Feature

Kenapa Orang Indonesia Banyak Yang Ke Australia?

Memangnya seberapa banyak? Mungkin sebagian bertanya demikian. Namun, data terakhir Kedutaan Besar RI di Canberra menunjukkan rata-rata ada 150 ribu orang Indonesia mengunjungi negeri Kanguru tersebut setiap tahunnya.

Salah satu daya tariknya, karena iklim di Australia termasuk unik. Meskipun benua ini berada tidak jauh dari khatulistiwa, Australia termasuk negara empat musim. Tentunya bisa menawarkan perspektif baru bagi orang Indonesia yang mungkin bosan dengan mengalami musim kemarau dan hujan saja.

Jadi kalau mau berlibur ke negara ini, kita harus menyesuaikan waktunya secara tepat. Karena berbeda musim akan memberikan pengalaman yang berbeda pula. Umumnya wisatawan asing cenderung mengunjungi Australia saat musim panas. Untuk itu ada baiknya datang saat musim gugur, semi ataupun dingin. Selain karena tidak ramai wisatawan lain, harga tiket penerbangan maupun ongkos akomodasi cenderung lebih murah. Untuk tahu pastinya, coba klik di sini.

Apa cuma soal musim? Itu hanya hal pembuka dari keseluruhan daya tarik Australia. Hal paling utama yang akan membuatmu ingin pergi kesana adalah daya tarik wisatanya. Nah, salah satunya adalah Brisbane, ibu kota dari Queensland. Seru untuk kita ketahui karena sekurangnya 4,6 juta pengunjung domestik dan 900 ribu turis asing memilih kota ini sebagai tujuan wisata. Apa saja itu?

Tak Cuma Bertemu, Kamu Bisa Berfoto Bersama Koala Dan Kanguru di Lone Pine Koala Sanctuary

kanguru

Foto: Dhimas Wisnu Mahendra

Ini adalah penangkaran koala tertua di dunia dan sudah berdiri sejak tahun 1927. Di sini kita bisa berfoto bareng dengan koala nan lucu dihabitat aslinya. Tidak hanya koala, kita juga bisa bertemu hewan lambang negara Australia, yaitu Kangguru. Kamu juga bisa menonton aksi pencukuran bulu domba, sebuah aktivitas yang sudah lama dipraktekkan orang Australia.

Berharaplah Cuaca Cerah ketika ke Mount Coot-Tha, Agar Bisa Melihat Pulau Terdekat

mount coot tha

Selain kota yang dipadati gedung-gedung tinggi maupun bangunan bersejarah, Brisbane juga memiliki sebuah ikon, yaitu gunung Mount Coot-Tha. Gunung yang berada 300 meter di atas permukaan laut, menawarkan pemandangan menyeluruh dari seluruh kota. Menikmati pemandangan sunset pun menjadi begitu mempesona dari sini. Kalau cuaca sedang cerah, kita bahkan bisa melihat pulau Moreton.

Jangan lupa untuk mampir ke planetarium Sir Thomas yang tidak jauh dari lokasi Mount Coot-Tha Lookout. Di sini kita bisa mempelajari alam semesta, sekaligus melihat replika baju antariksa Neil Amstrong, manusia pertama yang mendarat di Bulan.

Melihat Keindahan Kota Dari Ketinggian The Wheel of Brisbane

wheel of brisbane

Kalau kota London memiliki London Eye dan Singapura memiliki Singapore Flyer, kota Brisbane memiliki The Wheel of Brisbane. Salah satu ikon baru dari kota ini, The Wheel of Brisbane merupakan kincir raksasa yang berada di South Bank Parklands. Karena tingginya yang mencapai 60 meter, kita dapat memandang seluruh kota Brisbane tanpa penghalang.

Wisata Kuliner? Kamu Harus Datang Ke Karnaval Di Brisbane

Good Food Wine Show

Good Food Wine Show

Ketika berkunjung ke kota ini salah satu yang harus dicoba adalah wisata kulinernya. Kalau waktumu singkat namun ingin mencoba semuanya, salah satu event wajib yang harus disambangi adalah Good Food and Wine Show Brisbane. Ini adalah karnaval makanan yang memadukan bahan-bahan lokal fresh asli Brisbane yang telah diolah oleh tangan-tangan para koki terbaik. Kita juga bisa langsung belajar pada ahlinya, karena dalam festival ini terdapat kelas-kelas yang dibimbing oleh para masternya. Good Food and Wine Show biasanya diadakan tiap bulan Oktober.

Selain karnaval, kita juga bisa mencicipi restoran yang berada di jalan-jalan kota. Jika ingin suasana yang sejuk kamu bisa ke di The Pitstop Cafe on Mt Mee yang letaknya di pegunungan. Di sini kamu bisa menikmati kopi sambil melihat pemandangan Queensland atau bisa juga di Picnic Point Cafe & Restaurant di Toowoomba yang punya view luar biasa. Ditambah lagi ada ruang privat untuk kamu yang ingin menikmati waktu berdua.

Tidak hanya itu saja, bagi yang senang berpetualang secara casual bisa mencicipi restoran yang berada di jalan-jalan kota. Namun, bagi yang ingin mendapatkan suasana romantis bisa melirik makan malam di pinggir sungai Brisbane.

Atau Kamu Cuma Mau Bersantai di pinggir pantai?

pantai-brisbane

Salah satu daya tarik utama Brisbane adalah iklimnya yang penuh matahari yang bisa dinikmati sambil bersantai di pinggir pantai. Jika kita berkendara ke arah selatan, ada Byron Bay sebagai salah satu pantai yang diklaim masuk kelas dunia. Sementara jika menuju utara ada Mooloolaba atau Kings Beach on the Sunshine Coast. Sedikit keluar menuju Gold Coast ada spot pantai favorit Burleigh dan Coolangatta.

Kunjungi Hutan Tropis, Tempat Menemukan Arti Diri

hutan-brisbane

Foto: Dhimas Wisnu Mahendra

Dengan hanya menempuh perjalanan sekitar satu jam dari Brisbane, kita akan menemukan pemandangan yang sangat berbeda. Karena disini ada Scenic Rim, yang merupakan hutan sub tropis terbesar di dunia.

Kita dapat menikmati Scenic Rim dengan berkendara menggunakan mobil, atau bisa dengan memilih berjalan kaki. Nikmati suasana yang tenang dan hijaunya pemandangan, sesuatu yang tak pernah ditemui di daerah perkotaan.

Kita juga dapat berkunjung ke Tamborine Rainforest Skywalk untuk mendapatkan pemandangan yang sangat indah sekaligus memompa adrenaline. Bermain di jembatan gantung yang membentang sejauh 40m dan berada pada ketinggian 30m dari permukaan tanah. Berjalan di antara ketinggian pohon-pohon.

Tertarik? Mencari Akomodasi Sesungguhnya Mudah!

brisbane

Foto: Dhimas Wisnu Mahendra

Untuk kita orang Indonesia, pilihan penerbangan ke Brisbane bisa dibilang lebih dari cukup. Coba tengok situs Wego yang memberikan gambaran beragam waktu penerbangan yang bisa Anda pilih untuk ke Brisbane. Jangan lupa untuk direncanakan beberapa waktu sebelumnya untuk mendapatkan harga yang terjangkau, sesuai budget.

Bagaimana dengan penginapan? Brisbane juga punya banyak pilihan akomodasi penginapan. Mulai dari penginapan bertipe guest house sampai hotel franchise ternama yang bisa ditemui di sini. Jadi tidak perlu khawatir untuk urusan yang satu ini. Yuk, cocokan karakter traveling kamu dengan beragam jenis penginapan yang disediakan di Brisbane.

Dipersembahkan oleh

Dipersembahkan oleh



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Wisata Hits di Bandung Ini Wajib Kamu Kunjungi, Ada Karpet Aladdin Juga di Sana

Bandung merupakan kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Nah ada yang baru nih di Bandung. Kamu harus coba datang ke destinasi wisata Bandung yang satu ini. Nama tempatnya adalah Dago Dream Park. Tempat ini menjadi salah satu tempat yang hits saat ini di Bandung.

Wisata Ini Dikemas dengan Berbagai Wahana Permainan Menarik dan Juga Keindahan Alamnya yang Menakjubkan

Tempat ini sangat cocok untuk kamu jadikan tujuan wisata, baik bersama keluarga, teman maupun pacar. Udaranya yang sejuk dan alamnya yang asri menjadi nilai lebih dari tempat wisata ini. Wisata ini terletak di tengah hutan pinus. Konsep alamnya sangat kece, ditambah dengan wahana permainan dan spot foto yang instagramable banget.

Ada Banyak Wahana Permainan yang Patut Kamu Coba di Dago Dream Park Ini

Wisata Dago Dream Park ini menyediakan banyak wahana yang pastinya menarik hati. Misalnya ada sepeda angkasa, perahu dayung, sky gliding, taman labirin, dan masih banyak lainnya. Kamu bisa memilih tempat ini untuk menghabiskan libur akhir pekanmu.

Tak Hanya Wahana Permaian Saja, di Sini Juga Tersedia Banyak Spot Foto yang Keren Abis

Sesuai dengan namanya, yaitu “dream park”, wisata yang satu ini juga menawarkan banyak spot foto yang kece. Hasil fotonya bisa seolah kamu sedang ada di negeri dongeng loh. Misalnya ada spot foto di permadani Aladdin. Kamu bisa mendapatkan foto seolah kamu sedang terbang di atas karpet. keren kan.

Tiket Masuknya Terjangkau Banget, Hanya 20 Ribu Rupiah Saja

Tak perlu takut kantongmu akan bolong. Harga tiket masuk wahana wisata ini sangatlah murah, yaitu hanya 20 ribu rupiah saja. Gimana? menarik kan? Jadi kapan nih kamu mau main-main ke Bandung dan mampir ke destinasi wisata yang satu ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Penginapan Kece di Yogyakarta dengan Harga yang Terjangkau Abis

Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati oleh para wisatawan. Selain karena wisata budayanya yang menarik, wisata kuliner Yogyakarta pun tak kalah spektakuler. Nah untuk melengkapi perjalanan wisatamu, tentu kamu butuh penginapan yang tak kalah menariknya. Berikut adalah 7 penginapan kece yang bisa kamu jadikan pilihan menginap saat bepergian ke Yogyakarta.

1. Yogyakarta BnB

Sumber : @eka_yazid

Penginapan ini bisa kamu jadikan salah satu opsi saat kamu berkunjung ke Yogyakarta. Lokasi penginapan ini sendiri terletak sekitar 400 meter dari Istana Kepresidenan Yogyakarta dan Jalan Malioboro. Di penginapan ini kamu juga sudah bisa menikmati fasilitas berupa WiFi dan sarapan gratis. Harganya juga sangat terjangkau, yaitu hanya Rp. 80.000 per malam.

2. Trava House

Sumber : @travahouse

Trava House merupakan penginapan dengan desain yang cukup menarik, yaitu bertemakan industrialis. Penginapan ini menyediakan fasilitas WiFi, sarapan gratis dan juga kolam renang. Harganya juga cukup bersahabat kok, hanya Rp. 75.000 saja per malam.

3. Hoz BnB

Sumber : @hozbedandbreakfast

Penginapan yang satu ini cukup populer di kalangan traveler. Lokasinya terletak di Jalan Gedongkiwo Yogyakarta. Hanya dengan membayar Rp. 75.000 saja per malam kamu sudah bisa menikmati fasilitas berupa WiFi dan sarapan gratis loh.

4. Edu Hostel

Edu Hostel merupakan penginapan yang memiliki konsep dormitory. harganya pun sangat bersahabat, yaitu hanya Rp. 80.000 per malam. Dengan harga tersebut, kamu sudah bisa menikmati beragam fasilitas yang ditawarkan oelh Edu Hostel, yaitu living room, locker, WiFi dan area rooftop.

5. Abrakadabra Art BnB

Sumber : @abrakadabraartbnb

Penginapan ini terletak di pusat kota Yogyakarta. Setiap kamar di penginapan ini didesain dengan tema yang berbeda dan dengan desain interior artsy. Dengan mengeluarkan uang Rp. 60.000 per malam kamu sudah bisa menikmati fasilitas penginapan berupa WiFi, sarapan gratis dan kolam renang.

6. Pondok Sare

Sumber : @pondok_sare

Pondok sare merupakan penginapan yang memiliki desain interior modern dengan dominasi warna putih. Tarif untuk menginap di penginapan ini juga cukup terjangkau, yaitu Rp. 65.000 per malam dengan fasilitas fish therapy, living room, WiFi, dan juga sarapan gratis.

7. Wood Stone Hostel

Sumber : @woodstonehostel

Penginapan ini terletak di dekat Keraton Yogyakarta, Istana Kepresidenan Yogyakarta dan Benteng Vredeburg. Dengan harga Rp. 69.000 per malam kamu sudah bisa menikmati fasilitas penginapan berupa taman, bar, WiFi dan sarapan pagi ala Inggris atau Irlandia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tips

Memilih Tempat Makan: Jangan Terlalu Percaya pada Foto di Instagram

Segala sesuatu bisa dicari dengan telepon genggam. Tanpa terkecuali, memilih tempat makan. Tak hanya mendengar saran dari kawan, instagram jadi salah satu media yang sering sekali dipakai untuk menentukan, “Mau makan dimana kita, Kawan?”

Selain memeriksa semua ulasan di yang netizen lain berikan, foto-foto yang berseliweran di akun resmi dari tempat makan yang ingin dikunjungi, jadi hal lain sebagai bahan pertimbangan mau makan di sana atau di tempat lain. Setelah, itu selalu ada dua kemungkinan. Puas dengan ekspektasi dari Instagram atau kecewa karena kenyataan yang didapati jauh dari perkiraan.

Ulasan dan Foto yang Dibagikan, Kadang-kadang Tak Murni Datang dari Pengunjung Tempat Makan

Jadi, usut punya usut, jika kamu cukup jeli untuk memerhatikan aktivitas di media sosial dari sebuah restoran atau tempat makan, ada beberapa akun yang kerap kali terlihat berseliweran untuk memberikan komentar. Dan yang pasti, itu komentar baik untuk tempat makan tersebut.

Kepalang percaya apa yang terlihat pada beberapa kolom ulasan, kita sering menjadikan itu sebagai acuan. Jika tempat yang sedang jadi incaran ini mungkin memang benar-benar bagus, makanannya enak, hingga fasilitasnya pun yahud. Padahal, tak selalu, loh! Kadang kala, mereka yang memberi komentar adalah orang-orang bayaran yang memang disengaja, ya walau tak semua tempat makan melakukan hal yang sama.

Filter Foto yang Ciamik, Jadi Hal Lain yang Tak Perlu Dipercayai

Jangan terlalu berharap banyak pada potret yang enak dipandang. Kecanggihan ponsel dan teknologi sering kali menipu mata. Yap, di Instagram misalnya. Beberapa sudut ruangan, hingga meja dan kursi di suatu tempat makan selalu terlihat menarik dan tertata dengan baik. Padahal kalau sudah ke tempat aslinya, yang didapati seringnnya berbeda.

Benar memang, kita ‘kan ke sana untuk makan. Bukan mempermasalahkan foto-foto bagus yang ada di akun instagram. Namun, lebih dulu diberi suguhan pemandangan yang indah-indah, otomatis memaksa kita untuk ikut berandai-andai dan membayangkan sesuatu yang apik akan ada di depan mata. Hmmm, sayangnya situasi memang sering lebih indah jika menjadi foto saja.

Karena Ekspektasi Kadang Tak Sesuai dengan Kenyataan yang Didapati

Yap, di foto mungkin taman restorannya hijau dan subur. Padahal kenyataannya, gersang dan kering kerontang. Di foto, meja dan kursinya terlihat bagus dan menawan, padahal yang didapati justru jauh dari harapan. Hal-hal remeh seperti ini kadang jadi sesuatu yang membuat diri kecewa. Apalagi jika ternyata makanannya juga tak seenak komentar para netizen yang budiman. Meski kadang lidah orang berbeda dalam mengecap rasa, tapi jangan terlalu berekspekatasi tinggi, ya!

Demi mencari tahu lebih jelas, kamu bisa melihat ulasan yang ada di akun resmi dari tempat makan tersebut saja. Coba lihat beberapa foto hasil tag, yang orang lain lakukan. Biasanya, ini lebih terlihat murni daripada yang ada di laman Instagram mereka.

Kalau Masih Ingin Percaya Ulasan di Media Sosial, Pastikan Lebih Banyak Komentar Baik daripada Buruknya

Tak ada yang salah memang dari percaya kolom komentar di media sosial. Karena biar bagaimanapun, masih banyak tempat makan yang memang mendapat komentar baik dan juga memiliki pelayanan serta suasana yang apik pula. Tinggal bagaimana kita pintar-pintar mencari tahu saja, apalagi jika belum pernah mengunjunginya sebelumnya.

Nah, untuk itu, belajarlah untuk bisa memahami dan mendeteksi dengan baik, berapa banyak komentar baik yang dibubuhkan di ulasan. Ini tak hanya tentang pelayanan saja ya, tapi lihat juga komentar atas rasa makanan yang dijajakan oleh mereka. Tempat bagus, tapi makanannya tak enak, untuk apa? Toh kamu tak akan kenyang juga ‘kan hanya dengan foto  yang terkesan instagramable?

Perkara Ini Memang Remeh, tapi Sering Berhasil Membuat Hati Kecewa

Sekilas hal ini emang tak begitu penting untuk dipikirkan. Bahkan beberapa kawan mungin bisa berkata, “Ya, kalau mau enak. Makan di tempat mahal.” Benar memang, tempat bagus tak selalu jadi jaminan untuk ukuran makanan dan pelayanan akan sesuai dengan yang kita harapkan. Tapi, bukannya tak salah juga bila mengingatkan seorang teman?

Poin penting yang ingin kami sampaikan, bukan tentang makanan enak sesuai dengan kocek yang harus dikeluarkan. Ini lebih kepada, ekspektasi-ekspekatasi kita akan tempat makan yang sering terlihat di media sosial. Terlihat enak dipandang, meski tak selalu benar. Terlihat menyajikan makanan lezat, walau kadang jauh dari kata yang diharapkan.

Mencari ulasan dari instagram sah-sah saja. Tapi jangan terlalu berharap lebih, ya!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top