Feature

Kawanku, Hanya Lelah yang Kamu Dapat Kalau Punya Pasangan yang Hobinya Play Victim

Menjalin relasi kalau hanya membuatmu lelah dengan karakter dan kepribadiannya, ya buat apa diteruskan? Pada dasarnya, seseorang butuh pasangan yang benar-benar jujur dan mau menerima adanya kita, bukan? Sekalipun mungkin ada waktunya kita berbuat salah, maka akuilah salahmu itu, bukan justru menyalahkan orang lain dan seolah-olah kamu yang selalu jadi korban.

Kamu perlu tahu, tindakan semacam itu kerap dikenali sebagai ciri-ciri orang yang gemar play victim. Dan menjalin relasi dengan orang yang suka berlaku demikian tak akan membawa dampak positif apa pun untukmu dan justru bisa menganggu kesehatan mentalmu, lho!

Pasangan yang Suka Play Victim, Hobinya  Hanya Akan Selalu Mengumbar Kemalangan Hidupnya di Depanmu Dan Tak Ragu Menyalahkanmu

Baginya, apa pun yang terjadi padanya, itu semua salahmu. Dia kelaparan dan kamu tak bisa menemani makan di tempat yang dia mau, berarti itu salahmu. Padahal apa susahnya ya coba datang ke tempat itu seorang diri atau kalau memang sibuk, ya pesan antar saja. Intinya, dia tipikal yang tak ragu untuk mengarahkan segala kemalangannya itu akibat ulahmu.

Bukan hanya soal sepele, menurutnya, segala hal salah yang ada di dalam hubungan kalian adalah perbuatanmu. Kalau sudah begini, sebenarnya tak baik untuk hubunganmu, karena bisa jadi dia justru merasa tak punya  tanggung jawab untuk hubungan kalian.

Masalah Kecil Tak Bisa Asal Berlalu Saja, Pasti Ada Drama yang Dia Ciptakan Terlebih Dahulu

Ya, pasangan seperti ini hobi sekali membesarkan masalah. Kamu tak balas chatnya karena tertidur, bisa-bisa dalam kurun waktu satu jam, dia bisa terus-terusan missed call sampai kamu mengangkatnya. Tak peduli sampai berapa kali. Setelahnya, belum tentu dia langsung memaklumi keletihanmu. Yang ada, dia pasti marah-marah dulu saat kamu sudah bisa memberinya kabar. Drama pun berlanjut, setelah tak percaya kalau kamu hanya sebatas tertidur, dia jadi membesar-besarkan masalah dan menuduhmu dengan tuduhan macam-macam.

Meski Dia Selalu Mengandalkan Rasa Iba dan Simpati Orang Lain, Tapi Giliran Berbuat Salah, Dia Tak Akan Mau Minta Maaf Duluan

Begini, dalam sebuah hubungan, kamu dan dia itu punya tanggung jawab yang sama besarnya. Baik dalam susah dan senang, kamu sama-sama punya andil dalam keadaan tersebut. Intinya, tak ada yang benar tapi tidak ada yang perlu juga disalahkan. Karena jika kamu berdua bisa bekerja sama, sepatutnya kesalahan serupa tak akan kejadian lagi di masa depan. Tapi prinsip ini tak berlaku bagi mereka yang suka play victim. Ucapan maaf sebagai bentuk empati tak akan meluncur dari mulut mereka. Untuk alasan apa pun mereka enggan meminta maaf.

Bahkan Dia Terus-terusan Mencoba Menyudutkanmu Setiap Kali Kamu Berusaha Mengungkapkan Sesuatu

Setiap kali kamu mengungkapkan sesuatu perihal kondisi hubunganmu dan dia, pacar yang play victim hanya akan menganggapnya sebagai bentuk konfrontasimu terhadapnya. Dia enggan sekali sadar kalau dia selalu bersikap demikian, itu namanya dia sedang menyudutkanmu. Apa iya kamu mau terus-terusan bertahan dengan orang yang memiliki sikap semacam ini? Selain melelahkan, dia pun lebih membesarkan egonya dibanding mencoba memahamimu.

Saat Ada Masalah, Dia Tak Mau Mengulas Masalah Sampai Selesai

Hubunganmu bisa terancam jadi toxic relationship kalau kamu dan dia terbiasa tak menuntaskan masalah sampai selesai. Setiap ada masalah, baik kamu dan pasanganmu memilih untuk tidak mendiskusikannya karena kamu merasa dia lagi-lagi akan berlaku play victim atau dia memang yang enggan disalahkan. Karenanya, coba pikirkan baik-baik, benarkah kamu mau seterusnya bertahan pada sebuah hubungan dimana partnermu susah sekali diajak untuk memiliki kedewasaan perilaku dan mental didalamnya?

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jatuh Cinta Dengan Ambivert? 7 Hal Ini Harus Kamu Ketahui

Sudahkah kamu mengenal tentang ambivert? Ternyata, selain introvert dan ekstrovert ada suatu kepribadian yang menggabungkan keduanya. Iya, ambivert merupakan gabungan dari introvert dan ekstrovert. Ambivert kadang tertutup kadang juga terbuka, dengan demikian seseorang yang memiliki kepribadian ambivert dapat merasa nyaman dalam kondisi apapun, seperti disaat mereka sedang sendiri ataupun sedang berada ditempat yang penuh dengan keramaian.

Nah, jika kamu jatuh cinta pada seorang ambivert, ini 7 hal yang harus tahu tentangnya.

1. Kamu Harus Bisa Mengatasi Perubahan Suasana Hatinya

Karena sifatnya yang memang perpaduan antara introvert dan ekstrovert, ambivert ini suasana hatinya seringkali berubah. Jika kamu jatuh cinta dengan seseorang yang memiliki kepribadian ini maka kamu harus bisa mengatasi perubahan suasana hatinya. Jangan sampai karena sifatnya ini hubungan kalian jadi terganggu, harus ekstra sabar ya!

2. Kamu Harus Tahu Kapan Dia Menjadi Introvert Dan Kapan Dia Menjadi Ekstrovert

Seorang ambivert terkadang disebut juga sebagai seseorang yang memiliki kepribadian ganda. Ia bisa terbuka mengekspresikan dirinya, namun kadang juga tertutup. Kamu harus tahu kapan tepatnya dia menjadi introvert dan sebaliknya, jangan sampai tertukar ya!

3. Meski Suka Bergaul, Berilah Ia Ruang Untuk Sendiri

Seperti yang kita ketahui bahwa ambivert suka bergaul dengan dunia luar, namun ia juga bisa merasa ingin sendiri lho, menutup diri dari dunia luar untuk beberapa waktu seperti yang introvert rasakan. Berikan dia waktu jika dia butuh waktu sendiri. Tanpa mengganggu privasinya. Dan ketika ia ingin pergi jalan-jalan, temanilah ia atau ajak ia pergi bersama teman-temanmu.

4. Ambivert Mempunyai Intuisi Yang Kuat

Ternyata seorang ambivert mempunyai intuisi yang kuat lho, kamu jangan pernah untuk mencoba berbohong kepadanya. Dia akan tahu setiap kamu berkata jujur atau tidak, dan tentunya dia juga akan selalu berkata jujur padamu. Sehingga akan meminimalisir adanya kebohongan dalam suatu hubungan, kelebihannya yang satu ini memang bagus untuk hubungan kalian.

5. Ambivert Pandai Membaca Emosi Orang Lain

Selain pandai memahami emosi diri sendiri, ia juga pandai mengetahui emosi orang lain. Dari gerak-gerik, tatapan mata, perkataan atau juga caramu menghela nafas. Dia tahu emosi seperti apa yang kamu rasakan, bisa dibilang, ambivert ini sangat peka. Beruntung jika kamu dicintai olehnya.

6. Kamu Jangan Heran, Ambivert Biasanya Bersikap Unik di Media Sosial

Ambivert ini unik, terkadang dia paling lucu dan ceria di sosial media, namun terkadang dia juga bisa menghilang beberapa hari saat dirinya menjadi introvert. Baik dari postingan ataupun komentar-komentarnya, sosoknya memang paling asik di sosial media. Kamu jangan heran, dia memang sosok yang hangat dan menyenangkan.

7. Ambivert Tertarik dengan Pembiacaraan yang Dalam dan Spesifik

Jika kamu jatuh cinta dan ingin mendekatinya, maka carilah topik pembicaraan yang sesuai dengan karakternya. Karena dia tertarik dengan pembicaraan yang berat dan spesifik, maka kamu bisa membicarakan topik-topik yang lebih dalam saat bersamanya. Dia akan menyukainya dan bisa menjadi partner bicara yang asyik buatmu.

Itulah 7 hal tentang ambivert yang harus kamu ketahui, menarik bukan? Semoga bisa membantu meluluhkan hatinya, ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

4 Fakta Menarik tentang Efek Hubungan Seks yang Baru Kamu Dapatkan 2 Hari Setelahnya

Hubungan seks merupakan kebutuhan bagi pasangan suami istri. Ada bagian terbaik yang dihasilkan dari hubungan seks ini. Hasil terbaik bukanlah puncak kenikmatan yang didapatkan saat berhubungan seks, melainkan ada efek terbaik yang akan muncul dua hari setelah melakukan hubungan seks tersebut. Berikut adalah empat fakta tentang efek terbaik hubungan seks berdasarkan hasil penelitian.

1. Efek Ini Dinamakan Afterglow

Efek yang satu ini diberi nama oleh para peneliti sebagai efek afterglow. Kepuasan dari dua orang yang baru saja melakukan hubungan sex biasanya akan bertahan sampai 48 jam ke depan setelah melakukan hubungan seks. Hal inilah yang menghasilkan dampak baik pada hubungan dalam beberapa bulan ke depan.

2. Efek yang Muncul Dijadikan Data Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan teknik pencatatan. Sepasang suami istri diminta melakukan hubungan seks dan mencatat segala hal yang dirasakannya setelah melakukan hubungan seks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perasaan yang lebih bahagia pada dua hari setelahnya.

3. Kepuasan Jauh Lebih Terasa

Pasangan yang dijadikan subjek penelitian ini mengaku merasakan kepuasan yang sesungguhnya saat afterglow. Mereka merasa bahagia dengan pernikahan yang mereka jalani. Hal tersebut juga membuat pertengkaran yang terjadi dalam rumah tangga mereka berkurang.

4. Tapi Bukan Berarti Efek Itu akan Membuat Pasangan Merasa Bahagia Selamanya

Efek afterglow bukan berarti kebahagiaan akan terus-menerus dirasakan selamanya. Setidaknya pasangan yang melakukan hubungan seks akan jauh lebih bahagia dibandingkan dengan pasangan yang tidak melakukan hubungan seks.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Bisa Belajar 7 Hal Ini dari Serial Kartun Doraemon

Serial kartun doraemon merupakan salah satu serial kartun yang banyak digemari pecinta kartun. Serial kartun ini pertama kali ditulis oleh Fujiko F, Fujio.

Kartun ini menceritakan persahabatan manusia dengan seekor robot kucing bernama Doraemon. Meski berupa serial kartun, tetapi nyatanya kamu bisa kok belajar 7 hal positif ini dari serial kartun Doraemon.

1. Arti Persahabatan

Doraemon dan Nobita diceritakan sebagai sahabat. Mereka selalu ada untuk satu sama lain baik saat senang maupun saat sedang susah. Doraemon selalu memberi nasihat kepada Nobita saat Nobita melakukan sebuah kesalahan. Tak hanya itu, mereka juga selalu saling memotivasi satu sama lain.

2. Kebudayaan Jepang

Serial kartun ini memiliki latar budaya Jepang sehingga penyajiannya pun menunjukkan negara Jepang. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian penikmat serial kartun ini mampu memahami kebudayaan Jepang saat menontonnya.

3. Sikap Disiplin

Dalam kartun serial ini, Nobita memiliki karakter yang malas dan tidak berprestasi di sekolah. Kedatangan Doraemon ada kalanya membuat Nobita semakin malas. Namun akhirnya Nobita menyadari bahwa untuk menjadi sukses, dia harus memulainya dengan disiplin diri.

4. Tidak Mudah Menyerah

Ada kalanya Doraemon menahan diri untuk tidak menuruti segala keinginan Nobita. Karena itulah akhirnya Nobita belajar untuk lebih berusaha dan pantang menyerah. Nobita berusaha untuk menunjukkan bahwa dirinya mampu melakukan segalanya meski tanpa bantuan dari Doraemon.

5. Berani Bermimpi untuk Hal Besar

Pencipta tokoh serial kartun ini memiliki tujuan untuk memperluas imajinasi anak yang menontonnya. Berbagai petualangan yang disajikan dalam serial kartun ini banyak menginspirasi penontonnya untuk berani memimpikan suatu hal yang besar.

6. Berjuang untuk Cinta Sejati

Tak hanya berkisah tentang persahabatan, serial kartun Doraemon juga sedikit menceritakan tentang kisah cinta Nobita kepada Shizuka. Nobita tak pernah menyerah untuk memperjuangkan rasa cintanya kepada Shizuka.

7. Tidak Bersikap Semena-mena

Dalam serial kartun Doraemon ada tokoh Giant yang digambarkan dengan karakter yang suka bersikap kasar dan semena-mena. Namun dalam kenyataannya Giant dihadapkan pada kondisi yang sulit dan membuatnya sadar bahwa dia tidak bisa bersikap kasar dan seenaknya sendiri pada teman-temannya jika dia tak ingin mendapatkan ganjaran yang buruk atas tindakannya itu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top