Trending

Kitab Ini Mengatur Hidup Kita, Anak Kita Hingga Cucu Kita, Dan Akan Disahkan Oleh DPR!

Coba bayangkan kita baru bangun pagi, membaca berita-berita betapa mumetnya negeri ini, lalu kita merasa sedih. Mengeluhlah kita kepada Presiden lewat akun sosial media kita macam begini: “Pak Presiden, ini gimana sih, apa yang harus kita lakukan, kok kondisi tak kunjung membaik”.

Tiba-tiba, esok harinya, ada pihak berwajib di depan pintu rumah. Menjemput karena ada orang yang memperkarakan status sosmed itu. Katanya kita menghina Presiden. Kurang kerjaan? Ya, Presiden kita bisa jadi orang bijak yang terlalu sibuk untuk mengurusi hal remeh temeh itu. Masalahnya, peraturan menyebut, tidak perlu sang Presidennya sendiri yang melapor, cukup seseorang yang merasa Kepala Negaranya sudah di hina. Siapa pun bisa melaporkan kita telah menghina Presiden. Ancamannya? 5 Tahun penjara! Peraturan yang mana?

Pasal 264
“Setiap orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar sehingga terlihat oleh umum, atau memperdengarkan rekaman sehingga terdengar oleh umum, yang berisi penghinaan terhadap Presiden atau Wakil Presiden dengan maksud agar isi penghinaan diketahui atau lebih diketahui umum, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori IV.”

Lalu coba bayangkan lagi, kamu seseorang yang baru saja menikah. Pasangan muda, yang sedang mengatur-ngatur pemilihan alat kontrasepsi yang mana untuk mempersiapkan jeda kehamilan. Pilihanmu jatuh pada kondom.

Suatu ketika kamu membelinya di warung, Tidak sengaja, karena kantong plastik belanjaan yang semi transparan, kondom itu terlihat di muka umum. Atau Kamu memang lagi iseng menunjukan belanaan itu di jalur privat Path yang berisi kawan-kawan dekat.

Ternyata, esoknya kamu kembali di jemput pihak berwajib. Apa masalahnya? Kamu dituduh mempertunjukan alat untuk mencegah kehamilan, alias kontrasepsi. Lah memang gak boleh? Aturannya apa?

Pasal 481
“Setiap orang yang tanpa hak secara terang-terangan mempertunjukkan suatu alat untuk mencegah kehamilan, secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan atau secara terang-terangan dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjukkan untuk dapat memperoleh alat pencegahan kehamilan tersebut dipidana dengan pidana denda paling banyak sesuai kategori 1. Dalam rancangan KUHP, sanksi kategori 1 berupa denda sebesar 10 juta”.

Itu hanya sebagian contoh kecil dari sejumlah pasal yang ada dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana alias R KUHP. Sebuah kitab yang berisi 768 pasal, yang akan mengatur hidup kita dari bangun tidur hingga tidur kembali. Dari urusan penghinaan presiden, korupsi, sampai ke urusan kondom dan ilmu hitam santet.

Sedang Dibahas di DPR

DPR KUHP

Kamu pikir ini bercanda? Tidak! Kitab itu kini sedang dibahas di DPR. Iya DPR! DPR yang itu! Sebuah pembahasan yang tidak bisa dianggap remeh. Karena jumlah pasal 768 buah adalah jumlah terbesar yang pernah dibahas dalam sejarah DPR Republik ini.

Kemudian Undang-undang KUHP ini dengan jumlahnya yang sedemikian besar, jelas bukan undang-undang yang bisa mudah diubah-ubah begitu saja di kemudian hari. Ini dirancang untuk bisa bertahan puluhan bahkan ratusan tahun. Kamu tahu kan, KUHP kita yang lama itu bahkan produk lungsuran Belanda yang sangat tua umurnya.

Banyak pasal dan jenis penghukuman yang sudah terlalu tua dan tidak sesuai kondisi saat ini. Ada angin segar muncul dengan diperkenalkannya Pidana Kerja Sosial untuk beberapa jenis tindak pidana. Kerja sosial? Yup, ini serupa di luar negeri sana.

Tentunya sering kita membaca berita-berita selebritis internasional bermasalah, yang dihukum kerja sosial, mulai dari membersihkan sampah, menyapu jalanan, sampai melayani makan para tuna wisma. Tentunya hal macam ini positif mengingat beban negara terlalu tinggi kalau semua harus dihukum penjara, pidana-pidana ringan yang bisa diselesaikan dengan kerja sosial. Hal-hal positif macam ini harus kita pastikan masuk terus dalam pembahasan hingga disahkan bukan?

Itu kenapa kita harus perduli. Jadi kalau ada pembasahan yang keliru atau tak sesuai dengan semangat kebangsaan, pengaruhnya tak cuma ke diri kita pribadi. Kamu bisa saja cuek tak perduli. Tapi bagaimana anak kita? Cucu kita? Mereka bahkan belum punya suara atau bahkan belum lahir ketika peraturan yang mengikat hidup mereka ini dibuat.

Lalu Masih Mau Diam?

diam

Kita bisa berperan aktif mengawasi setiap pembahasan. Jangan sampai ada pasal-pasal yang bisa mempersulit kehidupan kita. Namun, semuanya bisa dilakukan jika DPR mau melakukan pembahasan dalam rapat-rapat yang terbuka dan transparan.

Karena itu kita harus meminta (memaksa) DPR untuk melakukannya secara terbuka. Ada petisi menarik yang digagas oleh Aliansi Nasional Reformasi KUHP. Intinya mereka meminta dua hal:

1. Agar setiap rapat – rapat pembahasan R KUHP dilakukan secara terbuka dan transparan dan setiap minuta/notulensi lengkap pembahasan R KUHP di DPR dan hasil – hasil kunjungan studi banding serta Rapat Dengar Pendapat Umum untuk segera dipublikasi di situs resmi DPR atau dapat diakses oleh publik. Proses pembahasan R KUHP sebaiknya dilakukan di gedung DPR bukan ditempat-tempat lain agar publik dan media bisa mengawasi.

2. Membuat saluran komunikasi khusus, melalui Rapat Dengar Pendapat Umum atau melalui saluran atau media komunikasi lainnya, agar masyarakat seluruh Indonesia dapat menyampaikan pendapat dan aspirasinya terkait R KUHP.

Kita mungkin tidak begitu paham hukum. Tapi ketika pembahasan tersebut dilakukan terbuka, semua mata bisa mengawasi. Orang-orang yang paham hukum, perduli kehidupan kita, bisa ikut mengawasi. Yuk jangan diam, ikut perduli, setidaknya dengan meminta sidang dibuat terbuka. Tanda tangani petisi RKUHP di link ini sekarang, untuk kita, anak kita dan cucu kita nanti!

Tanda Tangani Petisi

1 Comment

1 Comment

  1. Anggara

    September 14, 2015 at 4:37 pm

    keren inih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

1 Comment

1 Comment

  1. Anggara

    September 14, 2015 at 4:37 pm

    keren inih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

1 Comment

1 Comment

  1. Anggara

    September 14, 2015 at 4:37 pm

    keren inih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Anggara

    September 14, 2015 at 4:37 pm

    keren inih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top