Feature

Kebiasaan Buruk Tak Selalu Membawa Malapetaka bagi Tubuh, Ini Buktinya

Bangun tidur, mandi, lalu sarapan ditemani secangkir kopi hangat, hal semacam ini pasti sudah jadi kebiasaan yang telah dilakukan sekian lama oleh sebagian orang. Padahal, yang namanya minum kopi di pagi hari katanya tidak dianjurkan. Ada alasan tersendiri mulai dari masalah kafein, sampai risiko penyakit yang meningkat kalau minum kopi. Untukmu sebaiknya jangan langsung percaya sepenuhnya sebab ada yang salah kaprah dengan pernyataan tersebut. Intinya, beberapa hal yang selalu dianggap sebagai kebiasaan buruk pun, justru ada kalanya membawa manfaat kalau dilakukan dengan tepat.

Mengonsumsi Kopi Memang Meningkatkan Kadar Kafein dalam Tubuh, Tapi Secangkir Kopi Juga Membawa Manfaat untuk Kesehatanmu

Katanya, mengonsumsi atau minum kopi itu bisa meningkatkan risiko jantung. Mungkin ini sebabnya kenapa konsumsi kopi di pagi hari pun tidak dianjurkan. Namun di lain sisi, kamu perlu tahu, berdasarkan penelitian, mengonsumsi 2 gelas kopi dalam sehari sejatinya bisa mencegah munculnya penyakit Parkinson, Alzheimer, diabetes tipe dua, kanker hati, serta dapat menguatkan daya ingatmu. Jadi, tak selamanya kopi itu merugikan bukan?

Tidur di Siang Hari Bukanlah Tanda Kalau Kamu Itu Pemalas

Kalau selama ini ada yang menganggap kebiasaan tidur siangmu di sela-sela aktivitas adalah suatu kegiatan yang hanya dilakukan oleh pemalas, kamu wajib membela diri ya! Begini, penelitian mengungkapkan kalau tidur selama 10-20 menit saat beraktivitas sejatinya bisa membantumu untuk reboot semangat yang ada di dalam diri. Ya, tidur siang pun ampuh untuk menyegarkan kembali otak sehingga otak bekerja lebih baik setelah tidur sebentar di siang hari.

Jangan Ditahan-tahan Kalau Kamu Hendak Melakukan Komplain

Siapa yang masih ragu ketika ingin memberikan komplain? Hei, mulai sekarang kamu tak perlu ragu lagi. Komplain itu tanda jika kamu bertindak realistis. Bahkan menurut James Pennebaker, Psikolog dari University of Texas, seseorang yang menekan perasaan negatifnya memiliki kesehatan fisik yang lebih buruk. Jadi, jika ada sesuatu yang mengganggumu, lebih baik diungkapkan saja daripada ditahan-tahan.

Menggigit Kuku Ternyata Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Selama ini aktivitas menggigit kuku sering dikaitkan dengan kepribadian yang jorok. Bagaimana tidak, menggigit kuku memang dianggap bisa membuat kuman masuk dalam tubuh. Padahal di lain sisi, menggigit kuku sebenarnya bisa memperkenalkan langsung kuman pada tubuh, dan membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Tubuh akan membentuk antibodi yang lebih kebal terhadap kuman sehingga kamu memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk terserang penyakit dalam jangka panjang.

Tak Selamanya Mengunyah Permen Karet itu Tidak Membawa Manfaat

Kalau sedang bosan, ada yang memilih mengunyah permen karet untuk mengusir jenuh. Katanya memang baik untuk kesehatan gigi. Tapi di lain sisi, kegiatan ini masih saja dianggap tak membawa manfaat baik, justru hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Padahal yang namanya mengunyah permen karet berpotensi membawa beragam manfaat untuk kesehatan, antara lain bisa memperbaiki memori, menyegarkan bau napas, mendukung upaya mengurangi kebiasaan merokok, dan bahkan membantu mengurangi berat badan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lelaki Paruh Baya Tebas Kepala Temannya Hingga Tewas Karena Kesal Ditanya “Kapan Nikah?”

Sebenarnya pertanyaan kapan nikah adalah sebuah ungkapan biasa. Tapi akan berbeda jika ditanyakan pada mereka yang mungkin belum juga menikah pada usia yang terbilang sudah tua. Merasa tak nyaman, hingga menuai kesal seorang laki-laki bernisial AM alias Aswin (52) diberitakan menebas teman sekampungnya hanya karena ditanya “Kapan Nikah”.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (18/5/2019) pukul 22.00 Wita, Aswin yang merasa kesal menebas temannya Ari Kongingi (47) dengan memakai parang. Peristiwa naas tersebut berawal ketika Aswin pergi ke rumah korban Ari untuk membeli minuman keras jenis cap tikus. Mulainya mereka sempat berbincang akrab, namun obrolan berubah menjadi tegang karena korban bertanya kepada tersangka perihal kapan menikah. Merasa kesal karena terlalu mencampuri apa yang sebenarnya bukan urusannya. Pelaku meminta korban untuk tak perlu ikut campur tentang statusnya.

“Jangan ikut campur, itu urusan keluarga saya,” jawab tersangka. Selapas obrolan tersebut, tersangka langsung kembali ke rumahnya. Namun ternyata diikuti oleh korban yang ternyata merasa tersinggung atas pernyataan Aswin.

Masuk ke dalam rumah Aswin, mereka berdua sempat berdebat di dalam rumah. Sempat dilerai oleh kepala lingkungan setempat, nyatanya pertengkaran tersebut tak bisa dilerai hingga akhirnya Aswin yang sudah mengambil parang dari dalam rumah menebas kepala korban bagian kiri.

Ari yang menjadi korban, sempat dilarikan ke Puskesmas Ratahan, namun nyawanya tak lagi bisa tertolong ketika dirujuk ke RSUD Noongan Langoan  karena mengalami luka robek dan pendarahan hebat di kepalanya. Kompol Ronny Tumalun, Kapolsek Ratahan mengatakan perisitiwa berdarah tersebut terjadi di  jalan raya Kelurahan Wawali, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Sabtu (18/5/2019) jam 22.00 Wita. 

“Tersangkanya AM alias Aswin (52), melakukan penganiayaan kepada korban dengan sebilah parang dengan cara sekali menebas korban kena bagian kepala sebelah kiri,” kata Kapolsek Ronny Minggu (19/05/2019).

“Korban meninggal dunia pada  Minggu (19/5/2019) pukul 01.30 Wita di rumah sakit,” kata Kompol Ronny

Sempat melarikan diri selepas menebas kepala korbannya, hingga akhirnya berhasil diringkus di rumahnya untuk selanjutnya sudah diamankan ke Mapolsek Ratahan.

“Kami langsung mendatangi rumah tersangka dan menangkapnya. Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat sehingga mengakibatkan orang mati,” jelasnya.

Dari hasil menyelidikan semenatar dari Polsek Ratahan, kasus penganiayaan yang menyebabkan korban tewas, disebabkan karena ketersinggungan atau sakit hati dirasakan tersangka atas ucapan korban. Dan ternyata saat ini, pacar dari tersangka sedang mengandung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Tiga Hari Debut, John Wick Berhasil Geser Posisi Avengers: Endgame

Memasuki hari ketiga penayangannya sejak 17 Mei 2019 lalu, seri ketiga dari film laga John Wick diberitakan berhasil menyaingi pendapatan sensasional dari Avengers: Endgame di puncak box office. Sebagaimana dilansir dari Reuters, John Wick: Chapter 3-Parabellum berhasil mengantongi debut tiga pekan sebesar US$57 juta dari pemutaran di 3.850 lokasi Amerika Utara. Angka tersebut jadi kekuatan yang akhirnya berhasil menggeser posisi Avengers: Endgame yang hanya mengoleksi US$29,4 juta pada periode serupa.

Tak hanya itu saja, film seri ketiga yang diperankan aktor kawakan Keanu Reaves ini juga berhasil mengalahkan 2 seri sebelumnya. Film pertama John Wick (2014) mendapatkan US$14,4 juta dengan periode yang sama, Lalu John Wick: Chapter 2 (2017) mendapatkan US$30,4 juta.

John Wick: Chapter 3-Parabellum adalah lanjutan cerita perjalan John Wick yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran yang tengah mempertahankan nyawa dari buronan semua orang setelah ia ketahuan membunuh salah seorang anggota High Table di wilayah netral, Hotel Continental di New York.

Untuk kamu yang beriat menonton, namun belum pernah melihat dua seri sebelumnya. Sebaiknya, sempatkan waktu untuk menontonnya terlebih dahulu, karena seri ketiga akan berlangsung sebagai lanjutan dari seri 2. Dimana, John Wick terlihat tergopoh-gopoh sambil berlari menuju beberapa tempat demi bertemu teman lama untuk dimintai pertolongan.

Jadi santapan baik untuk para pecinta film laga, penonton seolah tak diberi celah untuk bernafas lega atas rentetan adegan pemburuan yang dilakukan oleh John. Tapi tak melulu menyajikan kekerasan, adegan berdialog yang tersaji beberapa kali diselipi lelocon yang bisa melupakan tumpahan darah dari adegan sebelumnya.

Serangkaian aksi baku hantam dengan tangan kosong dan senjata yang berlangsung selama 130 menit tersebut dinilai lebih variatif dari seri sebelumnya. Menariknya lagi, ada aksi dua aktor laga kebanggaan yang juga turut serta untuk melawan John Wick. Siapa lagi kalau bukan Yayan Ruhiyan dan Cecep Arief Rahman. Selain memperlihatkan kebolehan baku hantam dengan pencak silatnya, mereka juga menggunakan Bahasa Indonesia dalam dialognya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Robert Pattinson Didapuk Gantikan Ben Affleck sebagai Batman

Warner Bros. akhirnya mengumumkan aktor pengganti Ben Affleck untuk peran Batman dalam film Batman garapan sutradar Matt Reeves. Mengutip Variety, rumah produksi tersebut akhirnya memilih aktor Twilight Saga, Robert Pattinson. Meskipun belum ada tanda tangan kontrak, kata sumber-sumber tersebut, Pattinson adalah pilihan utama.

Sejauh ini memang belum ada komentar dari Warner Bros. mengenai kabar tersebut. Namun film The Batman rencananya siap diputar di bioskop pada 25 Juni 2021. Proses praproduksinya film Warner Bros. dan DC Comics itu diharapkan bisa dimulai pertengahan tahun 2019. Matt Reeves mengambil alih kursi sutradara The Batman dari Ben Affleck pada Januari 2017 lalu. Sejak itu sosok di balik kesuksesan Planet of the Apes tersebut sudah mengembangkan ceritanya.

Affleck sendiri berbicara tentang pengunduran diri dari peran dan kursi sutradara The Batman setelah Justice League rampung. Matt Reeves pun mendapat keleluasaan untuk memilih aktor pemeran Batman. Ia juga menjadi produser The Batman bersama rekan kerjanya di Planet of the Apes, Dylan Clark. Pilihan pada Pattinson disebut sudah diputuskan ketika Reeves merampungkan versi final skenarionya. Robert Pattison yang kini berusia 33 tahun akan menjadi Batman termuda di layar lebar dalam sejarah karakter komik karya Bob Kane dan Bill Finger itu.

Sementara itu, Robert Pattinson sendiri merupakan aktor idola remaja, namanya mulai dikenal sejak membintangi film Harry Potter and The Goblet of Fire sebagai Cedric Diggory. Namun namanya baru melambung semenjak ia mendapatkan peran sebagai Edward Cullen di trilogi Twilight. Robert Pattinson memiliki total empat film sepanjang 2019. Film-film itu adalah High Life, The Lighthouse, The King, dan Waiting for the Barbarians.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top