Feature

Katanya Terlalu Banyak Menonton TV Bisa Bikin Bodoh

Sebuah studi menemukan orang yang sering menonton TV dua kali lebih mungkin mengalami penurunan kesehatan mental. Penelitian ini dilakukan oleh Universities of California and San Francisco, yang menemukan hubungan antara menonton televisi dengan penurunan fungsi kognitif. Penelitian yang dipublish di JAMA Psychaiatry Journal ini mengungkapkan bahwa orang yang sering menonton televisi cenderung mengalami penurunan kempuan ketika dihadapkan pada tes intelegensia.

Penelitian ini melibatkan responden sebanyak 3247 orang dewasa yang berusia antara 18 sampai 30 tahun. Mereka yang yang terliibat dikategorikan berdasarkan berapa sering mereka menonton televisi. Dari kategori ini kemudian diuji kemampuan olah informasinya dan kemampuan komunikasinya.

Hasilnya disimpulkan hanya empat jam saja menonton televisi sudah menurunkan kapasitas intelejensia kamu. Kenapa? Cobalah simak beberapa alasannya berikut ini.

Kurangnya Aktivitas Fisik, Membuat fungsi Kognitifmu menurun

Duduk manis atau tiduran di sofa merupakan posisi yang nyaman saat menonton televisi. Tentu saja kita akan berdiam diri dalam jangka waktu yang lama. Artinya, aktivitas fisik yang kita lakukan sangatlah rendah. Perilaku seperti ini ternyata meningkatkan penurunan fungsi kognitif manusia. Kecepatan memproses informasi menjadi berkurang. Hal ini tentu memperburuk kemampuan respon yang dilakukan oleh otak kita.

Semakin Lama Menonton, Semakin Sedikit Kesempatan Menimba Ilmu

orang tua baca buku

Semakin lama durasi menonton televisi, semakin berkurang pula waktu untuk kegiatan lainnya. Belajar bukan hanya untuk mereka yang di usia sekolah bukan? Kita pun masih harus banyak menyerap informasi, dan dengan menonton televisi kesempatan kita melakukannya menjadi lebih sedikit.

Tidak Bisa Konsentrasi Penuh Akibat Jam Tidur Berkurang

Kamu Kecanduan Drama Korea? Menonton acara televisi yang menarik seperti inimembuat kita penasaran dan enggan untuk segera mengakhirinya. Akibatnya lamanya jam tidur menjadi berkurang, badan terasa kurang nyaman dan suasana mengantuk. Kegiatan yang kita lakukan keesokan harinya menjadi tidak lancar akibat kurangnya konsentrasi.

Kapan Terakhir Kamu Lihat Acara Mendidik Di Televisi?

Tidak jarang pula acara televisi yang menampilkan kekerasan, bulliying dan trend yang tidak mendidik. Banyak tindakan kriminal yang ditampilkan malah mendatangkan ide untuk ikut melakukannya. Kebobrokan moral terlihat biasa saja. Akibatnya, banyak yang malah mencontoh hal-hal yang tidak baik. terlebih anak-anak yang tidak didampingi orangtua. Hati-hati, televisi pun bisa jadi bumerang.

Menonton TV Di Rumah Membuat Dirimu Tak Kreatif

bijak menulis

Liburan biasanya didominasi oleh kegiatan nonton televisi, salah satu hiburan yang paling mudah didapat. Padahal akan lebih baik jika mau meluangkan waktu untuk melakukan hal lain yang lebih bermanfaat. Misalnya kegiatan sosial, ikut kursus, travelling, dan beragam kegiatan yang mendatangkan banyak inspirasi. Daripada Cuma nonton, pengalaman langsung di lapangan pasti lebih berbeda.

Kurangnya Sosialisai Membuat Makna Hidup Banyak Terlewatkan

teman

Manusia pada masa ini diibaratkan terperangkap dalam dunia yang ia ciptakan sendiri, yaitu berbagai teknologi seperti televisi. Kalau Cuma di rumah, kamu tidak sadar apa yang sedang terjadi di lingkunganmu sendiri. Kurang berinteraksi dengan orang-orang sekitar membuat kehidupan sosialmu menjadi buruk. Menutup mata seperti ini membuat banyak sekali pelajaran hidup yang terlewatkan.

Banyak sekali penelitian yang mengungkapkan dampak negatif menonton televisi terlalu lama. Bukan Cuma bikin bodoh saja, tapi memicu obesitas dan berbagai penyakit lainnya. Lebih baik segera mengurangi durasi menonton televisi. Buatlah jadwal tertentu untuk menonton televisi, dan batasi beberapa jam saja. Selain menghindari dampak buruknya, lumayan juga untuk menghemat listrik. Manfaat yang kamu rasakan pastinya luar biasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sering Dilirik Perusahaan, Gunakan 5 Jenis Font Ini untuk CV Lamaranmu

Biasanya kalau kamu hendak melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, tentu aka nada persyaratan CV dan surat lamaran pekerjaan. Tidak sedikit pelamar yang tidak tahu tentang tata aturan membuat sebuah CV dan surat lamaran yang menarik perhatian perusahaan yang dituju.

Nah berikut adalah 5 jenis font yang paling banyak dilirik oleh perusahaan. Siapa tahu kamu salah satu orang yang beruntung, tidak ada salahnya mencoba.

1. Garamond

Kamu bisa menggunakan jenis font ini untuk membuat tulisanmu menjadi lebih elegan. model jenis font ini juga sangat mudah dibaca, namun kamu juga perlu berhati-hati. Karena jenis font ini bisa menunjukkan kesan kuno.

2. Arial

Jenis font Arial merupakan jenis font yang paling banyak digunakan dalam beragam tulisan. Hal ini dikarenakan jenis fontnya yang sangat sederhana dan bisa digunakan untuk semua jenis desain tulisan.

3. Georgia

Jenis font lain yang bisa kamu gunakan adalah jenis font Georgia. Jenis font ini bisa kamu gunakan untuk membuat tulisanmu nampak elegan. bedanya jenis font ini dengan jenis font Garamond adalah jenis font ini tidak menunjukkan kesan kuno dalam tulisannya.

4. Halvetica

Di kalangan desainer terkenal, jenis font ini cukup popular. Ini merupakan salah satu jenis font yang cocok untuk digunakan kapanpun. Tak hanya itu, font ini juga salah satu jenis font yang paling sering dipakai untuk pembuatan CV dan surat lamaran pekerjaan.

5. Calibri

Jenis font Calibri merupakan font dasar Microsoft Office 2007 sebagai pengganti font Times New Roman sebagai jenis huruf paten yang digunakan dalam Microsoft Word, Excel dan Powerpoint. Jenis font ini adalah jenis font yang sangat jelas dibaca dan memiliki kesan tersendiri. Jenis font ini juga sangat sesuai untuk digunakan dalam berbagai jenis situasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Untuk Kamu yang Bermata Minus, Coba 7 Cara Ini untuk Membuat Penglihatanmu Membaik

Mata adalah organ tubuh yang sangat penting. Untuk itu kamu harus menjaganya dengan baik. Nah jika matamu sudah mengalami minus, coba lakukan hal ini untuk membuatnya kembali membaik.

1. Hindari Penggunaan Mata yang Berlebihan

Jangan menggunakan mata secara berlebihan. Seperti layaknya tubuhmu, mata juga memerlukan istirahat yang cukup. Kamu bisa mengistirahatkan matamu dengan memejamkan mata selama beberapa menit setelah menggunakannya selama dua sampai tiga jam.

2. Untuk Pengguna Kacamata, Kurangi Waktu Pemakaiannya

Jika kamu sudah menggunakan kacamata, jangan biasakan untuk terus menggunakannya. Kamu perlu mengurangi waktu pemakaian kacamata.

3. Melakukan Pemijatan pada Mata

Coba melakukan pijatan pada matamu dengan lembut. Lakukan pijatan dengan gerakan melingkar. Gunakan jari tengah dan jari telunjukmu untuk menekan daerah matamu.

4. Latih Mata untuk Menatap Kejauhan di Alam Terbuka

Saat kamu sedang berjalan-jalan di alam terbuka, kamu bisa melatih matamu dengan menatap sekelilingmu.

5. Minum Jus Wortel

Sesering mungkin minumlah jus wortel. Wortel memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan mata. Kamu juga bisa menambahkan minyak zaitun satu sampai dua tetes untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

6. Jangan Membiarkan Matamu Kelelahan

Jangan biarkan matamu mengalami kelelahan. Saat matamu sudah mulai lelah, cucilah matamu dengan air hangat.

7. Hindari Menatap Layar Sebelum Tidur

Lebih baik jika kamu menghindari menatap layar sebelum tidur. Baik itu layar TV, komputer, ataupun handphone. Setidaknya lakukan hal ini dua jam sebelum tidur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Menguak Rahasia Kematian, Ini 5 Penjelasan Perihal Mati Suri yang Jarang Kamu Dengarkan!

Kamu pasti pernah mendengar bukan perihal mati suri? Lalu pernah nggak sih kamu merasa penasaran tentang mati suri itu sendiri. Mati suri memang kerap dihubungankan dengan unsur magic atau gaib. Fenomena ini pun ternyata tak hanya pernah dialami oleh orang dalam negeri, tetapi orang luar negeri pun juga pernah mengalaminya.

Ternyata ini penjelasan dari apa yang dirasakan oleh mereka yang mengalami mati suri!

Merasa Seperti Benar-benar Meninggal

Secara ilmiah mati suri yang kerap dialami oleh beberapa orang merupakan fenomena yang disebabkan oleh gangguan otak di bagian korteks pariental dan prefrontal. Hal inilah yang menjadi penyebab orang yang mati suri merasakan seolah benar-benar sudah meninggal.

Merasa Seakan Jiwa Kita Keluar dari Raga

Perasaan seakan jiwa melayang keluar dari raga atau out of body experience memang kerap dirasakan oleh orang-orang yang mengalami mati suri. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang berada pada fase tidur yang sangat nyenyak, seperti memang telihat benar-benar mati.

Berinteraksi dengan Orang Mati

Untuk hal yang satu ini, ilmuwan mempercayai bahwa gangguan dopamin serta nilai agama yang ditanam seseorang sejak kecil memiliki peran dalam fenomena ini.

Melihat Terowongan Cahaya

Saat mati suri, orang tersebut kekurangan pasokan darah dan oksigen di retina yang membuat penglihatan di daerah tepi mata mengalami gangguan. Jika seseorang yang mengalami mati suri merasa seperti melihat terowongan cahaya, hal inilah penyebabnya.

Kadangkala Memunculkan Sebuah Keahlian Baru

Ada beberapa orang yang mengaku bahwa pasca dia mengalami mati suri, seakan mata batinnya terbuka dan lebih sensitif terhadap suatu hal. Fenomena ini pernah diangkat dalam sebuah film Flatliners yang menceritakan pengalaman mati suri yang dialami oleh sekelompok mahasiswa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top