mampu menempuh jarak 142,3 km Jakarta-Bandung hanya dalam waktu 36 menit untuk perjalanan langsung atau 46 menit dengan kondisi perjalanan berhenti di setiap stasiun. Di sepanjang trase kereta cepat Jakarta-Bandung akan terdapat empat stasiun pemberhentian, yakni di Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar.

Mengutip dari Kompas.com, dari sisi keamanan, setiap rangkaian CR400AF dilengkapi dua lightning arrester. Alat ini berfungsi meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir, terutama di sisi peralatan tegangan tinggi. CR400AF juga dilengkapi dengan dua emergency brake. Pertama, emergency brake EB yang bekerja berdasarkan perintah driver controller, fasilitas emergency brake penumpang, dan kontrol kewaspadaan masinis. Kedua, emergency brake UB yang akan aktif berdasarkan fungsi automatic train protection (ATP), pendeteksi jarak antarkereta dan pada saat power kereta dalam kondisi off/tidak bekerja.

“Dengan dua sistem emergency brake ini, CR400AF menawarkan tingkat keamanan yang lebih untuk melindungi kereta pada saat terjadi kesalahan sistem maupun human error,” tulis KCIC Saat ini proyek pembangunan KA cepat Jakarta-Bandung masih terus dijalankan. Rencananya proyek kerja sama BUMN Indonesia dan China itu akan rampung pada 2020.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top