Trending

Kenali Keunikan Orang Yang Memiliki IQ Tinggi Dengan Gambaran Sikap Ini. Kamu Termasuk?

Tes IQ adalah jenis tes yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang. Untuk kamu yang pernah mengikuti tes IQ dan masih ingat seberapa tinggi nilaimu, mungkin akan berpikir bahwa angka tersebut menunjukkan tingkat kecerdasanmu. Tapi tunggu dulu, hasil dari sebuah tes IQ atau Intelligence Quotient itu tidak mutlak. Karena bisa saja saat tes orang tersebut menyontek, tidak konsentrasi, atau malah kurang sehat.

Salah satu studi yang dilakukan oleh Dr. Adrian Owen, seorang peneliti senior Canada Excellence Research Chair in Cognitive Neuroscience and Imaging di university’s Brain and Mind Institute menyatakan bahwa “Kepintaran yang dinilai hanya dari skor IQ adalah sebuah mitos. Hasil tes IQ tidak benar-benar menunjukkan kepintaran orang secara utuh dan menyeluruh”. Menilik hal itu, maka  indikator berikut ini bisa digunakan untuk dapat mengetahui apakah seseorang tersebut memiliki kepintaran khusus atau tidak.

Mereka Yang Genius Biasanya Mudah Tersenyum, Terutama Jika Ada Ide Cemerlang Yang Sedang Dipikirannya

Seseorang dengan kemampuan diatas rata-rata, biasanya memiliki dunia ideal dengan imajinasi sendiri. Mereka sering berpikir akan hal-hal cemerlang yang orang lain mungkin tidak pernah pikirkan. Hal inilah yang selalu berhasil memacu perasaan miliknya untuk lebih sering tersenyum.

Sesuatu yang tadi disebut sedang dipikirkannya seorang diri, sering membuatnya tersenyum pada waktu yang kurang tepat. Untuk itu lingkungan sekitar akan berpikir bahwa mereka bodoh, karena tiba-tiba tersenyum dengan sendiri tanpa ada penyebabnya. Meski kadang kala tersenyum juga tidak bisa dijadikan indikasi pasti untuk mereka yang cerdas. Karena kebanyakan senyum juga tentu akan menimbulkan tanda tanya yang berarti.

Baginya Malam Adalah Momen Terbaik Untuk Menemukan Imajinasi, Untuk Itu Mereka Sering Begadang

Sebelum menyimpulkan bahwa mereka yang suka begadang adalah cerdas, coba lihat aktivitasnya selama begadang. Lain cerita kalau ternyata begadangnya hanya untuk hal-hal sepele yang tidak penting. Mereka yang memiliki tingkat kecerdasan diatas rata-rata banyak menemukan ide cemerlang saat orang lain sedang tertidur. Ini adalah waktu yang dianggap paling baik untuk bisa berpikir dengan tenang. Semakin tinggi kecerdasan yang dimiliki, semakin banyak pula area otak aktif yang dimilikinya. Tubuhnya hanya akan bisa tertidur, ketika mengalami lelah yang berlebih setelah melewati larutnya malam. Untuk itu waktu tidur yang dibutuhkan akan jauh lebih banyak dari orang normal biasa. Agar dapat mengembalikan kekuatan tubuh yang hilang dan mengistirahatkan otak yang telah bekerja keras tersebut.

Tidak Terlalu Dikenal Oleh Lingkungan Sekitar Karena Cenderung Lebih Suka Menyendiri

Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Harvard menyimpulkan bahwa “Ketika seseorang menghabiskan waktunya sendirian, dirinya cenderung memiliki ingatan yang lebih lama dan kuat di bandingkan dengan orang-orang yang kerap menghabiskan waktu dengan orang banyak”. Hal itu menjadi salah satu ciri-ciri dari orang yang memiliki tingkat IQ diatas rata-rata.

Kebiaasaanya yang lebih suka menyendiri membuatnya tidak terlalu dikenal. Bukan bermaksud menyombongkan diri, tapi segala aktivitasnya akan selalu dilakukan dengan upaya dan kemampuannya. Dia percaya bahwa dirinya memiliki segudang ilmu yang bisa dikembangkannya seorang diri. Selain itu ia juga akan lebih selektif dalam memilih teman. Atau dengan kata lain ia hanya akan berteman dengan seseorang yang lebih dewasa dan bisa menuntunnya ke arah yang jauh lebih baik dari pergaulan dengan orang-orang seusianya.

Disebut Aneh Karena Selalu Beda Dari Orang-Orang Pada Umumnya

Tingkat kecerdasan yang dimilikinya sering membawanya kepada kreasi luar biasa yang kadang mengejutkan. Hal hal ini menjadi sesuatu yang kadang sangat sulit diterima oleh masyarakat umum. Namun jika ternyata hasil dari kreasi yang dilakukannya itu bisa diterima, ia akan dinilai sebagai orang aneh yang memiliki ciri khas.

Segala sesuatu yang sering muncul pada pemikirannya, membuat dirinya merasa memiliki dunia sendiri. Dia pun akan melakukan apa saja yang menjadi keinginannya, tanpa memerdulikan pandangan orang lain akan dirinya. Dengan demikian rasanya wajar jika orang dengan IQ tinggi akan dipandang aneh oleh mereka yang kecerdasannya diangka rata-rata saja. Hanya orang dengan tingkat kecerdasan diatas rata-ratalah yang akan bisa memahami dan mengerti.

Sangat Obsesif Dalam Mengejar Tujuan Yang Di Inginkan, Terlihat Dari Tingkat Percaya Dirinya Yang Tinggi

Coba perhatikan orang-orang yang ada di sekitarmu atau diri kamu sendiri. Bila kamu menemukan seseorang yang terlihat sering berpikir logis dan bersikap rasional  dalam menjalani kehidupannya bisa jadi dia memiliki IQ tinggi. Dia memang memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan memanfaatkan kecerdasan yang memang lahir secara alami dari dirinya. Semua sikap tersebut akan menuntunnya untuk mencapai obsesi besar dalam hidupnya. Terutama dalam mewujudkan mimpi-mimpi yang memang jadi keinginannya. Hal ini bisa diihat dari tingkat percaya diri yang dimilikinya. Baik dari segi antusiasme dan kecintaannya akan sesuatu yang memang dia inginkan. Dirinya akan selalu bersemangat dalam memanfaatkan peluang yang ada dihadapannya. Dia tahu betul apa yang menjadi keinginannya sangat sulit untuk dipengaruhi atau dihentikan. Kegigihannya membuat dia terlihat menonjol.

Bukan Bermaksud Terlihat Formal Tapi Ia Sadar Akan Pentingnya Pemakaian Bahasa Baku Dalam Komunikasi

Berbeda dengan orang biasa pada umumnya, mereka yang memiliki IQ tinggi biasa lebih sering menggunakan bahasa baku saat berkomunikasi. Kemampuan intelektual yang tinggi membuat mereka sadar bahwa gagasan atau pemikiran yang dimilikinya akan terasa rumit bagi orang lain. Maka dirinya perlu berbicara dengan frekuensi dan bahasa yang mudah dimengerti oleh banyak orang.

Salah satunya dengan pemakaian bahasa baku dan pemilihan struktur kalimat dan kata yang sederhana. Hal ini dilakukan agar lawan bicaranya bisa dengan mudah memahami maksud yang ingin ia sampaikan. Namun bisa juga kebiasaan tersebut dibentuk oleh lingkungannya sehari-harinya.

Sangat Gampang Merasa Bosan Ketika Dihadapkan Dengan Sesuatu Yang Monoton dan Tidak Menantang

Semakin tinggi tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang, membuatnya semakin mudah untuk mempelajari sesuatu yang baru. Hal ini pula yang membuatnya lebih mudah merasa bosan akan sesuatu yang ia jalani. Dirinya akan selalu mencari hal baru yang lebih bisa membuatnya merasa tertentang. Kemampuannya untuk memecahkan masalah dan teka-teki yang menantang membuatnya  puas. Setelah itu ia akan mencari hal-hal baru yang belum pernah dia taklukkan. Tipekal orang seperti ini tidak tertarik lagi untuk  melakukan sesuatu yang telah berhasil dikerjakannya.

Setiap orang memang tercipta sebagai seseorang yang cerdas meski dengan tingkat IQ yang berbeda-beda. Namun terlepas dari tinggi atau tidaknya IQ yang dimiliki, beberapa hal di atas menjadi gambaran. Kamu pun jadi bisa mengetahui ciri-ciri orang yang memang memiliki IQ tinggi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Nuansa Penerbangan yang Tidak Dirasakan Oleh Kamu yang Menjadi Penumpang

Bepergian keluar kota atau ke luar pulau memang paling efisien ditempuh dengan pesawat. Selain nyaman, ketepatan waktu pun menjadi perhitungan. Meskipun ada beberapa maskapai yang kerap delay atau meleset dari jadwal. Namun, sebagai penumpang ternyata ada beberapa hal yang tidak diraskan saat terbang dengan pesawat. Tetapi hanya seorang pilot lah yang merasakan.

Nuansa penerbangan yang kerap tersembunyi selama ini, ternyata coba dibocorkan oleh seorang pilot profesional yang dikutip dari Bright Side. Nuansa ini dirasakan oleh pilot karena pilot dan pramugari profesional memiliki pelatihan khusus yang setara dengan agen rahasia. Sehingga mereka peka terhadap detail terkecil, malfungsi dan hal-hal lain bahkaan saat ia duduk di kursi penumpang biasa.

Pilot Tau Terkait Pesan Delay Suatu Penerbangan

Tidak semua atau semua penumpang yang tidak tahu mengenai tertundanya penerbangan. Patrick Smith, pilot dan penulis Ask the Pilot mengatakan, kalau setiap penumpang  dapat bertanya kepada pramugari tentang permasalahan yang terjadi, sehingga membuat penerbangan anda delay.  Jika pesawat parkir di landasan terlalu lama, sekitar 20 menit atau lebih.

Pilot Kerap Memperhitungkan Jarak Pintu Darurat

Orang yang sering bepergian dengan pesawat tidak terlalu memperhatikan informasi yang diberikan tentang lokasi pintu darurat. John Chesire, salah seorang mantan pilot mengatakan bahwa ketika ia menjadi penumpang ia selalu memperhatikan pintu darurat. Demi mengukur sebarapa jauh jaraknya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa para penumpang keluar apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Saya selalu berpikir tentang jarak antara saya dan pintu darurat. Saya melakukan ini saat mengikuti pelatihan, ketika kabin diasapi, gelap, atau bahkan pesawat terbalik. Jadi saya bisa menemukan pintu itu, membukanya, dan keluar,” papar John.

Pilot Mengetahui Kalau Arah Cahaya yang Masuk Berarti Ada Perubahan Rute

Setiap pilot dapat mengetahui kalau pesawat sedang mengalami perubahan rute dari cahaya yang masuk dari jendela persawat.  Terkadang rute dapat berubah karena kondisi cuaca atau malfungsi tetapi penumpang tidak dapat diberitahu tentang hal ini guna menghindari kepanikan. Selain itu, dengan memperhatikan sudut cahaya pilot bisa memprediksi penundaan penerbangan.

Kadar Penciuman Pilot Cukup Tajam

Suara aneh, adalah tanda paling jelas bahwa kalau ada sesuatu yang aneh di pesawat. Tapi area penumpang adalah area yang keda suara, sehingga tidak bisa dirasakan. Namun pilot bisa memperhatikan tanda bahaya tidak hanya dari suara, tetapi dari bau.Menurut Tom Farrier, Mantan Direktur Safety Air Transport Association, bau mencurigakan mudah terdeteksi oleh pilot profesional, pasalnya bau-bauan seperti itu menyebar cukup bebas di kabin dan beberapa di antaranya cukup berbeda, seperti bahan bakar, cairan hidrolik, udara luar yang menyengat.

Penumpang Tidak Tahu Kalau Sandaran Lengan Dapat Dinaikkan

Sebagai penumpang pasti bung merasa kesal karena sandaran lengan tidak dapat dinaikkan. Tetapi ternyata itu semua bisa dilakukan dengan menyesuaikannya lewat kebutuhan anda. Lantaran ada tombol kecil yang dapat kamu tekat di dekat pangkal sandarang lengang. Tetapi kamu harus siap apabila pramugari meminta anda mengembalikannya ke posisi awal saat lepas landas dan mendarat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Cara Membuat Kue yang Lezat dan Bikin Siapapun Ketagihan

Kue adalah salah satu jenis makanan yang banyak disukai orang. Tak heran jika kamu akan menghabiskan cukup banyak uang untuk membeli kue di hari yang spesial. Padahal sebenarnya kamu juga bisa loh membuatnya sendiri di rumah. Kamu bisa bebas memilih bahan yang berkualitas juga tentunya.

Nah, untuk itu tak ada salahnya kamu mencoba 7 cara membuat kue yang bisa bikin banyak orang ketagihan ini.

1. Mulailah dengan Belajar Resep yang Sederhana

Sumber : IDN Times

Sebagai pemula, kamu bisa mulai dengan mempelajari resep yang sederhana terlebih dahulu. Buatlah kue yang memang mudah dibuat, seperti bolu kukus atau cupcakes. Lambat laun pasti kamu akan terbiasa dengan resep yang lebih sulit dibandingkan resep sebelumnya.

2. Jangan Lupa Perhatikan Takaran Bahan yang Dipakai

Sumber : Rawpixel

Pastikan takaran bahan yang kamu pakai benar-benar tepat. Jangan asal mengira-ngira saja. Lebih baik gunakan timbangan untuk mengatur takaran agar tak meleset dari resep yang sudah ada.

3. Pilih Bahan yang Berkualitas

Sumber : picjumbo.com

Kue yang enak tentu terbuat dari bahan yang berkualitas. Karenanya usahakan untuk selalu memilih bahan yang berkualitas ya untuk kue yang akan kamu buat. Pastikan semua bahan dalam keadaan yang baik.

4. Atur Temperatur Oven dengan Tepat

Sumber : Pratesi Living

Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah temperatur oven. Jika temperatur oven sempurna, maka kematangan kue pun akan sempurna. Jangan menyepelekan hal yang satu ini. Karena sudah banyak kasus kue tak matang sempurna karena kesalahan dalam mengatur temperatur oven.

5. Pastikan Waktu Memasaknya Pas

Tak hanya temperatur oven saja yang harus diperhatikan, waktu memasak pun perlu mendapat perhatian khusus. Jika waktu idealnya 30 menit maka masaklah dengan waktu tersebut. Karena jika kamu memasaknya terlalu cepat atau terlalu lama, hal itu akan berimbas pada hasil kematangan kue buatanmu.

6. Pastikan Resep yang Digunakan Memang Sudah Tepat

Senjata utama dalam membuat kue ada pada resepnya. Karena itu usahakan untuk memilih resep yang benar-benar sudah tepat. jangan mengikuti resep yang hanya abal-abal saja.

7. Dinginkan Kue dengan Baik Setelah Matang

Yang terakhir dan tak kalah pentingnya adalah proses pendinginan kue. Jangan lupa diamkan dulu kue di loyang sebelum kamu keluarkan, kurang lebih selama 5 menit. Setelah itu kamu baru bisa memberikan topping sesuai keinginanmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sangat Ironis, Nyatanya Sarjana Kerap Kalah Bersaing di Dunia Kerja

Saat ini, dunia ada pada level yang sangat ironis. Banyak anak yang menempuh pedidikan setinggi yang mereka bisa, yaitu level sarjana. Namun pada kenyataannya, ijazah bukanlah segalanya. Ada banyak sarjana yang masih menjadi pengangguran di luar sana. Faktor yang memengaruhi hal ini pun beragam, berikut adalah 7 faktor yang sering muncul.

1. Sempitnya Lapangan Pekerjaan

Ini menjadi faktor yang memengaruhi banyaknya sarjana yang menganggur. Para sarjana semakin bertambah setiap waktu, namun lapangan pekerjaan tak selalu bertambah juga. Sehingga akhirnya banyak sarjana yang tak mendapatkan pekerjaan yang selayaknya.

2. Ketidaksesuaian Keahlian Lulusan dengan Kriteria yang Dibutuhkan

Hal lain yang menjadi faktor banyaknya sarjana yang masih menganggur adalah ketidaksesuaian keahlian lulusan dengan kriteria yang dibutuhkan. tentu saja setiap tempat kerja yang membuka lowongan pekerjaan akan mengajukan beberapa persyaratan seperti keahlian lulusan yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan.

3. Pandangan yang Salah Mengenai Sarjana

Sebagian besar mahasiswa memiliki paradigma yang salah dari awal. Mereka memandang bahwa nanti saat mereka lulus, mereka akan menjadi pekerja di sebuah perusahaan atau lembaga tertentu. Tanpa memikirkan alternatif lain, seperti membangun sebuah bisnis sendiri.

4. Kurangnya Soft Skill yang Dimiliki oleh Para Sarjana

Seringkali para mahasiswa berfokus pada hal-hal yang bersifat akademis dan melupakan yang namanya soft skill. Sehingga saat mereka lulus, tak banyak sarjana yang memiliki soft skill cukup baik.

5. Banyaknya Sarjana yang Memilih Bekerja Dibanding Mempekerjakan

Jika dilihat lebih seksama, sebagian besar sarjana adalah mereka yang lebih memilih untuk bekerja pada orang dibanding mempekerjakan orang. Alasannya tentu juga bervariasi.

6. Ego Para Sarjana yang Tinggi dalam Memilih Pekerjaan

Pada dasarnya kita tak pernah tahu pekerjaan apa yang sudah menanti kita saat sudah lulus nanti. Banyak sarjana yang cenderung malu untuk mendapati pekerjaan yang menengah ke bawah. Hal ini juga disebabkan oleh pandangan mereka bahwa mereka adalah seorang sarjana, seharunya mereka juga mendapatkan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding orang yang lulusan setara SMA.

7. Tujuan Kuliah yang Salah

Tujuan kuliah yang salah juga bisa menjadi penyebab kenapa banyak sarjana yang sampai saat ini masih menjadi pengangguran. Jika niat kuliah dari awal sudah dalah, biasanya akan sulit bagi seseorang untuk memiliki keseriusan dalam mendalaami ilmu. Hasilnya, saat lulus, kepercayaan diri mereka juga akan rendah saat terjun langsung di dunia kerja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top