Feature

Karena Masa Muda Cuma Datang Sekali, Habiskan Jatah Gagalmu Hari Ini

Pada dasarnya setiap kebijakan dan keputusan yang kita ambil dalam hidup sebenarnya akan menentukan bagaimana gambaran hidup kita kedepannya. Meski akan banyak keputusan yang berujung dengan kegagalan, tak apa. Sebab itu artinya itu berarti berkurang pulalah jatah gagalmu dalam hidup .

Disisi lain, ketakutan akan mengambil keputusan sering dianggap sebagai momok bagi sebagian besar anak muda. Alih-alih takut salah, biasa kita malah lebih memilih untuk berdiam diri dan lelap pada zona nyaman. Padahal terlatih untuk mengambil suatu keputusan sejak muda, akan membawa kita kepada keputusan-keputusan besar lainya.

Jangan Terlalu Fokus Pada Hasil, Lihatlah Bagaimana Proses yang Akan Dilalui 

Gambaran yang baik selalu jadi tujuan akhir kita untuk segala sesuatu yang kita lakukan. Dan  begitu pula dengan keputusan-keputusan yang kita ambil selagi muda. Namun kenyataannya akan ada banyak kegagalan dari berbagai keputusan yang kita ambil tersebut. Tapi jangan terlalu terfokus untuk hasil baik yang kita impikan. Cobalah lihat betapa hebatnya berbagai proses yang sudah kita lalui.

Ini akan mengubah kita perlahan menjadi sosok yang lebih bijaksana lagi, karena sesungguhnya akan ada banyak pelajaran yang mampu kita simpulkan dari berbagai proses. Keputusan yang kita ambil yang tak akan kita temukan disekolah atau kampus manapun. Itulah proses hidup!

Berani Menantang Diri Sendiri Untuk Hal-hal Baru yang Pernah Dilakoni

Keberanian kita dimasa muda jelas akan berpengaruh pada hidup kita kelak. Karena semakin banyak keputusan berujung gagal semakin besar pula peluang kita sukses dihari yang akan datang. Kebiasaan kita untuk menantang diri sendiri pada hal-hal baru, merupakan salah satu bentuk keberanian yang harus kita tumbuhkan dalam diri sejak muda.

Walau tak selamanya membuahkan hasil yang baik, namun hal tersebut akan tetap memberikan sedikit banyak pelajaran untuk hidup kita. Ketakutan akan gagal yang memang masuk akal. Akan tetapi, ironisnya hal ini menjadi alasan paling tepat yang sering digunakan untuk menutupi ketakutan pada hal-hal yang belum pernah dicoba sebelumnya. Tapi jika terus takut mencoba lantas kapan kita kan memulainya?

Cari Passion yang Memang Kamu Inginkan, Jangan Lelap Pada Zona Nyaman

Jangan pernah berhenti untuk mengaplikasikan sesuatu yang memang jadi passion mu, kejar dan jadikan Ia menjadi sesuatu yang layak diperhitungkan. Walau dimata orang hal tersebut tak berarti, buktikan bahwa apa yang kamu yakini adalah sesuatu yang sama, dengan cita-cita mulia lainnya.

Karena usia muda adalah masa dimana kita akan sedang giat-giatnya menentukan pilihan hidup yang akan kita jalani nantinya,keluarlah dari zona nyaman yang dunia tawarkan. Daripada menyesal di hari tua sebaiknya segera temukan passionmu sekarang. Dan buktikan bahwa kau berhak untuk hidup yang lebih baik dimasa tua nanti.

Mulailah Bersosialisasi dengan Banyak Orang Untuk Membangun Koneksi

Memiliki banyak teman untuk koneksi sosialisasi akan menghantarkanmu kepada pengalaman baru. Dalam sebuah pergaulan,berbagai dampak positif dan negatif pun jadi manfaat yang mau tak mau akan kita terima dari proses tersebut.

Tapi selama mampu membatasi diri untuk hal-hal negatif,memiliki banyak teman tentu akan membantu kita untuk membangun koneksi. Barangkali suatu saat nanti akan berguna dan memudahkan hidup kita nantinya. Ini memang bukan hanya bermanfaat pada masa sekarang tapi juga untuk jangka panjang bahkan hingga kita tua nanti.

Persiapan Diri dengan Investasi dan Kemampuan Diri Mulai dari Sekarang Untuk Bekal Dimasa Depan

Masa muda sering membuat kita lelap dalam kesenangan-kesenangan yang akan ditawarkan oleh dunia. Hingga akhirnya terlena dan lupa bahwa kita juga perlu untuk mempersiapkan hari tua kita. Mempersiapkan investasi sejak muda untuk hari tua adalah hal yang memang wajib kita lakukan, disamping itu kita juga harus selalu mempersiapkan serta mengevaluasi kemampuan.

Cobalah untuk membuka mata untuk hal-hal lain diluar hidup kita. Melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, kita akan terkejut oleh fakta-fakta yang tidak pernah kita sangka sebelumnya. Jiwa kritis dari dalam diri kita akan ditantang untuk mampu mengetahui hal baru yang dunia akan tawarkan padamu. Di titik ini kita akan mengerti bagaimana proses dunia ini berjalan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan yang Membuat Anak Sulung Laki-laki Pantas Disebut Mantu Idaman

Anak sulung memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam keluarga. Tak jarang anak sulung juga harus rela berkorban demi adik-adiknya. Hal inilah yang membentuk karakter anak sulung laki-laki pantas disebut sebagai menantu idaman. Masih belum percaya? Berikut ini alasannya.

1. Pekerja Keras

Anak sulung merupakan penjaga utama saat orangtua sudah tidak ada. Mereka harus berjuang lebih untuk bisa melindungi dan bertanggung jawab atas adik-adiknya. Akhirnya mereka pun akan tumbuh menjadi sosok pekerja keras yang dapat diandalkan keluarga.

2. Memiliki Kedekatan Lebih dengan Orangtua

Biasanya anak sulung cenderung lebih dekat dengan orangtuanya. Jika seseorang sudah dekat dengan orangtuanya, bukan hal yang mustahil untuknya bisa dengan mudah dekat dengan mertuanya juga.

3. Dapat Diandalkan dalam Berbagai Bidang

Anak sulung harus menjadi sosok yang senantiasa siaga saat orangtua membutuhkan bantuan. Mereka harus siap membantu ayah membersihkan kebun atau membantu ibu memasak. Inilah yang membuat mereka tumbuh menjadi sosok yang bisa diandalkan saat berumah tangga kelak.

4. Memiliki Pola Pikir yang Dewasa

Menjadi anak sulung memaksa mereka untuk menjadi lebih dewasa. Mereka harus mampu menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya. Sikap dewasanya ini juga yang akan membuat mereka tak akan mudah emosi atau naik pitam saat ada masalah yang datang.

5. Memiliki Jiwa untuk Mengayomi

Anak sulung terbiasa mengalah dengan adik-adiknya baik dalam hal apapun. Hal ini membentuk mereka tumbuh menjadi sosok pengayom bagi saudara-saudaranya. Jika nanti mereka sudah berkeluarga, tentu saja mereka bakal mengayomi anak dan istrinya dengan baik.

6. Terbiasa untuk Bertanggung Jawab

Anak sulung laki-laki terbiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab bagi adik-adiknya. Mereka sudah biasa membantu adik-adiknya dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tak heran jika nantinya saat sudah berkeluarga mereka pun pasti mampu menjadi sosok pemimpin yang bertanggung jawab.

7. Pemimpin yang Baik

Anak sulung laki-laki sudah terbiasa menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Itulah yang membuat mereka mampu menjadi kepala keluarga yang baik. Tentu saja mereka adalah sosok mantu idaman juga dalam keluarga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top