Community

Keluar dari Zona Nyaman, 7 Tokoh Ini Sukses Berkat Merantau

Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk meraih kesuksesan. Ada yang memilih untuk merantau dan mencoba untuk hidup dengan usahanya sendiri, ada juga yang memilih diam di rumah dan mengandalkan pekerjaan yang ada di dekat lingkungan tempat tinggalnya. Nah agar kamu tak takut lagi untuk keluar dari zona nyaman, mungkin 7 tokoh sukses ini bisa memotivasimu untuk lebih berani pergi ke perantauan.

1. Nadi Makarim

Sosok yang satu ini adalah sosok dibalik berkembangnya perusahaan ojek online, yaitu Go-Jek. Pria ini adalah otak utama alias bos besar dari Go-Jek itu sendiri. Saat SMA, dia sudah berani menuntut ilmu di Singapura lalu lanjut kuliah di Amerika. Meski jauh dari orangtua, namun justru itulah yang membuatnya memiliki wawasan yang luas dan akhirnya bisa memanfaatkan ilmunya di Negara tempat asalnya.

2. Kevin Sanjaya

Kevin Sanjaya adalah salah satu atlet sukses Indonesia. Dia sudah mulai merantau sejak usia 11 tahun untuk tinggal di karantina. Setelah itu dia mendapatkan beasiswa dari PD Djarum sebagai penerima beasiswa bulu tangkis yang akhirnya membuatnya harus rela berjauhan lagi dari keluarganya. Perjalanan Kevin untuk sukses memang tak mulus. Namun akhirnya segala proses itu yang membawanya menjadi seorang atlet yang professional seperti saat ini dan berhasil menduduki posisi sebagai atlet sukses Indonesia.

3. Yudha Pangalila

Tokoh yang satu ini adalah salah satu pengusaha di Jakarta. Dia adalah sosok yang berasal dari Batulicin, Kalimantan Selatan. Dengan modal nekad dan uang 600 ribu saja, dia memberanikan diri untuk mengadu nasib di ibukota. Sesampainya di Jakarta, dia tinggal di asrama Kalimantan Selatan dan memulai usaha berdagangnya sendiri. Banyak usaha yang dia geluti, mulai dari berjualan rempeyek, handphone bekas, membuka rental PS, sampai dengan menyewakan angkot. Dia pun kini menjadi salah satu tokoh yang tergolong sukses dan bisa membiayai kuliahnya sendiri.

4. Shandy Sandoro

Penyanyi yang satu ini sudah memulai karirnya selama 20 tahun di Jerman. Dia sudah memulai karir dengan menjadi seorang pengamen jalanan, penyanyi cafe, hingga menghasilkan album berjudul “Why Don’t We” di tahun 2009. Menurutnya, orang Eropa tak mudah mengakui kemampuan seni orang Asia, termasuk dia yang memang berasal dari Indonesia. Meski sudah tampil maksimal, biasanya dia hanya akan memperoleh pujian “Not Bad” saja. Karena itulah akhirnya dia tak berhenti berjuang sampai akhirnya dia memperoleh posisi seperti saat ini.

5. Wisnu Witono Adhi

Wisnu termasuk jajaran penyanyi sukses. Dia berhasil meraih kesuksesannya setelah memutuskan untuk merantau ke Norwegia pasca perpisahan kedua orangtuanya. Di sana dia berusaha untuk menghidupi dirinya sendiri. Dia memulai usaha dengan menjadi seorang penata rambut hingga akhirnya dia mulai merambah ke dunia musik. Dan terbukti, dia berhasil menjadi satu-satunya peserta dari Asia yang masuk babak besar di Ajang Norwegian Idol pada tahun 2006.

6. Ahmad Fuadi

Jika kamu adalah penggemar karya sastra terutama novel, mungkin kamu sudah tak asing lahi dengan nama Ahmad Fuadi. Dia adalah penulis dari novel best seller berjudul Negeri 5 Menara. Ahmad fuadi sudah mulai merantau sejak kuliah di jurusan HI Universitas Padjajaran. Setelah lulus dia menerima beasiswa Fullbright ke Amerika di bidang School of Media and Public Affairs. Dengan istri, dia melanjutkan pendidikan sekaligus bergabung sebagai wartawan VOA untuk salah satu media ternama di Indonesia.

7. Iwan Sunito

Iwan Sunito adalah salah satu orang yang termasuk pengusaha properti yang sukses di Australia. Iwan sudah mulai merantau ke Australia sejak tahun 1994. Perlahan tapi pasti, Iwan membuktikan bahwa meski berada di Negara orang, dia tetap bisa menjadi orang yang sukses.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Mereka yang Digaji Besar dan Punya Pekerjaan yang Menyenangkan, Kamu Dilarang Iri

Siapa yang tak mendambakan punya pekerjaan mapan dengan gaji yang besar? Pasti kamu pun juga mau. Namun sebelum kamu membaca lebih jauh informasi ini, sejenak syukurilah dulu apa yang jadi pekerjaanmu sekarang ini ya! Bukankah lebih menyenangkan kalau sibuk karena produktif dibanding diam di rumah tapi tak ada pekerjaan? Untuk itu, tak usah iri dengan mereka yang menurutmu punya pekerjaan yang mapan. Sebab di atas langit masih ada langit, mereka yang menurutmu mapan, pasti belum semapan orang-orang yang memiliki pekerjaan ini.

Instruktur Mobil Ferrari

Rasanya jelas menyenangkan bila bekerja dan bisa menjajal fasilitas kelas atas yang mungkin sebelumnya tak pernah kita bayangkan. Mungkin ini yang dirasakan oleh mereka yang berkesempatan bekerja sebagai instruktur mobil Ferrari.

Yup! Mobil mewah yang satu menawarkan uji coba kendaraan dimana akan ada satu instruktur yang menemani. Nah profesi ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang punya lisensi profesional soal balapan dan sudah punya jam terbang tinggi sebagai pelatih. Gajinya tentu saja lumayan besar yaitu sekitar US$ 90 ribu hingga 120 ribu setiap tahunnya atau setara dengan Rp 1,3 miliar hingga Rp 1,7 miliar

Penjaga Pulau Pribadi

Berlibur ke pulau saja sangat menyenangkan, bagaimana kalau jadi penjaga pulau pribadi. Pasti sangat menyenangkan! Kamu bisa menikmati keindahan alam di pulau tersebut, berkeliling pulau sesukamu, rasanya mungkin seperti liburan setiap hari. Kriterianya yaitu kamu harus jago berenang, sangat suka dengan olahraga air, punya jiwa petualang, serta piawai dalam menuliskan atau mempromosikan pulau pribadi yang kamu jaga, juga rutin membuat laporan mingguan ke pemilik pulau. Menyenangkan, bukan?

Penata Gaya Khusus Makanan

Pernah dengar food stylist? Profesi yang satu ini juga sangat menyenangkan. Terutama untuk mereka yang punya jiwa seni tinggi. Dengan benda-benda yang dibuat dari makanan, mereka diminta menyiapkan, menata, dan menampilkan tatanan terbaik dari makanan tersebut sebelum akhirnya dipotret untuk keperluan majalah atau semacamnya. Seperti penata rias, hanya saja ‘kanvas’ yang kamu pakai adalah makanan. Dengan profesi ini, setidaknya dalam setahun kamu bisa menghasilkan Rp 1,1 miliar. Kamu hanya perlu punya ketertarikan soal makanan dan seni.

Hacker yang Bekerja Sama dengan Pihak Legal

Siapa bilang hacker atau peretas itu jahat? Faktanya, kalau seseorang punya kemampuan meretas jaringan di komputer, bisa saja di kemudian hari dia direkrut baik oleh pemerintah maupun organisasi swasta yang membutuhkannya. Banyak lho white hacker semacam ini.

Untuk bisa jadi peretas yang diajak sama oleh pihak legal setidaknya kamu wajib punya sertifikasi tertentu seperti Global Information Assurance Certificate (GIAC) serta Offensive Security Certified Professional (OSCP). Kamu pun bisa menghasilkan uang US$ 100ribu hingga US$ 140 ribu (atau setara Rp 1,4 miliar hingga Rp 2 miliar).

Pencicip Es Krim Varian Baru

Siapa yang tak suka es krim? Rasanya setiap orang suka dengan makanan dingin yang satu ini. Apalagi kalau diminta mencicip setiap varian baru dari es krim yang sudah ada. Pasti menyenangkan. Jangan salah, ternyata hal semacam ini pun ada yang mengerjakannya, lho. Mereka yang lulusan ahli pangan patut bersyukur karena berpeluang untuk memiliki profesi ini. Pun dengan gaji yang lumayan besar yaitu US$ 60 ribu atau setara Rp 866 juta dalam setahun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top