Feature

Kasus-kasus Pembunuhan yang Terungkap dari Klue Para Korban

Pembunuhan bisa terjadi karena ada beberapa alasan yang membuat seseorang secara keji untuk melakukan hal tak terpuji. Membuatnya secara nekat untuk menghabisi nyawa orang lain tanpa memperdulikan takdir yang secara tidak tertulis sudah menentukan kapan orang tersebut untuk mati. Namun tak jarang pembunuhan dilakukan oleh orang-orang terdekat atas dasar motif yang beragam.

Uang atau dendam bisa jadi motif terkuat kenapa seseorang bisa membunuh orang yang notabene dia kenal. Kasus pembunuhan memang terkadang membingungkan apabila tidak ada petunjuk atau bukti yang membantu. Tapi percayakah kalian kalau ada korban yang memberikan petunjuk yang tak terduga untuk memberitahukan siapa pelakunya. Bak film detektif hal ternyata pernah terjadi secara nyata.

Karena Cinta Seseorang Dapat Membunuh, Kemudian Pura-pura Menjadi Orang yang Dibunuh

Perselingkuhan berakhir dengan rencana pembunuhan pernah menjadi kasus paling dibicarakan di India. Ketika seorang istri bernama M. Swanthi terlanjur nekat membunuh suaminya sendiri, Sudhakar Reddy bersama dengan selingkuhannya yang lebih dicintai Swanthi Rajesh. Pembunuhan pun dilakukan dengan cara Reddy dibius kemudian dibunuh dengan tongkat besi. Karena ingin menghilangkan jejak tubuh Reddy dikremasi dan abunya di bang di sekitaran hutan seperti dikutip dari Indian Express.

Demi menyembunyikan kejahatan keluarga Reddy, Rajesh rela wajahnya disiram air keras demi berpura-pura menjadi Reddy. Karena menjadi orang lain, tentu ada hal yang berbeda dan tidak sama. Reddy yang sangat suka daging tak mungkin menolak memakan sup kambing dengan alasan vegetarian seperti yang dilakukan Rajes yang berpura-ura menjadi dirinya. Karena merasa janggal keluarga meminta Rajesh menyebutkan nama mereka satu per satu namun ia tak menjawab dan pura-pura bisa. Alhasil seluruh kejahatannya terbongkar setelah melakukan sidik jari dan Swanthi mengakui perbuatannya.

Unggahan Tulisan Memberikan Pelaku Pembunuhan

Hari yang aneh, ada orang menyembunyikan bel berkali-kali. Saya turun dan melihat bahwa itu adalah mantan kekasih saya. Kedatangannya ke sini ingin mengambil kembali alat pancingnya. Saya menyuruhnya untuk menunggu di bawah, sementara saya mengambilkan barangnya. Ketika saya mencari barang itu, ia sudah berada di dalam rumah,” tulis Simon dalam blog pribadinya.
Simon Ng merupakan seorang blogger, ia bersama saudaranya Sharon harus rela meninggalkan dunia lebih dulu setelah mantan kekasihnya Jin Lin di tahun 2005. Simon dan Sharon pun meninggal, polisi tetap mencari siapa dalang pembunuhan mereka berdua. Lewat blog tersebut polisi pun mencurigai Jin Lin. Alhasil tiga tahun setelahnya ia ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa syarat.

Sosial Media Membawa Petunjuk Secara Tak Diduga-duga

Secara tak diduga-duga lewat sosial media pelaku bisa terlihat. Pasalnya dua remaja putri yang masih usia belasan, yakni Abigail Williams dan Liberty German ditemukan meninggal di bawah jembatan kereta api di daerah Amerika Serikat. Keduanya merupakan pengguna Snapchat yang yang sempat posting dari ungghannya tersebut terlihat seorang pria sedang berjalan ke arah mereka. Selain itu rekaman suara yang direkam melalu ponsel Liberty juga dijadikan bukti polisi. Selain itu sketsa wajah dibuat lewat unggahan Snapchat untuk mencari pelaku.

Saya percaya seseorang di luar sana pasti mengenali pria ini. Seseorang mengetahui sesuatu. Tidak ada seorangpun yang tinggal di dunia yang terisolasi dalam era sekarang ini. Dan aku meminta kalian untuk membantu kami (mencari pelaku),” ujar Patty selaku Kakek mereka saat diwawancari sebuah acara televisi.

Darah yang Tertinggal di Kuku Menjadi Bukti Untuk Mencari Pelaku

Beruntung darah pelaku pemerkosa dan pembunuhan dari Vanessa Marcotte berada di kuku tangannya saat ia mencara pelaku ketika perlakuan keji itu terjadi. Sehingga memudahkan polisi untuk mencari pelaku. Vanessa yang bekerja sebagai Manager Akuntan Google di New York dilaporkan menghilang saat mengunjungi rumah ibunya ketika libur musim panas di Princeton, Massachusesst. Ia pun ditemukan di sebuah hutan tak jauh dari rumah ibunya. 8 Bulan berlalu tes DNA yang dilakukan membawa polisi mengamankan pelaku Angelo Colon sang tersangka.

Alamat yang Tertulis Disimpan Di Kaus Kaki

Amrajit Chocan dan Nancy adalah pasangan bahagia yang memiliki anak bernama Devinder dan Ravincer, keluarga miliarder asal India yang tinggal di London. Pada Februari 2003 ia dilaporkan menghilang dari kediamannya dan ditemukan mengambang di dekat Bournemouth.

Polisi kemudian menemukan sebuah alamat dalam kaos kaki Chonan yang mengidikasikan alamt rumah pelaku. Ternyata dua orang bernama Kenneth Regan dan William Horncy adalah pelaku pembunuhan yang membantai keluarga tersebut dan mayatya dibuang kelaut. Usut punya usut Chohan sempat di bawa kerumah Kenneth Regan, lantaran punya firasat buruk soal Regan ia pun menulis alamatnya dan dimasukkan ke dalam kaus kakinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top