Tips

Kenapa ya, Gaji Bulanan Selalu Terasa Kurang?

Tak perlu banyak ngeles, semua dari kita tentu selalu berpikir akan hal yang sama. Tentang kurang banyaknya nominal rupiah yang masuk ke tabungan untuk setiap bulannya. Bisa makan tanpa merasa kelaparan setiap hari, tapi masih saja berpikir bahwa gaji kurang dari kata mumpuni.

Alih-alih menabung, hal yang lebih sering terjadi, kita justru lebih banyak mengeluh kala hari sudah tiba di penghujung bulan. Anehnya, orang lain yang gajinya masih dibawah rata-rata justru bisa terlihat bahagia dan tak pernah mengeluh akan situasi keuangannya. Lantas ada apa dengan kita yang gajinya sudah cukup tapi tetap saja merasa kurang setiap bulan?

Iya, kita memang tak pernah tahu apa yang dikerjakan oleh mereka. Mungkin saja ia punya penghasilan sampingan, atau aset lain yang juga menguntungkan. Tapi daripada terus-menerus mengutuki hidup sebab merasa gaji kurang banyak, cobalah pahami beberapa hal yang mungkin sedang kamu jalani ini.

Tak Akan Ada Bahagia Ketika Kamu Masih Membandingkan Hidupmu dengan Orang Lain di Luar Sana

Ini mungkin sudah sangat sering kita dengar, tapi tak ada salahnya untuk kembali diingatkan. Begini, setiap manusia punya cerita berbeda disetiap hidup yang dijalaninya. Ada yang terlihat bahagia walau sejatinya tak begitu adanya. Dan ada pula yang tampak biasa saja namun bahagia luar biasa.

Sudah ada takarannya masing-masing, tak perlu risau dan merasa selalu jadi manusia paling merana sedunia dan berpikir bahwa apa yang sudah didapatkan selalu terasa kurang. Sebab membandingkan hidup dengan orang lain, hanya akan membuatmu lelap dalam perasaan selalu kurang dan lupa bagaimana cara menikmati hidup yang sesungguhnya.

Lupa dengan Hal yang Sudah Dimiliki dan Terjerat Untuk Memenuhi Sesuatu yang Diingini

Bermimpi memang jadi sesuatu yang baik, selama itu dilakukan untuk hal-hal yang memang bisa diraih. Akan tetapi akan jadi sesuatu yang terasa menyiksa kala kita terus berusaha untuk segala hal yang hanya untuk memenangkan diri dalam hal bergaya saja.

Tanpa melihat sampai mana kemampuan, beberapa orang justru masuk dalam kubangan gengsi yang tinggi-tinggian. Tak ada yang bisa lebih darinya, hingga apa pun akan dilakukan demi memangkan hasrat dan keinginan. Ya, wajar. Jika sampai sekarang kamu masih merasa gajimu kurang.

Gaya Hidup Meningkat, Seiring dengan Naiknya Pendapatan Bulanan

Cobalah ingat kembali, berapa pendapatanmu saat awal mulai bekerja dan bagaimana kondisi keuanganmu? Jika ternyata semuanya justru cukup-cukup saja, mengapa kali ini masih saja mengeluh gaji masih kurang banyak?

Hal lain yang harusnya kamu sadari adalah bagaimana cara kita menyikapi naiknya gaji dengan pengeluaran yang juga mulai bertambah. Jika dulu kamu hanya makan diluar sekali dalam sebulan saja, mungkin sekarang bisa dilakukan setiap minggu. Dan jelas ini jadi pemicu lain yang juga menggerogoti uang bulanan yang kita terima.

Untuk pendapatan yang meningkat jelas jadi berita baik, tapi jika memang gaya hidup masih bisa sama seperti semula, bukankah itu bisa membantu kita?

Ketahui Sampai Mana Batas Kemampuan Diri

Gambarannya begini, pasti kamu sudah tahu, mencicil suatu barang akan menambah biaya yang harus dikeluarkan. Alih-alih merasa berat jika harus membayar berbarengan dengan kebutuhan lain, justru ada beberapa benda yang juga kamu ambil dalam waktu berdekatan. Tak ada yang salah memang, selama kita sanggup membayar tagihan. Tapi kalau sudah tak kuat dan malah jadi beban. Siap-siap saja bakal kelimpungan.

Kalau Masih Tetap Terasa Kurang, Cobalah Cari Penghasilan Tambahan

Dan dari sekian banyak hal yang tadi sudah dijelaskan, namun kamu masih merasa gajimu kurang saja, hal yang sebaiknya mulai gencar dilakukan adalah mencari sumber penghasilan lain yang akan mengisi pundi-pundi rupiah milikmu.

Jangan hanya terpaku pada satu sumber pendapatan dari gaji bulanan saja. Kalau memang bisa dapat penghasilan lain, jelas itu akan jadi berita baik yang mampu mengobati hati kita.

Bijak dalam menentukan mana yang menjadi kebutuhan dan bukan, menjadi yang terpenting. Sebab ini bukan perkara gaji yang kurang banyak, bukan pula sedikitnya nominal yang kamu dapatkan. Tapi bagaimana kita bisa mengelola keuangan dengan benar.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lima Tanda kalau Mentalmu Memang Sedang Lelah, Mungkin Ini Saatnya Kamu Perlu Ambil Cuti Sebentar

Punya tubuh yang dijaga bukan hanya fisik. Urusan mental pun tak bisa diabaikan. Sayangnya, banyak orang yang masih suka menganggap remeh kesehatan mental sehingga saat depresi melanda misalnya, mereka pun tak memiliki pengendalian yang kuat untuk mengembalikan kondisi mereka seperti semula.

Bila mental sedang terjun, banyak orang yang memilih  untuk terpuruk dan berlama-lama meratapi kesedihan dibanding mencoba bangkit. Padahal yang namanya fase hidup tentu kita tak selalu berada diatas, ‘kan? Kamu sendiri pasti pernah terjebak di situasi semacam ini, ‘kan? Sebagai tindakan antisipasi, mungkin jauh lebih baik kalau kamu mengenali dulu tujuh tanda kalau mentalmu memang sedang lelah dan perlu istirahat.

Entah Mengapa, Kamu Kehilangan Semangat untuk Menjalani Hari

Padahal kamu memiliki setumpuk pekerjaan yang harus dilakukan, tapi sepertinya kamu kehilangan daya dan semangat untuk menyelesaikan tanggung jawabmu itu. Kesedihan mendera jiwamu sehingga membuatmu jadi enggan melakukan banyak hal, termasuk menyingkir dari lingkungan sosialmu. Lihatlah, sudah jelas sekali kalau mentalmu memang sedang lelah. Entah apa yang kamu alami, tapi sebaiknya kamu mengambil waktu sejenak untuk menenangkan diri.

Kamu Juga Kehilangan Motivasi buat Menyelesaikan Target Jangka Pendekmu

Untuk urusan pekerjaan, setiap orang pasti punya target jangka pendek yang harus dikejarnya. Tapi kali ini, kamu merasa tak mampu mencapai target itu. Padahal sebelumnya kamu bisa optimis dalam mengejar target tersebut. Visi dan misi yang sebelumnya bisa menstimulasi dirimu agar lebih produktif, kali ini tak berdampak apa-apa. Tenang, jangan memaksakan dirimu untuk terus mengejar target. Tarik napas sejenak, tenangkan pikiranmu, kalau perlu beristirahatlah sejenak dibanding kamu merasa tertekan lantaran kehilangan motivasi.

Kamu Jadi Mudah Gelisah padahal Tak Biasanya Kamu Begitu

Gelisah yang sebelumnya tak pernah melandamu sesering ini, belakangan jadi sering kamu rasakan. Entah gelisah lantaran pekerjaan, asmara, pertemanan, bahkan keluarga. Hanya karena hal sepele, kamu jadi dibuat gelisah.

Kamu tak seluwes dulu yang bisa diajak bercanda. Ketakutan yang ada di dalam dirimu membuatmu jadi sukar sekali bersosialisasi. Kalau kamu sampai di titik ini, mintalah atau carilah seseorang yang bersedia mendengarkan keluh kesahmu. Bahkan jangan sungkan untuk datang ke psikiater atau psikolog, semua demi kebaikan mentalmu, bukan?

Tidurmu Setiap Malam pun Jadi Tak Nyenyak

Perasaan gelisah yang terus muncul kemudian membuat jam tidurmu terganggu. Awalnya sehari-dua hari. Lantaran terbiasa, jam tidurmu jadi kacau dan kamu cenderung jadi insomnia.  Kalau sudah begini, fisikmu pun jadi taruhannya. Tahu sendiri ‘kan, yang namanya kurang tidur itu jelas tak baik untuk kesehatanmu? Karenanya, saranku kalau memang mentalmu sedang perlu istirahat, jangan sungkan mengatakannya pada kerabat terdekatmu.

Permasalahan Sepele Bahkan Bisa Memicu Dirimu untuk Sedih Berkepanjangan

Karena mentalmu memang sedang lelah, kamu pun jadi sangat sensitif. Bahkan untuk bercandaan sepele yang biasanya kamu bisa tertawa, tapi tidak untuk saat ini. Kamu merasa dunia tak mengerti dirimu sehingga hal itu membuatmu sedih bahkan menangis. Parahnya, tangismu tak hanya sebentar. Mungkin bisa lama bahkan berkali-kali.

Hei, menangis itu wajar, tapi berhentilah memperparah kondisi mentalmu. Jangan membuatnya semakin menderita. Cobalah ambil waktu sejenak, kontemplasi dengan setiap hal  yang mungkin sudah kamu lalui. Mungkin sulit, tapi tak ada salahnya mencoba, dibanding kamu terus-menerus terpuruk pada sedih yang sebenarnya bisa kamu atasi sendiri.

Ketahuilah, saat mental seseorang sedang lelah, menangis itu bukan hal yang sulit untuk dilakukannya. Namun, setelah menangis pun bukan kelegaan yang didapatkannya, tapi perasaan lelah dan hilang semangat. Untuk itu, semuanya dimulai dari dirimu, kalau kamu masih sayang pada dirimu sendiri, jangan biarkan dirimu berlama-lama terpuruk dengan situasi semacam ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Bila Gelisah Mendera Saat Bekerja, Hanya Kamu yang Bisa Mengatasinya

Saat mengawali hari, tentunya kamu mau jadi orang yang produktif dalam segenap aktivitasmu. Termasuk untuk urusan pekerjaan. Selain lantaran kamu dipercayakan tanggung jawab lewat pekerjaan, menjadi produktif juga baik untuk alasan kesehatan. Hanya saja, ada sebagian orang yang memiliki masalah dengan produktivitas mereka. Alih-alih semangat saat melakukan sederet aktivitasnya, justru ia merasa gelisah berkepanjangan saat di tempat kerja. Percayalah, situasi semacam ini sangat tak menyenangkan.

Pemicunya banyak, ada yang merasa gelisah karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, ada juga yang mengaku lingkungan pekerjaannya dipenuhi oleh orang-orang yang tak menyenangkan sehingga membuat rasa damai dalam hati  itu sukar sekali muncul bila sudah tiba di tempat kerja. Bagaimanapun, ketahuilah bila gelisah mendera, satu-satunya yang bisa mengatasi dan menyelamatkanmu dari situasi tersebut ya hanya dirimu saja.

Buatlah Sebuah Rencana Harian Dimana Kamu Menantang Dirimu Sendiri untuk Memiliki Hidup yang Lebih Baik

Menghilangkan kegelisahan tanpa sebuah rencana matang yang kamu buat sendiri sebenarnya tak mungkin. Bagaimanapun, kamu harus bisa membuat rencana sederhana tentang hidupmu, setidaknya untuk satu hari kedepan. Hal ini akan membantu fisik dan mentalmu agar lebih kuat.

Rencana yang disusun penuh dengan energi positif mendorongmu agar mengeksekusi setiap rencana tersebut dengan baik pula. Dengan demikian, kendati kehidupan di lingkungan kerjamu mungkin terasa berat, tapi pikiranmu lebih teralihkan untuk mengeksekusi rencanamu tadi dibanding bergelut dengan segala bentuk kegelisahan.

Temukan Cara atau Strategi Sederhana untuk Mengenali Diri, Baru Kamu Bisa Beranjak Mengusir Rasa Gelisahmu

Belajar bukan selalu berarti mempelajari sesuatu yang baru. Setiap hari, bahkan setiap saat, sejatinya kamu pun sedang belajar untuk mengenali siapa dirimu lebih dalam lagi. Kamu perlu tahu, setiap orang memang memiliki keinginan alamiah terhindar dari rasa sakit, termasuk yang sifatnya emosional. Hanya saja belum semua orang tahu caranya. Buktinya, demi menghalau rasa sakit dalam mentalnya, banyak yang memilih mengonsumsi obat-obatan terlarang. Belajar dari fenomena semacam ini, kita memang perlu mengenal lebih dalam lagi tentang diri sendiri. Termasuk perasaan dan emosi dalam diri ini.

Penulis buku The Work, Bryon Katie mengatakan, cara awal yang bisa kamu lakukan adalah mengubah pola pikir dan segala yang ada di benakmu. Tanyakan hal-hal yang perlu kamu tanyakan pada dirimu sendiri. Membaca buku yang bisa membangun karaktermu sejatinya bisa menghalau rasa stres dan kegelisahan di lingkungan kerja bahkan dalam hidupmu.

Kenali Penyebab atau Pemicu Rasa Cemas yang Muncul dalam Dirimu

Tak ada yang menyangkal kalau lingkungan kerja sekarang ini sangat kompetitif. Bahkan beberapa peraturan pun dibuat semakin ketat. Mungkin ini bisa jadi alasan banyak karyawan yang akhirnya merasa tertekan, termasuk dirimu.

Untuk itu, cobalah kenali lagi pemicu rasa cemas atau gelisah yang kamu alami. Mungkin ada juga yang merasa tak suka dengan persaingan yang begitu kuat di tempat kerjamu, atau ada juga yang terpikir  untuk mengundurkan diri karena lingkungan kerja sudah tak sehat lagi. Hal-hal semacam ini sebenarnya lumrah terjadi di tempat kerja manapun. Tinggal bagaimana kamu bersikap. Terpenting, jangan biarkan dirimu didera kecemasan berlama-lama.

Fokuskan Diri pada Hal yang Positif Saja

Faktanya, memfokuskan diri hanya pada sesuatu yang positif sangatlah membantu. Saat menghadapi lingkungan kerja yang begitu menekanmu, cobalah untuk melihat hal positifnya, sekecil apa pun itu. Sebab kalau terus-terusan fokus pada hal-hal yang hanya mencemaskan dirimu, kamu hanya akan didera lelah berkepanjangan. Cobalah ingat lagi motivasi awalmu saat bekerja. Sempatkan istirahat sejenak di sela-sela pekerjaanmu, tulislah segala hal positif yang bisa mendorongmu agar semangat lagi. Cara sederhana ini akan membantumu jadi pribadi yang lebih kuat lagi.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Ingin Merintis Karir Sendiri? Ini 7 Bisnis Kreatif yang Bisa Kamu Jadikan Pertimbangan

Perkembangan zaman menuntut masyarakat untuk semakin kreatif. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya anak muda yang tertarik untuk menjalankan bisnis kreatif dibandingkan harus bekerja sebagai karyawan di perusahaan orang. Nah jika kamu juga ingin mencoba merintis karismu sendiri, berikut adalah 7 bisnis kreatif yang bisa kamu coba.

1. Snack Unik

Kamu bisa mencoba trobosan baru dengan menciptakan produkmu sendiri. Ide ini rasanya sangat sayang untuk kamu lewatkan. Coba gali ide kreatifmu tentang jenis snack apa yang ingin kamu produksi. Kamu bisa mencari rasa dan bahan snack yang mungkin masih jarang digunakan sehingga produkmu bisa mencuri perhatian pasar.

2. Home Living Products

Buat kamu yang memilii jiwa kreativitas yang tinggi, kamu bisa coba ide bisnis yang satu ini. Kamu bisa mengreasikan produk-produk seperti seprai, sarung bantal, taplak meja dan lainnya dengan kreasimu sendiri. Kamu memulai menjual produkmu melalui media sosial jika kamu belum memiliki modal yang cukup untuk membuat sebuah store.

3. Coffee Shop

Saat ini bisnis coffee shop memang sudah menjamur, namun kamu tetap bisa mencoba menjalankan bisnis yang satu ini kok. Kamu bisa menambahkan kreativitasmu dalam mendesain coffee shop milikmu. Dengan begitu kamu bisa menarik minat banyak pengunjung.

4. Katering Makanan Sehat

Sebagian besar orang di zaman sekarang sudah mulai menyadari pentingnya kesehatan bagi diri mereka. Nah, karena kebanyakan makanan yang dijual diluar agak kurang sehat, kamu bisa mulai terobosan baru untuk menyediakan jasa katering makanan sehat. Siapa tahu bisnismu ini bisa berkembang pesat dengan waktu yang tergolong singkat.

5. Custom Case

Untuk kamu yang memiliki jiwa seni tinggi, kamu bisa mencoba bisnis ini. Saat ini banyak orang yang cenderung merasa bosan dengan case handphone yang biasa-biasa saja. Kamu bisa memanfaatkan kondisi ini dengan membuka bisnis custom case.

6. Konsultan Videographer

Jika kamu sudah ahli dalam hal videography, kamu bisa nih menyediakan jasa konsutan untuk videografi. Lumayanlah, kamu akan dapat penghasilan lebih disamping pekerjaanmu sebagai seorang videographer.

7. Event Organizer

Buat kamu yang suka banget membuat konsep sebuah acara, kamu bisa mengembangkan kelebihanmu itu dengan menyedia jasa event organizer. Peluang bisnisnya juga cukup menjanjikan kok.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top