Trending

Kenapa Sih Istilah Pribumi Masih Sensitif?

Kalau merujuk dari Kamus Besar Bahasa Indonesia alias KBBI, Pribumi diartikan sebagai penghuni asli; yang berasal dari tempat yang bersangkutan. Sebuah kata yang umum sebetulnya dan tak memiliki muatan apa-apa. Tapi kenapa istilah ini bisa menjadi begitu sensitif?

Di Era Kolonial Belanda Istilah Pribumi Digunakan Sebagai Alat Pecah Belah Dan Dalih Pembantaian

Belanda lewat organisasi VOC yang menguasai Indonesia saat itu membagi masyarakat menjadi tiga golongan. Pribumi alias Inlanders dipakai sebagai kelompok penduduk dari suku asli. Vreemde Oosterlingen, digunakan sebagai penyebutan keturunan Cina, India, Arab. Dan terakhir masyarakat Eropa Belanda sendiri. Sedari awal masing-masing golongan ini dibagi kastanya dengan hak dan kewajiban yang tak sama.

Memasuki Abad 17 imigrasi warga keturunan Tiong Hoa makin deras. Para pendatang ini dikenal baik tingkah lakunya dan lebih bisa berbaur dibanding warga Belanda Eropa. Ditambah kemampuan berdagang mereka yang di atas rata-rata, membuat VOC menjadi cemas.

Untuk mencegah kekuasaannya tergusur, akhirnya penangkapan dan penindasan dilakukan Belanda terhadap warga Tionghoa. Dengan menggunakan cap “non pribumi”, pembantaian pun dimulai 9 Oktober 1740 dan memakan korban jiwa lebih dari 10.000 jiwa. Mula-mula 500 orang Tionghoa yang ditahan dibantai. Kemudian VOC bergerak ke rumah sakit dan setelah itu meluas ke seantero kota. Peristiwa pembantaian orang-orang Cina di Batavia ini dikenal dengan Geger Pecinan.

Malapetaka Lima Belas Januari, Malapetaka Yang Juga Menggunakan Istilah Pribumi

Memasuki era 70-an sejumlah cendekiawan dan mahasiswa mulai merasa tak puas dengan kepemimpinan presiden Soeharto pada waktu itu. Besarnya peran modal asing khususnya Jepang dituding tak berpihak pada warga lokal.

Puncaknya pada 15 Januari 1974 bertepatan dengan kedatangan Perdana Menteri Jepang, Tanaka Kakuei ke Indonesia yang disambut aksi demonstrasi. Dengan menggaungkan istilah keberpihakan kepada pribumi, demo itu pun berubah menjadi kerusuhan yang dikenal dengan Malapetaka lima belas Januari alias Malari.

Jakarta berasap, penghancuran dan penjarahan terjadi di mana-mana. Belakangan tidak hanya menyasar produk-produk Jepang, massa juga melampiaskan kekesalannya kepada perusahaan-perusahaan Tionghoa. Pada Peristiwa Malari ini, setidaknya sebelas orang tewas dan 300 lainnya luka-luka. Sebanyak 807 mobil dan 187 sepeda motor dibakar, 144 bangunan ikut rusak. Sekitar 775 orang ditahan menyusul aksi pemerintah memadamkan kerusuhan tersebut, beberapa terdiri dari anak di bawah umur.

Mei 98, Ketika Istilah Pribumi Jadi Tameng Kekerasan Dan Istilah Non-Pribumi Jadi Alasan Menghunus Pedang

Selanjutnya tentu saja peristiwa kerusuhan 1998. Saat itu etnis Tionghoa menjadi korban kekerasan, penjarahan dan diskriminasi hebat. Peristiwa ini merupakan buntut dari kesenjangan ekonomi dan kebencian berdasar prasangka kepada etnis Tionghoa.

Sedihnya ketika itu masyarakat kita menuliskan kalimat “milik pribumi” pada rumah dan toko mereka agar aman dari pembakaran. Kalimat singkat tersebut kalau kita renungi sebetulnya berarti “ini milik pribumi, jangan dijarah dan dibakar” dan sebaliknya kalau tak ada tulisannya berarti “ini milik non pribumi silahkan di…”

Nyatanya ketika itu jatuh korban dari kita semua. Ya, kita semua! Sekian banyak korban jiwa yang meninggal karena terjebak dalam toko atau rumah yang terbakar. Harta benda banyak yang ludes terbakar dan dijaarah. Semua dikecam ketakutan dan ekonomi pun lumpuh.

Guna Meredam Rasa Sensitif Tersebut Habibie Pun Mengeluarkan Instruksi Presiden

Membaca urusan kata pribumi dan non pribumi yang begitu sensitif, Presiden Habibie yang menggantikan Presiden Soeharto pun bergerak cepat untuk melakukan rekonsiliasi nasional. Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998 pun dikeluarkan, intinya tentang Menghentikan Penggunaan Istilah Pribumi dan Non pribumi dalam Semua Perumusan dan Penyelenggaraan Kebijakan, Perencanaan Program, ataupun Pelaksanaan Kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan. Dalam peraturan tersebut, penggunaan istilah pribumi dihentikan dalam semua kegiatan penyelenggaraan pemerintah. Penggunaan kata Warga Negara Indonesia alias WNI pun lebih dikedepankan.

Kampret Itu Binatang Sejenis Kelelawar, Tapi Salah Konteks Ketika Digunakan Dalam Kalimat Bisa Membuat Orang Marah Bukan?

Kata memang punya arti baku dalam kamus. Serupa kampret yang diterjemahkan sebagai kelelawar kecil pemakan serangga, hidungnya berlipat-lipat. Tapi pasti berbeda artinya jika kamu lontarkan itu kepada orang lain dengan nada yang kesal.

Nah, gambaran di atas hanya sebagian contoh kecil dari sekian banyak letupan peristiwa urusan yang berkaitan dengan istilah pribumi dan non pribumi. Dengan sejarah panjang soal kata pribumi dan non pribumi macam itu, menjadi wajar jika sebagian kita masih begitu sensitif dengan istilah tersebut.

Namun, tokoh-tokoh nasional macam Presiden Jokowi sampai yang terakhir Gubernur DKI Anies Baswedan sudah mulai menggunakan lagi istilah ini. Kita hanya bisa berharap, jika pun istilah itu masih akan digunakan, semoga sesuai konteks yang lebih positif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan Kenapa Cewek Tak Pernah Ngechat Cowok Lebih Dulu

Kamu sebagai seorang cowok yang sedang menjalin pendekatan dengan cewek yang kamu suka pasti pernah kesal hanya karena chat. Ya, memang untuk urusan chat, cewek sangat jarang memulainya duluan.

Tapi semua itu pasti karena suatu alasan tertentu. Nah kalau kamu penasaran, berikut adalah 7 alasan cewek tidak mengirim chat padamu terlebih dulu.

1. Takut Dikira Cari Perhatian

Beberapa cewek memang memiliki sifat pemalu. Hal ini membuat mereka cenderung seperti menutup diri kepada orang lain. jangankan untuk bertemu, untuk sekedar mengirim chat duluan saja dia tak akan berani melakukannya.

2. Sibuk

Ini biasanya disebut sebagai alasan yang klasik. Namun pada kenyataannya ada juga yang mengalaminya. Mungkin dia memang sedang sibuk dengan aktivitasnya sendiri sehingga tak emmiliki waktu untuk sekedar mengirim chat kepadamu.

3. Tidak Lihai Mengobrol Lewat Chat

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Ada beberapa orang yang sangat aktif saat sedang chat, namun pasif saat bertemu secara langsung. Ada juga beberapa orang yang tidak lihai mengobrol lewat chat, namun sangat asyik saat diajak mengobrol secara langsung.

4. Terbiasa Dichat Duluan

Kebiasaan memang sebuah hal yang sangat sulit untuk dirubah. Kalau cewek yang kamu dekati adalah orang yang terbiasa menerima chat duluan dibanding memulai mengirim chat kepada orang lain, maka dia pun tak akan mengirim chat kepadamu tanpa kamu mulai terlebih dulu.

5. Gengsi

Biasanya alasan ini adalah alasan yang paling banyak dimiliki oleh para cewek. Mereka tidak mau mengirim chat duluan kepadamu karena mereka gengsi untuk melakukannya.

6. Merasa Nggak Nyambung Bicara Denganmu

Jika dia tak pernah mengirim chat kepadamu duluan, bisa jadi itu merupakan suatu tanda bahwa dia malas denganmu. Baginya, tidak ada yang menarik denganmu. Jadi jangan berharap lebih yan bro, masih banyak kok cewek lainnya.

7. Nggak Suka Denganmu

Ini bisa jadi alasan paling menyakitkan, dia tidak mengirim chat padamu duluan karena memang dia ngga suka padamu. Jadi lebih baik mundur daripada kamu harus semakin sakit hati karenanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Tanda yang Dimiliki oleh Orang dengan IQ yang Tinggi

Kecerdasan yang dimiliki setiap orang memang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Biasanya, kecerdasan tersebut bisa terlihat dari IQ yang dimiliki. Nah, sebenarnya kamu bisa loh melihat apakah seseorang tersebut memiliki IQ yang tinggi atau tidak dengan 10 tanda yang dimiliki oleh mereka.

1. Mudah Tersenyum Sendiri

Meski sering tersenyum sendiri, bukan berarti mereka orang gila loh. Biasanya mereka tersenyum sendiri saat menemukan sebuah ide yang cemerlang. Orang cerdas biasanya memiliki dunia imajinasinya sendiri namun mereka tetap bisa kembali sadar akan realita yang ada di depannya.

2. Seringkali Mudah Bosan

Orang yang cerdas akan mudah merasa bosan saat menjumpai sebuah masalah yang mudah dan tidak menantang baginya. Hal ini terjadi karena semakin tinggi IQ seseorang, maka semakin mudah baginya untuk memecahkan sebuah masalah yang rumit. Jadi mereka akan mudah bosan saat tidak menemukan sebuah tantangan yang baru.

3. Cenderung Tidak Terkenal

Orang yang memiliki IQ tinggi memang sangat jarang ada di dunia ini. Kecerdasan yang mereka miliki membuat mereka sulit untuk bergaul dengan masyarakat pada umumnya. Hal inilah yang membuat mereka lebih suka menyendiri dan cenderung tidak terkenal.

4. Biasanya Gemar Tidur Larut Malam

Orang yang memiliki IQ tinggi biasanya mengalami kesulitan untuk tidur lebih awal. Semakin tinggi IQ yang dimiliki maka akan semakin banyak pula area di otaknya yang aktif. Saat mereka berusaha untuk tidur, akan selalu ada saja yang muncul dalam otaknya. Mereka bisa tidur saat otaknya sudah mengalami kelelahan.

5. Biasanya Berpenampilan Nyentrik dan Seringkali Dikira Aneh

Kecerdasan yang dimilikinya membuatnya memiliki kreasi sendiri dalam hal berpenampilan. Hal inilah yang terkadang membuat orang dengan IQ yang tinggi seringkali dianggap aneh dalam berpenampilan.

6. Memiliki Rasa Percaya yang Tinggi

Dengan IQ tinggi yang dimilikinya, mereka sadar bahwa mereka memiliki kelebihan dibanding orang pada umumnya. Hal inilah yang membuat kepercayaan diri mereka pun meningkat. Namun kepercayaan yang terlalu besar akan menjadi boomerang bagi diri mereka sendiri.

7. Biasanya Sukar Menghargai Orang Lain

Salah satu boomerang yang akan terjadi pada diri orang-orang dengan IQ tinggi adalah sukarnya mereka untuk menghargai orang lain. hal ini disebabkan mereka memiliki kepercayaan diri yang terlalu besar sehingga membuat mereka merasa menjadi orang yang paling pintar dibanding yang lainnya.

8. Seringkali Memiliki Keinginan yang Muthlak dan Sulit Dihentikan

Biasanya orang dengan IQ tinggi termasuk orang yang keras kepala. Saat mereka sudah menginginkan suatu hal, maka mereka akan berusaha semaksimal yang mereka bisa untuk meraihnya dan akan sangat sulit untuk bagi orang lain untuk menghentikannya.

9. Sering Bicara Sendiri

Orang dengan IQ yang tinggi memiliki kemampuan dalam menciptakan ruang diskusi di kepalanya. Hal inilah yang menyebabkan mereka seringkali berbicara sendiri.

10. Sadar akan Pentingnya Penggunaan Bahasa yang Baku

Kecerdasan yang dimiliki oleh mereka dengan IQ yang tinggi membuat mereka memiliki gagasan atau konsep yang rumit. Karena itulah mereka sadar bahwa mereka harus menggunakan bahasa yang baku agar orang lain bisa memahami apa yang mereka maksudkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Kado Spesial yang Cocok untuk Sang Ibunda Tercinta di Hari Bahagia

Biasanya nih kalau sudah dekat hari ulang tahun ibu, kamu sebagai anak akan bingung memilih kado apa yang cocok untuk kamu berikan kepada ibumu tercinta. Nah sekedar masukan nih, berikut adalah 7 kado spesial yang mungkin bisa kamu jadikan pilihan untuk ibundamu.

1. Gelang Simple yang Minimalis

jika kamu sudah memiliki penghasilan yang lumayan, kamu bisa saja memberikan ibumu sebuah gelang, entah itu berbahan emas atau bahan aksesoris lainnya. Pilihlah model gelang yang simple nan minimalis untuk mempercantik penampilan ibumu.

2. Rangkaian Bunga

Bakal jadi momen yang manis saat kamu tiba-tiba memberi ibumu rangkaian bunga yang cantik dan juga segar. Kamu bisa membelinya dan langsung memberikannya kepada ibumu. Dijamin ibumu pasti akan sangat senang menerimanya.

3. Robe

Kamu pasti sudah tahu kan apa itu robe? Robe adalah sejenis jubbah cantik. Kamu bisa memilih robe yang sesuai dengan kesukaan ibumu, baik dari warna maupun bentuknya.

4. Tanaman Herbal

Biasanya orang yang tak suka dengan obat-obatan lebih memilih menanam tanaman herbal untuk pengganti peran obat kimia. Nah, nggak ada salahnya kamu coba memberi ibumu kado berupa tanaman herbal yang bermanfaat untuk kesehatannya.

5. Piyama

Kamu bisa carikan piyama dengan bahan yang halus dan berkualitas tinggi. sehingga ibumu bisa dengan nyaman memakainya saat tidur. Alhasil ibumu pun bisa lebih nyenyak saat tidur malam.

6. Jar untuk Menyimpan Peralatan Memasak

Agar dapur bisa lebih tertata, kamu bisa memberi kado kepada ibumu yang gemar memasak berupa jar yang simple dan kece. Selain berguna untuk menyimpan peralatan masak, jar ini juga bisa dimanfaatkan untuk mempercantik dapur loh.

7. Tas

Kalau ibumu gemar mengoleksi tas cantik, nggak ada salahnya kamu memberinya kado sebuah tas yang sesuai dengan kesukaan ibumu. Pasti ibumu akan senang menerimanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top